NovelToon NovelToon
AL - IHSANIYYAH

AL - IHSANIYYAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Duniahiburan / Murid Genius / Idola sekolah / Mengubah Takdir
Popularitas:14
Nilai: 5
Nama Author: blue_era

Di Pesantren Al-Ihsaniyyah, cinta, ilmu, dan takdir keluarga Ihsani bersatu. Warisan Abah Muzzamil diuji, pilihan Inayah mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blue_era, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Doa di Sepertiga Malam dan Cinta yang Terungkap: Antara Kerinduan, Harapan

Pukul 02.30 dini hari sebelum subuh, Ning Hana bangun untuk melaksanakan sholat malam dan didalam doa Ning Hana, Ning Hana meminta agar ia mendapatkan jodoh yg bisa mengerti ia, perhatian, dan bisa menyayangi ia dan Gus Rasel mendengar semua doa doa istrinya karena barusaja melewati kamar Ning Hana.

- (Ning Hana bangun dengan khusyuk dan melaksanakan sholat malam. Dalam doanya, ia mencurahkan isi hatinya kepada Allah SWT.)

- Ning Hana (berdoa): "Ya Allah, hamba memohon kepada-Mu, berikanlah hamba jodoh yang terbaik. Seseorang yang bisa mengerti hamba, perhatian, dan bisa menyayangi hamba sepenuh hati."

Dan ternyata sudah 2 malam ini Ning Hana dalam berdoa ya Allah saya menyukai seseorang itu, hamba hanya bisa melanjutkan namanya di sepertiga malam hamba ya Allah, hamba lelah, hamba kangen ummah ya Allah dan jika engkau menakdirkan hamba untuk dirinya maka dekatkanlah hamba dg dirinya ya Allah, dan setelah mendengar doa itu Gus Rasel sempat berpikir Ning Hana menyukai seseorang sehingga melanjutkan doa doa untuk orang lain tetapi Gus Rasel terus mendengar doa yg dipanjatkan istrinya hingga istrinya menyebut nama seseorang dan ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. karena istrinya juga menyukai dirinya. ya Allah aku cuma mau dia, hanya dia ya Allah, dia Gus Rachelino Okta Bagus Firmansyah ya Allah, dan setelah mendengar doa yg dipanjatkan sang istri Gus Rasel salting sendiri dan akhirnya cintanya juga terbalaskan.

- (Gus Rasel yang baru saja melewati kamar Ning Hana mendengar semua doa-doa istrinya. Ia terkejut saat mendengar Ning Hana menyebut nama seseorang dalam doanya.)

- Ning Hana (berdoa): "Ya Allah, hamba menyukai seseorang... Hamba hanya bisa menyebut namanya di sepertiga malam hamba ini. Ya Allah, hamba lelah, hamba kangen Ummah... Jika Engkau menakdirkan hamba untuknya, maka dekatkanlah hamba dengannya. Ya Allah, aku cuma mau dia, hanya dia Ya Allah... Dia Gus Rachelino Okta Bagus Firmansyah Ya Allah..."

- (Gus Rasel terdiam. Ia merasa jantungnya berdegup kencang saat mendengar Ning Hana menyebut namanya dalam doanya. Ia tidak menyangka bahwa cintanya selama ini berbalas.)

- Gus Rasel (berbisik): "Ya Allah, Alhamdulillah... Ternyata cintaku tidak bertepuk sebelah tangan."

Setelah itu sholat shubuh dan aktivitas nya seperti biasa. dan saat sedang bersantai tiba tiba Ning Hana kedatangan 6 temannya yg dulunya kakak kelas nya dan ia juga alumni pondok disini, dan Ning Hana meminta mbak ndalem untuk menemani 6 kakak kelasnya itu karena Ning Hana mau memanggil akung,uti juga abinya di pondok putra dan sat sampai di pondok putri Ning Hana langsung mencari akung, uti juga abinya dan ternyata ia ketemu dgn Gus Rasel sehingga Gus Rasel yg mengantar Ning Hana bertemu uti, akung dan abinya.

- (Setelah sholat Subuh, Ning Hana dan Gus Rasel menjalankan aktivitas mereka seperti biasa. Saat sedang bersantai, tiba-tiba Ning Hana kedatangan enam temannya yang merupakan alumni pondok.)

- Ning Hana: "Mbak Ndalem, tolong temenin Mbak-Mbak ini dulu ya. Hana mau panggil Akung, Uti, sama Abi di ndalem tengah."

- (Ning Hana bergegas menuju ndalem tengah. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan Gus Rasel.)

- Ning Hana: "gus, Hana mau panggil Akung, Uti, sama Abi di ndalem tengah.gus bisa anterin Hana?"

- Gus Rasel (tersenyum): "nggeh, Ning saget."

Saat sudah bertemu, utinya menanyakan, nduk wonten nopo tanya uti. Niki uti, akung, Abi wonten tamu teng ndalem jawab Ning Hana. sinten nduk tnya Abi. Niki Abi, mbak" alumni jawab Ning Hana. oalah, mbk firda ta nduk tanya uti. nggeh uti, kalih rencang rencang e jawab Ning Hana. kok tambah mrene nduk, sampean, seharus e dikancani Yoo ucap uti. nggeh uti tapi mboten penak, Ten ndalem niku mbak Firda kalih mbak gendis, Laine niku jaler UTI wonten kak Ardi, kak tegar,kak vino kalih kak Vian jawab Ning Hana. yowes, ayo bah, Haikal, Rasel, nak ndalem ditemoni sek ajak uti. nggeh uti jawab Gus rasel

- (Saat bertemu dengan Akung, Uti, dan Abinya, Ning Hana menjelaskan kedatangan para alumni.)

- Uti (dengan nada penasaran): "Nduk, wonten nopo (Nak, ada apa)?"

- Ning Hana: "Niki Uti, Akung, Abi, wonten tamu teng ndalem (Ini Uti, Akung, Abi, ada tamu di ndalem)."

- Abi Haikal: "Sinten Nduk (Siapa, Nak)?"

- Ning Hana: "Niki Abi, Mbak-mbak alumni (Ini Abi, Mbak-mbak alumni)."

- Uti: "Oalah, Mbak Firda ta Nduk (Oalah, Mbak Firda ta, Nak)?"

- Ning Hana: "Nggeh Uti, kalih rencang-rencang e (Iya Uti, dengan teman-temannya)."

- Uti (dengan nada khawatir): "Kok tambah mrene Nduk, sampean, seharuse dikancani Yoo (Kok tambah kesini Nak, kamu, seharusnya ditemani Yoo)."

- Ning Hana: "Nggeh Uti tapi mboten penak, Ten ndalem niku Mbak Firda kalih Mbak Gendis, laine niku jaler Uti, wonten Kak Ardi, Kak Tegar, Kak Vino kalih Kak Vian (Iya Uti, tapi tidak enak, Di ndalem itu Mbak Firda dengan Mbak Gendis, lainnya itu laki-laki Uti, ada Kak Ardi, Kak Tegar, Kak Vino dengan Kak Vian)."

- Uti (dengan nada tegas): "Yowes, ayo Bah, Haikal, Rasel, nak ndalem ditemoni sek ajak Uti (Ya sudah, ayo Bah, Haikal, Rasel, ke ndalem ditemui dulu ajak Uti)."

- Gus Rasel: "Nggeh Uti (Iya Uti).

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!