NovelToon NovelToon
Reyna: Putri Asli Yang Kembali Untuk Balas Dendam

Reyna: Putri Asli Yang Kembali Untuk Balas Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Putri asli/palsu
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Dibuang oleh keluarga sendiri. Dikhianati oleh orang yang paling ia percaya. Dan kehilangan segalanya karena ulah mereka.
Reyna pernah menjalani hidup seperti itu sampai kematian menjadi satu-satunya akhir yang tersisa.

Namun ketika membuka mata, ia justru kembali ke masa lalu. Kali ini, Reyna tahu siapa yang akan mengkhianatinya.

Mereka mengira Reyna masih gadis naif yang mudah dimanfaatkan, namun mereka salah.

Dengan ingatan dari kehidupan sebelumnya, Reyna akan merebut kembali apa yang menjadi haknya, melindungi orang-orang yang dulu gagal ia selamatkan, dan membongkar satu per satu kebusukan yang pernah menghancurkan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Di sebuah apartemen studio berukuran dua puluh meter persegi di pinggiran kota, Julian sedang mondar-mandir dengan wajah penuh keringat dingin. Ruangan itu berbau apek, dan perabotannya hanya terdiri dari kasur lipas dan meja kecil yang penuh dengan bungkus makanan cepat saji.

"Kita harus kabur, Clarissa. Kita harus ke luar negeri malam ini juga!" Julian mengacak-acak rambutnya dengan panik. "Kreditur judi itu sudah mengirim foto anjing mati ke pintu apartemenku. Mereka akan membunuhku!"

Clarissa duduk di tepi kasur, menatap Julian dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia tidak lagi melihat pria tampan dan kaya yang menjanjikan masa depan cerah. Ia melihat pecundang yang telah menghancurkan hidupnya.

"Kabur ke mana, Julian? Paspor kita sudah disita oleh pengawal Reyna. Rekening kita dibekukan. Kita tidak bisa membeli bahkan tiket bus keluar kota," ucap Clarissa datar.

"Lalu apa yang harus kita lakukan? Menunggu mati?!" Julian menendang meja, membuat piring kotor jatuh dan pecah.

Clarissa tidak berkedip. Ia meraih tasnya dan mengeluarkan sebuah ponsel sekali pakai yang belum pernah didaftarkan atas namanya.

"Reyna pikir dia sudah menang," ucap Clarissa, jari-jarinya menekan nomor kontak. "Dia pikir dengan mengambil perusahaannya, dia bisa mengubur kita. Tapi dia lupa satu hal. Dia adalah figur publik. Dan figur publik sangat rapuh terhadap opini masyarakat."

Panggilan tersambung.

"Halo, Bobby?" suara Clarissa berubah menjadi manis dan memelas, nada yang selalu ia gunakan untuk memanipulasi orang. "Ini aku. Aku punya eksklusif. Skandal terbesar tahun ini. Kakakku, Reyna Arland, ternyata menderita skizofrenia parah dan secara fisik menyiksa ayahnya sendiri. Aku punya rekaman audio dan video. Tapi aku butuh uang tunai, dan aku butuh ini tayang tepat di malam Gala Amal Arland tiga hari lagi."

Di seberang sana, suara pria yang serak karena rokok tertawa pelan. "Berapa harga untuk skandal putri Arland?"

"Satu miliar. Transfer setengahnya sekarang ke rekening kripto yang akan kukirim. Sisanya setelah berita itu meledak dan saham Arland jatuh," balas Clarissa, matanya berkilat penuh dendam. "Reyna akan hancur. Masyarakat tidak akan membiarkan seorang gila memimpin perusahaan senilai triliunan rupiah."

***

Tiga hari kemudian. Ruang CEO Arland Group.

Reyna sedang meninjau daftar tamu untuk Gala Amal Arland, acara tahunan yang tahun ini akan menjadi panggung pertamanya sebagai CEO resmi di mata publik.

Pintu ruangan terbuka. Nadia dan Maya melangkah masuk. Nadia membawa sebuah tablet, sementara Maya membawa sebuah amplop tebal.

"Nona Reyna, tim siber kami telah menyadap komunikasi terenkripsi Nona Clarissa," lapor Nadia, meletakkan tablet di atas meja. "Sesuai prediksi Anda, dia telah menjual bukti kebohongan dan rekaman audio yang diedit secara ilegal kepada Bobby, jurnalis gosip dari portal berita Sensasi Malam. Mereka berencana merilisnya besok malam, tepat saat Anda sedang memberikan pidato pembukaan di atas panggung."

Reyna menatap layar tablet itu, melihat cuplikan video yang dimanipulasi. Dalam video itu, Reyna tampak berteriak dan mendorong Richard, sementara audio telah di dubbing dengan kata-kata makian yang tidak pernah diucapkan Reyna.

"Suntingan yang amatiran," komentar Reyna dingin. "Di kehidupan... maksudku, di masa lalu, klaim ini cukup untuk membuatku dikurung di rumah sakit jiwa sebelum aku sempat membela diri. Tapi kali ini, mereka tidak bermain di arena yang sama dengan kita."

Maya meletakkan amplop tebal di atas meja. "Ini adalah salinan rekaman CCTV asli dari mansion, diambil dari sudut kamera tersembunyi di ruang kerja Tuan Richard pada hari yang sama dengan video palsu itu. Rekaman ini membuktikan bahwa Nona Clarissa dan Julian-lah yang merencanakan penggelapan dana, dan Tuan Richard yang pertama kali melakukan kekerasan fisik terhadap Nona Reyna dengan melempar asbak kaca."

Reyna tersenyum tipis. Senyum yang membuat Nadia dan Maya merinding sekaligus kagum.

"Bagus. Tapi kita tidak akan langsung merilisnya," perintah Reyna. "Biarkan Bobby dan Clarissa merasa mereka telah menang. Biarkan mereka menyiapkan konferensi pers untuk besok malam. Kita akan membiarkan ular itu keluar dari lubangnya, lalu kita tutup lubangnya dengan beton."

Reyna berdiri, menatap ke arah jendela yang menghadap ke kota.

"Maya, pastikan keamanan di Gala Amal besok malam diperketat dua kali lipat. Tidak ada wartawan yang boleh masuk tanpa izin dari divisi humasku. Nadia, siapkan data forensik asli tentang pengeditan video itu dan hubungkan dengan server pribadi Clarissa. Besok malam, kita tidak hanya akan membunuh reputasi mereka di mata publik. Kita akan mengirim mereka langsung ke sel tahanan."

Reyna menoleh, matanya menyala dengan api kemenangan yang terkontrol.

"Mereka mengira mereka sedang menjebakku. Mereka tidak tahu, bahwa mereka sedang berjalan masuk ke dalam perangkapku sendiri."

1
Susi Nugroho
Lanjut
Susi Nugroho
Lanjutannya di tunggu
Sribundanya Gifran
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!