NovelToon NovelToon
Biarkan Aku Menyerah

Biarkan Aku Menyerah

Status: tamat
Genre:Poligami / Romansa / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pasha Ayu

Dalam rumah tangga, CINTA saja tidak cukup, ... Masih diperlukan kesetiaan untuk membangun kokoh sebuah BIDUK.

Namun, tak dipungkiri TAKDIR ikut andil untuk segala alur yang tercipta di kehidupan FANA.

Seperti, Fasha misalnya; dia menjadi yang KEDUA tanpa adanya sebuah RENCANA. Dia menjadi yang KEDUA, walau suaminya amat sangat MENCINTAI dirinya. Dia menjadi yang KEDUA, meski statusnya ISTRI PERTAMA.

Satu tahun menikah, bukannya menimang bayi mungil hasil dari buah cinta. Fasha justru dihadapkan kepada pernikahan kedua suaminya.

Sebuah kondisi memaksa Samsul Bakhrie untuk menikah lagi. Azahra Khairunnisa adalah wanita titipan kakak Bakhrie yang telah wafat.

Tepatnya sebelum meninggal, almarhum Manaf memberikan wasiat agar Bakhrie menikahi kekasihnya yang telah hamil.

Wasiat terakhir almarhum Manaf, akhirnya disetujui oleh Bakhrie dan keluarganya tanpa melihat ada hati yang remuk menjadi ribuan keping.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAM DELAPAN BELAS

"SEMUA INI KARENA MU, GANTARA!"

Inginnya mencengkeram kerah Gantara yang membuat Bachrie cemburu dan menciptakan semua celah ini. Tapi, tubuhnya yang lunglai tak lebih mampu menghalau dorongan lelaki itu.

Fatima berteriak. Hari ini, dia menyaksikan bagaimana putranya dihakimi berkali- kali setelah beberapa bulan menduakan Fasha.

Di atas lantai basement, Bachrie dalam kondisi yang tidak baik sama sekali, Bachrie tergelak renyah, antara menangis dan menertawakan kesialannya sendiri.

Disiram bahan bakar tidak lebih sakit dari pada dipisahkan dari Fasha. Kemarin, saat Fasha pulang ke Indonesia, dia masih bisa tenang- tenangan karena dia tahu, Fasha akan kembali padanya.

Namun hari ini, rasanya harapannya bisa kembali melihat Fasha telah dipupuskan sebab Fasha, mungkin takkan pernah lagi dijumpainya setelah permasalahan ini diketahui keluarga posesif, Fasha.

"Kenapa kau membuat kami bertengkar sehebat ini, hah!!" Bachrie berteriak serampangan, pikirnya entah ke mana, tapi, lagi- lagi tangisnya dikeluarkan.

"Aku sempat merelakan namanya hilang dari waktu- waktu sepertiga malam ku, ... Dan kau tahu itu kenapa, hm?" Mata Gantara berkaca- kaca saat mengatakannya.

"Karena aku tahu, dia sangat mencintai mu. Tapi jangan salahkan takdir, kalau setelah ini, aku tidak mundur untuk menyebut namanya kembali di sepertiga malam ku."

"Dia milikku, GANTARA!" Gantara masuk ke dalam mobil bersama Izzul setelah berhasil membuat Bachrie mengumpat.

Dosen yang juga montir handal itu diundang ke acara syukuran kehamilan Fasha, tentu saja karena dia masih mengajar di kampus Millers corpora.

Yah, setelah sekian lama tak menampakkan diri di kegiatan yang berhubungan dengan Fasha, malam ini Gantara dibuat khilaf untuk ikut campur urusan pribadi Fasha.

Sekuat hati Gantara menolak pergi ke tempat ini, tapi pada akhirnya mantap untuk datang karena otaknya terus memikirkan kata- kata keceplosan Fasha di Rumah Sakit waktu itu.

Rupanya, kedatangan Gantara di sini hanya untuk menyaksikan bagaimana wanita kesayangannya diperlakukan tidak baik oleh Bachrie.

Dulu di Al-Azhar, Bachrie dan Gantara sempat satu fakultas walau berbeda angkatan lebih dulu Bachrie yang usianya terpaut dua tahun lebih tua dari Gantara.

Mereka sama- sama cerdas. Bedanya, Bachrie didukung uang- uang orang tua, sementara Gantara hanya mengandalkan beasiswa yang disiapkan Millers corpora.

Sebagaimana gantinya, Gantara harus mengajar di salah satu sekolah atau bahkan kampus yang disediakan Millers corpora.

Setiap kali ada libur kuliah, Gantara pulang ke Indonesia, menggantikan ayahnya sebagai sopir Fasha. Dari sanalah benih- benih cintanya tumbuh untuk sang Nona muda.

Sayang seribu sayang, dia hanyalah pungguk yang merindukan rembulan. Yah, rembulan yang terjatuh karena sang langit menyia- nyiakan keindahan dan kemurniannya.

"BRENGSEK!!" Bachrie meneriaki mobil Gantara yang berlalu darinya. Sementara Fatima dan Jatmiko segera membujuknya untuk masuk ke dalam mobil miliknya.

Azahra tak bisa berkata- kata. Ternyata sebegitu dicintainya seorang Fasha yang bahkan tidak bisa berinovasi soal ranjang.

Yah, Azahra pernah bertanya iseng saat Bachrie memuji service pertamanya. Soal, apakah Kak Fasha pernah melakukan hal yang dia lakukan kala itu pada Bachrie, dan Bachrie menggelengkan kepalanya.

Rasanya tak pantas, wanita yang hanya modal cantik ditangisi sedemikian hebohnya. Wanita yang tak memiliki keunggulan apa pun, entah itu di dapur atau di kasur.

"Kita perlu istirahat, Bachrie." Sudjatmiko mengusap punggung bungsunya yang telah lunglai, putra pewaris yang akhirnya hanya tinggal satu satunya setelah Manaf wafat.

"Fasha istriku, Abah," rengek Bachrie. "Fasha belahan jiwa ku, Bah."

Jatmiko mengangguk pelan. "Semua sedang kacau. Nanti setelah cukup terkondisi. Kita bicara baik- baik lagi dengan keluarga King."

...][∆°°°°^°°∆°°^°°°°∆][...

Dua hari kemudian.

     Yang ditakutkan oleh Fasha terjadi, yaitu tidak adanya kesempatan Bachrie untuk memilih tawarannya lagi. Bachrie dan Fasha akan dipastikan berpisah setelah ini.

Sebelumnya, Fasha sempat menunda waktu memberitahu keluarganya. Karena, masih ada setitik harap baginya agar Bachrie mau memilih dirinya dan melepaskan Azahra.

Namun, sampai di akhir, Bachrie masih tetap kekeuh bahwa Azahra adalah tanggung jawabnya. Yah, Fasha akui, Bachrie sedang bertanggung jawab terhadap wanita yang dinikahinya.

Karena bagaimana pun, Azahra sudah istri sah suaminya. Azahra boleh mendapatkan hak atas Bachrie, tapi masalahnya, ada pada diri Fasha yang tak pernah mampu diduakan.

Andai Bachrie bisa adil, Fasha bahkan sudah ikhlas dimadu. Nyatanya, semenjak menikah lagi Bachrie tak pandai membagi waktu dan tanggung jawabnya.

Entah kapan terakhir kali Bachrie mengajak dirinya nonton film bersama. Bahkan hanya sekedar mengajaknya makan malam di luar saja, Bachrie tak pernah melakukannya.

Sudah dikatakan, cinta saja tidak cukup untuk membangun sebuah biduk. Masih diperlukan kesetiaan dan bahan lainnya.

Di kediaman keluarga King Miller yang sudah lebih diperketat penjagaannya, Fasha dan kandungannya dirawat oleh dokter pribadi.

Syukurlah, meski sempat keram dan tidak keruan sakitnya. Bayi yang ada di dalam perut Fasha masih bisa bertahan sampai detik ini.

"Kamu tidak sendiri, Sayang. Kamu punya Mimi untuk cerita."

Meski Aisha sempat kesal karena kebungkaman Fasha, sekarang Aisha telah berdamai dengan keadaan ini.

Biar bagaimana pun, Fasha masih perlu dukungan seorang ibu setelah kemarin sang ayah hanya bisa menyelesaikan masalah dengan luapan amarah.

"Acha masih sangat mencintainya. Bahkan sulit diakhiri meskipun sudah berulang kali, Mas Bachrie menyakiti Acha, Mi."

Fasha dan air mata seolah sudah menjadi sahabat karib, kini. Terlalu mudah untuk tumpah dan merayapi pipinya.

"Sulit memang, tapi kalau kamu sendiri tidak pernah ikhlas dengan poligami ini, untuk apa kamu lanjutkan?" kata Aisha.

Fasha menghela napas. "Apa Acha terlalu egois? Apa ini akhir yang terjadi kalau Acha mencintai manusia lebih dari Tuhan Acha?"

"Ssstt..." Aisha paham kegelisahan Fasha, tapi bukan seperti itu yang Aisha tangkap dari duduk masalah yang terjadi. "Tidak begitu."

"Banyak kan wanita yang bisa dipoligami, Mi? Mereka hidup dengan damai bersama istri- istri muda suaminya. Lalu, kenapa Acha harus merasakan cemburu yang amat sakit sekali? Acha terlalu sulit untuk menormalisasi semua tanggung jawab, Mas Bachrie ke Azahra."

"Itu manusiawi." Aisha mengusap pucuk kepala putrinya. "Naluriah."

"Acha terlalu membosankan. Andai Acha tidak terlalu monoton, mungkin tidak akan pernah terbesit dalam pikiran, Mas Bachrie untuk menerima peranan wanita lain."

Aisha terenyuh mendengarnya.

"Acha terlalu nggak tahu apa- apa, makanya, Mas Bachrie terlena buat mencari hal baru yang nggak pernah Acha berikan."

"Jangan selalu menyalahkan dirimu," ucap Aisha kembali.

"Acha percaya kata cintanya tulus. Tapi, Acha nggak yakin kalau Acha mampu menciptakan surga untuk, Mas Bachrie sampai akhir. Dia juga perlu wanita multitalenta seperti Azahra."

Aisha masih melihat harapan kembali yang begitu besar dari kalimat putrinya. Tapi, Aisha lebih yakin, jika suaminya takkan pernah mengizinkan Fasha kembali pada Bachrie.

"Acha pasti bisa melewati ini semua." Sebagai seorang ibu, tak ada yang bisa Aisha lakukan selain menyemangati putrinya.

"Demi kebahagiaannya. Sekarang, Acha harus merelakan nama, Mas Bachrie hilang dari waktu- waktu sepertiga malam Acha."

1
WHATEA SALA
Saya parnah di komeni penulis seperti author bilang,ya kaget aja...padahal komen ku gak membahas author nya "bikin cerita kok gini" cuma kesel sama si peran dalan ceritanya" ...ya sudah aku bilang"klu gak boleh komen ya maaf"gitu aja sih😁😁
WHATEA SALA
Azara sudah terbongkar kedoknya,mungkinkah fasha mau kembali pada bakrie..?? berharap sih enggak
WHATEA SALA
Klu masih cinta kenapa pulang ke indonesia,pake marah nangis kecewa..di nikmati aja apa yang terjadi meskipun sakit yang penting kan cinta..cinta...cinta,makan tu cinta klu sudah sampai muntah2 masih bilang masih cinta kah....!!??
WHATEA SALA
Syukurin kena tuduh...sudah suami di ambil orang e sok2an peduli sama anak nya,tinggal panggil emaknya kasih tau anak nya nangis
WHATEA SALA
Sombong amat anak nya miller tapi sombong mu gak ada guna karna suamimu nikah lagi....masih mau bertahan..??
WHATEA SALA
Preettt....mulai agama jadi sasaran
WHATEA SALA
oalah....fasha plus mu tambah😩😩
WHATEA SALA
Pergi aja fasha...kesannya kok seperti rebutan minta di kelon,pada kurang kerjaan,uuuphs...maaf cuma komen
WHATEA SALA
Andai bakrie dapat wasiat untuk terjun dari gedung mencakar langit kira kira mau gak ya...? ya jelas gak maulah karna tidak menguntungkan dan ada orang tercinta yang akan menangisin nya tapi wasiat ini sangat menguntungkannya walau ada hati tersakiti.keren ya laki laki macam ini
Eli Elieboy Eboy
𝑏𝑖𝑎𝑟 𝑔𝑎𝑘 𝑗𝑑 𝑑𝑢𝑑𝑎 𝑛𝑔𝑒𝑛𝑒𝑠 𝑙𝑜🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑒𝑟𝑒𝑛 𝑔𝑎𝑘 𝑡𝑢ℎ 𝑠𝑚𝑢𝑎 𝑏𝑎𝑙𝑎𝑠𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑡𝑎2 𝑑𝑟 𝑔𝑎𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑖𝑡𝑢 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑢𝑔𝑎𝑙2𝑎𝑛 𝑡𝑝 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑒𝑔𝑜𝑖𝑠 𝑦𝑔 𝑔𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑢 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖 𝑑𝑖 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑎 𝑙𝑎𝑖𝑛 😡😡😡
Eli Elieboy Eboy
🤣🤣🤣 𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑔𝑖𝑔𝑖𝑙
Retno aja
bener nabeel jangan sama ayana
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑤 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑖𝑡𝑢 𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑘𝑒𝑏𝑜𝑠𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑚𝑢 𝑦𝑔 𝑘𝑤 𝑢𝑐𝑎𝑝 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒 𝑎𝑐ℎ𝑎.... 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑚𝑎𝑚𝑝𝑜𝑠 𝑘𝑤 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒
Sari Nilam
Bahrie...ampun deh gamon ...
fasha udah bahagia ngapain masih ngarepin sesuatu yang sudah kamu buang dan abaikan. Gimana rasaya...nano nanokan
Mama lilik Lilik
ceritanya bagus banget suka, terimakasih KK author semoga sukses selalu buat karya yg menarik lagi, terimakasih banyak🙏
Sari Nilam
bachrie laki2 gak punya urat malu sama dengan umminya yang angkuh.
acha sudahlah untuk apa masih peduli sana manfan syami dan mertua jahat
Sari Nilam
mantap cha...hiduplah bahagia dengan anakmu yang sempat diragukan oleh suami bodohmu itu. Biarkan bachrie menyesal seumur hidupnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!