Vania Adinata, tanpa sengaja melewatkan malam panasnya dengan seorang CEO terkenal. Putus cinta membuatnya frustasi hingga dia mabuk dan melakukan one night stand tanpa sengaja.
Dikucilkan karena hamil, hingga dijodohkan dengan pria tua. Namun, nasib baik masih berpihak padanya, dia kabur dan tanpa di duga bisa bertemu dengan Ayah biologis bayi yang ada dalam kandungannya.
Bagaimana kisah selanjutnya? Siapa kira kira CEO terkenal dan nomor satu itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 18 Salah paham
Keesokan paginya.
Baskara, Risna serta Axel datang ke Villa. Namun, mereka hanya mendapati sang asisten rumah tangga yang sedang menyiapkan sarapan.
"Dimana Vania dan Gio? Apa mereka belum bangun?" tanya Baskara pada ART tersebut.
"Eh, selamat pagi, Tuan. Mereka belum bangun,"
Baskara hanya menjawab dengan anggukan kemudian berjalan menaiki anak tangga, diikuti oleh Risna.
Setelah mereka sampai di depan pintu kamar pengantin baru itu, keduanya mendengar suara sesuatu dari dalam.
"Aw, pelan-pelan, Gio. Ini sangat sakit," desis Vania, lebih tepatnya seperti mend*sah.
"Sabar, tahan dulu sebentar." balas Gio dengan suara beratnya.
Kedua orangtua yang merasa penasaran itu menempelkan telinga mereka ke daun pintu, tak lupa sebelah tangan Risna dia gunakan untuk menutupi telinga Axel.
"Kau boleh pukul aku, menjambak, atau mencakar punggungku. Itu tidak masalah,"
Vania menahan napasnya. Dia memegangi kakinya yang terasa sakit karena terpeleset di kamar mandi.
"Angkat kakimu, jangan seperti itu, aku sedikit kesusahan." ucap Gio lagi karena Vania malah menurunkan kakinya dari pangkuan Gio.
"Aku tidak tahan," isaknya kecil.
Kedua orangtua yang berada di luar hanya saling tatap sambil membekap mulut mereka masing-masing.
"Mereka sedang bercin*ta." ujar Risna pelan sambil memberikan isyarat pada Baskara. Ya, agar pria itu mengerti karena kemungkinan suaranya tidak bisa terdengar di telinga pria itu.
"Argh!" pekik Vania saat Gio menarik kakinya dengan cukup kencang.
"Coba sedikit gerakan. Kalau belum enakan, nanti kita pergi ke Dokter."
Vania mencoba memutarkan kakinya ke kanan dan ke kiri. "Hei, sejak kapan kau punya ilmu mengurut seperti ini?"
Gio menautkan kedua alisnya. "Rahasia!'' guraunya. "Jadi bagaimana, sudah mendingan atau masih sangat sakit?"
"Lumayan."
"Baiklah, setelah sarapan kita pergi ke Dokter. Aku tidak mau terjadi sesuatu padamu." ucap Gio begitu perhatian membuat Vania tersipu malu.
Wanita itu hendak turun dari ranjang tapi di cegah oleh Gio. "Tunggu! Biar ku gendong."
"Tapi... Gio, aku bisa jalan sendiri. Jangan terlalu memanjakan seperti ini." Vania mencoba menolak.
"Kau istriku, dan aku harus memanjakanmu. Hm?" Pria itu mengecup sekilas bibir mungil milik Vania.
Ceklek!
Kedua orangtua yang ternyata masih berada diluar kamar berpura-pura mencari kesibukan. Baskara seakan menelpon sementara Risna menimang Axel. Mereka tidak tahu jika Gio dan Vania keluar secepat ini.
"Papa, Mama? Sejak kapan kalian ada di depan sini?" tanya Vania yang masih melingkarkan kedua tangannya di pundak Gio.
"Eum... Maaf kami menganggu, lanjutkan saja, Nak." mereka hendak pergi tetapi Vania dengan cepat lompat dari gendongan Gio.
"Kenapa harus pergi?" dirinya mengambil alih Axel. "Anak Mama yang ganteng, kenapa datang tidak mengabari? Mama kangen ..." Vania memeluk putranya dengan sangat erat. Bahkan dia menghujani bayi mungil itu dengan beberapa kali kecupan.
Gio tidak mau kalah, dia juga menciumi pipi Axel dengan penuh kasih sayang. "Anak Papa," ingin rasanya dia mengatakan pada Vania jika sebenarnya Axel adalah putranya. Namun, dia menunggu waktu yang tepat.
Baskara dan Risna tersenyum melihat kebahagiaan mereka. "Kami tidak ingin mengganggu, kami hanya ingin mengajak kalian sarapan bersama," kata Baskara.
Vania tersenyum, "Aku dan Gio juga baru saja mau sarapan. Ayo, kita makan bersama."
Mereka semua kemudian berjalan menuju ke ruang makan, di mana sarapan telah disiapkan. Tetapi ada hal yang membuat Baskara mengehentikan langkahnya.
.......
BERSAMBUNG
LANJUT SIANG YA GUYS 🤍