(Unmei Series)
Genre: Romance, Drama, Action, Shounen, Harem.
Unmei to Shiawase yang artinya takdir dan kebahagiaan menceritakan tentang takdir Kaito yang diulang kembali oleh kekuatan Fate Restart milik Yume.
Kaito sudah berhasil membuat takdir kacau balau karena kekuatan miliknya. Yume dan Naya telah mengorbankan diri mereka untuk bisa membuat dunia tetap aman dan damai. Sang malaikat mimpi telah menggunakan Fate Restart, kekuatan terlarang bagi para malaikat.
Kaito terlahir kembali dengan tubuh dan takdir yang juga pastinya berbeda. Seperti yang dikatakan sebelumnya, Kaito mendapat hukuman dari sang dewa. Ia akan mendapat berbagai kesulitan dan tantangan di hidupnya.
Hidup tanpa kebahagiaan, itulah kutukan dari sang Dewa. Walau Kaito memiliki kekuatan yang luar biasa dan disebut sebut sebagai orang yang terpilih. Dia sama sekali tak bisa merasakan kebahagiaan.
Apakah ia akan melawan takdirnya lagi?
Atau dia akan menyerah?
sekuel dari Ai No Koe (Voice of Love)
°Note: cerita original penulis terinspirasi dari anime dan kehidupan nyata.
Jadwal up: tiap hari
Warning: Cover dan Ilustrasi karakter bukan milik penulis, penulis mengambil ilustrasi karakter dari berbagai judul anime.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Okino Kazura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 17
Aku mengikuti setiap langkah gadis itu dan tetap menjaga jarak ku dengannya agar ia tak curiga pada ku nantinya. Aku tak tahu kenapa aku tertarik untuk mengikutinya, padahal awalnya aku langsung ingin pulang ke rumah.
Malam semakin larut, jalanan semakin sunyi. Tak satupun kendaraan yang lalu lalang pada jam seperti ini. Dan sangat aneh jika gadis dari luar negeri berjalan sendirian saat ini.
"Jangan ikuti aku ..."
Gadis itu menghentikan langkahnya dan membuat ku terkejut. Dia sama sekali tak menoleh ke arah ku seolah dia punya mata di belakang kepalanya itu.
"Ano ... kamu mau kemana?", aku memberanikan diri ku untuk bertanya padanya.
"Ada iblis dalam diri mu ...", dia menoleh ke arah ku dan menatap ku dengan wajah datarnya.
"Bu-bukan ..."
Gimana dia bisa tau coba?
"Siapa nama mu ...", tanyanya dengan wajah tanpa ekspresi.
"Okino Kaito ...", jawab ku sedikit gugup.
"Okino? ... Okino?", dia sama sekali tak menunjukan ekspresi di wajahnya.
Kata Yume orang yang tak menunjukan ekspresi di wajah nya bisa saja dia sudah diambil alih oleh iblis.
Boomm!!!
Tiba tiba terdengar suara ledakan keras disertai kepulan asap hitam yang menjulang ke langit dari arah kiri kami. Kami berdua menoleh bersamaan dan melihat kepulan asap hitam yang tebal itu.
"Iblis", kata gadis itu lalu berlari ke arah sumber suara ledakan dan asap itu.
"Oi!!! ... bahaya tau!!!", aku bergegas mengejarnya yang sudah berlari mendahului ku.
Selama aku mengejarnya berbagai pertanyaan mulai muncul di kepala ku. jangan jangan dia juga memiliki kekuatan spesial seperti ku, atau malah dia adalah malaikat di dunia nyata.
"Tak perlu mengejar ku", aku terkejut dia bisa bicara dengan nada datar sembari berlari secepat itu.
"Jangan bercanda ...", aku mengeraskan hati ku dan tetap mengejarnya tanpa berpikir panjang lagi.
Aku tak tahu lagi kemana aku pergi. Aku hanya mengejarnya tanpa mempedulikan keadaan sekitar ku. Gadis itu pasti bukan berasal dari dunia ini, aku yakin.
Sesaat kemudian terlihat jelas sebuah gedung yang mengalami kebakaran. Mobil pemadam kebakaran yang terparkir di depan gedung itu. Orang orang dari dalam gedung yang berhamburan keluar. Sementara yang lain mengerumuni tempat itu untuk mengetahui apa yang terjadi.
Tak ku sangka gadis tadi berlari masuk ke gedung itu tanpa mempedulikan peringatan dari petugas pemadam kebakaran yang ada di depan pintu.
"Hah hah ... permisi pak ... apa kira kira masih ada orang di dalam selain temen saya yang masuk tadi?", aku menyempatkan diri bertanya pada petugas yang ada di depan pintu gedung sekaligus untuk istirahat sejenak.
"Kayak nya masih ada ... kalau kamu mau sok jadi pahlawan mending jangan ... bahaya!", kata petugas itu dengan tegas.
"Makasih pak ... mana mungkin aku diem kalo temen ku dalam bahaya", aku tak menghiraukan kata kata sang petugas dan berlari masuk ke dalan gedung yang sedang terbakar ini.
"Kami akan bantu!! ... dan jangan mati nak!!", seru petugas tadi.
Aku berhenti sejenak di lantai dasar yang masih utuh ini dan melihat ke arah pintu tangga darurat yang terbuka lebar. Tanpa pikir panjang aku langsung berlari menaiki tangga dan mengandalkan insting ku untuk menemukan gadis tadi.
"Kaito ... lantai lima ...", suara dari sang malaikat mimpi yang memberiku petunjuk.
"Hmm ... makasih", gumam dan terus berlari menaiki puluhan anak tangga.
Kaki ku semakin berat seiring berjalannya waktu. Tapi entah kenapa semangat ku tak kunjung padam. Malah aku semakin terbakar untuk mengetahui siapa gadis itu dan mungkin dia memiliki hubungan dengan Mirai atau Ai.
Tak kusangka aku berhasil sampai di lantai lima. Aku berhenti dan mengatur nafas ku sejenak.
"Dasar bocah aneh!!!"
Suara itu?! ... itu adalah suara iblis yang sudah mengambil alih tubuh manusia yang ia hinggapi.
Api yang membakar seluruh benda yang bisa ia bakar. Koridor gedung ini tampak seperti lautan api. Panas yang ku rasakan dan asap yang ku hirup ini sama sekali tak ku hiraukan. Aku melangkah menyusuri lorong yang hancur berantakan karena api yang perlahan melahap seluruh gedung ini.
Aku pun sampai di koridor dan melihat gadis itu sedang berdiri di depan laki laki tua yang tubuhnya sudah di ambil alih oleh iblis. Mata merah menyala dan retakan retakan yang muncul di sekujur tubuhnya.
Tangan kiri pria itu berubah menjadi warna merah dan lengannya terlihat kekar dengan otot yang besar. Dan juga kuku di tangan kirinya berwarna hitam dan sangat tajam. Berbeda dengan tangan kanannya yang hanya memiliki retakan retakan biasa.
"Hoi!!! ... kamu jangan di situ ... bahaya tau?!", ucap ku memperingatkan gadis bule rambut pirang itu.
"Aku gak bakal mundur", jawabnya dengan wajah datar seraya menarik sebilah pisau yang ia sembunyikan di lengan panjang sebelah kiri kemejanya itu.
"Pisau? ... Hoi!!! ... apa yang akan kamu lakukan dengan pisau itu?!"
maaf cuma nanyak:v
Siapa tau kalian suka.
Jangan lupa juga Like Sama Fav nya ya😉