NovelToon NovelToon
Douluo : Legenda Dai Raven

Douluo : Legenda Dai Raven

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: RavMoon

Terlahir kembali di Benua Douluo sebagai Dai Raven, Pangeran Keempat dari Kekaisaran Bintang Luo, bukanlah sebuah keberuntungan. Di dunia di mana saudara kandung harus saling membunuh demi tahta, Raven tahu bahwa menjadi "lemah" berarti kematian.
​Tanpa bakat luar biasa di awal dan tanpa perlindungan, Raven hanya memiliki analisis dingin dan kenangan dari kehidupan sebelumnya. Namun, segalanya berubah saat ia membangkitkan sebuah kekuatan yang belum pernah terlihat di sejarah keluarga Dai: Kunci Energi Alien Harimau Putih.
​Bersama dengan Sistem Buku Harian yang misterius, Raven mulai menulis ulang takdirnya sendiri.
​"Jika hukum Bintang Luo menuntut pertumpahan darah antar saudara, maka aku akan menjadi orang yang menghancurkan hukum itu. Jika Dai Mubai melarikan diri, maka akulah yang akan berdiri di depan Zhu Zhuqing."
​Seorang pangeran yang tenang, analitis, dan tak kenal ampun kepada musuh, namun sangat protektif (bucin) kepada gadis yang ia cintai. Raven tidak ingin menjadi dewa,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RavMoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dari Surga ke Neraka, Kehancuran Mental Ah Yin

Desa Roh Suci, Gunung Belakang.

Di sebuah gua tersembunyi yang hanya diketahui oleh Tang Hao, sebatang rumput perak biru dengan garis-garis emas yang elegan tampak bergoyang hebat. Daunnya yang biasanya segar kini menunjukkan tanda-tanda layu seolah-olah baru saja dihantam badai mental yang dahsyat.

Dia adalah sang Kaisar Perak Biru, Ah Yin.

Kemarin, Ah Yin menerima salinan buku harian ajaib itu. Melalui mekanisme sistem yang misterius, ia bahkan mendapatkan hadiah berupa [Sedikit Peningkatan Usia Kultivasi]. Hadiah itu meningkatkan basis kultivasinya sebesar satu persen—setara dengan sepuluh tahun pertumbuhan alami.

Awalnya, secercah harapan muncul di benaknya. Jika aku terus mendapatkan hadiah dari buku harian Raven ini, mungkin dalam seratus tahun aku bisa kembali ke wujud manusia dan bersatu lagi dengan suamiku, Hao, dan putraku, San kecil.

Namun, kebahagiaan itu hancur berkeping-keping saat ia membaca tulisan terbaru dari pangeran Bintang Luo bernama Dai Raven.

{ Catatan Harian Raven: Tragis memang. Ah Yin mengorbankan segalanya demi seorang putra yang jiwanya bahkan tidak ada di sana. Tang San yang sekarang duduk bermeditasi di gunung itu hanyalah cangkang yang diisi oleh jiwa pencuri dari dunia lain. }

Ah Yin mengaktifkan kemampuan persepsinya, menyebarkan kesadarannya melalui jaringan rumput perak biru di sekitar gunung. Ia menatap sosok bocah kurus yang sedang duduk bersila.

Selama enam tahun ini, Ah Yin mengamati pertumbuhan "putranya" dengan penuh kasih. Ia melihat anak itu bermeditasi setiap fajar, menatap matahari pagi hingga matanya memancarkan cahaya ungu. Ia mengira itu adalah mutasi berbakat dari garis keturunannya. Ia melihat anak itu berlatih gerakan kaki yang aneh dan teknik tangan yang membuat kulitnya putih seperti giok. Ia melihat anak itu membuat jarum-jarum logam dan menembakkannya ke pohon.

Dulu, ia mengira itu adalah hasil "eksplorasi mandiri" seorang jenius yang kesepian karena ayahnya, Tang Hao, terlalu sering mabuk. Tapi sekarang, setelah membaca analisis Raven... semuanya masuk akal dengan cara yang mengerikan.

Cahaya ungu di mata... gerakan kaki hantu... tangan giok... dan senjata tersembunyi... Semua detail yang ditulis Raven dalam buku harian itu cocok 100% dengan apa yang ia lihat selama enam tahun terakhir.

"Tidak... itu tidak mungkin..." rintih Ah Yin dalam kesadaran spiritualnya. "Apakah benar putra kandungku sudah mati saat pengejaran enam tahun lalu? Dan makhluk di depanku ini hanyalah penyusup yang berpura-pura menjadi anakku?"

Hati seorang ibu hancur. Ia mencoba mencari pembenaran. Mungkin Raven salah? Mungkin putranya hanya bereinkarnasi dengan ingatan masa lalu, seperti yang diklaim Raven tentang dirinya sendiri? Tapi Raven menekankan bahwa Tang San adalah "jiwa dewasa yang mencuri tubuh", berbeda dengan Raven yang lahir secara alami di dunia ini sejak bayi.

Di Kediaman Keluarga Zhu.

Zhu Zhuyun menatap adiknya, Zhu Zhuqing, yang terdiam seribu bahasa setelah membaca bagian tentang "jiwa yang digantikan".

"Zhuqing..." bisik Zhuyun ragu. "Apakah kau tidak takut? Bagaimana jika Raven juga... seperti Tang San? Bagaimana jika dia adalah orang asing yang mencuri tubuh pangeran keempat?"

Zhu Zhuqing mengangkat kepalanya. Matanya yang jernih memancarkan ketegasan yang tak tergoyahkan. "Tidak, Kak. Aku percaya pada Kakak Raven."

"Kenapa kau begitu yakin?"

"Karena Kakak Raven datang kepadaku sejak dia masih sangat kecil. Dia tidak tiba-tiba berubah kepribadian di tengah jalan. Dia tumbuh bersamaku. Lagipula, dia secara jujur menulis di buku hariannya bahwa dia mengingat kehidupan masa lalunya. Bagiku, dia tetaplah Raven yang kukenal. Dia tidak berbohong atau bersembunyi di balik topeng kepolosan seperti Tang San yang digambarkan itu."

Zhuqing membelai sampul buku hariannya dengan lembut. "Meskipun awalnya aku sedikit sedih mengetahui dia mendekatiku dengan rencana strategis, namun semua perhatian dan perlindungannya selama dua tahun terakhir adalah nyata. Aku bisa merasakannya."

Zhuyun menghela napas lega dan tersenyum. "Kau benar-benar sudah dewasa, Zhuqing. Kau jauh lebih pintar dalam menilai pria daripada yang kukira."

Zhuqing merona merah. "Kakak! Jangan menggodaku!"

[ Ding! Deteksi Perubahan Emosi Karakter Penting. ]

[ Ah Yin: Keraguan Mendalam & Kehancuran Mental (Status: Krisis Identitas). ]

[ Zhu Zhuqing: Kepercayaan Mutlak (Status: Loyalitas Meningkat). ]

Dai Raven, yang saat itu sedang bersiap untuk keberangkatannya ke akademi, tiba-tiba melihat notifikasi sistem di depannya.

[ Selamat kepada Tuan Rumah! Karena telah memicu 'Guncangan Takdir' pada Kaisar Perak Biru, Anda mendapatkan hadiah: [Benih Energi Kehidupan Mutlak]. ]

Raven menyipitkan mata emasnya. Benih Energi Kehidupan? Menarik. Sepertinya aku baru saja membuat seseorang di Desa Roh Suci merasa sangat tidak nyaman. Maaf, Ah Yin, tapi kebenaran memang seringkali menyakitkan.

Ia berdiri, merapikan jubah kerajaannya yang berhias bordir harimau. Waktunya untuk melangkah ke panggung yang lebih besar. Akademi Kerajaan Bintang Luo sudah menunggu kedatangan sang pemangsa baru.

1
Chandra
lanjut
Chandra
lanjut lagi
Rey
mantap
Chandra
lanjut
Chandra
lanjut lagi aku suka ini
KAISAR PRIMORDIAL TERTINGGI
update author
Ryukia
asik novel tentang soul land ini yang aku suka
ag noja
/Scream/ satu lagi novel seru (soul land)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!