NovelToon NovelToon
Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Status: tamat
Genre:Contest / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tri Ani

ig : tri.ani.5249

Hidup ini berjalan sering kali tak sesuai dengan harapan dan keinginan kita, Allah lah yang paling tahu tentang kita dan akhir cerita kita. Aisyah Ratna, seorang agdis belia yang memimpikan bisa menikah dengan seorang pria yang sholeh yang akn membimbingnya, tapi sebuah takdir malah mempertemukan dengan pria arrogant yang jauh dari mengenal agama.
Hatinya begitu hancur saat seseorang yang bernama Kevin Alexander tiba-tiba hadir dalam hidupnya dan meminangnya. Apakah hidupnya akan bahagia setelah menjadi istri seorang Kevin Alexsander? Bisakah ia melupakan cintanya pada seorang pria anak ustad bernama Fahmi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tetangga baru

Pagi ini, Aisyah berangkat kuliah lebih santai. hari ini jadwal gus Fahmi mengajar

tapi karena gus fahmi tidak bisa hadir, ia hanya meninggalkan tugas untuk para

mahasiswanya.

Jam Sembilan pagi, sudah bukan waktunya orang-orang berbelanja sayur di pinggir

jalan atau melepas lelah dengan olah raga pagi. Sebagian besar dari mereka sudah melakukan aktifitasnya masing-masing. Ada yang sudah berangkat ke kantor, ke sekolah, memasak atau melakukan tugas rumah lainnya. Hari ini Nino pun juga sudah berangkat sekolah. Keadaannya sudah lebih baik dari pada

kemarin-kemarin.

Aisyah melangkahkan kakinya dnegan sedikit santai, dengan sesekali mengedarkan

pandangannya, mencari hal-hal yang istimewa di sekitarnya. Matanya tertarik

pada satu hal, ia melihat Nadin sedang mengelilingi sebuah rumah yang berada

tepat di depan rumah Nadin.

“Apa yang sedang di lihat kak Nadin ya …?”

Aisyah pun tertarik untuk menghampirinya, ia ikut penasaran dengan apa yang di lihat

Nadin. Tanpa menyapanya dulu, Aisyah memilih untuk memegang pundak nadin.

Belum sampai Aisyah bertanya, nadin sudah lebih dulu berucap tanpa melihat siapa yang

ada di belakangnya, sepertinya Nadin begitu terkejut, membuat Aisyah tersenyum

melihat wajah panik Nadin.

“Aku hanya penasaran dengan penghuni rumah ini saja, tidak ada yang lain!” ucap Nadin tanpa membalik badannya.

Aisyah tersenyum, “Assalamualaikum kak ….!”

Tampak dari wajah Nadin, ia begitu lega. Terdengar hembusan nafas kelegaan dari wanita itu sambil memegangi dadanya.

“Astaga …, kau mengagetkanku saja ..!”

“jawab salam ku dulu kak!’

“Waalaikum salam!’

Aisyah ikut celingukan ingin tahu apa yangs edang di lihat Nadin, “Sedang apa kakak di

sini?”

“Tidak, ayo ke rumah kakak!” Nadin segera menarik tangan Aisyah dan meninggalkan rumah itu, mereka pun sampai di dalam rumah. Nadin segera mengambil air minum,

tenggorokannya terlanjur kering gara-gara di kejutkan oleh Aisyah.

Aisyah sampai lupa kalau dia akan berangkat ke kampus. Ia ikut ke rumah Nadin tanpa

membatah.

“Apa yang kakak lakukan di rumah itu?”aisyah masih begitu penasaran, setahunya rumah

itu lama kosong dan baru kemarin di huni tetangga baru.

“Tidak ada!’ jawab nadin sengaja menutupi sesuatu, melihat Nadin salah tingkah aisyah

semakin penasaran saja.

“Kakak penasaran ya?”

“Enggak!”

Aisyah tampak berfikir, seingatnya yang membeli rumah itu pria muda berjas, ia jadi

ingat pria yang bersama pria dingin itu tempo hari, mungkin yang membelinya suami Nadin.

Iya …., aku rasa benar memang

penghuninya suaminya kak Nadin, di pak RT kemarin juga gitu, data atas nama Narendra Rendiansyah, itu pasti nama suami kak Nadin….

“Kakak nggak bisa bohong, tuh liat pipi kakak sudah memerah …!”

“Enggak Ais, tadi itu aku hanya …!”

“Hanya ingin liat suami kakak kan!”

Nadin hanya diam mendengarkan ucapan Aisyah, ia tidak menyangka jika Aisyah

mengetahuinya. Berada di dekat pria itu membuatnya ingin sekali mendekat, tapi

egonya telah membuatnya kalah.

“Dia sudah punya istri dan anak, Ais ! aku nggak boleh egois dengan terus memintanya

bersamaku!”

“Siapa bilang kak, setahuku dia di sini sendiri, dia tinggal sendiri. Dia juga ngasih

kk nya pada pak RT, dalam kk itu masih ada nama kakak!’

“kamu tahu dari mana?”

“kemarin aku di mintai bantuan sama pak Rt buat data beberapa warga baru!”

“Tapi kk, masih bisa di palsukan. Apa lagi dia punya uang!”

“jangan terlalu berprasangka buruk kak, belum tentu apa yang kakak pikirkan itu benar,

lebih baik bicaralah baik-baik kak!”

“Kau ini persis seperti ustadzah aja!’

“Aku masih belajar kak! tapi Bianka juga ngomong gitu he he he …!”

Aisyah melihat jam dinding sudah jam setengah sepuluh, nggak terasa sudah setengah jam ia di tempat itu.

“Kak aku harus berangkat, sudah telat banget soalnya!”

“Astaga Ais ….!”

“Astagfirullah kak!”

“Iya …, astagfirullah, jadi kamu dari tadi mau kuliah, kenapa nggak bilang. Sudah

sana berangkat ...!”

“Iya …, assalamualaikum kak!”

“Waalaikum salam …!” aisyah segera berlari meninggalkan rumah Nadin, ia sudah sangat

terlambat sekarang. Jam kuliah masuk pukul sepuluh.

Seperti biasa Aisyah lari ke gang depan, menunggu angkot datang, cukup lama ia berdiri

di tepi jalan tapi angkot tak juga lewat. Sudah hampir lima belas menit hingga

sebuah mobil berhenti tepat di depannya.

Aisyah merasa tidak mengenali mobil itu, tapi kaca mobil bagian belakang terbuka ada

sosok yang ia kenal di belakang.

“Tuan Alex!”

“Masuklah, kami akan mengantarmu!”

“Tidak usah tuan, pasti akan sangat merepotkan!”

“Terserah…, Jalan!”

Alex menutup kembali kaca mobilnya dan meminta sopir untuk kembali menjalankan

mobilnya. Aisyah hanya tertegun di buatnya dengan bibir yang terbuka sempurna.

“yah …, yah …, yah …., nggak niat banget ngasih tumpangan, aku kan tadi hanya

basa-basi ….!”

“Nggak peka banget jadi orang!” aisyah kesal sendiri dengan pria arrogant itu.

“Ah iya …, minta Bianka buat jemput aja deh!”

Aisyah segera merogoh tasnya, ia mengambil benda pipih itu dan mengetikkan sebuah

nomor, setelah tersambung ia segera meletakkan benda pipih itu di daun

telinganya.

“Assalamualaikum, Bi!”

“…”

“jemput aku di depan gang rumah ya!”

“…”

“Iya makasih, waalaikum salam!”

Aisyah segera meletakkan kembali ponselnya ke dalam tas. Ia kembali duduk dan menunggu

Bianka. Sepuluh menit kemudian barulah Bianka datang dengan motornya.

“Maaf Sya, lama ya!”

“Nggak kok!”

Bianka menyerahkan helmnya pada Aisyah, ‘Pakai helmnya!”Aisyah pun segera memakainya.

“Makasih!”

“Bu nyai nggak pa pa nih motor?!” goda Bianka.

“Sudah biasa kali Bi!” aisyah segera naik ke atas motor Bianka. “Pegangan yang erat,

aku akan sedikit ngebut!”

Dan benar saja, Bianka menggunakan kecepatannya agar segera sampai di kampus.

“Bi…, jangan ngebut-ngebut …!” protes Aisyah, tapi Bianka tidak peduli, ia malah

menambah kecepatannya.

Hanya butuh waktu sepuluh menit saja mereka sudah sampai di kampus. Aisyah

benar-benar di buat kliyengan gara-gara Bianka.

“Bi …, kamu ya, benar-benar mau bunuh aku ya, astagfirullah …, ya allah ampuni

aku!”

“Nggak semudah itu kali Sya mati ….!”

“tapi gara-gara motormu, bisa bikin aku mati muda, Bi!”

Ha ha ha

Bianka hanya bisa tertawa melihat wajah pucat Aisyah. ia tidak menyangka jika Aisyah

begitu takut dengan kecepatan.

Bersambung

Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya Kasih Vote juga yang banyak ya

Follow Ig aku ya

tri.ani.5249

Happy Reading 🥰😘❤️

1
Novika Riyanti
Lumayan
Novika Riyanti
Kecewa
Marhaban ya Nur17
udh cerita panjang kali lebar, konflik g ada keluar"nya eh malah ini pake amnesia 😁 cerita basi thor
Marhaban ya Nur17
klo amnesia gw tinggalin neh lapak wkkwwkkw
Marhaban ya Nur17
kecelakaan , koma, amnesia uh males
Marhaban ya Nur17
musibah nya g kelar" thor 😁
Tri ani: sabar kak, semua akan indah pada waktunya
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
anaknya raka apa anaknya,,,
Tri ani: eng ing eng ..., tunggu kejelasannya
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
pendarahan apa ???
Marhaban ya Nur17
hamil kah tp nanti anaknya siapa ???
Marhaban ya Nur17
asna g hamil tuh thor ???
Marhaban ya Nur17
emang faling miris klo korban pelecehan itu ini yg tertinggal tuh pasti traumanya
Marhaban ya Nur17
salah target apa y asna 🤔
Marhaban ya Nur17
jujur as kau ini jan diem" bae napa
Marhaban ya Nur17
Gus fahmi kah orangnya bang alex
Marhaban ya Nur17
sabar bang wkkwkkw
Marhaban ya Nur17
ujian mau naik kelas wkwwkk
Marhaban ya Nur17
sah
Marhaban ya Nur17
makanya gw faling benci klo kasusu pelecehan
Marhaban ya Nur17
calon adik ipar wkwkw
Marhaban ya Nur17
tuh kan bener raka ama asna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!