Zhang Liu gadis malang yang di paksa menikahi seorang raja aneh, demi menolak pernikahan dan menjaga kesucian Zhang Liu bunuh diri dengan menenggelamkan diri di dalam danau, namun siapa yang menyangka setelah kepergian Zhang Liu dari tubuhnya, seorang gadis dari dimensi lain terjebak di dalam tubuhnya, apakah yang akan di lakukan gadis itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bermain Curang
Di kediaman Zhang Lin Zhi menatap semua harta harta dengan tatapan berat, Mereka keluarga Zhang mengapa harus mengembalikan mahar milik keluarga Hu?, mereka sudah menjaga dan menyimpannya selama ini, mengapa harus di kembalikan
"Ibu, ada begitu banyak perhiasan dan harta di sini mereka tentu saja tak akan menyadari" Ada begitu banyak harta yang ada, mereka sudah menjaga dan mendambakan harta harta ini selama bertahun tahun,
Saat mendengar kabar perhiasan indah ini akan segera di ambil jelas saja keduanya merasa tidak rela, tapi apalah yang bisa di lakukan
"Zhi Er, keluarga Hu ini sangat berlebihan, bagaimana mungkin bisa mengambil harta Zhang dengan begitu semena mena" Ming Rao mendengus pelan ia sudah memperhatikan semuanya selama bertahun tahun
Menganggap tumpukan perhiasan ini milik kediaman Zhang, gudang yang penuh dengan barang berharga tentu saja membuat hati merasa puas, tapi, apa apaan keluarga Hu itu, ingin mengambil harta mereka, benar benar menyebalkan
"Tuan, harta ini jelas milik kediaman Zhang"
"Jika bukan karena hasutan mu mana mungkin aku menghukum Liu Yan, dan semua ini tak akan terjadi" Zhang Lan juga tak rela melepaskan harta harta ini
Hari itu, jika dirinya tak begitu mudah di provokasi maka hari ini ia tak akan kehilangan apapun, putri agung sangat tegas dan keras kepala, jika tak mematuhi bisa saja banyak berita tak benar yang tersebar.
"Jadi tuan menyalahkan ku?"
"Jika bukan kau? Apakah kau merasa kejadian ini tidak ada sangkut paut dengan mu?" Zhang Lan menatap dengan tatapan tajam
Jika bukan karena wanita ini semua akan baik baik saja dan keluarga Hu tak mungkin memutuskan hubungan dengan nya, pengembalian mahar adalah tanda hubungan yang putus,
"Tuan ini"
"Xuan pasti akan ikut menyalahkan ku karena kau, kau benar benar wanita tak berguna, pelayan memang hanya akan menjadi pelayan meskipun di beri berpakaian permaisuri" Tuan Zhang menghela nafas dengan kesal dan setelahnya meninggalkan kediaman begitu saja
Harta harta ini ia tak ingin melepas ia tak ingin mengembalikan harta harta ini pada keluarga Hu, harta ini sudah menjadi hak keluarga Zhang selama bertahun tahun dan hanya dengan harta inilah mereka menopang kebutuhan kediaman yang banyak ini
"Ibu, ayah mengatakan hal itu, apakah ayah sudah tak sayang pada ku lagi" Lin zhi menatap kepergian sang ayah
Selama bertahun tahun dirinya sudah terbiasa mendapat kasih sayang, ibunya juga sangat berkemampuan hingga menjadi selir kesayangan, kehidupan mereka tak pernah begitu sulit, terlebih semenjak Zhang Zhicen meninggalkan kediaman ini
"Zhi Er, ayah mu hanya marah, ibu mu tak akan mengganggunya untuk sementara waktu ini" Ming Rao berucap pelan
Zhang Lan sangat mencintai istrinya, hanya saja istrinya bernasib malang, meninggal saat melahirkan, hal ini ia gunakan untuk menghasut Zhang Lan yang bodoh agar membenci putrinya, dengan demikian masa depan Lin Zhi akan terjamin, ia akan menikah dengan mahar yang di bawa Hu Jian Xuan sedangkan Liu Yan?, ia hanya akan menjadi nona muda yang tak di ingin oleh ayahnya
"Zhi er, tubuh mu lelah, kembali untuk beristirahat, biarkan semua ini ibu yang selesaikan" Tubuh putrinya begitu lemah
Pukulan Liu Yan sebelumnya memang meninggalkan penyakit dingin di tubuh putrinya,
"Baik Bu" Lin Zhi menghela nafas pelan, semakin di lihat semakin berat melepaskan, akan tetapi ia tak memiliki keberanian.
Ibunya tumbuh sebagai seorang pelayan, tapi dirinya tidak, jika hal buruk terjadi pada mahar ini bukankah kediaman perdana Mentri mereka akan menjadi lelucon, ia berharap ibunya mengembalikan semuanya dengan patuh
"Huh" Ming Rao menghela nafas panjang,
"Nyonya harta ini sangat banyak, kediaman Hu tak akan memeriksanya, nyonya kita sudah menjaga mahar ini selama belasan tahun, mengambil sebagian harta juga bukan suatu kesalahan" Pelayan di sisinya berucap lembut
Setiap yang melihat pasti merasa tak rela, barang seindah dan semegah itu, biasanya bisa di sentuh dan di pamerkan, namun dalam waktu dekat akan di rampas
"Mana bisa begitu" Selir Ming tertunduk malu,
"Nyonya, anda sudah menjaga dan melindungi nona besar selama ini, nona juga sudah melakukan setiap tugas dengan baik, nyonya jelas memiliki hak mendapat penghargaan"
"Guan Er kau benar, atas dasar apa semua harta ini di berikan, begitu saja" Ming Rao berucap dengan wajah dingin ia tak akan melepaskan harta ini dengan mudah
"Ada begitu banyak barang berharga, Menganti barang dengan beberapa kualitas seharunya tak masalah, istana Hu juga sangat kaya" ada begitu banyak harta pemberian kaisar belum lagi mahar
Mereka tak bisa mengambil hadiah pertunangan karena akan berakibat fatal, hanya saja untuk mahar Hu Xian?, tentu saja bisa di sabotase
"Kau benar juga Guan Er" ia tersenyum lebar, harta sangat banyak jika di tukar juga akan sulit untuk di kenali
Anggap saja ini upah karena menjaganya selama bertahun tahun,
"Nyonya sudah bekerja keras, semua itu layak nyonya miliki" Pelayan di sisinya tersenyum lembut
"Kau benar benar pengertian, aku tak salah menebus mu saat itu" Dengan senyum penuh keserakahan Ming Rao mengambil beberapa barang yang ia incar
Mentri Zhang sedang ke pengadilan, hanya dirinya dan pelayan yang mengurus harta harta ini, karena sudah di jaga memang seharunya mengambil beberapa bagian sebagai balasan atas kejahatannya selama ini
Ming Rao sudah menyukai beberapa perhiasan sejak lama, hanya karena mahar ini milik ibu Liu Yan mereka tak bisa memiliki dengan sempurna,
Mahar sudah di ambil, ia akan memilih beberapa harta yang ia inginkan, sisanya biarkan pelayan mengantarnya ke kediaman Hu, jika terjadi kesalahan limpahkan saja pada para pelayan yang mengantar
"Tapi Guan Er?, bagaimana jika mereka menyadari jika mahar mereka telah di tukar barang dengan kualitas rendah"
"Katakan saja tidak tau, katakan saja jika kita tak tau menau tentang ini, mahar ini di bawa sudah sangat lama, mustahil mereka mengingat semuanya"
"Kau benar, tak salah aku mempercayai mu, ambilkan beberapa barang di gudang" Karena mengambil sesuatu ia harus menukarnya, asal usulnya hanya seorang pelayan kecil, tanpa dukungan keluarga dan harta benda, barang yang ia simpan, bagaiman mungkin sebanding dengan harta yang di bawa dari istana putri agung.
Anting ini sangat indah, gelang giok hijau yang mencolok menaikan keserakahannya hingga tak sungkan mengambil perhiasan lebih banyak dari yang seharunya
"Baik" Pelayan bernama Guan menuju gudang penyimpanan harta milik nyonya Ming, ia menatap tumpukan harta itu dengan senyuman sinis
"Serakah akan menimbulkan bencana" Ia melangkah untuk memilih milih beberapa barang.