Seorang gadis cantik berusia 18 tahun bernama Tiara, terpaksa menikah dengan Kenan, Boss Ayahnya yang berusia 26 tahun untuk melunasi hutang Ayahnya.
Awalnya Tiara menolak karena ia masih ingin melanjutkan pendidikannya, tapi Kenan memaksanya sehingga Tiara tidak dapat menolaknya.
Tiara juga harus menerima kenyataan, setelah menikah dia hanya dianggap pelayan.Kenan sendiri sebenarnya memiliki seorang kekasih.
Penasaran sama kisah mereka?
Simak aja ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fani Andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18
Sampai dirumah sudah sore.Tiara langsung turun dari mobil dan membantu Mama Dahlia turun. Saat Kenan turun dari mobil, ada mobil lain masuk.Itu mobil kakak sepupu Kenan yang bernama Jimmy.Ia datang bersama anaknya yang berusia 5 tahun, Namanya Cempaka.
"Kak Jimmy...,"gumam Kenan.Jimmy dan Cempaka menghampiri Kenan.
"Kenan.Aku ada perlu sama kamu,"ucap Jimmy.Kenan menutup pintu mobil dan menguncinya.Jimmy dan Cempaka salim pada Mama Dahlia.
"Ya udah.Masuk dulu!,"pinta Kenan.Mereka lalu masuk kedalam rumah dan menuju ruang tamu.
Sampai ruang tamu Tiara membantu Mama Dahlia duduk di sofa.Sedangkan Kenan mempersilakan Jimmy dan Cempaka duduk.
"Sayang.Kamu ambilin mereka minum ya!,"pinta Kenan sambil duduk.
"Iya Mas,"jawab Tiara lalu pergi.Tiara pergi kedapur mengambil minuman.Jimmy melihat Kenan dan Tiara seperti suami istri.Jimmy tidak tahu kalau mereka sudah menikah.
"Ken.Dia istri kamu?,"tanya Jimmy penasaran.Kenan heran Jimmy tidak langsung bicara tentang tujuannya menemuinya.
"Iya Kak,"jawab Kenan jujur.Ia jujur karena ada Mamanya, kalau bohong bisa dimarahi habis-habisan.
"Wajahnya masih seperti anak SMA.Dia perawatan awet muda?,"tanya Jimmy.
"Dia memang masih SMA.Udah.Nggak usah bahad dia lagi.Kakak kesini ada perlu apa?,"tanya Kenan.Kenan ingin Jimmy segera pergi dari rumahnya.
Tiara baru kembali dari dapur.Ia membawakan dua cangkir teh untuk Jimmy dan Cempaka.Ia menaruhnya di meja.
"Silakan diminum tehnya!,"ucap Tiara.Jimmy menganggukkan kepalanya.Tiara lalu duduk disebelah Mama Dahlia.
"Begini Aku ada tugas ke Bangak Belitung kurang lebih 4 bulan. Aku khawatir Cempaka nggak ada yang ngurus.Soalnya Mbok Ira pembantu aku yang biasanya jaga Cempaka dua hari yang lalu resign.Kalau nggak keberatan aku mau nitip Cempaka,"ucap Jimmy.Jimmy seorang TNI. Ia harus menjalankan tugasnya dan dia tidak bisa membawa Cempaka.
"Nggak keberatan kok.Cempa boleh tinggal disini,"ucap Mama Dahlia dengan spontan.Kenan dan Tiara kaget Mama Dahlia memperbolehkannya.
"Ma.Kok dibolehin sih?,"bisik Kenan.
"Itung-itung kamu sama Tiara belajar ngurus anak dan belajar jadi orangtua yang baik,"jawab Mama Dahlia.Kenan geram sama Mama Dahlia.
"*Dasar Mama! Aku kan nggak suka anak kecil,"batin Kenan.
"Kerjaan aku jadi bertambah,tapi nggakpapa dia menggemaskan,"batin Tiara*.
"Gimana Kenan?Beneran boleh?,"tanya Jimmy.Jimmy memastikan Kenan mau dititipin Cempaka.Kenan menoleh ke Mamanya.
"Iya udah boleh,"Kenan memperbolehkannya.Ia tidak ingin Mamanya marah.
"Makasih. Udah mau dititipin,"Jimmy berterimakasih pada Kenan, Mama Dahlia dan Tiara.Cempaka lalu menghampiri Tiara.
"Halo Tante.Namaku Cempaka.Nama Tante siapa?,"tanya Cempaka sambil tersenyum.
"Nama Tante Tiara.Kamu lucu deh...,"ujar Tiara gemas sambil memegang kedua pipi gembul Cempaka.Mama Dahlia senyum-senyum melihat Tiara sama Cempaka.Kenan melihatnya dengan sinis.
"Cempa.Sini sayang,"Jimmy memanggil Cempaka.Cempaka lalu menuju papanya dan naik kepangkuannya.
"Cempa.Papa titipin ke Om Kenan ya.Cempa nggak boleh nakal.Papa ada tugas diluar kota soalnya,tapi papa janji selesai tugas Papa langsung jemput Cempa,"ucap Jimmy ke Cempaka.
"Iya Pa,"ucap Cempaka.Cempa tidak nangis.Ia sudah biasa ditinggal papanya.Cempaka lalu turun dari pangkuan papanya.
Jimmy melihat jam ditangannya.Jam menunjukka pukul 5 sore.Ia lalu pamit untuk berangkat kebandara.Setelah Jimmy pergi Tiara membawa Mama Dahlia kekamarnya.Cempa mengikutinya, bahkan membantu menuntun Mama Dahlia.Cempa anak baik, tapi dia nakal banget.
***
Jam 6 sore Tiara ada didapur menyiapkan makan bersama Bi Sumi.Setelah makanan siap Tiara membawakan Mama Dahlia makanan.Mama Dahlia sudah bisa makan sendiri,jadi Tiara hanya membawakannya kekamar.Sesudah itu Tiara mengajak Cempaka makan malam.
"Tante.Om Kenan mana?,"tanya Cempaka.Cempaka tidak melihat Kenan di meja makan.
"Cempa.Om Kenan mungkin ada dikamarnya.Sekarang cempa makan ya!,"pinta Tiara dengan lembut.Cempaka ingin Kenan ikut makan.Ia menolak untuk makan.
"Tante.Ayo ajak Om Kenan makan!,"ajak Cempaka sambil turun dari kursi.Tiara bingung mau turuti Cempa atau tidak.Saat Cempaka menarik tangan Tiara, Kenan turun dari tangga.Cempaka lalu berlari menuju Kenan.
"Om. Makan sama Cempa, sama Tante Tiala yuk!,"ajak Cempa sambil menarik tangan Kenan.Kenan menoleh ke Tiara, Tiara memberinya senyuman. Kenan jadi malas makan dirumah, tapi Cem malah menunjukkan puppy eyesnya dan memaksanya.Ia jadi tidak tega menolaknya.
"Oke.Sayang,"ucap Kenan pada Cempaka.Kenan dan Cempaka lalu menuju meja makan.Kenan duduk berhadapan dengan Tiara.Cempaka duduk disebelah kanan Tiara.
"Tuan.Mau makan?Sebentar saya ambilkan,"ucap Tiara.Tiara lalu mengambilkan Kenan nasi dengan sayur capjay dan ayam goreng.
"Tante.Suapin Cempa dong!,"rengek Cempaka.Tiara lalu menyuapin Cempaka dengan lembut.Kenan melihatnya sambil memainkan makanannya.Tiba-tiba Kenan jadi kagum sama Tiara.
"Dia keibuan.Padahal masih ABG.Kenapa aku jadi kagum sama dia?,"batin Kenan
"Om.Kenapa makanannya nggak dimakan?Jangan-jangan Om pengen disuapin kaya Cempa ya!,"ledek Cempaka.Kenan salting dengan ucapan Cempaka.Tiara jadi malu-malu.
"Aduh...Cempa kenapa ngomongnya blak-blakan?,"batin Tiara.
"Ngeselin banget Cempa.Kalau bukan anaknya kak Jimmy udah gue jitak,"batin Kenan.
"Cempa.Om Kenan udah besar.Dia bisa makan sendiri,"ucap Tiara.Kenan membenarkannya.Cempa tetap pada pendiriannya.
"Tapi makanannya nggak dimakan.Itu tandanya Om Kenan pengen disuapin kaya Cempa.Tante suapin Om Kenan biar mau makan!,"pinta Cempa.Kenan tak ingin makan malamnya semakin ribet.Ia menyuruh Tiara menuruti kemauan Cempa.Tiara malu-malu.Tiara menyuapi Kenan dengan lembut.Kenan deg-degan menatap mata Tiara.
"Udah.Aku makan sendiri sekarang.Kamu suapin cempa aja!,"pinta Kenan sambil mengambil sendok dari tangan Tiara.Cempa kegirangan.Kenan lalu menyantap makananya sendiri.
Cempaka makan sendiri lihat Kenan makan sendiri.Tiara lalu menyantap makanannya.Ini pertama kalinya Tiara dan Kenan makan bersama.Bi Sumi dari dapur melihatnya. Ia berharap ini jadi titik awal kebahagiaan Tiara.Selesai makan Kenan menuju kamarnya.Tiara dan Cempaka menuju kamar Cempaka.
Sampai kamar Kenan langsung rebahan dikasur.
"Masakan dia enak.Nggak kalah sama masakan restoran.Kalau aku makan masakannya dia terus bisa gemuk kali ya, "gumam Kenan.Seketika Kenan tersadar memuji Tiara.
"Ehh...Aku ngapain muji dia.Nggak penting banget,"gumam Kenan.Kenan lalu duduk dan mengambil tabletnya.Ia mengecek pasar saham untuk mengalihkan pikirannya.
Sementara itu dikamar cempaka.Cempaka minta didongengin tentang rapunzel. Tiara lalu mengambil buku cerita tentang rapunzel milik Cempaka.Setelah itu membacakan dongeng untuk Cempaka.
tokohnya anak usia sekolah/pelajar
terkesan penulis ABG