NovelToon NovelToon
One Night With Mr. Mafia

One Night With Mr. Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / One Night Stand / Percintaan Konglomerat / Mafia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​"Tugasku adalah menjagamu, Leana. Bukan mencintaimu."

​Leana Frederick tahu, ia seharusnya berhenti. Mengejar Jimmy sama saja dengan menabrak tembok es yang tak akan pernah cair.

Bagi Jimmy, Leana adalah titipan berharga dari seorang sahabat, bukan wanita yang boleh disentuh.

Hingga satu malam yang menghancurkan batasan itu. Satu malam yang mengubah perlindungan menjadi sebuah obsesi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18

"Terlalu pendek, Lea. Ganti!"

Leana mendengus sembari memutar tubuhnya di depan cermin besar butik itu. Gaun merah yang ia kenakan memang membalut tubuhnya dengan sempurna, tapi bagian punggungnya terbuka lebar hingga ke pinggang.

"Ini sedang tren, Jim! Dan warnanya bagus untuk kulitku. Kau tidak lihat bagaimana pelayan butik tadi menatapku?"

"Justru karena aku melihat bagaimana pria-pria di luar sana menatapmu, aku menyuruhmu menggantinya," geram Jimmy.

Ia berdiri di belakang Leana, bayangan tubuhnya yang besar menutupi pantulan Leana di cermin. Tangan kasarnya meraba kulit punggung Leana yang polos, membuat gadis itu meremang.

"Kau tidak akan keluar dari sini dengan punggung telanjang seperti ini. Aku tidak sudi berbagi pemandangan ini

dengan siapa pun."

"Kau ini pengawal atau polisi moral, sih?" Leana berbalik, mengalungkan tangannya di leher Jimmy, sengaja merapatkan tubuh mereka. "Bukankah kakek ingin aku terlihat menawan untuk calon suamiku nanti? Mungkin pria Belanda itu akan menyukainya."

Rahang Jimmy mengeras. Ia mencengkeram pinggang Leana dengan posesif, menariknya hingga tidak ada celah di antara mereka.

"Sebut pria itu sekali lagi, dan aku akan merobek gaun ini tepat di depan matamu, Lea."

"Coba saja kalau berani," tantang Leana dengan nada manja.

Jimmy tidak menjawab dengan kata-kata. Ia menyambar sebuah gaun hitam berlengan panjang dari rak terdekat, lalu mendorong Leana masuk ke dalam ruang ganti.

"Pakai ini. Sekarang!" perintah Jimmy, ikut masuk dan mengunci pintu dari dalam.

"Jim! Apa yang kau lakukan? Kau tidak boleh masuk ke sini!" pekik Leana dengan pipi merona.

"Aku yang memutuskan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di sini," bisik Jimmy. Ia membantu Leana menurunkan ritsleting gaun merahnya. "Kau ingin manja denganku, kan? Sini, biarkan aku yang melayanimu."

Saat gaun merah itu meluncur jatuh ke lantai, menyisakan Leana dengan pakaian dalam renda hitamnya, suasana di ruang ganti yang sempit itu mendadak panas. Oksigen seolah menghilang. Mata Jimmy menggelap, menatap setiap inci lekuk tubuh Leana dengan rasa lapar.

"Kau sangat cantik, Lea. Terlalu cantik sampai rasanya aku ingin mengurung mu di sini selamanya," gumam Jimmy dalam hati.

Tangannya yang besar dan hangat mulai menjelajahi kulit paha Leana lalu naik menuju pinggulnya. Leana mendesah pelan, menyandarkan kepalanya di bahu Jimmy.

"Tadi kau galak sekali di depan Kakek. Sekarang kenapa jadi selembut ini?"

"Karena di depan kakekmu aku adalah anjing penjaga. Sedangkan di depanmu, aku hanya pria gila yang menginginkanmu," balas Jimmy serak. Ia membalikkan tubuh Leana, menekannya ke dinding ruang ganti.

Jimmy menunduk, mencium leher Leana dengan hisa-pan kuat, meninggalkan tanda merah yang kontras di kulit putiha gadis itu. B

"Ini agar pria Italia itu tahu bahwa kau sudah ada yang memiliki."

"Ah... Jim, pelan-pelan..." Leana mencengkeram rambut Jimmy, menariknya agar bibir pria itu segera membungkam miliknya.

Dan saat bibir mereka bertemu, itu bukan lagi ciuman yang ragu-ragu. Itu adalah pagutan yang panas, menuntut, dan penuh dengan gai-rah yang sudah mereka tahan sejak di mansion tadi.

Jimmy menjelajah dengan dominan, sementara tangan Leana merayap masuk ke balik kemeja Jimmy, merasakan otot-otot keras yang berkedut di bawah sentuhannya.

Jimmy mengangkat tubuh Leana, mendudukkannya di atas meja kecil di sudut ruang ganti. Kaki gadis itu melingkar erat di pinggang Jimmy.

"Kau milikku, Leana. Katakan padaku kau milik siapa," tuntut Jimmy di sela ciumannya.

"Milikmu... aku milikmu, Jim," rintih Leana seraya menyatukan kening mereka. Mata indahnya berkaca-kaca karena sensasi luar biasa yang dialirkan Jimmy ke seluruh tubuhnya. "Hanya milikmu."

Jimmy mengecup hidung Leana, lalu beralih ke telinganya. "Bagus. Sekarang pakai gaun hitam itu. Kita akan keluar, membeli barang-barangmu, dan aku akan membawamu pulang untuk menghukum mu lebih jauh karena sudah membuatku cemburu setengah mati hari ini."

Leana tertawa kecil sembari memeluk leher Jimmy erat-erat. "Aku suka dihukum olehmu, Jim."

Jimmy tersenyum tipis, senyum yang sangat jarang ia perlihatkan. Kemudian, ia membantu Leana mengenakan gaun hitam pilihannya, lalu merapikan rambut gadis itu dengan penuh perhatian.

"Hanya begini saja?" tanya Leana dengan bibir cemberut.

"Maksudmu?" Jimmy mengernyit.

"Apa kita tidak bisa melakukan lebih dari—"

"Hilangkan pikiran kotormu itu!" potong Jimmy, menyentil kening Leana dan membuat gadis itu meringis kesakitan.

Apa Leana tidak tahu jika Jimmy sedang menahan mati-matian soal yang satu itu? Rasanya kepala atas bawahnya ingin meledak.

Bukan tak mau menyentuhnya lebih dari sekedar ciuman, Jimmy masih ingat janjinya semalam pada Diego yang memintanya untuk tak menyentuh Lea sebelum mereka menikah.

1
Ayachi
gadis polos matamuu diegooo, dia nurunin sifat beringasmu
Senja: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Keysha Aurelie
keterlakuan kamu Jim parah banget kelakuan mu yang tidak bisa di banggakan itu🤣
apaan coba lagi lagi gak bisa menahan keinginanmu untuk menanam saham itu🤣🤣
ingat Lea terburu buru ada kelas pagi 😭
ini malah berharap kecambahnya tumbuh 🤣🤣
Keysha Aurelie: eh keterlaluan😂
total 1 replies
Lilik24
jangan sampe benihmu sudah tumbuh duluan sedangkan kamu belum kembali Jim
kiya
masih sempat nabur benih ya jim sblm ke kampus, weleh2...
Senja: /Facepalm/
total 1 replies
h-6
dasar pria tua mecum 🌚
h-6: 🌚🌚🌚 BANGET 🌚🌚🌚
total 2 replies
Nice1808
Benih premium jim bukan benih expired🤣Lea akn slalu mrnunggu mu jim jadi cepatlah selamatkan Ibumu dr tangan Daren💪
h-6
sumpah al ngakak bab ini 😭
Sri Wulandari
wkwkwk
Keysha Aurelie
James?
udah ganti sekarang bukan Jimmy lagi

Diego pria itu sudah menyentuh putrimu lebih dari satu kali
kecanduan dia pengen terus🤣
Senja: Wkek nama aslinya james, jimmy nama panggilan dari Diego tp nanti tetap jimmy🤭
total 1 replies
Keysha Aurelie
Halah halah Jim Jim gayamu mau membawa Lea ke ranjang hebat sekali kau ni
hadapi dulu calon mertua mu itu hahaha🤣🤣🤣
rasanya pengen tertawa ,menertawakan Wil Wil arogan itu
Tuan Wil mau nikah lagi anda?
bentar nanti di carikan sama pembuat cerita ini 😂
Marya Dina
nah lhoo jim di todong pertanyaan itu ma calon bamer mu.
.jawab jim😁😁
Kinara Widya
hayo lu Jim....🤣🤣🤣....tapi kayanya Diego sudah mengetahui lah...cuman pura2 saja nanya ...mau lihat reaksi jimmi
TRI SRI SULANJARI
jangan bohong jim katakan saja....siapa tahu langsung di nikahkan meski kena pukulan dulu........🤩😍😍👍
comelciripa
🤣🤣🤣perkara wes dicaplok🤭
Lilik24
diego sudah kecolongan itupun krn ulah calon mantu dr william.....jimmy selalu berusaha menahan diri walaupun selelu digoda lea tp krn obat jadilah
Nice1808
mampus kau jim diego dah curiga dan penasaran, jujur jim klo kau telah makan singa betina nya🤣🤣🤣🤣
Nice1808
ngeri william yg dipndang kasta dan kedudukan🤣dan jimmy gk takut atauoun mundur👍👍
mars
mati aku kata james🤣🤣🤣🤣🤣 jawab aja blm Diego,blm hamil maksudnya🤣🤣🤣🤣
Senja: Hahaha😭
total 1 replies
mars
hasil didikan mu tuh diego😀
Lilik24
udah cepetlah halalin Jim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!