NovelToon NovelToon
LENTERA SERAPHINE

LENTERA SERAPHINE

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Percintaan Konglomerat / Anak Genius / Cintapertama
Popularitas:70
Nilai: 5
Nama Author: pupybear

Dunia terlalu kejam untuk dia yang hanya terus menangis.
Bumi ini sangat jahat untuk wanita yang hanya mengandalkan dirinya sendiri, berbekalkan keberanian dan tekad untuk bisa bertahan hidup di tengah tengah gempuran kesulitan.

Haeyla Seraphine layak mendapatkan kemenangan atas hidup nya, cinta dan ketulusan layak untuk dia menangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pupybear, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 13.

Hari demi hari sudah berlalu, banyak kejadian kejadian yang menyenangkan dan menyedihkan yang terjadi di dalam kehidupan ini, mengeluh pun rasanya tidak pantas kalau melihat banyak orang yang hidupnya jauh lebih sulit.

Meskipun sekarang Haeyla harus hidup dengan sendirian ma, tapi Haeyla yakin bisa lewati ini semua dengan rasa sabar dan syukur, Haeyla yakin mama dan papa suatu saat nanti akan kembali lagi bersama dengan Haeyla disini seperti kita yang dulu.

Dialy Diamond Restaurant.

" Kapan kamu bawa Haeyla teman kamu yang waktu itu main ke rumah Bian?. " tanya mama Arbian, mereka sedang Dinner keluarga.

" Haeyla ma?. "

" Ya, yang bola matanya bulat cantik itu. " jelas mama Arbian

" Nanti deh ma, aku sama dia lagi kurang dekat akhir akhir ini. "

" Ada apa?, kalian ada masalah? "

" Dia mungkin kecewa sama aku ma, soalnya aku harusnya tampil berdua sama dia waktu pensi tadi, tapi karena satu alasan dia harus tampil sendirian. "

" Arbian, yang seperti itu tidak baik, tentu saja jika dia kecewa sama kamu, itu hal yang sangat wajar mama rasa. "

" Benar ma, aku juga paham situasi nya, maka nya aku belum bicara sama Haeyla sampai sekarang. "

" Sebaiknya kamu bicara, jelaskan kenapa kamu tidak bisa menemani nya tadi, jangan buat hati wanita kecewa Bian, itu sama saja kamu juga membuat mama kecewa. " Mendengar itu Arbian membulat kan niat nya untuk segera menemui Haeyla malam ini.

Sementara Cilia. Dia hanya duduk diam di atas balkon rumah nya, tatapan mata nya kosong, seakan dia kehilangan arah.

' Gue sayang sama lo La, walaupun gue jahat sama lo, tapi jujur gue sayang sama lo karena lo satu satu nya sahabat perempuan yang gue punya, tapi gue masih gak nyangka La, kenapa harus lo?, kenapa harus lo yang bahkan gue gak pernah ngebayangin itu sama sekali. ' Cila kembali meneteskan air mata nya, rasanya sangat sesak di dada nya, Cila masih belum bisa terima dengan alasan dirinya dan Divo harus berpisah.

Tok tok tok!!

Ada yang mengetuk pintu rumah kost Haeyla.

" Ya sebentar. " Haeyla membuka pintu dan melihat siapa yang datang.

" Selamat malam Haeyla. " Arbian datang membawa makanan ke kost Haeyla.

" Arbian?, kenapa kamu kesini malam malam begini?. " Heran Haeyla

" Aku mau bicara sama kamu Haeyla, bisa? "

" Ya, ayo duduk di luar aja. " Mereka duduk di bangku yang ada di teras kost Haeyla.

" Ada apa?."

" Aku mau minta maaf soal pensi, maaf karena aku gak bisa nemani kamu tampil tadi. "

" Udah gak usah di bahas lagi, aku oke kok, gak ada masalah juga. " sahut Haeyla

" Tapi tetep aja La, aku ngerasa gak enak sama kamu, kesan nya aku lari. "

" Enggak kok, aku yakin kamu punya alasan. "

" Iya, aku harus nemenin Cila karena waktu itu aku gak sengaja nabrak dia, jadi mau gak mau aku harus tanggung jawab sampai dia sembuh La. "

" Gak masalah Arbian, kamu gak harus jelasin semuanya ke aku, aku oke dengan semuanya. " Arbian terus menjelaskan kenapa dia tidak bisa menemani Haeyla tampil tadi namun Haeyla seakan tidak harus tau segalanya kenapa Arbian tidak bisa menemani nya tadi.

Haeyla adalah wanita yang sulit di tebak, karakter nya sangat dingin dan terkesan cuek dan tidak terlalu mau ikut campur urusan orang lain, perawakan Haeyla tidak jauh berbeda dengan wanita kebanyakan hanya saja kulit Haeyla sangat putih dan tubuh Haeyla juga lebih tinggi di banding wanita kebanyakan, memiliki bola mata bulat yang indah, dan memiliki rambut panjang hitam yang indah. Tidak heran jika banyak laki laki yang tertarik dan menyukai Haeyla.

" Ini makanan untuk kamu Haeyla, Sate Maranggi, kamu suka kan?. " Arbian memberikan bungkusan yang ia bawa tadi.

" Lain kali jangan repot repot begini, kamu gak perlu bawa apa apa kalau mau ketemu aku. " Haeyla mengambil bungkusan itu.

" Yaudah La, aku pulang dulu ya, udah malam juga, gak enak di lihat tetangga. "

" Ya, makasih buat makanan nya. "

Arbian pergi setelah menjelaskan semua nya kepada Haeyla malam ini.

' Lega rasanya karena Haeyla udah tau alasan sebenarnya, entah kenapa rasanya lebih plong kalau bicara sama Haeyla berdua, kaya ada something tapi entah apa itu. ' guman Arbian.

' Aku fikir Arbian dan Cila dekat, ternyata aku yang berlebihan mikir sampe kesitu, dasar Haeyla, lagi pula kalau Cila dengan Arbian itu bagus, Arbian kaya nya baik dan penyayang. '

Hari sudah kembali pagi, Haeyla harus kembali beraktivitas seperti biasa, sekolah lalu bekerja.

pukul 06:30.

Hari ini Haeyla tidak sarapan di warung bu Atih, sengaja karena Haeyla merasa masih kenyang karena makan sate yang di bawa Arbian tadi malam.

" Woy La, tungguin dong. " Jerit Shiren

" Cepetan. " sahut Haeyla

" Aduh, gue kira udah terlambat La, tapi setelah liat lo gue yakin gue belum telat. "

" Kenapa gitu?. "

" Soalnya lo kan gak pernah telat ke sekolah La. "

" Hahaha, bisa aja kamu Ren. "

" Lo masih gak berteman sama Cila, La? "

" Enggak, biarin aja deh, aku cuma mau tenang aja. "

" Padahal kalian dekat banget ya, sayang aja harus begitu ujung nya. "

" Ya, mau gimana lagi, aku juga udah capek jelasin semua sama Cila. "

Setelah 20 menit berjalan Haeyla dan Shiren sampai di sekolah.

" Gue mau bicara sama lo. " Cila tiba tiba menghampiri Haeyla

" Ya. " Haeyla menyetujui

Mereka pergi menuju balkon sekolah.

" Ada apa Cil?. "

" Lo suka sama Divo?."

" Hah?, enggak. "

" Lo yakin? "

" Ya, kenapa? "

" Bisa gue pegang kata kata lo? "

" Ya Cil, kenapa aku harus suka sama Divo?, itu gak mungkin. "

" Lo mau tau kenapa gue tanya ini sama lo?. "

" Kenapa? "

" Karena lo adalah penyebab kenapa gue dan Divo itu pisah Haeyla. " jerit Cila pada Haeyla.

" Aku?, kenapa aku?, aku bahkan gak tau apa pun tentang itu. " Mendengar itu Cila diam sejenak, dia berpikir mungkin Divo lah yang menyukai Haeyla bukan sebaliknya.

" Divo bilang dia cinta sama lo, makanya dia pisah sama gue. " jawab Cila datar

" Gak mungkin, aku sama Divo juga gak pernah bicara lama Cil, kamu tau sendiri itu. "

" Ya gue tau, tapi setelah gue tau kalau perempuan yang buat dia berubah waktu pacaran sama gue itu adalah lo, hati gue bener bener hancur La, rasanya sakit harus tau fakta kaya gitu. "

" Aku minta maaf Cila, tapi aku juga gak tau apa pun soal ini. " tegas Haeyla

" Boleh gue minta satu hal sama lo. "

" Ya, apapun. " jawab Haeyla tanpa memikirkan kedepan nya akan seperti apa.

" Lo boleh dengan siapapun asal jangan Divo, lo gak boleh sama Divo, bahkan dekat pun gak boleh, lo bisa?."

" Ya, kalau itu bisa buat kamu yakin kalau aku gak tau apapun tentang semua ini. "

" Janji sama gue kalau lo gak akan pernah jatuh cinta sama Divo ataupun nerima cinta nya. "

" Aku janji Cilia, aku gak akan pernah jatuh cinta sama Divo. " Ucap Haeyla sambil memegang tangan Cilia. Detik itu juga air mata Cilia mengalir deras dan dia memeluk Haeyla.

" Maafin gue La, maafin gue!. " teriak Cilia

" Aku juga minta maaf Cil. " Haeyla juga menangis di pelukan Cila.

" Gak seharusnya gue ngehina lo sampe begitu cuma karena Arbian La, lo sahabat gue dan lo jauh lebih penting. " ucap Cila

" Gapapa Cila, aku udah maafin kamu, yang terpenting sekarang kamu udah ngerti. " balas Haeyla

" Tetep jadi sahabat gue ya La, jangan tinggalin gue. " pinta Cila

" Ya Cil, gak akan. " mereka kembali saling berpelukan satu sama lain. Akhirnya kesalah pahaman diantara mereka selesai hari ini.

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!