NovelToon NovelToon
-

-

Status: tamat
Genre:Teen / Perjodohan / Tamat
Popularitas:129.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sobat Van



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sobat Van, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Sesampainya di rumah Rizal

Mereka langsung di sambut oleh beberapa pembantu di sana. mereka sungguh kagum dengan keindahan rumah Rizal yang begitu mewah dan elegan.

Di halaman belakang. mereka telah mempersiapkan seluruhnya, Affan dan kawan-kawannya membakar daging ayam, sedangkan Mifta dan yang lainnya menyiapkan wadahnya.

Setelah siap. mereka langsung berkumpul menggelar tikar dan duduk, kemudian makan bersama.

"Duh kenapa dada gua nyeri dan sesak." batinnya sembari tangannya memegang dadanya.

Nisa yang melihat ekspresi Affan yang berubah langsung memberitahu Rifki. dia yang paham langsung menghampiri Affan dan membawanya pergi, Mifta pun menyusulnya.

"Eh mereka mau ke mana?" tanya Zakiya.

"Hmm... alesan apa ya?" batin Nisa.

"Susul lah–"

"Eh ... eh, tunggu dulu. mereka berdua ada urusan di perusahaan ayahnya Affan," potong Nisa.

"Lah kalo Mifta?" tanya Syurlina.

"Hmm dia ... ah iya ayahnya datang tadi dia bilang sama aku, hehehe." jawabnya.

Mereka pun percaya dengan ucapan Nisa, dengan alasan lainnya Nisa izin ke toilet yang aslinya dia menyusul Mifta.

``Di sisi lain

Keadaan Affan semakin memburuk dan dia langsung di larikan ke rumah sakit. Rifki sedikit kesal dengan Affan, karena baru saja dia sembuh dari kambuhnya sekarang mulai lagi.

Di rumah sakit...

Setelah di periksa oleh dokter. Affan harus menjalani operasi karena penanganan sebelumnya tidak berhasil.

"Bagaimana ini?" tanya Mifta.

"Cepat telepon ayahnyam" ucap Nisa.

Setelah di beritahu akan keadaan Affan, ayahnya langsung bergegas berangkat menuju rumah sakit. Beberapa menit kemudian. ayahnya Affan datang dan langsung menyetujui ucapan dokter.

"Paman. mengapa tidak dari dulu Affan di operasi?" tanya Rifki yang membuat Ayahnya Affan terdiam sejenak.

"Ada yang melarangnya." jawab pak Ferdi

"Siapa?" tanya mereka bertiga.

Pak Ferdi terdiam sebentar lalu mengatakan bahwa ibunya Affan yang telah melarangnya. ketika Rifki menanyakan sebabnya, Pak Ferdi hanya terdiam.

Mereka menunggu di depan ruang operasi sambil berdoa agar operasi itu berjalan lancar. seketika terdengar suara langkah kaki dan ternyata itu temannya.

"Sudah kami duga," ucap mereka.

"Kalian?" kata Rifki yang beranjak dari duduknya.

"Kenapa Affan, ada apa dengannya?" tanya Zakiya.

Rifki pun menceritakan pada keempat temannya bahwa Affan memiliki sebuah penyakit bawaan lahir.

Mereka terus menunggu di depan pintu operasi, dan saat ada yang keluar mereka pikir itu Affan namun itu hanya pasien lain yang kebetulan di operasi di hari yang sama.

"Mifta. sebaiknya kamu pulang ya, ini sudah larut malam," ucap pak Ferdi yang langsung di jawab anggukannya.

Tak hanya Mifta yang pulang, seluruh teman-temannya kecuali Rifki ikut pulang bersama. Di perjalanan pulang. Mifta terus berpikir mengapa ibunya Affan melarang putranya untuk menjalankan operasi.

"Apa!" ucap Rifki.

"Ya, ibunya tidak mau kehilangan putra satu-satunya, karena kata dokter ada kemungkinan pasien yang melakukan operasi itu akan selamat ataupun tidak," jelas Pak Ferdi.

"Kalau saja dari dulu Affan di operasi." ucap Rifki.

Di sisi lain

"Mifta, bukannya arah rumah kamu ke kiri ya kenapa ke kanan?" tanya Zakiya.

"Sekarang aku tinggal di rumah Af...." ucapannya terhenti mengingat dirinya hampir mengatakan yang sebenarnya.

"Af?" ucap Zakiya dan Syurlina terheran.

"Af–afa'an tuh, kok ada cahaya." tunjuk Nisa untuk mengalihkan pembicaraan.

"Itu apa ya?" ucap mereka berdua.

"Tadi af apa...." Ucap Zakiya namun Nisa dan Mifta sudah pergi menjauh dari mereka.

"Yaelah."

Sesampainya di rumah...

Intan yang sedang membersihkan debu-debu di ruang tamu langsung menghampiri pintu setelah mendengar bel berbunyi.

"Mbak Mifta sudah pulang," ucap Intan dengan senyum hangatnya.

"Iya tan." jawabnya.

Mereka langsung naik ke lantai dua dan masuk ke kamar Mifta. Dia meminta sahabatnya untuk menginap semalam saja di rumahnya. awalnya Nisa menolak tapi pada akhirnya ia menyetujuinya.

Pagi Harinya...

Setelah bersiap mereka langsung kembali menuju rumah sakit sambil membawa baju ganti, mereka diantar oleh Iwan.

"Bagaimana dengan Affan, apakah operasinya berjalan lancar?" tanya Mifta.

"Dia belum keluar dari ruang operasi." jawab pak Ferdi.

Tak lama kemudian. pintu operasi terbuka dan terlihat Affan yang terbaring di ranjang dorong. Setelah di pindahkan ke ruangan yang lain, mereka di bolehkan masuk untuk bertemu dengan Affan namun hanya dua orang.

"Lebih baik paman dengan Mifta yang masuk lebih dulu." ucap Rifki.

"Baiklah." jawab pak Ferdi.

Beberapa jam kemudian. jari-jari Affan mulai bergerak dan dia pun tersadar walau matanya yang belum terbuka sempurna.

"Fan. kamu gak apa-apa kan?" tanya Mifta khawatir dan dijawab anggukannya.

"Mifta, tolong bersihkan gelas ini," pinta Pak Ferdi.

"Baik ayah."

Setelah cukup sadar, Affan beranjak dari tidurnya dan duduk sambil menatap datar ayahnya.

"Ayah ingin bicara apa, sampai Mifta tidak boleh ikut dengar." ucapnya.

"Ternyata kau menyadarinya." kata ayahnya.

"Affan, kau tau ayahmu sudah tua dan tidak kuat untuk berjalan lagi, jadi mulai sekarang perusahaan SU kau yang pegang," ucapan ayahnya membuat Affan terdiam dan berpikir di benaknya.

"Secepat itu ayah menyerahkan perusahaan, pasti ada maksud tertentu." batinnya.

Di sisi lain

Mifta yang sedang membersihkan gelas di toilet menyadari sesuatu. Dia menyadari bahwa ada pembicaraan yang tidak boleh ia dengar, nyatanya gelas yang ia pegang sudah bersih.

Klak

Pintu toilet terbuka.

"Apa! tapi kenapa ayah?" ucap Affan dengan nada tinggi.

"Ada apa?" tanya Mifta

"Tidak ada apa-apa" ucap pak Ferdi tersenyum dan pergi melangkah keluar ruangan.

1
M⃠☀𝖄𝖚𝖑𝖎𝖆🐝⃞⃟
ish nambah trs yg jahat...
M⃠☀𝖄𝖚𝖑𝖎𝖆🐝⃞⃟
cantik nisa 🏃🏃🏃
M⃠☀𝖄𝖚𝖑𝖎𝖆🐝⃞⃟
bnyak yg jahat sih,,, bikin gemes aja
Nayla Apriliani (-"-;)♡
andai ada season 2 thor 🙁
sad ending ya😢
🍾⃝🦊 Tasya
kak follow aku ini tasya
Teu: done️️️
total 1 replies
🐞 Dian
aku kembali hadir author 😁
semangat yah....
jangan lupa mampir balik🙏
lima like kak
@BUMI_06
udah ku pavoritkan KK.mari Sling dukung
Raraa:)
5 like,rate5 udh mendarat
Lenkzher Thea
Lanjut thor, 5 bom 👍like sudah mendarat di episod yang tertinggal
Lenkzher Thea
Mantap 👍like
Lenkzher Thea
Lagi 👍like
Lenkzher Thea
👍like lagi
Lenkzher Thea
Semangat kaka thor 👍like
nazaruddin thamrin
10 Like mendarat di bab tertinggal. Semangat thor. Fresh Nazar mendukungmu. Ditunggu LIKE dan KOMEN mu ke novel HOT MAN ON CAMPUS. kita saling support terus ya.
Martina Alfarizqi
6 like
sariz07
cieh mulai ada rasa
sariz07
ada aja idenya 🤣

salam
Pasangan Terbaikku 😁
Teu: Siap mampir
total 1 replies
sariz07
jangan2 tunangannya
sariz07
moga baik jodohny mifta
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
nanti kubaca dengan sliow ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!