NovelToon NovelToon
Dewa Pedang Mad Terbaik

Dewa Pedang Mad Terbaik

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Epik Petualangan
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: jenih

Di dunia yang dipenuhi para ahli bela diri dan kultivator kuat, Goo Yoon hanyalah seorang pemuda biasa yang bahkan tidak mampu mengalahkan murid terlemah di sekte.
Namun Goo Yoon memiliki satu hal yang tidak dimiliki orang lain—tekad yang tidak pernah patah.
Setelah terus dipermalukan dan diremehkan, suatu hari ia menemukan sebuah seni bela diri kuno yang telah lama hilang. Seni tersebut dikenal sebagai Teknik Pedang Dewa Gila, sebuah kekuatan yang bahkan para master legendaris tak mampu kuasai.
Dengan latihan yang penuh darah, rasa sakit, dan kegagalan, Goo Yoon perlahan berubah.
Dari seorang pemuda lemah…
Menjadi legenda yang ditakuti seluruh dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jenih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9: Pertarungan Pertama

Suasana halaman Sekte Naga Perak menjadi semakin tegang setelah ujian pertama selesai. Batu hitam yang retak oleh pukulan Goo Yoon masih tergeletak di tengah lapangan, menjadi bukti kekuatan yang tidak diduga oleh siapa pun.

Para peserta yang tersisa kini berdiri berbaris. Dari puluhan orang yang datang di awal, kini hanya tersisa sekitar dua puluh orang.

Han Jiseok berdiri di depan mereka dengan wajah tenang.

“Selamat bagi kalian yang lolos ujian pertama,” katanya dengan suara tegas.

“Namun ujian berikutnya akan jauh lebih sulit.”

Beberapa peserta langsung menelan ludah.

Han Jiseok melanjutkan, “Ujian kedua adalah pertarungan.”

Suasana langsung ramai.

“Pertarungan?”

“Melawan siapa?”

Han Jiseok mengangkat tangannya dan semua orang kembali diam.

“Kalian akan bertarung satu lawan satu. Kemenangan bisa didapat dengan menjatuhkan lawan atau membuatnya menyerah.”

Beberapa murid sekte kemudian mulai menggambar lingkaran besar di tanah sebagai arena.

“Pertarungan pertama dimulai sekarang.”

Dua peserta dipanggil ke arena.

Salah satunya adalah pemuda tinggi dari keluarga Hwang yang sebelumnya berhasil meninggalkan goresan pada batu.

Lawannya adalah seorang pemuda kurus dengan tombak panjang.

Pertarungan dimulai dengan cepat.

CLANG!

CLANG!

Suara senjata saling bertabrakan bergema di halaman.

Pemuda tombak menyerang dengan cepat, namun pemuda dari keluarga Hwang berhasil menangkis dan akhirnya menjatuhkan lawannya dengan satu tebasan kuat.

“Pemenang: Hwang Min!”

Sorak kecil terdengar dari beberapa peserta.

Pertarungan berikutnya pun berlangsung.

Satu demi satu peserta bertarung.

Ada yang menang dengan mudah, ada yang kalah dengan cepat.

Beberapa bahkan terluka cukup parah.

Akhirnya nama Goo Yoon dipanggil.

“Pertarungan berikutnya: Goo Yoon melawan Kang Dae!”

Seorang pria bertubuh besar maju ke arena. Tubuhnya kekar dan wajahnya penuh percaya diri.

Ia membawa pedang besar di punggungnya.

Ketika melihat Goo Yoon masuk dengan pedang kayu, ia langsung tertawa keras.

“Ini pasti lelucon.”

Beberapa peserta ikut tertawa kecil.

“Dia benar-benar datang dengan pedang kayu.”

Namun Goo Yoon tetap tenang seperti biasa.

Han Jiseok mengangkat tangannya.

“Mulai!”

Begitu kata itu keluar—

Kang Dae langsung menyerang dengan teriakan keras.

“HYAA!”

Pedang besarnya diayunkan dengan kekuatan penuh.

Namun Goo Yoon bergerak ringan ke samping.

WHOOSH!

Pedang besar itu hanya mengenai udara.

Kang Dae kembali menyerang dengan serangan bertubi-tubi.

Namun setiap serangannya selalu meleset.

Goo Yoon bergerak seperti bayangan.

Cepat dan tenang.

“Berhenti berlari!” teriak Kang Dae dengan marah.

Ia mengangkat pedangnya tinggi-tinggi dan menyerang dengan tebasan kuat.

Namun saat itulah—

TOK!

Pedang kayu Goo Yoon bergerak.

Bukan untuk menyerang kepala atau tubuh lawannya.

Melainkan tepat ke pergelangan tangan Kang Dae.

Pedang besar itu langsung terlepas dari tangannya dan jatuh ke tanah.

CLANG!

Sebelum Kang Dae sempat bereaksi, ujung pedang kayu Goo Yoon sudah berada di depan lehernya.

Seluruh arena menjadi sunyi.

Kang Dae membeku.

Keringat dingin mengalir di wajahnya.

Han Jiseok kemudian berkata dengan tenang.

“Pemenang: Goo Yoon.”

Beberapa peserta langsung berbisik-bisik.

“Cepat sekali…”

“Dia bahkan tidak terlihat menyerang…”

Namun di antara para peserta, pemuda berpakaian merah yang sejak tadi memperhatikan hanya tersenyum tipis.

Matanya penuh ketertarikan.

“Akhirnya ada seseorang yang menarik,” gumamnya pelan.

Pertarungan terus berlanjut hingga hanya tersisa dua belas peserta.

Han Jiseok kemudian berdiri kembali di depan mereka.

“Ujian terakhir akan dimulai besok pagi.”

“Besok akan menentukan siapa yang benar-benar layak menjadi murid Sekte Naga Perak.”

Para peserta mulai meninggalkan arena satu per satu.

Namun Goo Yoon bisa merasakan sebuah tatapan kuat dari belakangnya.

Ketika ia menoleh, pemuda berpakaian merah itu masih berdiri di sana.

Ia menatap Goo Yoon sambil tersenyum tipis.

“Namaku Jin Ryuk,” katanya.

“Sampai jumpa di ujian terakhir.”

Tanpa menunggu jawaban, ia berbalik dan pergi.

Goo Yoon hanya menatap punggungnya dengan tenang.

Ia tahu satu hal.

Pertarungan berikutnya tidak akan semudah yang tadi.

1
Uswatun Hasanah
lanjut
Suarlan
betul...awalnya pedang kayu, tiba tiba berubah jadi tongkat kayu, tanpa suatu narasi.
Shen shandian luo
tiap bab terputus..pertarungan tak pernah sampai selesai..novel sampah..
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Iya, baru saja dimulai /Determined/, AYOOOO!
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Kan memang ada batu besar di sepunggungnya, Thor🙃
Nh4Fi
brasa ky meloncat.i bbrapa chapt
Nh4Fi
itu pedang kayu knp brubah jd tongkat kayu?
yg bner mn nih?
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Semangat Goo Yoon /Smile/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
BAGUS BANGET! Dalam beberapa kata aja aku udah suka dengan Goo Yoon. Dia itu MC yang benar-benar zero to Hero, gak ada usaha yang gak ada bayarannya.

Hubungannya dengan gurunya membuat aku nostalgia sama guruku /Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Goo Yoon itu tipe MC yang manusiawi banget, bukan seorang jenius, tapi gak berhenti untuk usaha, aku merasa kayak melihat diriku yang hampir menyerah dulu. Rasanya ingin mengikuti jejak dua/Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Goo Yoon, aaah, aku suka banget dinamika mu😭
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Go Goo Yoon, kalau orang lain pasti sudah mundur kalau enggak mati/Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Aku suka dengan penggambaran Gu yang terus berusaha untuk berkembang dan lebih fokus ke perkembangan diri daripada balas dendam /Determined/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!