NovelToon NovelToon
Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Anak Genius / Selingkuh / Duda
Popularitas:20.5k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Jika biasanya istri yang dikhianati suaminya, maka yang terjadi pada Rohan tidak demikian. Dia lah yang dikhianati oleh sang istri.

Pernikahan yang dibangun oleh cinta nyatanya tak selalu manis. Rohan harus menerima kenyataan pahit istrinya berselingkuh.
Perceraian pun tak terelakkan. Ia mendapatkan hak asuh putra putrinya yang baru berusia 5 dan 3 tahun.

Tak ingin berlarut dan mengingat sakit hatinya, Rohan menjual semua asetnya di kota dan berpindah ke desa.

Namun siapa sangka, di sana dia malah menjadi primadona.

"Om Dud, mau dibantuin nggak jemur bajunya? Selain jago dalam pekerjaan rumah, aku juga jago dalam hal lain lho."

Entah sejak kapan itu terjadi tapi yang jelas, gadis itu, gadis yang dijuluki Kembang Desa tersebut mulai mengusik kehidupan dan hati Rohan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BASI!! 19

"Sial, dimatiin gitu aja," umpat Ista kesal. Dia masih ingin bicara akan tetapi teryata Rohan sudah lebih dulu mematikan telepon tersebut.

Terang saja Ista merasa kesal. Selama ini Rohan tidak pernah bersikap dingin kepadanya. Tapi apa, sekarang Rohan dengan terang-terangan mengabaikannya.

Ya Ista merasa sangat kesal dengan sikap Rohan itu. Padahal masih banyak yang ingin dia tanyakan tentang anak-anaknya tetapi Rohan seolah sudah enggan bicara dengannya.

"Terus apa itu, dia pindah? Arghhh kenapa sih semuanya malah jadi ribet gini. Nggak Rohan nggak Dani, semuanya bikin ribet,"ucapannya kesal.

Entah wanita ini lupa atau memang dia tidak sadar diri. Tapi yang jelas dia sekarang sedang mencoba meluapkan rasa kesalnya kepada orang lain karena tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya.

Dani yang tak merespon pesan maupun panggilannya. Lalu Rohan yang bicara ketus dan terdengar acuh tak acuh. Ista jelas tidak sadar bahwa semua itu karena ulahnya sendiri.

"Terus kalau Rohan pindah ke luar kota, warung kopi punya dia gimana dong?"

Seketika Ista teringat dengan warung kopi milik mantan suaminya itu. Dia pun langsung bergegas untuk bersiap pergi ke sana. Rasa penasaran ingin tahu tentang tempat usaha milik Rohan membuatnya begitu tidak sabar.

Dengan penuh pertanyaan dan rasa penasaran, Ista mengemudikan mobilnya menuju ke warung kopi milik Rohan. Dia juga langsung masuk ke tempat itu setelah sampai di sana.

Semua pekerja yang juga mengenal Ista pun memberi salam, mempersilakan masuk dan juga duduk. Tapi Ista tidak ingin duduk dan memilik untuk tetap berdiri.

"Dimana Rohan?" tanya Ista tanpa basa-basi.

"Maaf Mbak, kami juga tidak tahu Mas Rohan ada di mana. Sekarang owner nya di sini juga sudah ganti,"jawab salah satu barista.

Mereka ingat sekali kejadian kemarin, dimana Gery menghajar seorang pria yang bernama Dani. Dan mereka juga mendengar dengan sangat jelas bahwa Dani adalah penyebab Rohan pergi.

Namun seperti kemarin, mereka tak harus tahu karena itu bukan lah urusan yang bisa mereka ikut campuri. Mereka hanya perlu bekerja, karena itu memang tugas mereka. Adapun masalah yang terjadi dengan atasan mereka, itu bukan ranah mereka.

"Apa kamu bilang, tempat ini bukan punya Rohan lagi? Jangan sembarangan kalian? Kalau bukan lagi punya Rohan terus punya siapa hah? Terus kalau udah berpindah tangan, kenapa nggak ngasih tahu aku!"

Suara Ista yang tidak percaya atas ucapan pekerja di situ lumayan keras. Suasana yang masih pagi sehingga belum banyak pengunjung membuat para karyawan sedikit lega.

Salah satu barista melihat ke sekeliling, hanya ada dua pelanggan saja yang sedang duduk di dalam dan itu pun mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Fyuuuuh

Mereka tampak menghembuskan nafas lega. Namun ketiga orang itu yakin bahwa ini tidak akan selesai dengan mudah.

Meski sudah sekitar empat tahun menjadi karyawan di sana, mereka sama sekali tidak mengetahui sifat asli dari Ista. Itu semua karena Ista sangat jarang datang ke warung kopi.

"Maaf Mbak, kamu tidak tahu mengapa Mas Rohan tidak bilang ke Mbak. Tapi yang jelas tempat ini sudah bukan lagi milik Mas Rohan. Mas Rohan sendiri yang memberitahu kami soal itu," ucap salah satu dari mereka yang bisa dibilang karyawan terlama. Dia menjelaskan dengan cukup hati-hati.

"Nggak, aku yakin ini bohong. Ini pasti cuma akal-akalan Rohan aja. Dan aku yakin dia juga nggak pindah ke luar kota. Dia bilang begitu pasti karena nggak ngebolehin aku ketemu sama anak-anak. Cepet kasih tahu, dimana dia sekarang!" sahut Ista dengan wajah yang mengeras. Tampak sekali kemarahan di sana.

Wanita itu ternyata semakin tidak percaya saat karyawannya menjelaskan. Bukan hanya itu, dia juga bertingkah layaknya pemilik dengan bejalan menuju ke ruangan yang difungsikan sebagai kantor oleh owner.

Terang saja karyawan yang disana langsung mengejar Ista dan menghalangi jalan.

"Maaf Mbak, hanya staf dan owner yang bisa masuk ke ruangan,"ucapnya.

"Cih, ini punya Rohan. Lalu kenapa aku nggak boleh. Dulu aku setiap kesini juga langsung masuk ke ruangan itu kok. Jadi minggir, jangan ngalangin!" pekik Ista.

Karyawan yang adalah laki-laki itu menjadi serba salah. Dia tidak bisa membiarkan Ista masuk ke ruangan itu begitu saja, tapi dia juga tidak bisa menyentuh tubuh Ista untuk menghalanginya.

"Ada apa ini ribut-ribut!"

Suara pria yang menggema seketika membuat para karyawan bernafas lega. Apalagi yang sekarang tengah berdiri di depan Ista.

"Akhirnya Bos datang juga,"ucapnya lirih penuh dengan kelegaan.

Mata Ista memicing mendengar ucapan karyawan itu. Bos, itu adalah panggilan yang diucapkan oleh seorang bawahan kepada atasannya. Berarti pria yang baru saja datang ke warung kopi itu adalah atasan di sana.

"Ger, kamu bos di sini? Maaf setahuku ini punya Rohan deh,"tanya Ista tanpa basa-basi lagi.

"Iya, aku bos nya. Dan ini bukan lagi punya Rohan tapi punya ku karena Rohan udah ngejual tempat ini ke aku. Jadi please jangan bikin keributan di tempat usaha orang lain,"jawab Gery tegas.

Degh!

Ista terkejut. Jika itu yang berbicara Gery maka bukanlah sebuah kebohongan. Wanita itu menjadi sedikit terhuyung tubuhnya mendengar bahwa warung kopi yang sudah dimiliki Rohan sejak lama kini sudah berpindah tangan.

"Kenapa Rohan ngejual tempat ini?" tanya Ista entah kepada siapa. Yang pasti bukan kepada Gery karena Ista tidak menatap Gery.

"Hak dia mau ngejual warkop ini. Kan ini punya dia bukan punya kamu. Jadi dia nggak harus ngasih tahu kamu. Lagian kamu juga ngapain ke sini?" Gery benar-benar tidak suka dengan Ista sekarang. Dia sangat jijik memandang wajah wanita itu setelah semua yang dilakukannya terhadap Rohan dan anak-anak.

"Aku mau tanya tentang Rohan. Katanya dia udah pindah ke luar kota. Ku pikir itu bohong, jadi aku ke sini," jawab Ista jujur. Dia memang mencari Rohan.

"Hahahaha!" Gery seketika tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Ista. Baginya itu sangat lucu. Sudah beberapa bulan tak pernah muncul, sekarang dia datang dan bertanya tentang keberadaan sang mantan.

"Buat apa? Buat apa kamu nanya keberadaan Roha? Duit abis ya? Aaah setelah kamu tahu tempat ini dijual, apa mungkin kamu bakalan minta bagian? Yah tu emang sifat kamu sih,"cibir Gery. Dia benar-benar terang-terangan mengutarakan kekesalannya.

"Jangan sembarangan kamu, Ger. Aku cuma pengen ketemu sama anak-anak aku aja. Aku kangen sama mereka. Makanya aku tanya apa bener dia pindah kota apa enggak!" sahut Ista marah atas tuduhan yang dilontarkan Gery.

"Basi tau, Ista. BASI!! Lo udah ngancurin hidup Rohan, Rishi dan Riesha. Dan sekarang lo bilang kangen? Kemana aja selama kalian proses cerai, kenapa nggak sekalipun nemuin anak-anak hah! Gila, lo beneran gila sumpah. Lo nggak pantes disebut sebagai ibu tahu nggak, Is!"

Degh!

Gery benar-benar meluapkan kemarahannya. Sebagai teman Rohan sejak lama, dia sangat marah dengan perlakuan wanita itu terhadap Rohan dan kedua anaknya.

TBC

1
Esther Lestari
cocok nih anak2 mau ketemu Ista kalau Bestari ikut.
Esther Lestari
Dani sudah sadar akan perbuatannya dan tahu bagaimana Ista, makanya dia datang ke Rohan untuk meminta maaf.
mustika ikha
nah ini nih baru seru pertemuan pertama antara masa lalu dan masa depan, siapakah yang menang dan apakah 2 bocil cuek bebek sm bundanya dan welcome sm ibunnya, eit masih ada apakah masalah antara ista dan rohan juga bakal bestari ketahui, semangaaaat 💪💪💪💪
marie_shitie💤💤
lagi rugi bgt KLO mpe balik m model wanita jalang seperti itu
marie_shitie💤💤
uuuuh Dani kirain si jalang
Nie
bagus anak2 biar bundamu yg sableng itu kepanasan kalo liat kalian bawa ibun baru
ElHi
🤣🤣🤣tuing tuing jadinyaa
GiZaNyA
wahhh kayaknya bakalan seru nihh nanti klo ketemuan antara Ista dan anak2nya... ada Bestari juga gitu lohh🤣🤣
Dew666
💥🪻
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
Dew666
Bagus Dani kasih tau rohan tentang ista biar rohan gak rujuk lagi sama ista
Dewi kunti
semangat mas duda
GiZaNyA
Ista seorang petualang soalnya sekarang... makanya kelakuannya out of the box...
meita
ceritanya bagus tdak berbelit,
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Attaya Zahro
Sama..Q juga gitu,meski habis minum kopi kalo dah rebahan ujung²nya juga merem 😅😅
mustika ikha
wah siapa tuh? dani kah ?
GiZaNyA
wahhh si Dani itu yang dateng...
Vie
tamu be like : "iya aku" 🤭🤭🤭🤭🤭
Vie
kayaknya kafein dalam kandungan kopi tidak berpengaruh pada rohan... 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!