NovelToon NovelToon
I Love You, Miss!!!

I Love You, Miss!!!

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Beda Usia / Teen School/College
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Purnamanisa

Dawai Asmara, seorang fresh graduate sekaligus guru Bahasa Inggris baru di SMA Bina Bangsa, sekolah menengah atas yang terkenal elite.

Perawakan Dawai yang imut membuatnya menjadi target sasaran permainan dari Rendra, siswa kelas dua belas, ketua dari geng the Fantastic Four, geng yang terdiri dari siswa-siswa paling keren di sekolah, yang merupakan putra dari dewan komite sekolah.

Suatu ketika, Rendra mengatakan "I love you, Miss," pada Dawai. Dawai yang sering menjadi sasaran keanehan sikap Rendra, tak menghiraukan pernyataan cinta Rendra.

Apakah Rendra hanya becanda mengatakan itu? Atau serius? Temukan jawabannya hanya di I Love You, Miss!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Purnamanisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tertawan Senyuman

"Miss Dawai," panggil Miss Irene yang juga merupakan guru Bahasa Inggris.

"Ya? Ada apa, Miss?" tanya Dawai.

"Bisa minta tolong bantu saya buat ngisi kegiatan ekstra hari ini?" tanya Miss Irene.

"Eh?"

"Hari ini anak saya baru sakit," kata Miss Irene.

"Untuk materinya, Miss bisa pake buku ini. Atau kalau Miss ada sendiri boleh aja. Bebas kok. Yang penting anak-anak aktif ngomong aja," kata Miss Irene dengan nada tergesa-gesa sambil memberikan sebuah buku. Dawai menerima buku itu sambil bingung. Dia tak mungkin bisa menolak.

"Terimakasih, Miss," kata Miss Irene sebelum akhirnya berlalu, pulang. Dawai menatap punggung Miss Irene dengan tatapan iba.

"Berat ya jadi single parent," sebuah komentar mengagetkan Dawai. Bu Ina entah sejak kapan berdiri di samping Dawai.

"Eh?"

"Miss Dawai ngga tau sih. Kasian Miss Irene itu. Padahal orangtuanya udah meninggal. Miss Irene juga ngga punya saudara. Eeee, suaminya malah kepergok selingkuh. Tega banget ngga sih suaminya?" kata Bu Ina dengan nada berbisik. Dawai hanya manggut-manggut.

"Parahnya lagi, suaminya itu selingkuh sama sahabatnya Miss Irene. Itu juga sahabat kok ngga punya perasaan gitu. Udah tau sahabatnya cuma sebatang kara, malah ditusuk dari belakang," lanjut Bu Ina. Dawai benar-benar tak tahu, dibalik kecantikan dan keceriaan Miss Irene, tersimpan kisah kehidupan yang begitu pahit.

"Untung aja Miss Irene cerdas. Langsung diceraiin tuh suami bego," Bu Ina masih melanjutkan kekesalannya.

"Gimana ngga bego? Udah dapet isteri cantik, punya penghasilan sendiri, udah gitu anak tunggal. Bego kan tuh suami?" kata Bu Ina. Dawai hanya meringis kikuk, tak tahu harus bagaimana merespon Bu Ina.

"Miss Dawai, kalo cari suami diteliti dulu latar belakangnya. Trus kalo punya sahabat, jangan dibiarin akrab sama pacarnya, takutnya ditikung ntar," pesan Bu Ina pada Dawai.

"Ehe, iya Bu. Kebetulan sahabat saya cuma satu, itupun cowok," kata Dawai sambil meringis.

"Sahabat cowok? Wah, biasanya jadi tuh ke pelaminan," celetuk Bu Ina sambil terkekeh. Dawai ikut terkekeh kikuk.

Ponsel Dawai di atas meja bergetar. Dawai menoleh ke arah ponselnya. Disa.

"Permisi, Bu," kata Dawai sambil mengambil ponsel di mejanya lalu berlalu keluar ruang guru. Bu Ina pun kembali ke mejanya.

"Hei,"

"Eh, aku disuruh gantiin Miss Irene ngisi kegiatan ekstra nih, jadi pulangnya agak ntar," kata Dawai.

"Oh. Oke. Telepon aja kalo udah selesai," kata Disa santai.

"Nggak apa-apa? Kamu kelamaan nggak nunggunya?" tanya Dawai.

"Santai aja. Gue masih di tempat proyek," kata Disa.

"Oh ya udah. Kamu makan siang duluan aja," kata Dawai.

"Lo gimana?" tanya Disa.

"Jajan di kantin abis ini," kata Dawai.

"Okelah. Yang banyak!"

"Idih,"

"Ahahaha... Ya udah ntar telepon aja kalo udah selesai,"

"Iyaaaa,"

"Bye,"

"Bye,"

Dawai menatap layar ponselnya. Dia kemudian teringat kata-kata Bu Ina tadi. Dawai tersenyum. Namun, kemudian dia teringat kata-kata Disa tempo hari.

'Nggak. Nggak mungkin Disa suka aku,'

***

Dawai berjalan menuju kantin. Kantin sepi di jam pelajaran terakhir. Terlihat segelintir siswa yang tengah asyik ngobrol di kantin.

"Hello, Miss," sapa siswa-siswa cowok kelas XI-IPS 1. Dawai tersenyum.

"Kalian nggak di kelas?" tanya Dawai.

"Males, Miss," jawab Ryo.

"Heh! Mana boleh?" kata Dawai sambil tersenyum.

"Soalnya gurunya bukan Miss Dawai. Bosen kita," kata Randy. Dawai tersenyum sambil mengerutkan kedua alisnya.

"Pelajarannya apa?" tanya Dawai.

"Naaah... Ini... Pelajarannya tuh bikin gamon Miss," kata Ryo diikuti tawa semua yang ada di kantin.

"Kok bisa gamon?" tanya Dawai heran.

"Iya. Ngungkit-ngungkit masa lalu mulu, kan jadi gagal move on, Miss," jawab Dio, lagi-lagi semua tertawa.

"Mereka tuh kalo pelajaran sejarah, malah arisan di sini, Miss," kata Buk Kantin.

"Kok bisa?" tanya Dawai heran.

"Saya juga nggak tau. Aslinya mereka dihukum sama Bu Rara. Tuh, mereka bawa buku," jelas Buk Kantin.

Dawai melongok mencoba melihat isi meja kantin di hadapan murid-muridnya, lalu tersenyum.

"Miss Dawai mau makan?" tanya Buk Kantin.

"Eh, iya, Buk. Nasgor aja. Nggak pake kecap jangan pedes-pedes ya," kata Dawai. Buk Kantin mengangguk ramah.

"Minumnya es teh satu ya, Buk," kata Dawai.

"Dua, Buk," sahut suara di belakang Dawai. Dawai menoleh.

'Rendra!'

Dawai segera duduk di meja paling pojok. Rendra mengikutinya. Dawai mengerutkan alisnya.

"Saya nggak boleh duduk sini?" tanya Rendra melihat ekspresi Dawai yang terlihat terganggu.

"Silakan," kata Dawai berat hati. Rendra tersenyum simpul. Dawai mengerjapkan matanya.

'Barusan dia senyum?'

"Miss nggak pulang? Bukannya udah nggak ada jadwal ngajar?" tanya Rendra.

"Eh?"

'Dia tau jadwal ku?'

"Oh. Saya diminta Miss Irene gantiin ngisi kegiatan ekstra English nanti," kata Dawai sambil tersenyum. Rendra ikut tersenyum.

'Eh? Kenapa dia senyum lagi?'

"Saya boleh ikut ekstra?" tanya Rendra.

"Bukannya kamu kelas dua belas?"

"Nggak apa-apa kan? Lagi pula, saya pengen diajar sama Miss Dawai," kata Rendra sambil menopangkan tangan kanan ke pipi kanannya.

"Ini minumnya, Miss, Mas Rendra," kata Buk Kantin. Dawai mengangguk sambil tersenyum.

"Nasgornya sebentar ya," kata Buk Kantin.

"Oh, iya, Buk," kata Dawai.

"Nasgor? Mau juga, Buk," kata Rendra. Buk Kantin mengangguk ramah. Dawai mengerutkan kedua alisnya.

"Kenapa, Miss?" tanya Rendra.

"Nggak apa-apa," jawab Dawai lalu menyeruput es tehnya.

"Akhirnya, bisa ngobrol berdua sama Miss," kata Rendra, lalu menyeruput es teh juga. Dawai memutar bola matanya. Bingung.

"Miss Dawai udah berapa lama pacaran?" tanya Rendra tiba-tiba.

"Eh?"

"Masih nggak mau jawab?" tanya Rendra. Dawai bingung.

"Cowoknya Miss Dawai pasti seneng punya pacar kek Miss," kata Rendra. Dawai menaikkan satu alisnya.

"Kamu nggak ada pelajaran?" tanya Dawai mencoba mengalihkan topik pembicaraan.

"Ulangan," kata Rendra singkat.

"Ulangan? Kamu udah selesai?" tanya Dawai tak percaya. Rendra mengangguk sambil menyeruput esnya.

"Ulangan apa?" tanya Dawai penasaran.

"Fisika," jawab Rendra.

'Hah? Fisika?'

"Trus temen-temen kamu mana?" tanya Dawai merasa heran mengapa Rendra hanya sendirian.

"Yaaa masih pada ngerjain lah, Miss," kata Rendra santai. Dawai tak percaya dengan apa yang dia dengar.

"Ini, Miss, nasgornya," kata Buk Kantin.

"Eh, iya. Makasih, Buk," kata Dawai.

"Punya Mas Rendra sebentar lagi," kata Buk Kantin.

"Siap, Buk!" kata Rendra sambil membentuk sikap hormat.

"Jadi? Pertanyaan saya nggak dijawab, Miss?" tanya Rendra pada Dawai. Dawai yang sudah akan memasukkan sendok ke mulutnya, kembali meletakkan sendok ke piring.

"Saya berhak tidak menjawab pertanyaan yang bersifat pribadi kan?" kata Dawai. Rendra tersenyum.

Dawai, lagi-lagi, mengerjapkan matanya melihat senyuman Rendra. Bukan senyuman licik atau senyuman penuh makna yang biasa dia perlihatkan. Senyumannya kali ini berbeda.

'Dia... Bisa tersenyum seperti itu?'

***

1
Nur Halida
kok aku malah ngarepnya dawai ama si disa aja ya. .😄
Purnamanisa: yuuuk dukung pasangan impian kalian 🤭🤭
total 1 replies
falea sezi
disini peran utama siapa. Thor dawai sama Rendra kah
Purnamanisa: karena judulnya I Love You, Miss!!! udah pasti tokoh utamanya Dawai sama Rendra😊😊
total 1 replies
falea sezi
moga bagus ampe ending di sini belom keliatan ya hilal nya yg dawai suka siapa temen nya si berondong Rendra apa Ryan apa si pak guru adit/Scream/
falea sezi
aneh dateng2 gt dihh siapa elo rendra/Drowsy/
falea sezi
lanjut
Siti Nina
Syuka pake banget sama ceritanya thor 👍 Lanjut thor jgn lama" double up nya dong 🙏
Purnamanisa: terimakasih pengemangatnya 🙏🙏 cerita ini update dua hari sekali satu episode 🙏🙏 mungkin besok kalo Married by Accident? udah rampung bisa update dua atau tiga episode 😊😊 mohon bersabar 🙏🙏
total 1 replies
Siti Nina
Makin seru aja nih ceritanya 👍👍👍
Siti Nina
Oke ceritanya 👍👍👍
Purnamanisa: terimakasih kak 😊😊
total 1 replies
Hana Agustina
manis banget sihhhh..
Siti Nina
Thor bahasa inggris nya di terjemahin dong soal nya ga ngerti 😄
Purnamanisa: 😅😅 duuuh... maaf, author kelupaan 😅😅
total 1 replies
Siti Nina
Oke ceritanya thor 👍
Siti Nina
Mampir thor kaya nya seru
Hana Agustina
thor.. please up lagi yaa.. selesain ya cerita ini.. sy sangat mengapresiasi karya ini.. 🙏
Hana Agustina: ahhh terbaikkkkkk😍
total 2 replies
Hana Agustina
hhmmm.. sukaaaa 😍😍
Hana Agustina
gemes banget sm rendra.. gemes pen getok palanya.. 🤣
Hana Agustina
i give you my vote, my thumbs n also a rose... smp habis smp selesai ya thor.. ceritany menarik sekali n gereget.. 😍🙏
Purnamanisa: makasih kak... auto tambah semangat 😊😊
total 3 replies
senjaku
keren sih thooor..suka Hera deh cerita kalau bagus alurnya,tanda baca,bahasanya semua bagus kok sepiiii
semngaatt ya thorrr
Purnamanisa: tenggelam sama cerita yang judulnya mengandung klik bait kak 🤭🤭

btw, makasih sudah mampir😊😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!