NovelToon NovelToon
New Mama Untuk Alesha

New Mama Untuk Alesha

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kumi Kimut

Olivia Caroline adalah seorang wanita matang dengan latar belakang kedua orang tua broken home. Meski memiliki segalanya, hatinya sangat kosong. Pertemuan dengan seorang gadis kecil di halte bis, membuatnya mengerti arti kejujuran dan kasih sayang.

"Bibi, mau kah kamu jadi Mamaku?"

"Ha? Tidak mungkin, sayang. Bibi akan menikah dengan pacar Bibi. Dimana rumahmu? Bibi akan bantu antarkan."

"Aku tidak mau pulang sebelum Bibi mau menikah dengan Papaku!"

Bagaimana kisah ini berlanjut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kumi Kimut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

Wanita itu berjalan cepat mendekati Aarav dan Olive, seorang yang tak lain adalah Santi.

"Pak Aarav, ngapain di sini? Kok gak bilang kalau mau mampir?" tanya Santi sok akrab dengan bosnya.

"Santi?" Aarav yang gak nyangka ketemu sama Santi di TK-nya Alesia.

"Owalah, bapak lupa ya? Bukannya selama ini yang bertanggung jawab menjemput Alesia, aku ya?" Ujar Santi.

"Aku gak pernah nyuruh kamu, San."

"Wah bapak bisa lupa gitu kah?"

"Santi, jangan melewati batasanmu!" Gertak Aarav.

"Haha bapak gak akan bisa mengelak kalau aku kasih video ini," jawab Santi yang membuka ponselnya lantas memperlihatkan video tidak senonoh dirinya dan Aarav.

Olive seketika hancur, dia menutup mulutnya dan berlari meninggalkan Aarav.

"Olive! Tunggu!" Teriak Aarav. Dia masih diam ditempat karena gak bakalan bisa kemana-kemana selain tetap disana untuk menjemput Alesia.

"Haha, bagus dia pergi Pak Aarav. Kita bisa berduaan di sini!" Ujar Santi dengan senyum smriknya.

"Jangan harap kamu bisa melakukannya sama saya! Saya tahu kamu licik!"

"Buktikan saja kalau saya licik, nikmatilah kebodohanmu pak Aarav!"

"Aku pecat kamu Santi!"

"Memang aku udah risen kok. Sekarang aku kerja sama Pak Mario!"

"Dasar dua orang kurang ajar! Kamu bekerja sama dengan Mario untuk menjebak saya begitu?"

"Ya cari saja buktinya, kalau ada, bapak bisa bilang aku menjebak. Dah lah, malas berurusan dengan pria bodoh seperti mu!"

Santi tanpa bersalah, beranjak dari sana tanpa memikirkan dampak apa yang sudah ditimbulkan karena fitnahnya.

Saat Aarav kebingungan, sang putri keluar dari kelasnya." Papa," panggil Alesia.

"Ya sayang," jawab Aarav berusaha untuk tetap tersenyum dihadapan putrinya.

Dia mengendong sang putri." Nak, kamu pulang sama sopir dulu ya? Papa mau cari Bibi."

"Emangnya bibi hilang?"

"Iya."

"Oke deh gpp, aku tunggu di sini bareng bu guru."

"Gak, papa akan tunggu sampai sopir datang."

Aarav menelepon sopir, dia pun menghubungi Peter untuk tahu lebih lanjut soal Olive.

"Pete, dimana kakakmu?"

"Bukannya sama bapak ya?"

"Dia pergi, ada kesalahpahaman. Aku akan mencarinya, kalau kakakmu pulang ke rumah, kabari aku."

"Oke Pak."

**

Di sebuah taman kota ...

Olive berlari sampai ke taman kota yang letaknya tak jauh dari TK-nya Alesia. Dia menangis dikursi dengan air mata berlinang.

"Kenapa bisa seperti ini? Aku tidak ingin mengulang masa lalu yang menyebalkan. Tapi kenapa harus pak Aarav. Disaat aku benar-benar cinta sama dia... Kenapa ...."

"Liv? Kamu ngapain di sini?" Tanya seorang pria yang tak asing baginya. Olive menoleh." Mario?"

"Ya, aku Mario. Kamu lagi apa di sini?" Jawab Mario dengan penampilan lebih segar.

Mario duduk disamping Olive, tapi wanita itu tidak nyaman sama sekali." Kita udah gak ada hubungan. Jangan dekat-dekat!"

"Haha, kenapa sih sayang? Aku tahu kamu masih sayang sama aku. Jangan jual mahal." Mario yang lebih ganas dari sebelumnya membuat Olive ilfil. Dia lantas mendorong tubuh mario, hanya saja mario belum menyerah. Dia akan memeluk tubuh Olive lagi." Aku harap kamu bisa balikan sama aku!"

"Tidak akan pernah! Kamu bukan cowok baik untuk Olive!"

Suara Aarav menggema dengan luar biasa, dia bahkan datang dan menyeret tubuh Mario. "Aarav," ucap Olive lirih. Dia tak menyangka kalau Aarav akan mengikutinya sampai ke taman kota.

"Pergilah! Akan aku habisi pria ini!"

Olive mendengarkan Aarav, kini hanya sang bos dan mantan kekasihnya di taman kota.

"Haha kamu kira, kamu sudah menang? Kalau skandalmu dengan karyawanmu itu terungkap, saham perusahaanmu akan turun. Kamu akan bangkrut!"

"Cih, jadi ini semua ulahmu? Kamu sudah mengakuinya!"

"Haha anggap saja seperti itu. Tapi kamu gak akan bisa mendapatkan buktinya. Yang ada kamu akan mendapatkan balasan karena sudah merebut Olive dariku!"

Bugh!

Bugh!

Bugh!

Aarav tanpa ampun menghajar seorang Mario. Dia kesal karena orang yang dicintainya justru dijadikan alat balas dendam.

"Aku tahu kamu benci sama aku, tapi jangan permalukan Olive!"

"Haha sok peduli! Kamu hanya ingin Olive menjaga anakmu kan? Naif banget. Padahal Olive bisa menjadi seorang wanita karir tapi kamu sudah mengubur mimpinya untuk keegoissanmu!"

"Tutup mulutmu b4ngs4d!"

Buhg!

Bugh!

Aarav terpancing emosi, tiba-tiba pihak kepolisian datang.

Aarav kaget bukan main." Apa ini bagian dari rencanamu untuk menjebakku?"

"Haha tentu saja, Pak bawa dia ke penjara! Dia memukuli saya tanpa alasan yang jelas!"

Pihak kepolisian lantas membawa Aarav masuk ke dalam mobil polisi. Dia pasrah.

"Haha Olive, aku datang!" Ucap mario seraya beranjak dari posisinya.

**

Di kantor polisi ...

Aarav masuk ke dalam ruang penyelidikan, disana sang sahabat Roni namanya. Roni sampai kaget, mau nanya apa sama Aarav karena Roni tahu pria ini tak mungkin menghajar orang tanpa alasan.

"Rav, ngapain sih di sini? Bikin pusing aku aja!" Ucap Roni seraya mengacak rambutnya.

"Aku juga gak tahu. Ada pria sialan yang memfitnahku terus menerus, namanya Mario."

"Astaga, mario? Bukannya dia yang sedang menguasai pasar global dalam setengah tahun terakhir? Dia orang berpengaruh."

"Cihm orang sialan macam dia bisa apa? Kamu bantu aku cari info soal dia. Kamu anggap aku bersalah aja, paling hukumannya cuma 2 tahun."

"Yang bener aja woy! Anakmu gimana? Alesia akan sedih kalau tahu kamu masuk penjara."

"Dia bukan anak cengeng, dia tahu mana yang baik dan buruk."

"Rav, aku harus adil. Aku akan mengintrogasimu."

*

*

Satu jam berlalu ...

Aarav keluar dari ruang penyelidikan. Dia dimasukkan ke dalam penjara oleh Roni." Rav, kamu tenang saja. Dalam 1x24 jam kamu bakal keluar dari tempat ini."

"Iya, terserah kamu. Tapi bantu aku cari bukti kejahatan Mario."

"Siap!"

"Ron, bawa ponselku, berikan pada Olive."

"Olive itu siapa?"

"Calon mama untuk anakku."

"Cie kamu udah dapat pengganti Rachel?"

"Ya sepertinya begitu. Cepatlah pergi, aku mau istirahat dulu."

"Oke."

*

*

Di rumah Olive ...

Olive baru saja sampai di rumah. Dia menangis." Peter, tolong kamu ke kantor polisi. Selamatkan Aarav!"

"Kenapa pak bos? Dia masuk penjara?" Tanya Peter yang masih kebingungan dengan perkataan sang kakak.

"Mario memfitnah mbak dan pak bos. Dia jahat banget sekarang, hiks bantu pak Aarav Peter! Kasihan Alesia."

Tangis Olive menjadi. Dia tidak tahu harus bagaimana lagi selain meminta tolong sama adiknya.

Drrt ... Drttt ...

Ponsel Olive berdering. Disana ada nama Aarav. Tanpa basa-basi, Olive langsung menjawab panggilan telepon itu.

"Aarav! Kamu baik-baik saja kan?"

"Maaf, aku Roni. Pihak penyelidik kepolisian sekaligus sahabat Aarav. Bisakah kita bertemu nona Olive?"

"Bisa pak, katakan dimana tempatnya!"

***

Bersambung ...

1
Elisabeth Ratna Susanti
like plus subscribe 🥰 salam kenal 🙏
kalea rizuky
berarti santi ma Arab bneran kah tidur bareng
Eva Karmita
lanjut thoooorr 🔥💪🥰
Eva Karmita
semangat Olive jangan menangisi mantan tapi tataplah masa depan 💪😍😍😍😍
Eva Karmita
peluk Olive sabar ya mungkin Mario bukan jodoh mu 🤗🤗🤗
Eva Karmita
lanjut thoooorr 🔥💪🥰
Eva Karmita
💓
Eva Karmita
mampir otor 🙏😊
KumiKimut: siap kak makasih ya, semoga suka/Kiss/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!