NovelToon NovelToon
Queen Kesayangan

Queen Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Teen
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: JK의 할루 아내

Aruna anak keturunan Atmadja juga brata kini menjalani masa remaja nya dengan penuh warna. pertemuan nya dengan seorang pria dewasa mampu membuat pria itu langsung jatuh cinta pada aruna si gadis kecil dan imut

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JK의 할루 아내, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu

"mau minum..?" tanya yudis yang kini sedang menemani aruna di kamar rawatnya

Devan sudah kembali ke ruangannya dan berpesan untuk menghubunginya jika sesuatu terjadi dengan aruna. leana dengan susah payah membujuk suaminya pulang karena mereka ada pertemuan bisnis yang tak bisa di wakilkan, begitu juga alya, rora dan rafael yang ikut pulang. Ethan memilih ikut pulang dan menitipkan adiknya pada yudis. Dan kini tinggalah yudis berdua bersama aruna.

Yudis merasa bersalah sehingga dia meminta izin pada orang tua aruna untuk menjaganya malam ini, leana dengan berbesar hati menerima nya dengan catatan tak boleh macam-macam.

"ngga usah kak, nanti malah pengen pipis mulu" cegah aruna saat yudis ingin mengambil gelas nya.

"mau tidur..?" tawar yudis lagi

"kak... Udah santai aja, aru udah ngga apa-apa koq, ngga usah kakak ngerasa bersalah kaya gini" ucap aruna tau apa yang di pikirkan pria dewasa ini

"kakak cuma masih ngerasa bersalah sama kamu" ceo yang terkenal dingin ini menciut apalagi saat melihat memar di bagian lengan aruna yang terlihat

"kak, ngga ada yang nyalahin kakak loh. Ini murni karna aruna yang kurang hati-hati aja..." aruna menggenggam tangan yudis sampai tatapan mereka bertemu

"maaf... " satu kata yang keluar dari mulut pria itu. Ucapan tulus penuh penyesalan itu pun kini lancar keluar dari mulut seorang yudistira.

Aruna tersenyum melihat ketulusan pria di depannya sampai mereka berdua tak menyadari ada 2 pasang telinga yang ada di baik pintu.

"pi.. Papi udah tenang sekarang..?" tanya leana

Leana memutuskan menemani suaminya sebelum mereka benar-benar pulang. Dan percakapan tak di duga pun mereka dengar, leana yang semakin yakin kalau yudis menyukai putrinya pun turut merestui jika mereka bersama, dan perlahan hito mulai menerima kehadiran yudistira

Tanpa berkata lagi hito langsung menarik tangan istri nya ke parkiran, leana hanya tersenyum melihatnya

.

"bagaimana apa ada kejanggalan dalam kecelakaan itu..?" tanya ethan pada zayyan yang kebetulan sedang bertandang ke indonesia

"zay ngga tau kak, cuma coba kakak liat ini" zayyan pun menggeser laptop nya pada ethan

Ethan melihat dengan seksama rekaman yang berhasil di ambil oleh zayyan dari berbagai sumber di tempat kejadian

"ini tante yang punya toko roti, aruna sering kesana. Apa kecelakaan ini murni untuk mencelakakan dia bukan aruna..?"

"benar kak, kak aru cuma kebetulan berada disana dan menolong nya. Dan ini zayyan juga dapat info ini" zayyan kembali menekan laptop nya dan membuka email nya disana. Dimana terdapat beberapa informasi dari orang kepercayaannya

"jadi kakak nya sendiri yang ingin membunuhnya..?" ujar ethan setelah membaca info di laptop zayyan

"betul kak, kalau kakak kenal sama tante ini nanti zay forward email nya ke kakak, barang kali kakak mau kasih informasi ini ke tante nya supaya hati-hati" ucap zayyan

"iya, boleh zay" ujar ethan

Mereka pun segera merapikan laptop dan keluar dari kamar ethan setelah mendengar mobil hito juga leana terdengar

"mami...." teriak zayyan manja khas anak 13 tahun saat ia turun dari tangga dan melihat sosok sahabat mommy nya datang

"loh, ada zayyan. Kapan datang nak..?" kaget leana saat melihat anak sahabatnya datang di rumahnya.

"pas kak ethan sampai, zay juga baru sampe mam," jawab zayyan dan langsung memeluk leana, namun di tarik oleh hito "papi kebiasaan deh, zay kan mau peluk mami, zay lama ngga ketemu mami pi" rengek zayyan pada hito khas anak kecil

"ngga ada ya, ini istri papi... Lagian kamu juga punya mommy sendiri kenapa istri papi yang kamu peluk" kesal hito cemburu dengan pria tampan made luar negri ini.

"mommy kan ngga di sini pi, papi kenapa masih cemburu banget sih sama zay, papi ngga asik" zayyan pun merajuk

Setiap zayyan mampir ke rumah ini memang dua pria ini selalu berebut untuk dekat dengan leana. Hito merasa kalau zayyan bisa merebut perhatian istrinya. Sudah cukup ke tiga anaknya yang mendapat perhatian istrinya, kenapa harus tambah orang lagi sih

"sudah...sudah... Kalian sudah makan..?" tanya leana pada pria muda itu

"sudah mi, tadinya mau nyusul liat kak aru, eh kak ethan bilang besok aja"

"iya besok aja, sekarang kamu istirahat aja dulu, terserah mau tidur sama kakak kamu atau di kamar tamu" ucap leana

"kalau tidur sama mami boleh..?" zayyan kembali menjahili hito

"enak aja... Ngga ada ya.. Ayo mi kita istirahat" selak hito dan langsung menarik tangan leana ke kamar mereka.

"hahaha... Papi ya ampun, bucin banget sama mami ka.." tawa zayyan melihat tingkah hito yang selalu membuatnya bahagia saat berada di keluarga ini

"kamu juga jangan sering-sering godain papi..., jadi kamu mau tidur dimana..?" tanya ethan

"tidur sama kakak aja deh, sekalian mau ngecek sesuatu nanti malam" jawab zayyan serius.

Dan mereka pun akhirnya beranjak ke kamar ethan untuk istirahat.

.

"selamat pagi tuan putri..." sapa yudis saat melihat aruna membuka matanya

"kakak bangun jam berapa..? Udah ganteng aja..,?" Tanya aruna setelah melihat wajah cerah yudis lengkap dengan senyumannya, apalagi kali ini yudis memakai kaos berkerah dengan celana bahan

"belum lama koq, ngga betah kakak mandi tadi jadi lumayan segar sekarang" jawab yudis yang langsung bergerak menyiapkan sarapan "mau makan sekarang..?"

"ih kakak, aru baru bangun loh, minimal suruh cuci muka sama gosok gigi dulu lah" kesal aruna saat sadar kesenjangan nya sangat dominan.

Aruna memakai pakaian rumah sakit dan baru bangun tidur pula. Berbanding terbalik dengan yudis yang sudah tampan padahal masih pagi, di tambah wangi maskulin yang sudah memenuhi ruang rawat nya

"haha... Tapi tetep cantik koq" puji yudis jujur

"heleh... Mulut pria dimana-mana sama aja.." aruna beranjak turun dari brankarnya namun yudis dengan cepat membantu wanita itu untuk ke kamar mandi

"mau kakak bantu..? Kayanya agak susah kalo pake 1 tangan.." yudis menawari bantuan

"kalo kakak ngga jijik dan ngga ngerepotin ya aru mah terima kasih banget" jawab aruna tanpa sungkan dan yudis tersenyum mendengar jawaban aruna

Di kamar mandi yang sengaja pintunya di biarkan terbuka aruna berdiri di depan wastafel yang terdapat cermin disana. Yudis mengambil sikat gigi yang sudah di beri pasta gigi juga, lalu mulai membersihkan gigi putih nan terawat milik aruna. Setelah itu yudis kembali membantu wanita imut itu untuk mencuci muka nya

"kakak keluar dulu ya, aru mau pipis" ucap aruna setengah malu

"iya, pintu jangan di kunci ya, kalau sudah teriak aja" jawab yudis tanpa sungkan

"iya..." aruna mendorong yudis untuk keluar.

Yudis berdiri di depan toilet menunggu aruna selesai namun pintu kamar rawat terbuka dan muncullah pria muda dari sana

"sayangnya zay... Zay dateng nih..." teriak zayyan

Namun ia berhenti saat matanya bertabrakan dengan mata yudis

"om siapa..? Ini kamar aruna kan..,?" tanya zayyan

"om... Setua itu kah gw sampe dipanggil om. 11 12 sama aruna ini mah" Batin yudis kesal mendengar panggilannya dari zayyan

"kamu siapa..,?" tanya yudis menulikan telinganya dari pertanyaan zayyan

Belum sempat zayyan menjawab aruna sudah keluar dari kamar mandi, melihat itu zayyan langsung berlari ke arah aruna

"sayang nya zay... Kamu ngga apa-apa..?" tanya zayyan langsung membuat yudis yang ingin memapah aruna langsung tersingkir

"loh zay, kapan dateng..?" tanya aruna kaget melihat adiknya ini

"semalam, ayo zay angkat aja biar cepet, pegang infus nya ya" tanpa aba-aba zayyan langsung mengangkat aruna ala bridal style membuat yudis melongo melihat kelakuan zayyan. Sedangkan aruna hanya kaget karena zayyan memang sering berbuat aneh padanya yang badannya memang lebih besar darinya padahal mereka beda 4 tahun

"kebiasaan banget sih kamu, untung jantung buatan tuhan kalo buatan cina udah koit kali" kesal aruna saat ia sudah mendarat di brankarnya

"hehe... Zay kan sayang, mangkanya langsung angkat aja biar ngga ngabisin tenaga."

"kesini sama siapa..?" tanya aruna pada adik nya

"sama mami papi, tapi papi cuma nganter aja mau meeting kayanya, cuma tadi mami mampir dulu ke ruangan dokter mau tanya-tanya kondisi. Kak ethan juga nanti siang katanya mau ke sini bareng yang lain" ucap zayyan menjelaskan

Ehmmmm.....

1
Muji Lestari
lanjut thor
Muji Lestari
makin menarik ceritanya thor
Muji Lestari
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!