NovelToon NovelToon
PENDEKAR NAGA SAKTI

PENDEKAR NAGA SAKTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Perperangan
Popularitas:42
Nilai: 5
Nama Author: Adih Supriadi

Kisah perjalanan Pendekar Naga dalam membasmi kejahatan yang di sebabkan oleh Pendekar Aliran Hitam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adih Supriadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 6

"Jika dibiarkan, akan habis prajuritku"ucap pendekar harimau dalam hati.

"Prajurit, mundur kalian!" perintah Pendekar Harimau.

Lalu Pendekar Harimau memerintah 3 pendekar yang memiliki kesaktian untuk melawan Oval.

"Kalian bertiga, lawan Pendekar Naga Hijau!"ucap Pendekar Harimau.

3 pendekar yang merampas tongkat pusaka tersebut memiliki kesaktian yang tangguh dan akhirnya mereka turun tangan dan segera menyerang Oval.

Pendekar Harimau pun melanjutkan pertarungan dengan Arden, keduanya masih saling serang dan bertahan.

Pertarungan antara Pendekar Harimau dan Arden semakin sengit, keduanya tidak ada yang mau mengalah.

Oval siap menghadapi 3 pendekar yang menyerangnya, dengan percaya diri ia menghadapi mereka bertiga.

"Ayo, mari kita lihat siapa yang lebih kuat!" ucap Oval dengan semangat.

Beberapa jurus dilancarkan Oval.

Satu di antara 3 pendekar yang bertarung dengan Oval tumbang terkena jurus naga sakti milik Oval dan tumbang.

Oval tidak menunjukkan tanda-tanda lelah, bahkan semakin percaya diri.

Tinggal dua pendekar yang masih berdiri, mereka terus menyerang Oval dengan kesaktian mereka.

Namun, Oval tidak gentar dan terus melawan dengan jurus-jurus yang mematikan.

Oval menggunakan kesaktian naga untuk menghadapi dua pendekar tersebut, dengan gerakan yang cepat dan akurat, ia menghadapi mereka dengan percaya diri.

"Kalian tidak cukup kuat untuk mengalahkan saya!" ucap Oval dengan yakin.

Pertarungan antara Oval dan dua pendekar tersebut semakin sengit, keduanya saling serang dan bertahan. Namun, Oval masih unggul dalam pertarungan tersebut.

Tiba-tiba dari arah belakang Oval muncul seseorang.

"Hiaaaaaatttttt......!!!!" Terdengar suara teriakan dari atas dan bersalto, lalu menendang salah satu lawan Oval hingga terguling.

Orang tersebut ternyata Apis, yang datang tepat pada waktunya untuk membantu Oval.

Apis melompat ke arah Oval dengan percaya diri, "Aku datang untuk membantu, Bang Oval!" ucap Apis dengan semangat.

"Haiii halo brooo.... Bawa kentang bawa lele.... Selamat datang leeee...."ucap Oval dengan senyuman lebar.

Apis tersenyum mendengar pantun absurd dari kakak seperguruannya.

Dengan Apis bergabung, Oval dan Apis bersama-sama menghadapi lawan yang tersisa. Keduanya bekerja sama dengan baik, menggunakan kesaktian mereka untuk mengalahkan lawan.

Pertarungan menjadi semakin sengit, namun Oval dan Apis yakin bahwa mereka bisa mengalahkan lawan.

"Halo pisssss...."teriak Arden.

"Selamat datang naga hitam...!!!." ucap Arden sambil menahan serangan dari Pendekar Harimau, tanpa berhenti bergerak dan terus melawan dengan kesaktian yang dimilikinya.

"Okeee Boskuh....!!"balas Apis menjawab.

"Aku tidak akan membiarkan kalian sendirian dalam pertarungan ini!" ucap Apis dengan semangat.

Mereka melanjutkan pertempuran, dan akhirnya Arden berhasil menaklukkan Pendekar Harimau. Dengan garang Arden menyelesaikan Pendekar Harimau.

Oval dan Apis berhasil dengan mudah membereskan lawannya.

Arden tampak geram terhadap Pendekar Harimau, ternyata perusuh kerajaan itu tak sehebat cerita yang di dengar Arden.

"Heh... Besar mulut saja, kesaktian nya masih minim ... Hanya bisa mempengaruhi orang untuk berbuat jahat...." ucap Arden setelah membereskan Pendekar Harimau, menunjukkan rasa tidak hormatnya terhadap Pendekar Harimau.

Oval dan Apis berhasil meng "gameOver" lawan.

Apis dan Oval masuk ke dalam markas dan mengambil tongkat pusaka yang telah dirampas oleh Pendekar Harimau.

Setelah itu, Oval keluar dan menyuruh pasukan dari Pendekar Harimau untuk bertobat dan menjadi rakyat biasa.

"Kalian semua, tinggalkan senjata dan lepaskan atribut prajurit. Jangan lagi membuat onar di wilayah Kerajaan Kencana," ucap Oval dengan tegas.

Para pasukan tersebut terlihat takut dan patuh, mereka meninggalkan senjata dan atribut prajurit mereka.

Oval membebaskan mereka dan meminta mereka untuk tidak membuat onar lagi di wilayah Kerajaan Kencana.

"Mulai sekarang, kalian hidup sebagai rakyat biasa. Jangan lagi terlibat dalam kegiatan yang merugikan orang lain," ucap Oval dengan bijak.

Para pasukan tersebut mengangguk dan berjanji untuk tidak membuat onar lagi.

Tiba-tiba markas dari Pendekar Harimau terbakar, bahan bangunan dari kayu yang tua membuat api menyala dengan cepat.

Ternyata Apis yang membakar markas tersebut.

"Pis mau bakar sate kamu... Hehe..." ucap Oval dengan nada bercanda.

"Apis kamu ini... Diam habis kopi segelas.. bergerak habis markas di bakar wkwk..."ucap Arden bercanda.

"Biar saja.... Biar yang tersisa tak bisa kembali menempati tempat ini... Jadi harus di musnahkan tempat ini...." ucap Apis dengan serius, menunjukkan bahwa ia ingin memastikan bahwa markas tersebut tidak akan digunakan lagi untuk kegiatan yang merugikan.

Lalu Apis, Oval, dan Arden bersalaman, tanda bahwa misi mereka telah berjalan lancar.

"Misi selesai, bro!" ucap Oval dengan senyum.

"Ya, mari kita kembali ke Kerajaan Kencana dan laporkan hasilnya," tambah Arden.

Apis mengangguk setuju, dan ketiganya berjalan bersama, meninggalkan markas yang terbakar di belakang mereka.

Api merah menyala-nyala melahap bangunan tua markas pemberontak, menciptakan pemandangan yang dramatis.

Dari jarak 500 meter di sebuah bukit, terdapat 3 pendekar sakti sedang duduk menghadap arah markas yang terbakar, sedang menonton api yang menyala membara.

Apis melahap roti, Arden makan gorengan, dan Oval menikmati lontong dan bakwan.

"Bisa aja kamu pis bawa bekal banyak...." ucap Oval sambil menikmati makanan.

"Itu pemberian dari pemilik warung yang tadi malam kalian tolong itu ..." ucap Apis, menjelaskan asal-usul bekal mereka.

"Ohhh pantes... Saya seperti ingat di mana itu Lihat roti yang kamu makan pis, soal ya malam saya juga makan roti seperti itu di warung itu." ucap Arden, mengenang kembali pengalaman mereka di warung tersebut.

Setelah makan bekal yang diberikan pemilik warung, Oval, Arden, dan Apis melanjutkan perjalanan untuk pulang.

Kali ini, mereka membawa kuda dengan lari perlahan karena sudah tidak ada yang dikejar.

***

Setelah melakukan perjalanan yang cukup lama.

Akhirnya Oval, Arden, dan Apis sampai di Kerajaan Kencana. Mereka disambut oleh Panglima Perang di aula Kerajaan.

Mereka ngobrol sejenak dengan Panglima Perang, yang kemudian mengantarkan mereka bertemu dengan Raja Kencana.

Raja Kencana senang dengan keberhasilan misi mereka dan memberikan hadiah uang keping emas kepada Oval, Arden, dan Apis.

Selain itu, Raja Kencana juga memberikan 1 ikat keping emas untuk Guru mereka, Pendekar Naga Langit.

Saat mereka ngobrol dengan Raja Kencana, datang Penasehat Kerajaan bernama Jasiren.

Jasiren adalah kawan seangkatan dengan Pendekar Naga Langit dan ayah dari Arden, Pendekar Naga Putih.

Arden sangat gembira melihat ayahnya dan langsung bersalaman dengan penuh hormat, melepaskan kangen yang telah lama.

Mereka ngobrol tentang keluarga dan tentang latihan di bawah bimbingan Pendekar Naga Langit.

Oval dan Apis bersalaman dengan Jasiren, ini pertama kali mereka bertemu dengan ayah Aden.

Raja Kencana kagum dengan Arden dan berharap Arden mau bergabung dengan Kerajaan Kencana.

Namun, Arden mengatakan bahwa ia belum siap untuk bergabung dengan Kerajaan Kencana dan masih ingin ikut dengan Pendekar Naga Langit.

"Saya masih ingin belajar lebih banyak dari Guru saya," ucap Arden.

Raja Kencana mengangguk paham dan mengatakan bahwa ia menghargai keputusan Arden.

"Namun, jika Kerajaan membutuhkan tenaga kami, maka Arden dan kawan-kawan siap membantu," tambah Arden.

Jasiren tersenyum bangga dengan keputusan Arden dan mengatakan bahwa ia percaya Arden akan membuat keputusan yang tepat.

"Saya percaya kamu akan menjadi pendekar yang hebat, anakku," ucap Jasiren.

Setelah 4 jam berada di Kerajaan Kencana, ngobrol dengan Raja dan pejabat lainnya, Oval, Arden, dan Apis memutuskan untuk undur diri.

Oval, Arden, Apis keluar dari kerajaan kencana dan mengacu kudanya untuk pulang.

Hari mulai sore, mereka menambah kecepatan lari kuda mereka untuk kembali ke Perguruan Naga.

Ketiga pendekar naga beriringan menuju perguruan naga langit.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!