NovelToon NovelToon
AYRAFKA (Jodoh Impian)

AYRAFKA (Jodoh Impian)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Nikahmuda / Badboy / Teen Angst / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:906.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Itta Haruka07

Aira, siswi pindahan dari Surabaya yang mampu mengaduk-aduk hati Rafka. Cowok berandal itu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Sial memang saat cewek incarannya ternyata saudara kembar musuh bebuyutannya. Semakin rumit karena Aira menaruh hati pada kakak laki-laki Rafka.

Mampukah Rafka memperjuangkan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Ujian sudah semakin dekat, Aira dan Rafka sudah mengikuti bimbingan belajar di sekolah, ditambah lagi bimbingan di luar sekolah juga bersama. Bisa dibilang hampir dua puluh empat jam mereka menghabiskan waktu bersama. Jika ada yang berpikir bahwa Rafka akan bosan dengan Aira, tentu saja itu kesalahan. Rafka tidak pernah sedetik pun merasa bosan dengan gadisnya itu.

"Capek banget sih, udah bimbel bimbel, tetep aja otakku nggak nyampek Ay," kata Rafka.

"Kebanyakan main kamu Raf," balas Aira.

"Kebanyakan obat kayaknya," kata Rafka lagi.

Aira terdiam, ia meletakkan pulpen di tangannya, lalu memperhatikan wajah Rafka yang memakai topi terbalik.

"Kamu masih pakai itu?" tanya Aira dengan mimik yang serius.

Rafka memalingkan wajah. Tidak berani menatap Aira lebih dalam, ia memilih menghindar daripada harus bertatapan dengan gadisnya yang sudah memasang muka jutek.

"Susah buat berhenti Ay."

Aira mendelik, lalu melengos tidak mau menatap wajah kekasihnya. Yang Rafka lakukan hanya melipat kedua tangan, lalu lepalanya disandarkan di meja. Ia memeperhatikan kekasihnya yang saat ini memakai kaus putih, dan rambut panjangnya itu dibiarkan terurai.

Setelah dari bimbel, Rafka mengantar Aira pulang ke rumahnya.

"Aku nggak bisa janjiin akan berubah, tapi aku akan berusaha Ay, aku akan berusaha ninggalin semua kebiasaan buruk itu. Aku sayang kamu, Ay." Raka meraih tangan Aira, lalu mencium tangan itu.

"Aku masuk dulu Raf, udah malam. Kamu hati-hati pulangnya."

Rafka membiarkan Aira masuk, lalu setelahnya ia pun pulang.

...****************...

Ujian baru saja selesai. Kini beban anak-anak remaja itu mulai berkurang, dan saatnya mereka menyongsong masa depan. Ada yang sudah merencanakan kuliah, ada pula yang ingin langsung bekerja.

Beberapa di antaranya mengikuti pelatihan yang disediakan oleh sekolah, hasil kerja sama dengan Balai Latihan Kerja. Ada juga yang mempersiapkan diri untuk mengikuti tes kerja di sebuah pabrik. Sebagian besar murid sudah memiliki angan, apa yang akan mereka lakukan setelah ini.

"Ay, aku mau ngomong," kata Rafka. Ia menghampiri kekasihnya yang tengah berada di kantin, usai menyelesaikan ujian terakhir mereka.

"Kenapa Raf?" tanya Aira.

Rafka menarik tangan Aira, lalu membawanya ke dekat kamar mandi perempuan, yang kebetulan tidak jauh dari kantin.

"Kamu udah dengar, nanti malam papiku sama Revan akan ke rumah kamu, buat pertunangan kamu dan Revan?"

Aira menggeleng. Ia memang tidak tahu apa-apa, karena mamanya hanya bilang kalau malam ini mereka akan menjamu tamu penting.

"Aku baru tahu ini, Raf."

"Sekarang, tergantung kamu Ay. Kalau kamu bisa nolak, aku akan terus berjuang, tapi kalau kamu nggak bisa nolak. Aku akan mundur, tapi aku harap kamu bisa nolak Revan."

Aira terdiam, semua keputusan juga dipengaruhi orang tuanya, apalagi papinya Rafka sudah mengancam kalau mereka menolak, maka perusahaan mereka bisa terancam.

"Ay, jangan diem aja." Rafka menggoyangkan pundak Aira dengan pelan.

"Aku nggak tau Raf, aku belum ngomong sama mama papa soal ini."

Rafka mengacak rambutnya frustrasi. Aira tidak memberi kepastian. Bahkan sampai mereka pulang, Aira tidak memberi kepastian apa pun.

*

*

*

Sepulang sekolah, Aira langsung bertanya pada mamanya mengenai masalah pertunangan itu.

"Ma, apa aku dan Kak Revan tetap harus dijodohkan?" tanya Putri. Gadis itu masih memakai seragam lengkap dengan tas di punggungnya, karena ia baru saja pulang sekolah.

"Sayang, maafin mama sama papa, kita nggak bisa berbuat banyak, papamu masih mengusahakannya, untuk sementara kamu terima aja ya Revan, dia juga baik kok. Bahkan lebih baik dari Rafka.

"Jadi, Mama sama Papa mau jual aku demi menyelamatkan perusahaan?" tanya Aira yang tidak bisa menyembunyikan air matanya.

"Bukan gitu, Sayang."

Aira mengabaikan mamanya, dan langsung berlari menaiki anak tangga. Ia mengunci diri di kamar, lalu menangis sendirian di kamar itu.

Beruntung karena Abi sedang tidak ada di rumah. Gadis itu mengirim pesan singkat pada Revan dan mengatakan bahwa ia menolak perjodohan ini. Aira berharap cowok tampan saudara Rafka itu akan membatalkan perjodohan mereka.

Tidak lama setelah mengirim pesan pada Revan, ponsel gadis itu berdering. Sebuah panggilan dari seseorang yang baru saja ia kirimi pesan, Revan.

"Ya. Halo." Aira menjawab panggilan dari kakak pacarnya, sekaligus laki-laki yang akan dijodohkan dengannya.

"Ra, aku minta maaf ya, aku nggak mau kalau kamu sedih Ra."

"Aku ini pacarnya Rafka, adik kamu sendiri Kak Revan. Kenapa Kakak mau dijodohin sama aku?" tanya Aira sambil terus menangis.

"Kamu sama Rafka beneran pacaran?" tanya Revan.

"Iya, aku nyaman sama dia. Aku nggak mau jalanin hubungan yang terpaksa Kak, hati aku udah memilih Rafka."

Revan hanya terdiam, tidak mampu membalas kata-kata Aira.

Dalam pikiran Aira, dia masih sangat muda, bertunangan dengan Revan akan mengubur mimpi sekaligus rasa cintanya untuk Rafka. Cowok itu masih menjadi raja di hatinya, sampai detik ini.

"Ra, kalau kamu emang nggak mau pertunangan ini terjadi, kamu bisa nggak pergi jauh untuk sementara waktu. Selama itu, aku akan berusaha bujuk papiku biar pertunangan ini batal, kamu bisa?"

"Aku harus ke mana, Kak?"

"Ke mana aja, sementara waktu. Kamu hubungi Rafka, biar dia bantu kamu."

Setelah berdiskusi cukup lama. Aira mulai mengemasi barang-barangnya. Suara panggilan dari sang mama membuat Aira harus cepat mengemasi barang-barangnya.

"Ra, kamu buruan mandi ya, mama juga mau mandi, habis itu kita ke salon."

"Iya Ma," jawab Aira setengah berteriak, ia sembari mengemasi barang-barangnya

Gadis itu berhasil melarikan diri menggunakan sprei, lalu berjingkat-jingkat setelah berhasil mendarat. Dalam sekejap, gadis itu berhasil keluar dari rumahnya.

Sambil berjalan hati-hati, ia mencoba menelepon Rafka. Sayangnya, cowok itu entah ada di mana sampai-sampai tidak menjawab telepon dari Aira.

Aira terus berjalan, naik bis kota yang entah membawanya ke mana. Sampai akhirnya, ia sampai di terminal, lalu bertemu calo yang menawarinya bis ke surabaya.

Gadis itu memeriksa dompetnya, dilihatnya dompet abu-abu itu. Uang jajan dari mamanya terkumpul lumayan, sangat jarang ia pakai. Dengan uang tersebut, ia bisa pergi ke Surabaya. Tanpa berpikir panjang lagi, gadis itu segera membeli tiket, yang kebetulan masih tersisa kursi untuknya.

"Rafka, aku pergi dulu. Aku harap kamu bisa perjuangin aku, Raf. Mama, maafkan aku, aku harus pergi, karena aku nggak mau tunangan sama Kak Revan. Aku sayang Mama," batin gadis itu.

Sementara itu, di tempat lain, Rafka baru saja selesai mengikuti rapat online, ia sangat terkejut saat mendapati banyak panggilan masuk dari Aira, tapi tidak ada satu pun pesan darinya, membuat Rafka khawatir. Saat ia menelepon balik, ponsel gadis itu sudah tidak aktif.

🦋🦋🦋🦋

Selamat malam, jangan lupa jempolnya.

Terima kasih yang sudah mampir 🥰🥰🥰

1
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuhhh BARU PERTAMA KETEMU PERAN COWOKNYA BEGO KAYAK GINI..KALO GITU BIARIN AJA DAFA YG NIDURIN ISTERI LOE UNTUK YG PERTAMA,DAN KAMU AMBIL YG BEKAS NYA DAFA..kesel aku .🤦🤦🤦🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
ASTAGA SEMPAT2 NYA DIA MIKIR SOAL BUKU NIKAH WAKTU KEADAAN GENTING KAYAK GINI.. MASA IA UDAH 4 TAHUN BUKU NIKAHNYA GAK JADI-JADI???!! 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Buat laporan polisi,Biar Hukum yg bicara.. Orang GILA kayak Dafa jangan pernah dipandang Enteng lho..
Qaisaa Nazarudin
Noh denger kan kamu,Ada Cowok yg ngejar2 isteri kamu,Yakin nih gak mau pulang..
Qaisaa Nazarudin
DENGAN KAMU YG PERGI MENGHINDAR KAYAK GINI AY,YANG ADA DAFA TAMBAH NYUSAHIN KAMU,HARUSNYA BIARIN AJA ABI KASIH DIA PELAJARAN BIAR KAPOK DIA..CKK OGEB🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Terus gimana dengan kamu sendiri nantinya,,Setelah kamu SUKSES pasti akan Banyak ulat bulu yg akan MENGHALALKAN segala cara untuk mendapatkan seorang pria yang mereka inginkan..
Qaisaa Nazarudin
Mending kamu JUJUR sama Aira,Bawak dia pindah kuliah sekalian,pasti Aira akan paham kalo kamu JUJUR sama dia..
Qaisaa Nazarudin
Tunggu-tunggu ini perempuan kenapa sih aneh gini,SIAPA JUGA YANG MAU KETEMU SAMA DIA,KEPEDEAN TIBA2 NGANCAM KAYAK GITU, Emang selama ini Rafka pernah mencari dia, MENUNTUT tanggungjawab jawab dia atau gimana?? Kenapa dia tiba-tiba sok NGANCAM gitu,GILA..SIAPA JUGA YG MAU KETEMU SAMA KAMU,GAK MASUK AKAL BANGET..🙄🙄😡😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Buah simalakama ya Raf..kalo gini mah aku juga bingung..Tapi yah balik lagi kalo HUBUNGAN ITU DI LANDASIN DENGAN KESETIAAN DAN KEPERCAYAAN,Dan juga saling JUJUR, menurut ku gak masalah sih..
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir ibunya meninggal saat melahirkan Rafka, Makanya Rafka di jaga oleh Rizal dan isteri nya..Eh ternyata masih HIDUP aja..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pantesan Rizal Marah banget kamu menggoda dia sampai Hamil Rafka..Wanita kayak kamu benar-benar JAHAT ternyata,,Kamu yg nemuin Rafka ngapain malah kamu yg mengancamnya?? Siapa juga yg mau dekatin kamu, KEPEDEAN 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Nah ini yg ku mau, Seberandal-berandal cowok,jangan sampai jadi TEH CELUP..KALO COWOKNYA TEH CEPUP TAPI DAPAT BINI YG MASIH VIRGIN DAN GADIS BAIK2,gak RELA aja aku..
Qaisaa Nazarudin
Karena sikapnya Rafka yg berandalan, makanya mereka semua mikirnya kayak gitu, Padahal Rafka itu gak ada apa-apa,ya Semoga emang gak kayak gitu..
Qaisaa Nazarudin
Ya udah Serah kamu,Dasar LELAKI EGOIS,,Bisa nya mojokin orang,tapi saat dia yg di pojokin malah MARAH wkwkwkwkwk dasar gak sadar diri..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Ngapain sih Rajin banget selaluu dtg kesini..ckk 🥱🥱
Qaisaa Nazarudin
Kan..kan.. mereka kagak percaya..
Qaisaa Nazarudin
Abi ini kenapa sih Heran aku..MENDING JUGA RAFKA KEMANA2,MANDIRI,DEWASA..LHA KAMU CUMAN NGAREP HARTA ORTU,TINGGAL DI KETEK ORTU..BIKIN MALU..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Aku jadi teringat awal perkenalan mereka Rafka bilang,AY-AYRA SEBENTAR LAGI AKAN JADI AY-AYANG.. Nah ini doa Rafka udah terkabul..😁😁👍👍
Qaisaa Nazarudin
Harus dibiasakan dari sekarang ya Ay..Rafka cuman punya kamu doang,semua orang tidak menginginkan dia,Kan bukan salahnya dan bukan maunya dia dilahirkan dari Rahim wanita penggoda..🥹🥹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!