NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Kinan

Takdir Cinta Kinan

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Selingkuh / Mengubah Takdir / Masalah Pertumbuhan / Chicklit / Tamat
Popularitas:561.2k
Nilai: 5
Nama Author: Titin Supriatin

follow igku @zariya_zaya

Bagaimana perasaanmu jika melihat calon suamimu berada di dalam kamar hotel dengan wanita lain dimalam pernikahanmu? Pasti nyesek senyesek-nyeseknya.

Itulah yang terjadi pada Kinan. Wanita malam itu dikhianati oleh calon suaminya sendiri dimalam sebelum acara pernikahan berlangsung. Alih-alih menadapat simpati karena tersakiti, Kinan malah di caci dan di cemooh karena bertubuh gendut dan berwajah pas-pasan.

Banyak hal yang tejadi dan Kinan hampir bunuh diri, tapi seorang pemuda desa menyelamatkannya dan membantu mengatasi maslahnya. Kinan mulai menjalani program pengurusan berat Badan dengan pemuda desa bernama Pram. Ia ingin membuktikan pada mantan yang mengkhianatinya, si Andra, kalau Kinan juga bisa berubah jadi cantik seperti wanita lainnya.

Apakah Kinan berhasil? Simak kisah Kinan dan ikuti terus ceritanya.

Seperti apa kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin Supriatin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 19 Gaun

Terlepas dari siapapun sosok seorang Pram sesungguhnya, bagi Kinan, Pram adalah orang baik. Bahkan paling terbaik dari semua pria yang pernah Kinan kenal. Meski pemuda desa itu sangat misterius dan terlihat sedikit mencurigakan, tak masalah bagi Kinan karena selama ini Pram tak pernah bersikap buruk pada ibunya dan sangat sopan padanya. Hanya saja, Pram bisa jadi pemaksa dan sangat kejam kalau menyangkut soal program pengurusan badan.

Diluar itu, Pram pemuda desa yang bersahaja apa adanya. Namun, Kinan tidak akan ikut campur ataupun bertanya soal jati diri Pram kalau bukan pria itu sendiri yang memberitahunya tentang siapa laki-laki itu sebenarnya.

Penjaga toko datang sambil membawa beberapa gaun terbaik di butik ini. Sekali lihat, Kinan langsung tahu kalau ukuran baju itu jelas tak muat untuknya.

"Mbak, ini nggak salah? Apa nggak ada model gaun yang lebih besar dari ini agar pas di tubuh saya," ujar Kinan merasa tersinggung.

"Menurut saya, ini ukuran yang cocok untuk Mbaknya, coba saja kalau tidak percaya," terang penjaga butik itu. Ia agak bingung juga dengan Kinan. Masa sama ukuran tubuhnya sendiri aja nggak tahu.

Hal itu wajar sih, penjaga butik ini tidak tahu kalau awalnya tubuh Kinan sangat besar, namun setelah menjalani program diet ketat dan keras, serta meminum suplemen pelangsing yang diberikan Pram. Kini, tubuh Kinan sudah hampir mendekati ideal, hanya saja Kinan masih belum sadar kalau bentuk tubuhnya sudah berubah drastis. Makanya gadis itu kaget saat melihat penjaga butik menyodorkan gaun yang lebih kecil dari ukuran baju Kinan sebelumnya.

"Kau coba saja," ujar Pram yang langsung tersenyum simpul melihat ekspresi terkejut Kinan.

Selama program diet berlangsung, Pram sengaja meminta ibu Kinan untuk menyembunyikan semua cermin dirumahnya dan hanya menyediakan cermin kaca bedak untuk bersolek. Hal itu Pram lakukan agar Kinan tidak terpacu pada perubahan bentuk tubuhnya, melainkan fokus pada proses penurunan berat badannya. Kinan sendiri juga tak ingin melihat bentuk tubuhnya di cermin daripada dia stres setelah puluhan kali gagal melakukan diet. Alhasil, Kinan tidak sadar kalau tubuhnya kini sudah banyak berubah dari pertama kali Pram bertemu Kinan.

Satu hal lagi cara jitu yang dilakukan Pram untuk membangkitkan semangat Kinan saat mereka melakukan joging bersama. Pram sengaja mencetak foto Andra dan mengubahnya menjadi sebuah topeng sederhana lalu ia pakai saat joging untuk memotivasi Kinan. Emosi kemarahan Kinan langsung meningkat pesat saat Pram memakai topeng Andra. Lari Kinan lebih kencang saat mengejar Pram seolah ia ingin menghajar Andra.

Dari situlah Kinan mulai menguasai teknik larinya dengan cepat. Pram juga memakai topeng Riri saat membantu Kinan sit up sehingga gadis itu terpacu untuk terus bersemangat menyelesaikan aturan diet dari Pram. Pada akhirnya, Kinan jadi terbiasa sit up ratusan kali setiap hari. Semua itu adalah latihan ekslusif dari Pram untuk memicu semangat api Kinan.

Setiap usaha selalu membuahkan hasil dan Kinan mulai memetik hasil dari kerja keras yang ia lakukan selama ini. Setiap gaun yang dikenakan Kinan selalu pas menempel ditubuhnya tanpa perlu khawatir kekecilan. Tentu saja Kinan tidak percaya, tapi ini benar-benar nyata. Kinan berhasil menurunkan berat badannya.

Benar-benar sebuah keajaiban yang luar biasa. Betapa senang dan gembiranya hati Kinan melihat perubahan tubuhnya dan tanpa sadar, gadis itu memeluk tubuh Pram lalu mengajaknya menari bersama hingga berjingkrak-jingkrak ria.

"Ehem." si mbak penjaga toko berdeham karena dirinya merasa tidak nyaman dengan aksi Kinan yang loncat-loncat kegirangan seperti anak kecil apalagi ia masih mengenakan baju yang belum resmi dibeli.

Sontak Kinan melepas pelukannya pada Pram dan jadi salting sendiri. "Maaf," ujarnya lirih.

"Tidak apa-apa, aku senang karena akhirnya kau berhasil," ujar Pram tersenyum manis.

"Bukan minta maaf padamu, tapi sama mbaknya yang ada dibelakangmu," terang Kinan dan sekarang ganti giliran Pram yang salting.

"Oh." Pram menoleh pada mbak penjaga butik dan memang si mbaknya sedang memasang wajah aneh melihat Kinan dan Pram. "Kau suka gaun ini? Atau kau mau coba yang lain?" tanya Pram pada Kinan untuk mengalihkan pembicaraan.

"Tidak, aku suka gaun ini. Bagus sekali, aaah ... rasanya aku ingin sekali berteriak. Aku sudah tak gendut lagi, baju ini pas banget untukku. Percaya nggak sih? Ini terlalu cepat bagiku menguruskan badan, tapi baju ini sungguh pas! Aduh, aku serasa mimpi saja." Kinan memerhatikan gaun dan bentuk tubuhnya sendiri.

Berkali-kali, Kinan bercermin berharap kalau ini bukan mimpi. Dan memang bukan, ini nyata, Kinan berhasil menurunkan berat tubuhnya dalam waktu singkat sesingkat-singkatnya meskipun belum sepenuhnya ideal. Bahkan perutnya yang buncit sudah tak terlalu menonjol lagi seperti sebelumnya. Awal diet yang bagus untuk Kinan.

"Berapa harga gaunnya mbak?" tanya Pram pada penjaga butik itu karena Pram siap membayar.

"Dua juta tiga ratus ribu Tuan," jawab sang penjaga.

Pram mengeluarkan dompetnya dan hendak membayar gaun yang dipakai Kinan, tapi Kinan yang lagi tercengang mendengar jumlah nominal yang harus dibayar, langsung mencegahnya.

"Tunggu!" seru Kinan dan langsung menatap tajam si penjaga butik. "Mbaknya nggak salah? Mahal amat sih, Mbak? Masa gaun ini harganya jutaan?" protes Kinan. Pram hendak bicara tapi dicegah oleh Kinan dengan mengangkat satu jarinya tanda tak ingin dengar apapun dari Pram sebelum penjaga butik ini bicara.

"Itu gaun pesta oppaoma, Mbak. Harganya memang segitu, bahannya berkualitas tinggi, makanya mahal. Itu asli kok Mbak, bukan KW. Gaun yang Mbak pakai itu oppaoma kode OM 506 GP. Limited edition, loh Mbak. Nanti nyesel kalau nggak jadi beli," terang penjaga butik.

"Tapi kemahalan, Mbak. Maaf ya ... kayaknya nggak jadi, di pasar sana banyak kok gaun kayak gini yang harganya nggak sampai sejuta," ujar Kinan. Iapun masuk ke ruang ganti dan menanggalkan gaun yang ia kenakan dan diganti dengan bajunya sendiri lalu keluar memberikan gaun mahal itu pada si mbak penjaga butik.

Tanpa banyak buang waktu lagi, Kinan langsung menyeret tangan Pram pergi dari butik ini. Meski bukan Kinan yang bayar, gadis itu tidak ikhlas kalau uang segitu banyak harus Pram keluarkan hanya untuk beli satu gaun. Uang segitu banyak cukup buat makan Kinan selama beberapa bulan. Daripada dibuat beli gaun mahal, mending buat makan. Itulah yang ada dipikiran Kinan sekarang.

"Tunggu, Kinan!" Ganti Pram yang menarik tangan Kinan. "Mbak! Bungkus saja gaunnya, saya yang bayar," ujar Pram pada mbak penjaga butik.

"Baik, Tuan." Mbak penjaga butik masuk ke dalam untuk membungkuskan gaun yang Pram belikan untuk Kinan.

"Kok Mas Pram malah beli gaun mahal itu?" tanya Kinan marah. Sayang banget kalau uang sebanyak itu harus digunakan untuk hal yang tidak terlalu penting.

"Tidak masalah mbak Kinan Vimala, anggap saja itu hadiah dariku karena kau berhasil menjalani program diet ini. Uang bisa dicari lagi kok, jangan khawatir, oke." Pram tersenyum manis, semanis madu.

BERSAMBUNG

***

1
Siska Sutartini
dih sgala escargot dipesen eueww. bekicot idup. mr bean aja yg notabenenya org Inggris jijay sama ini apalagi orang Indonesia makanan mentah gitu, aduhh baru liat udahlah 🤭🤣🤣
Oka Mur
Lumayan
Oka Mur
Kecewa
Abinaya Albab
kayu jati kok dibilang Cuma sihhhhhh... itu kayu mahal lohhhh
Abinaya Albab
hahhhh sit up push up skot jump 100x bisa pingsan kinan /Facepalm/
Asngadah Baruharjo
di timex aja Andra nya hadeehhhhhhh
Asngadah Baruharjo
Kinan aku mendukungmu
Katarina Sutirah
Alur cerita menarik kemasan kalimat cukup baik
Cia Sanu
singkat padat dan keren
MarTy Ravi MisTry
Luar biasa
Halimah
Aku kok curiga kalo itu Andra ya...
Halimah
kinan beruntung msh punya sepupu sebaik cecyl
IndraAsya
jejak 🐾
Nur Ratna
bagus cerita nya
Reni Setia
makasih author
Nur Ratna
hiii rasa nya pengen ngulek model cowok seperti andra
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
keren sukses trus karya nya Mak ... semangat
Rynnn
akhirnya selesai bacanyaa🎉
ceritanya Keren👏aq suka..
pengajaran: jangan pernah memandang hanya berdasarkan luaran sahaja.. sebenarnya d novel ini tuu banyak pengajaran yg bisa d ambil...
Terima kasih author udah bikin novel yg bagus ini...yg paling bikin seneng itu, HAPPY ENDING 😍💖...
#SUKSES SELALU AUTHOR ✨🌹
Osie
kenapa pram disebut pangeran casanova..bkn itu identik dgn seorang player?pemain perempuan..suka gonta ganti pasangan
Abinaya Albab: bener tuh
total 1 replies
Luzi
Terim kasih Thor udh buat cerita yg bagus..simpel tapi penuh makna...Jangan pernah merendahkan org lain ketika kita di atas Krn qta tdk pernah tau saat posisi qta di bawah... Thank Thor 🌟🌟🌟🌟🌟
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!