NovelToon NovelToon
Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lin Yuan hanyalah seorang satpam biasa yang ingin menikmati hidup tenang setelah meninggalkan gelarnya sebagai Raja Tentara Bayaran paling mematikan.

Namun, hari-harinya berubah menjadi kacau ketika ia terjebak kesepakatan menjadi pacar palsu seorang CEO wanita sedingin es bernama Shen Yuxuan demi menggagalkan pertunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Su Mengting tersenyum lebar hingga matanya menyipit di balik kacamatanya.

"Hanya masalah kecil, lain kali jangan menendang ban mobil kalau mesinnya yang rusak."

Lin Yuan mengusap kotoran di tangannya menggunakan sapu tangan lusuh dari sakunya.

"Sebagai ucapan terima kasih, bagaimana kalau kau mentraktirku makan siang nanti?"

Su Mengting menganggukkan kepalanya dengan cepat tanpa ragu.

"Tentu saja, aku akan mencarimu di jam istirahat nanti."

Su Mengting masuk kembali ke dalam mobilnya sambil melambaikan tangan dengan riang.

Lin Yuan membalas lambaian tangannya dan melihat sedan merah itu melaju keluar dari parkiran.

'Setidaknya hari pertamaku tidak membosankan seperti yang aku kira.'

Lin Yuan kembali berjalan menuju sudut persembunyiannya untuk melanjutkan tidur siangnya yang tertunda.

Di lantai teratas gedung pencakar langit itu, ruang kerja CEO tampak sangat dingin dan sepi.

Shen Yuxuan duduk di kursi kebesarannya dengan punggung tegak dan tatapan fokus.

Jari jarinya yang lentik memijat pelipisnya yang terasa berdenyut nyeri.

Di atas meja mahoninya yang luas, terdapat sebuah undangan makan malam keluarga berwarna emas.

Itu adalah undangan dari keluarga Zhao, keluarga kaya raya yang berniat melamarnya akhir pekan ini.

Tuan muda keluarga Zhao terkenal sebagai pria hidung belang yang sombong dan suka merendahkan wanita.

Shen Yuxuan lebih baik mati daripada harus menyerahkan hidupnya pada pria menjijikkan seperti itu.

Namun tekanan dari dewan direksi dan keluarga besarnya semakin tidak bisa ditoleransi.

Dia membutuhkan alasan yang sangat kuat dan tidak masuk akal untuk menghancurkan pertunangan itu secara sepihak.

Pikirannya kembali melayang pada kejadian di lobi utama beberapa jam yang lalu.

Dia mengingat wajah santai dan senyum menyebalkan dari penjaga keamanan baru bernama Lin Yuan.

Pria itu mematahkan tangan seorang penyerang bersenjata tanpa berkedip sama sekali.

Pria itu juga berani menatap tubuhnya dengan terang terangan dan menghinanya.

Shen Yuxuan tanpa sadar menyentuh pinggangnya sendiri, mengingat rasa panas dari telapak tangan Lin Yuan.

Sentuhan itu kasar dan kuat, sangat berbeda dengan tangan pria kantoran pada umumnya.

"Dia tidak punya sopan santun, bermulut kotor, dan sangat tidak tahu malu."

Shen Yuxuan bergumam pelan memecah keheningan di ruangannya.

"Tapi dia adalah satu satunya orang yang berani menatap mataku tanpa rasa takut sedikit pun."

Shen Yuxuan menarik selembar kertas kosong dan mengambil pena mahalnya.

Dia mulai menulis beberapa poin penting dengan tulisan tangannya yang rapi.

Ini adalah draf kontrak perjanjian yang akan mengikat nyawa satpam rendahan itu bersamanya.

Kontrak menjadi kekasih pura puranya.

Dia akan membayar pria itu dengan jumlah uang yang tidak pernah dibayangkannya seumur hidup.

Sebagai gantinya, Lin Yuan harus menjadi tameng hidupnya dari kemarahan keluarga Zhao.

Jika keluarga Zhao marah dan menghancurkan pria itu, Shen Yuxuan tidak akan merasa bersalah.

Lagipula Lin Yuan hanyalah orang asing bermulut tajam yang kebetulan lewat di hidupnya.

Tok tok tok.

Suara ketukan pintu menghentikan gerakan pena Shen Yuxuan.

"Masuk."

Shen Yuxuan menjawab dengan nada dinginnya yang biasa.

Pintu terbuka dan Su Mengting masuk membawa tumpukan dokumen untuk ditandatangani.

Wajah sekretaris mungil itu terlihat lebih ceria dari biasanya.

"Nona Shen, ini laporan keuangan kuartal kedua yang harus Anda periksa."

Su Mengting meletakkan dokumen itu di meja dengan hati hati.

Shen Yuxuan melirik sekretarisnya dan menyadari ada yang berbeda dari raut wajahnya.

"Kau terlihat senang hari ini Mengting, apa perjalanan dinasmu lancar?"

Shen Yuxuan bertanya sekadarnya sambil mulai membalik halaman dokumen.

"Sangat lancar Nona, oh ya, penjaga keamanan baru kita ternyata sangat pintar."

Su Mengting berceloteh tanpa sadar karena masih merasa kagum.

"Mobil saya tadi sempat mogok di parkiran bawah tanah, dan dia memperbaikinya hanya dalam hitungan detik."

Tangan Shen Yuxuan yang sedang memegang pena tiba tiba berhenti bergerak.

"Penjaga keamanan baru?"

Shen Yuxuan mendongak menatap sekretarisnya dengan alis berkerut.

"Iya Nona, namanya Lin Yuan, dia sangat ramah dan... um, lumayan tampan dari dekat."

Su Mengting menundukkan kepalanya menyembunyikan senyum malu malu.

Raut wajah Shen Yuxuan seketika berubah menjadi sedingin es di kutub utara.

Baru setengah hari bekerja, pria berandalan itu sudah mulai merayu karyawan wanitanya.

Bahkan sekretaris pribadinya yang lugu ini hampir termakan oleh buaya darat itu.

"Panggil dia ke ruanganku sekarang juga."

Shen Yuxuan memberikan perintah dengan nada yang membuat bulu kuduk Su Mengting merinding.

"Ta tapi Nona, dia sedang bertugas di parkiran bawah-"

"Aku bilang panggil dia sekarang, Su Mengting."

Shen Yuxuan memotong ucapan sekretarisnya dengan tatapan tajam yang mematikan.

Su Mengting tersentak kaget dan buru buru membungkukkan badannya.

"Ba-baik Nona Shen, saya akan segera memanggilnya."

Su Mengting setengah berlari keluar dari ruangan itu dengan jantung berdebar ketakutan.

Dia tidak mengerti kenapa bosnya tiba tiba marah besar hanya karena nama satpam baru itu disebut.

Di dalam ruangan, Shen Yuxuan meremas kertas draf kontraknya hingga sedikit kusut.

"Beraninya kau bersantai dan merayu wanita di saat jam kerja."

Shen Yuxuan menggertakkan giginya menahan rasa kesal yang entah datang dari mana.

"Aku akan membuatmu menyesal karena berani menerima pekerjaanku ini, Lin Yuan."

Lima belas menit kemudian, pintu ruang kerja CEO kembali diketuk.

Lin Yuan melangkah masuk dengan tangan dimasukkan ke dalam saku celananya.

Dia berjalan santai mengitari ruangan mewah itu seolah sedang mengunjungi museum.

Matanya menyapu setiap sudut ruangan sebelum akhirnya menatap wanita cantik yang duduk di balik meja.

Shen Yuxuan menatapnya dengan tatapan mematikan, kedua tangannya terlipat anggun di atas meja.

Blus putih ketatnya terlihat semakin menonjolkan aset dadanya saat dia duduk dengan postur seperti itu.

"Ruangan yang bagus, sangat cocok untuk bos besar sepertimu."

Lin Yuan tanpa diundang langsung duduk di sofa kulit yang ada di tengah ruangan.

Dia menyandarkan punggungnya dan menyilangkan kakinya dengan sikap sangat tidak sopan.

"Jadi, ada urusan apa Bos memanggil satpam rendahan sepertiku ke ruangan suci ini?"

Lin Yuan tersenyum menantang, bersiap untuk permainan tarik ulur dengan wanita es di hadapannya ini.

1
Kak Seto Kangen Band
coba lebih gede lagi cleavage nya kak👍
Reed
Lingtiang /Drool//Drool//Drool/
Reed
Hore, sepuluh Bab /Determined/. Jadikan 20 Bab Thor updatenya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Sangat bombastis /Drool/, mana 10 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Reed
/Hunger//Hunger//Hunger/, Up Lagi Kak /Drool//Drool//Drool/
Reed
/Drool//Awkward//Awkward/, Ditunggu 8 Babnya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Wah /Hunger//Hunger//Hunger/, langsung 10 Bab Thor /Curse//Curse/
Reed: Kamu pasti bisa Kak /Determined/
total 2 replies
Gege
lempar semua Thor 10k kata..gasss
Gege
mendadak MC ditabrak truk tronton Daan...Ding...😄🤣🤭
Tri Wahyuni: Gege berulah lagi🤭😅😅
total 2 replies
Gege
ada suara dingg...engga ini Thor...😄🤣
Yui: ehehehe, bukan system inih/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!