NovelToon NovelToon
Reruntuhan Para Dewa

Reruntuhan Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Pada jaman kuno, pertempuran besar terjadi antara Dewa dan Iblis, yang menyebabkan dunia hancur.

Satu juta tahun setelah pertempuran itu terjadi. Dewa dan Iblis menghilang, seolah-olah menjadi dongeng untuk anak kecil yang diceritakan oleh orang tuanya.

Manusia-manusia semakin kuat, tumbuhan memiliki kesadarannya sendiri, bahkan suku binatang buas mulai bangkit berkuasa.

Mengisahkan tentang kisah seorang Tuan Muda keluarga Zhou yang terlahir dari orang tua nya yang merupakan dua keberadaan terkuat di Wilayah Timur. Namun, dia terlahir dengan kondisi Akar Spiritual yang cacat, membuatnya di anggap sebagai Aib keluarga, bahkan tunangannya pun memilih untuk membatalkan pernikahan mereka.

Di tengah-tengah rasa putus asa, dia bertemu dengan secercah kesadaran Dewa, yang memberinya kesempatan untuk bangkit, tetapi menanggung misi untuk menyalakan sembilan Api Jiwa sang dewa yang ikut terkubur di Reruntuhan Dewa.

Namun, di mana Reruntuhan Para Dewa dan Iblis itu berada?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RPD: Chapter 19

"Siapa kau?" Zhou Xiaowang menyipitkan matanya, memandang Chen Dong, "Aku tidak mempunyai urusan denganmu, sebaiknya kau jangan ikut campur!" sambung Zhou Xiaowang dengan nada yang dingin.

Chen Dong pun tersenyum sinis, lalu berjalan bolak balik ke kiri dan ke kanan, kedua tangannya tetap berada di punggungnya.

"Jangan ikut campur? Ha ha haa..." Chen Dong tertawa, "bagaimana mungkin aku tidak ikut campur? Sedangkan kau terus mengejek adik seperguruan ku, mengejek sekte tempat aku menimba ilmu. Menurutmu, aku harus diam saja?" kata Chen Dong lagi.

Walaupun ia tahu bahwa pemuda yang berdiri di depannya itu... adalah seorang kultivator Lima Elemen. Tetapi, Chen Dong tidak sedikitpun menunjukkan rasa takut dihadapannya.

Dari belakang Zhou Xiaowang. Huan Yu, tiba-tiba menghampiri Zhou Xiaowang. Bahkan, wanita itu benar-benar tidak mempunyai rasa malu, dia dengan sengaja menempelkan tubuhnya, menempelkan kedua puncak kembarnya kepada Zhou Xiaowang sembari berbicara: "Xiaowang kakak! Pemuda ini sombong sekali! Padahal, dia hanya berada di Ranah Manifestasi Qi tahap akhir, tetapi, dia begitu berani berbicara seperti itu kepadamu. Sepertinya... dia sudah bosan hidup, Xiaowang kakak!" ucap Huan Yu dengan gaya bicaranya yang begitu manja.

Melihat itu, membuat Chen Xuan bahkan merasa malu sendiri. "Untung saja dia membatalkan perjodohan itu. Jika tidak ... aku tidak mau memiliki istri seperti itu." gumam Chen Xuan dengan nada yang rendah, hampir tak terdengar.

"Dasar Gadis jalang! Sebagai wanita... kau begitu menjijikan!" cibir keras Xiao Ling'er yang sangat begitu kesal melihat tingkah laku Huan Yu.

"Kau ...?!" Huan Yu menghentakkan sebelah kakinya di atas lantai tembok, telunjuknya menunjuk tajam kepada Xiao Ling'er.

"Kau apa? Ingin bertarung? Aku tidak takut!" sahut Xiao Ling'er dengan nada yang tinggi, kedua bola matanya membola bulat, memelototi Huan Yu.

Namun, tiba-tiba Zhou Xiaowang melancarkan satu serangan energi berelemen api kepada Xiao Ling'er.

Ledakan!

Beruntung Shen Mu dan juga Chen Dong dengan cepat menyadari nya. Namun, walaupun mereka bertindak bersama untuk menahan serangan Zhou Xiaowang, mereka juga tetap terhempas mundur. Perbedaan tingkatan ranah memang tidak bisa di tutupi hanya dengan sebuah tekad.

"Wha!" Shen Mu yang hanya berada di ranah Manifestasi Qi tahap awal, seketika memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya setelah menahan serangan Zhou Xiaowang. Terlebih lagi, elemen api adalah kelemahan Shen Mu yang memiliki elemen kayu.

"Zhou Xiaowang!" teriak Chen Xuan, suaranya menggema hingga ke langit Sekte Embun Pagi. "Apa yang kau lakukan? Ini bukan Kota Zhou, ini bukan Kediaman Keluarga Zhou! Kau... sebaiknya jaga sikapmu, jika tidak... jangan salahkan aku bertindak kejam!" kata Chen Xuan lagi, memperingati Zhou Xiaowang.

Namun, Zhou Xiaowang malah tertawa terbahak-bahak ketika Chen Xuan memperingatinya.

"Mengandalkan mu ...?!" kata Zhou Xiaowang dengan nada yang mengejek, bahkan ia kembali tertawa terbahak-bahak sembari memegangi perutnya sendiri.

"Sampah yang bahkan tidak bisa membuka satu pun akar spiritual ... berani berbicara seperti itu kepadaku? Ha ha haa... lucu sekali!" kata Zhou Xiaowang, sebelah alisnya terangkat, matanya menggeliat memandang Chen Xuan.

Chen Xuan pun menghela nafas panjangnya, lalu berjalan ke tengah arena bela diri.

"Tidak aku sangka! Aku memiliki adik sepupu sepertimu! Ingat! Namaku Chen Xuan! Marga Zhou... telah aku tinggalkan satu bulan yang lalu. Namun, jika kau datang ke tempat ini untuk menghinaku, maka kau datang ke tempat yang salah!" ucap Chen Xuan, berbicara sembari terus melangkah maju hingga ia berdiri tepat di hadapan Zhou Xiaowang, dalam jarak dua meter.

Saat itu, Zhou Xiaowang pun tertawa lagi, tawa yang menggelikan. Dia berfikir bahwa Chen Xuan mungkin menyadari kondisinya sendiri, sehingga seorang pemuda yang ia anggap sebagai sampah tak berguna itu, begitu berani berbicara seperti itu kepadanya.

"Xuan Kakak! Oh tidak! Aku lebih tua darimu walaupun dalam garis keluarga, kau adalah kakak sepupuku. Tapi, bagaimana mungkin aku memiliki saudara sepupu yang tak berguna sepertimu." cibir Zhou Xiaowang.

Chen Xuan pun kembali menghela nafasnya sembari menggelengkan kepalanya.

Lalu, ia pun kembali berbicara, "Apa yang kau inginkan, Xiaowang?" tanya Chen Xuan dengan nada biasa-biasa saja, raut wajahnya begitu tenang.

"Zhou Xuan! Beraninya kamu memanggil Xiaowang kakak dengan sebutan seperti itu! Kau hanyalah sampah yang tak berguna, kau harus memanggil Xiaowang kakak dengan panggilan Tuan Muda Zhou! Hm... apa kau... masih berpikir bahwa kau masih seorang Tuan Muda Keluarga Zhou ...?!" sela Huan Yu dengan kata-katanya yang begitu pedas.

Namun, Chen Xuan malah tersenyum ketika Huan Yu menghina nya.

Lalu, Chen Xuan pun berbicara, "Jadi seperti ini... sifat aslimu, Nona Muda Huan!" kata Chen Xuan dengan nada yang begitu dingin. Dan Huan Yu, hanya menyikapinya dengan ekspresi wajah yang sinis, sebelah alisnya terangkat melengkung seperti bulan sabit.

Chen Xuan pun menggambar senyum kecil di sudut bibirnya, senyum yang begitu sinis.

Lalu, Chen Xuan pun berbicara lagi, "Kau memang memiliki paras yang cantik serta tubuh yang sempurna. Namun selama ini, aku tidak memiliki perasaan seperti itu terhadapmu. Tetapi saat itu, aku selalu menerimamu dengan sepenuh hati karena perjanjian perjodohan yang dijanjikan oleh ayahku dan juga keluarga Huan. Namun, setelah aku benar-benar tidak bisa membangkitkan akar spiritual ku, kau membuangku begitu saja. Tetapi, itu juga bagus! Secara tidak sengaja aku terbebas dari iblis berwujud manusia sepertimu. Tapi sekarang, kau tidak layak untuk berbicara di hadapanku!" kata Chen Xuan dengan nada sedingin salju utara.

Ledakan!

Saat Chen Xuan menyelesaikan perkataannya, ledakan terjadi, membuat arena bela diri itu dipenuhi asap tebal. Namun yang lebih mengejutkan nya lagi, ketika Chen Xuan dengan sekejap mata telah berada di hadapan Huan Yu, di samping Zhou Xiaowang. Bahkan, sebelah tangan Chen Xuan mencengkram leher ramping Huan Yu, dan mengangkatnya ke atas.

Lalu, Chen Xuan pun berbicara, "Hanya ranah Manifestasi Qi tahap menengah... berani bersikap seperti itu di hadapanku!" ucap Chen Xuan dengan nada yang sangat dingin. Lalu, ia pun melemparkan Huan Yu dengan sangat keras, sehingga tubuh gadis itu berguling-guling di atas arena bela diri.

1
Putera Saaban
kenapa.bila cerita seseorang begitu detail itu tak perlu.saya selalu skip
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
pasti keinget sama Chen Dong yang mengintip 🤣/Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
sok dingin banget nih si Luo Bing Li'er😑
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
/Facepalm/ lucu banget larinya🤣🤣
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
lanjut👍
APRILAH
Untuk mendukung karya ini, jangan lupa like, comment, share, & follow ya guys.
buat kalian yang mau sawer author bisa via Gopay: 081774888228
Dana juga bisa: 081774888229
dana sama gopay cuma beda belakang nya aja
Bisa juga lewat BCA: 3520695370
semuanya a.n APRILAH
Terimakasih sudah setia membaca karyaku 🙏🙏
APRILAH
Chapter 33, sabar ya
teguh andriyanto
sekte spesialis tukang intip wanita istana es
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
teguh andriyanto
cih
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
lanjut
APRILAH: asyiappp
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
sudah waktunya bagi Chen Xuan menunjukan kemampuannya kepada keluarga Zhou /Determined//Determined//Determined/
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
ternyata Kekaisaran Bintang Biru masih memiliki kultivator yang lebih kuat dari Zhou Tianxuan 💪
Wang Chen
seru Thor, lanjut /Determined//Determined//Determined/
APRILAH: Asyiappp 😁
total 1 replies
Wang Chen
njirrr, pencuri celana dalam gak tuh 🤣🤣🤣
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
Wang Chen
dua sahabat kembali bertemu
Wang Chen
Mantap
Wang Chen
/Kiss//Rose//Rose/
Wang Chen
/Determined//Determined//Determined/
Wang Chen
👍/Determined//Determined//Determined/
Wang Chen
/Shy//Shy//Shy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!