NovelToon NovelToon
BENIH KEKUATAN ABADI

BENIH KEKUATAN ABADI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Dan budidaya abadi / Epik Petualangan / Perperangan / Raja Tentara/Dewa Perang / Ahli Bela Diri Kuno
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Seribu tahun setelah Era Kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta, Yun Tianxing—kultivator tertinggi dan penjaga keseimbangan antara Dunia Bawah dan Dunia Dewa—menemukan dua artefak legendaris: Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci. Dalam upaya untuk memperkuat diri agar bisa mengantisipasi ancaman tersembunyi, ia memakan jantung naga dan meminum darah phoenix. Namun, kombinasi kekuatan kedua makhluk mistik tersebut terlalu besar untuk tubuhnya, menyebabkan guncangan hebat yang mengancam nyawanya. Sebelum meninggal, ia menciptakan sebuah benih ajaib, memasukkan seluruh energi Qi dan pengetahuan kultivasinya ke dalamnya.

Benih itu jatuh ke Dunia Fana dan memasuki tubuh Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang baru lahir. Tak lama kemudian, kekaisaran keluarga Lian runtuh akibat peperangan besar dengan klan musuh. Untuk menyelamatkannya, ibunya menyerahkan dia kepada seseorang untuk membawanya meninggalkan istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: SERANGAN DI JALAN PULANG

Setelah berhasil membeli Tungku Batu Naga Phoenix beserta aksesoris pelengkapnya, Haouyu dan Yu Zhu memutuskan untuk segera kembali ke sekolah sebelum malam tiba. Mereka telah menghabiskan hampir seluruh hari di pasar, dan meskipun merasa senang dengan hasil pembelian, kelelahan mulai menyusup ke tubuh mereka. Pak Zhang bahkan memberikan tambahan sebuah kotak kecil berisi batu pembentuk energi khusus untuk mengoptimalkan kinerja tungku Haouyu.

“Mari kita mengambil jalan yang melewati kota kecil Xuanwu agar bisa singgah sebentar untuk makan malam,” ajak Yu Zhu sambil menunjukkan arah jalan yang lebih luas dan aman. “Jalan ini sedikit lebih jauh, tetapi kita bisa menemukan makanan yang enak dan juga bisa beristirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan.”

Setelah berjalan sekitar setengah jam dari pasar, mereka memasuki perbatasan kota kecil yang ramai dengan aktivitas malam hari. Lampu-lampu minyak tanah menyala terang di setiap sudut jalan, dan aroma hidangan lezat dari kedai-kedai makan memenuhi udara. Warga kota terlihat sibuk dengan aktivitas sehari-hari mereka, tidak menyadari bahwa bahaya sedang mengintai dari kejauhan.

Haouyu menyimpan tungku baru yang dibalut kain khusus ke dalam tas belakangnya, sementara Yu Zhu membantu membawa beberapa bungkusan kecil berisi bahan pelengkap tungku. Saat mereka sedang berjalan melewati sebuah lorong yang menghubungkan dua jalan utama kota, beberapa sosok berpakaian gelap tiba-tiba muncul dari balik sudut jalan dan menghalangi jalan mereka.

“Anak muda yang membawa barang berharga, berikan saja apa yang kamu punya jika tidak ingin ada masalah,” ucap salah satu sosok dengan suara kasar, sambil menunjukkan pisau tajam yang berkilau di bawah cahaya lampu jalan.

Haouyu dengan tenang mengeluarkan diri dari belakang Yu Zhu, berdiri di depan dengan sikap siap menghadapi mereka. “Kita tidak akan menyerahkan apa-apa kepada orang seperti kalian yang hanya menyusahkan orang lain,” jawabnya dengan suara yang mantap dan tegas.

Sosok tersebut tertawa sinis. “Kelihatannya kamu masih terlalu muda untuk tahu dengan siapa kamu berbicara, anak muda. Kita adalah anggota Kelompok Pemburu Harta Gelap yang dikenal luas di seluruh wilayah ini. Tidak ada yang bisa lolos dari genggaman kita.”

Tiba-tiba saja, lima orang pemburu harta gelap lainnya muncul dari berbagai arah, membungkus Haouyu dan Yu Zhu di tengah lorong yang sespit. Mereka berpakaian dengan seragam gelap yang tidak memiliki tandatangan apapun, dan wajah mereka ditutupi oleh topeng hitam yang hanya menyisakan celah untuk mata. Setiap satu dari mereka membawa senjata tajam yang terlihat sangat berbahaya.

Di kejauhan, beberapa warga yang melihat kejadian mulai panik dan berlari kesana-kemari, meninggalkan keramaian di tengah jalan. Beberapa orang berusaha untuk mencari bantuan, tetapi sebagian besar hanya bisa menyaksikan dari kejauhan dengan rasa khawatir.

“Sembunyilah, Yu Zhu!” teriak Haouyu saat salah satu pemburu harta gelap menyerangnya dengan cepat menggunakan tombak tajam yang diputar dengan cepat.

Haouyu dengan gesit menghindari serangan tersebut, menggunakan teknik Langkah Angin Ringan yang diajarkan oleh Master Wei Qingyang—badannya seperti meluncur di atas udara tanpa menyentuh tanah, menghindari setiap serangan dengan mudah. Dia kemudian menggunakan energi Air untuk membentuk sebuah pelindung es tipis di depan dirinya, yang membuat senjata pemburu tersebut terpental ketika menyentuhnya.

“Sangat menyebalkan!” teriak pemburu tersebut dengan marah sebelum menyerang lagi dengan gerakan yang lebih cepat. Kali ini ia menggabungkan serangan fisik dengan energi gelap yang mengalir ke ujung tombaknya, membuatnya menyala dengan cahaya kehitaman yang mengerikan.

Haouyu merasakan tekanan energi gelap yang kuat dari serangan tersebut. Ia segera mengeluarkan energi Api Abadi yang ada di dalam tubuhnya, membentuk sebuah cincin api yang melingkari tangannya. Ketika tombak tersebut menghantam cincin api tersebut, terjadi ledakan kecil yang mengirimkan percikan api ke segala arah, membuat pemburu tersebut terpental mundur.

Namun, serangan tidak berhenti di situ. Empat pemburu lainnya menyerang secara bersamaan dari berbagai arah—membuat serangkaian serangan cepat yang sulit dihindari. Haouyu menggunakan teknik Putaran Energi Ganda yang dia pelajari dari pengetahuan Yun Tianxing, menggerakkan tubuhnya dengan cepat sambil mengeluarkan gelembung energi Api dan Air yang melindungi dirinya dari segala sisi.

Salah satu pemburu mencoba menyerang Yu Zhu yang sedang bersembunyi di balik sebuah tong besar. “Jangan menyentuh dia!” teriak Haouyu dengan marah, mengeluarkan aliran energi Api yang membentuk sebuah cincin besar yang menyelimuti area sekitar Yu Zhu, menjadikannya terlindungi dari serangan apapun.

Pada saat yang sama, seorang pemburu yang lebih besar dari yang lain muncul dari balik sebuah rumah kosong—ternyata ia adalah pemimpin kelompok tersebut. Dia membawa sebuah pedang besar yang berbentuk seperti belati dengan ujung yang melengkung tajam. “Aku akan menangani anak ini sendiri,” ucapnya dengan suara yang dalam dan mengerikan.

Pemimpin tersebut menyerang dengan kecepatan luar biasa, memaksakan Haouyu untuk mundur terus-menerus. Teknik tempurnya sangat berbeda dari pemburu lainnya—lebih terampil dan terkoordinasi dengan baik, menunjukkan bahwa dia adalah seorang kultivator yang telah mencapai tingkat yang cukup tinggi sebelum jatuh ke jalan yang gelap.

Serangan pedang besar tersebut membuat tanah bergetar dan meninggalkan bekas luka bakar gelap di jalanan. Haouyu menggunakan semua kemampuannya untuk menghindari setiap serangan, terkadang harus menggunakan dinding rumah di sekitarnya untuk melompat dan berpindah lokasi dengan cepat.

“Kamu memang cukup terampil untuk anak muda,” ucap pemimpin tersebut dengan senyum sinis. “Tetapi kamu tidak akan pernah bisa mengalahkan kuasa yang aku miliki!”

Dia kemudian mengeluarkan energi gelap yang besar dari dalam tubuhnya, mengubah warna pedangnya menjadi kehitaman pekat yang mengeluarkan energi menyakitkan. Serangan berikutnya jauh lebih kuat dari sebelumnya, membuat Haouyu kesulitan untuk menghindarinya. Saat pedang hampir mengenai bahunya, Haouyu menggunakan energi Tanahnya untuk membuat tanah di bawah kakinya melorot sedikit, membuatnya bisa menghindar dengan sangat dekat.

Pada saat genting tersebut, Haouyu mengingat tentang Tungku Batu Naga Phoenix yang baru saja dia beli. Dia dengan cepat menarik tungku dari tasnya dan mengaktifkannya menggunakan energi Api dan Air yang ada di dalam tubuhnya. Tungku tersebut segera menyala dengan cahaya kebiruan dan kemerahan yang terang, mengeluarkan gelombang energi yang kuat ke segala arah.

Pemburu-pemburu yang berada di dekatnya terpental mundur akibat gelombang energi tersebut. Haouyu kemudian menggunakan energi dari tungku tersebut untuk membentuk sebuah Piramida Pelindung Energi Ganda yang melindungi dirinya dan Yu Zhu dari segala serangan. Pada saat yang sama, dia mengumpulkan semua energi Api dan Air yang ada di dalam tubuhnya, menyatukannya dengan energi dari tungku untuk membuat serangan balasan yang dahsyat.

“Teknik Api-Air Pelangi!” teriak Haouyu dengan keras, mengeluarkan aliran energi berwarna-warni yang menyilaukan seperti pelangi. Energi tersebut membentuk beberapa ular besar yang terdiri dari api dan air yang saling bergantian, menyerang semua pemburu harta gelap secara bersamaan.

Setiap ular energi menyerang dengan kecepatan tinggi, menghantam target dengan tepat dan membuat mereka terpental jauh dengan cedera parah. Pemimpin kelompok tersebut mencoba menghadapi serangan tersebut dengan menggunakan perisai energi gelap, tetapi kekuatan gabungan Api dan Air Haouyu terlalu kuat—perisainya hancur berkeping-keping dan dia terpental ke dinding rumah di kejauhan.

Ketika semua pemburu telah dikalahkan dan tidak mampu menyerang lagi, suara lonceng polisi kota terdengar dari kejauhan. Kelompok pemburu harta gelap yang tersisa dengan cepat bangkit dan melarikan diri meninggalkan pemimpin mereka yang terluka parah. Warga kota yang melihat pertarungan tersebut mulai muncul dari tempat persembunyian mereka dengan terkejut dan kagum melihat Haouyu yang sedang menonaktifkan tungku dengan hati-hati.

Beberapa warga yang terampil dalam pengobatan segera datang membantu merawat mereka yang terluka dalam pertempuran. Pemimpin kelompok pemburu harta gelap tersebut ditempatkan di atas tikar dengan aman, menunggu kedatangan penjaga sekolah yang akan mengambilnya untuk ditanya tentang alasan serangan tersebut.

“Kamu benar-benar hebat, Haouyu!” puji Yu Zhu dengan mata penuh kagum sambil menghampiri dia. “Pertarungan mu sangat epik—aku hampir tidak bisa mengikutinya dengan mata!”

Haouyu hanya bisa tersenyum lemah karena merasa sangat lelah setelah menggunakan kekuatan secara maksimal. Ia memeriksa kondisi tungku Batu Naga Phoenix—meskipun sedikit goyah, tungku tersebut masih dalam kondisi baik dan bahkan tampak lebih mengkilap setelah digunakan dalam pertempuran.

“Sangat bagus, kamu bisa menggunakannya dengan benar dalam keadaan darurat,” suara yang dikenal datang dari belakang mereka. Haouyu menoleh dan melihat Master Wei Qingyang berdiri bersama dengan beberapa penjaga sekolah yang datang untuk membantu setelah mendengar kabar adanya serangan di kota.

“Kamu telah menunjukkan bahwa kamu tidak hanya mahir dalam kultivasi dan pembuatan ramuan, tetapi juga memiliki keberanian untuk melindungi orang lain dan menjaga keadilan,” ucap Master Wei dengan bangga. “Tetapi ingatlah, kekuatanmu harus digunakan dengan bijak dan selalu untuk tujuan yang benar.”

Haouyu mengangguk dengan penuh rasa hormat. “Saya mengerti, Master. Saya akan selalu berusaha menjadi orang yang bisa membantu orang lain dan tidak akan menyalahgunakan kekuatan yang saya miliki.”

Setelah semua urusan selesai dan pihak berwenang kota telah mengambil alih penanganan pemburu harta gelap tersebut, Haouyu dan Yu Zhu melanjutkan perjalanan pulang ke sekolah bersama Master Wei. Di jalan, Haouyu merenungkan pertempuran yang baru saja terjadi—menyadari bahwa dunia ini tidak selalu aman dan dia perlu terus meningkatkan kekuatannya untuk melindungi orang-orang yang dicintainya dan menjaga keadilan.

Ketika mereka tiba di sekolah menjelang tengah malam, bulan purnama bersinar terang di atas puncak gunung Xuanwu. Haouyu melihat tungku Batu Naga Phoenix yang masih ia pegang erat—sekarang ia menyadari bahwa alat tersebut tidak hanya akan membantu dia dalam pembuatan ramuan, tetapi juga akan menjadi teman setia dalam menghadapi segala tantangan yang akan datang di jalan kultivasinya.

“Besok kita akan memasang dan mengaktifkan tungku tersebut dengan benar,” ucap Master Bai Caotian yang sudah menunggu mereka di pintu sekolah. “Setelah itu, kamu akan bisa mulai mengembangkan kemampuanmu lebih jauh lagi.”

Haouyu mengangguk dengan semangat yang baru muncul. Pertarungan malam ini telah mengajarkannya banyak hal—bahwa kekuatannya tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk melindungi orang-orang di sekitarnya. Dengan tungku baru yang telah terbukti bermanfaat bahkan dalam pertempuran, dia merasa lebih siap untuk menghadapi segala rintangan yang akan datang di masa depan.

...~BERSAMBUNG~...

1
Alex Kawun
cerita nya ber tele2 banget .... boseeen
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: Jika ingin cerita yg lebih keras dan psikopat IMMORTALTY ABSOLUTE (Darah kutukan) mungkin cocok dengan selera anda nantikan peluncuran nya 🙏😊
total 2 replies
花より
⭐⭐⭐⭐⭐⭐ it's cool
Anonymous
penasaran dengan Yun Tianxing 🤔
橘ゆい
cool...❤️
林丹
keep up the spirit 👊🏻
さくらゆい
nice 👍🏻
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
next
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Bagaimana ceritanya usia Haoyu sepuluh tahun? bukannya lagi meninggalkan istana itu usianya baru empat tahun?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: ahhh...saya lupa buat bab pengumuman jika bab 1-5 ada revisinya (biar tidak bingung silahkan lihat kembali bab 1) 🙏
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Yuzu jodohnya Haoyu sepertinya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
keren kakek Chen mengetahui kalau itu kekuatannya Tianxing
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
knp Haoyu gak dibiarkan melawan klan musuh itu? ada kekuatannya Tian ini.
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: karena usia Haouyu masih 4 tahun dan kekuatan Yun tianxing dalam tubuh Haouyu lah yg jadi target utama klan musuh
total 1 replies
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️
ya, semua ingatan dan kekuatan Tian masuk ke dalam tubuh Haouyu.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Iki hoyu titisan Tian ?
Vanillastrawberry
selalu ada sesuatu yang harus di korbankan demi sebuah tujuan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!