“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perintah
Tidak ada yang tahu mengenai kegiatan Xiufei di luar sana, yang mereka tahu hanyalah kepergiannya yang melihat hutan hasil dari merebut di kerajaan Ji Yun. Kini, Xiufei sedang duduk santai di taman dengan di temani Wewey yang menyajikan teh.
“Yang mulia.” Ucap Xi’an Fu yang menundukkan kepalanya, dia memberikan sebuah kertas pada Xiufei.
“Ini dari yang mulia.” Jelasnya, Xiufei segera membukanya dan mulai membacanya.
Detik berikutnya, dia menyemburkan tehnya ke muka Wewey yang hanya pasrah menerimanya.
“Gila!!” Kesal Xiufei, dia membantu Wewey untuk mengelap nya dan tersenyum bodoh, Wewey tertawa kecil.
Bagaimana tidak, pesan yang di kirim oleh kaisar benar-benar menggelikan. Dia berkata bahwa dia akan menaikkan stamina nya agar tidak membuat Xiufei kecewa, padahal sebelumnya Xiufei hampir mati karenanya.
“Xi’an Fu, nampaknya tuan mu memang sudah gila.” Ucap Xiufei penuh emosi.
“Hanya Anda yang tahu seperti apa kaisar, yang mulia.” Balas Xi’an Fu tersenyum tipis.
“Sudahlah, aku ingin tidur. Besok adalah hari yang panjang, aku akan menunjukkan bagaimana otak mungil ku ini berfungsi. Kalian istirahatlah juga…” ucap Xiufei, mereka mengangguk dan mengantar Xiufei untuk masuk ke dalam kamarnya.
Namun, langkah kaki Xi’an Fu terhenti dan dia hanya berdiri di depan pintu, dia bisa merasakan energi seseorang di dalam.
Sedangkan Xiufei, dia masih belum sadar. Dia di bantu Wewey untuk mengganti pakaiannya dengan baju tidur yang tipis, sebelum akhirnya berjalan ke arah ranjang.
Jantung Xiufei hampir copot setelah melihat sosok kaisar yang sedang merebahkan dirinya di atas ranjang dengan posisi menyamping untuk menatapnya.
“Yang mulia?” Kaget Xiufei, Wewey yang mendengar itu segera bergegas pergi.
Mau tak mau, Xiufei pun naik ke atas ranjang dan ikut membaringkan tubuhnya. Kaisar segera memeluknya dan menenggelamkan tubuhnya wajahnya di dada Xiufei.
“Bulan depan kita akan menikah.” Ucap Kaisar, Xiufei hendak menolak namun segera dia urungkan.
“Lalu bagaimana dengan kerajaan ku?” Tanya Xiufei, dendamnya belum terbalas. Dia ingin segara melenyapkan mereka, tapi Xiufei belum menemukan petunjuknya.
“Kerajaan ini tetap kau yang memimpin, hanya saja lebih sering di urus oleh orang kepercayaanmu. Terserah kau mau siapa, dia akan tetap dalam pengawasan ku juga.” Balas kaisar.
“Tidak ada, aku hanya dekat dengan Wewey dan jenderal Chen, apakah jenderal Chen saja? Itu tidak mungkin…..” jujur Xiufei, kaisar mendongak dan menatap Xiufei.
“Kalau begitu, biar Xi’an Xu saja yang memimpin.” jelas Kaisar.
“Xi’an Xu? Siapa dia?” Heran Xiufei, namanya tidak asing.
“Dia kembaran Xi’an Mu dan Xi’an Fu.” Jelas Kaisar.
“Astaga, sebenarnya mereka kembar berapa?” Kaget Xiufei, kaisar terkekeh.
“Mereka kembar lima.” Balasnya santai.
“Waw! Lima? Apakah yang dua lagi namanya Xi’an Shu dan Xi’an Zhu?” Tebak Xiufei asal.
“Benar sekali, dari mana kau tahu?” Heran kaisar, setahunya dia hanya memeberi tahu tiga nama saja.
“Benarkah? Aku hanya asal menebak.” Kaget Xiufei.
“Ya, itu memang benar. Mereka semua pengawal pribadi ku yang aku latih sendiri. Seperti yang kau tahu, Xi’an Mu bekerja untukku untuk mengurus semua hal. Xi’an Fu yang ada di samping mu, lalu Xi’an Xu, dia yang mengurus bisnis ku di luar bersama Xi’an Shu dan Xi’an Zhu.” Jelas kaisar.
“Keren sekali, kau bisa mengurus lima orang kembar sekaligus yang mulia.”
”Bahkan, jika kau memiliki anak kembar sepuluh pun aku masih bisa merawatnya, Xiufei…..” Bisiknya.
“Kembar sepuluh? Kau pikir aku kucing? Kalau begitu kau saja yang melahirkan, yang mulia!” Kesal Xiufei, kaisar tertawa pelan dan menepuk nepuk punggung Xiufei agar tertidur.
“Yang mulia, apa kau tahu siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan keluarga ku? Aku tidak bisa tenang meninggalkan istana ini….” Jujur Xiufei.
“……. Aku tahu.” Balas kaisar.
“Benarkah? Sungguh? Bisa kau katakan siapa saja?” Tanya Xiufei penuh antusias.
“Kau akan mengetahuinya setelah kau menjadi kuat, Xiufei. Mereka orang dari dunia bawah, lebih tepatnya dari bangsa iblis….” Jujur kaisar, Xiufei terdiam.
“Tapi, aku bisa memberitahumu siapa saja orang yang terlibat di kerajaan mu, kau bisa membunuh nya saat itu juga.” Jelas kaisar.
“Tentu.” Angguk Xiufei.
“Seperti yang sudah kau lenyapkan, dia menteri Shen. Keluarganya sudah kau habisi semua, tapi belum ke menteri Li. Kasim Xu juga ikut terlibat, dia bawahan terdekat ayahmu dulu tapi dia berkhianat. Selain itu, semua pelayan dan pengawal di kediaman ayahmu, mereka semua pengkhianat….” Jelas kaisar.
“Benarkah?” Pekik Xiufei, dia tidak menyadarinya, begitupun dengan Ratu Wang yang asli.
“Benar, selidiki mereka satu persatu agar kau yakin dengan ucapanku. Sekarang sudah malam, sebaiknya kau tidur.” Ucap kaisar, dia memejamkan matanya.
Xiufei yang berada dalam pelukannya hanya diam, dia menghela napas panjang sebelum akhirnya memejamkan matanya.
“3 hari lagi, ayah dan ibuku ingin bertemu denganmu.” Bisik Kaisar sebelum akhirnya tidur, Xiufei mendengar itu dan hanya diam sebagai balasan.
•••
“Salam yang mulia, Saya Xi’an Xu.” Tunduk laki-laki yang sangat mirip dengan Xi’an Fu.
“Ah kau, aku tidak bisa membedakan mu dengan Xi’an Fu. Bagaimana ini??” Bingung Xiufei, Wewey juga sama.
“Ah yang mulia, anda bisa mengenali kami menggunakan kekuatan Anda. Kami memiliki energi yang berbeda…” Jelas Xi’an Fu.
“Ya itu bagiku, tapi bagi Wewey bagaimana? kemarilah, aku akan membuatmu beda, Xi’an Fu.” Ucap Xiufei pada pengawalnya. Xi’an Fu menurut saja, dia sedikit gugup saat Xiufei berdiri di depannya dalam jarak yang sangat dekat, aroma tubuhnya yang harum membuat Xi’an Fu menelan ludah, pantas saja kaisarnya begitu tergila-gila pada Xiufei.
“Nah begini baru bagus, apa kau sudah bisa membedakannya Wewey?” Tanya Xiufei pada Wewey yang mengangguk dengan menahan tawa, bagaimana tidak? Xiufei baru saja menambahkan tahi lalat di pipi Xi’an Fu.
“Terimakasih yang mulia.” Tunduk Xi’an Fu, “Lalu bagaimana dengan dua kembaran saya lainnya?” Tanya Xi’an Fu lagi.
Senyum Xiufei menghilang, dia melihat dua laki-laki lain yang semuanya sama. Kecuali Xi’an Mu, dia tetap berada di samping kaisar.
“Gila! Nampaknya aku harus merombak kalian berempat, tunggu sebentar yaaaa.” Ucap Xiufei yang pergi begitu saja, meninggalkan semua yang hanya diam patuh.
•••
“Yang mulia.” Tunduk Xi’an Mu pada kaisar.
“Ada apa?” Tanya kaisar heran, dia sibuk dengan berkas di istana nya.
“Ada surat dari saudara saya.” Ucapnya, kaisar segera membukanya dan mulai membacanya.
Salam yang mulia, Saya Xi’an Xu. Saya dan saudara saya sudah berubah sekarang, ini karena permintaan yang mulia permaisuri sendiri yang merombak kami sesuai keinginan nya. Anda bisa mengenali kami dari rambut.
Saya, Xi’an Xu berambut kuning.
Xi’an Fu, berambut merah.
Xian Shu, berambut Coklat.
Dan Xi’an Zhu yang berambut merah muda.
Kami cukup senang disini, jadi yang mulia jika anda membutuhkan kami, kabari saja.
Membaca surat dari mereka, membuat Kaisar melongo. Mereka memang kembar lima yang tidak bisa di bedakan, tapi dia sendiri bisa membedakannya.
“Yang mulia, nampaknya mereka memang suka berada di sana.” Ucap Xi’an Mu yang nampak geli.
Sedangkan Xiufei, tak henti-hentinya tertawa terbahak bahak. Dia seperti melihat ayam warna warni pada mereka, tapi dia tidak berani mengatakannya.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya.