kisah ini menceritakan tentang gadis bernama Tina yang ingin mengambil kembali hak ibunya, dan tanpa di duga dia bertemu dengan seorang,
Dia Tuan Muda yang aneh
Tiba-tiba memintanya menikah dengannya
Ah ternyata hanya pernikahan kontrak
Bagaimana kisah ini berakhir
Akankah mereka saling jatuh cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19
Kenzo langsung membawa Tina masuk ke dalam mobilnya
Setelah mereka duduk di dalam mobil, kenzo menyentuh pucuk kepala Tina tanpa melihat ekspresi Tina yang tengah menangis, Tina menundukan kepalanya
"Aku biarkan detik ini kau menangis?! Tapi tidak untuk selanjutnya" Ucap kenzo yang kini membalikkan badan Tina, untuk menatap ke arahnya
"Hentikan tangisan mu, air matamu yang berharga Tidak pantas tumpah untuk seorang sepupu yang seperti itu" Ucap Kenzo yang perlahan menaikan wajah Tina lalu menghapus air mata Tina dengan kedua ujung ibu jarinya
"Dua detik telah berlalu, aku perintahkan kamu berhenti menangis detik ini?! Angkat Kepala mu, tatap setiap musuh mu!! kau bisa melawan nya" Udah kenzo
Tina hanya tersenyum tipis
"Melawan" Gumam Tina lirih
"Kau bagaimana bisa diam saja saat mereka menindas mu!! , Ceritakan semuanya apa yang terjadi?!, Jangan ada yang terlewat" Ucap kenzo
Tina menceritakan semuanya dengan sedikit menahan air matanya
"Kenapa kau diam saja??!! kenapa Tindak mengatakan kau wanita ku seperti waktu itu!! " Ucapan Kenzo
"Menurut mu apa mereka akan percaya?!, lagi pula aku tidak ingin berbohong" Ucap Tina
"Apa yang kau anggap bohong?! "
"Aku bukan wanita mu?! Apa menurut mu aku harus bicara bahwa aku adalah istri kontrak mu" Ucap Tina
"Tidak perlu?! cukup bicara kau wanitaku!! tidak akan menanyakan itu benar atau salah!!, berhenti berdebat dan katakan itu untuk selanjutnya" Ucap kenzo tegas mendominasi
*Jangan mengatakan hal yang tidak mungkin?! bahkan kontrak kita akan batal saat salah satu dari kita jatuh cinta, jangan membuat harapan jika tidak mungkin ada harapan " Ucap Tina dalam hati
Kenzo melajukan mobilnya, keheningan terasa di sepanjang perjalanan
mereka sampai di sebuah gedung pernikahan
Kenzo dan Tina turun dari mobil, Kenzo reflek menarik Tina dan menggandengnya masuk ke dalam gedung itu
"Ini gedung pernikahan?? " Ucap Tina
"Hmm meski pernikahan kita kontrak, aku juga ingin melakukan dengan benar agar mama dan papaku tidak curiga, kau tunggu di dalam ada sebuah kamar di sana, Brain akan membawa seseorang yang akan membantumu berdandan" Ucap Kenzo
"Baiklah" Ucap Tina pasrah
Beberapa saat Brain dan seorang 2 orang wanita masuk kedalam gedung
"Bos" ucap Brain
"Telat!! kau lama" Ucap kenzo
"Maaf bos" Ucap Brain menggosok Kepala nya yang tidak gatal
"Kalian langsung ke kamar, Rias Nona dengan bagus" Ucok Brain yang mendapat tatapan dari kenzo
"Anu, bos kenapa menatap ku seperti itu? Apa ada yang salah" Ucap Brain
"Yang akan menikah kau atau aku?! kenapa kau yang menyuruh mendandani pengantin ku?! " Ucap Kenzo yang malah mendapat senyuman kecil dari Brain
"Apa kau cemburu bos?? Apakah cerita drama akan berakhir menjadi kisah nyata" Ledek Brain
"Berisik!!!, kau sudah membereskan mereka semua" Ucap ke Kenzo
"Tentu saja bos aku telah melakukan yang terbaik untuk mereka, tapi kenapa bos tidak menyisakan satu wanita itu" Ucap Brain bertanya
"Permainan tidak akan menarik jika musuh langsung mati begitu saja" Ucap Kenzo
"Maksud bos??, apakah gadis itu termasuk musuh" Ucap brain
"Tentu saja, akan lebih menarik jika kita membunuh musuh kita secara perlahan itu akan mengasyikan" Ucap Kenzo dengan senyuman liciknya dan tatapan tajamnya
"Baiklah aku mengerti bos" Ucap brain menganggu angguk
"Kau apa kau membawakan jas untuk ku" Ucap Kenzo
"emm, seperti nya jas bos terbawa para wanita tadi" Ucap Brain
"Kau ini" Ucap Kenzo geram
"Ah baiklah aku akan mengambilnya di ruangan Nona" Ucap brain yang mulai melangkahkan satu kakinya
"Berhenti?!! Tidak perlu biar aku sendiri saja yang mengambilnya?! , jangan coba-coba melihat pengantin wanitaku terlebih dahulu sebelum aku?!! " Ucap Kenzo sedikit mengancam dan berjalan meninggalkan Brain
*Apa bos sedang cemburu?! " Tanya Brain pada dirinya sendiri
Kenzo sudah berada di depan pintu ruangan Tina
Kenzo menarik nafas dalam, meski dia belum merasakan cinta, dia merasa segan melihat Tina
"Sialan aku terlalu mendalami peran ku?! Apa begini rasanya pengantin Pria saat ingin bertemu pengantin wanita" Ucap Kenzo dalam hati
Kenzo bersiap mengetuk pintu namun tak disangka salah satu wanita keluar sebelum Kenzo mengetuk pintu, wanita itu keluar dengan membawa jas Kenzo
"Eh Tuan, ingin mengambil ini ya" Ucap wanita perias itu
Kenzo tidak mendengarkan Kenzo malah berusaha mencuri pandang untuk melihat calon pengantin nya
"Tu.. Tuan apa yang Tuan lakukan" Ucap wanita perias itu
"Emm Ti.. Tidak ada" Ucap Kenzo
"Ini Tuan ambil jas Tuan" Ucap wanita perias itu
"Ekhm... Apa aku tidak bisa berganti di dalam" Tanya Kenzo
"Lebih baik jangan, seorang laki-laki harusnya melihat pengantin wanita saat upacara pernikahan berlangsung, bukan saat seperti ini Tuan" Ucap sopan wanita perias itu
"Hah?!! Aturan macam apa itu" Ucap Kenzo
"Tapi itu aturannya Tuan, meski Tuan sangat ingin melihat pengantin wanita Tuan, tuan harus menahan nya" Ucap wanita perias itu
"Geih siapa yang sangat ingin melihat nya" Ucap Kenzo berjalan dan berlalu pergi
"Dasar calon pengantin, tidak sabaran" Ucap wanita perias itu
dan semangat buat mbk Yuniar
eneng2 wae /Joyful//Joyful/
/Scream//Scream/
kita akan menantikan kisah bima dan queen
lalu kisak kai dan gladis
pasti dia ada niat jahat../Chuckle//Chuckle/
siapa kemal....?
😂