NovelToon NovelToon
Switch-On ! Pacarku CEO Gila ?

Switch-On ! Pacarku CEO Gila ?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / CEO / Office Romance / Enemy to Lovers / Komedi
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Heryy Heryy

"Apa...! Jadi pacarmu...? Dasar GILA...!"

David Lorenzo CEO perusahaan Switch Company. Dia mempunyai banyak kepribadian yang berbeda akibat trauma masa lalu.

Dia bertemu dengan Michelle, yang berkerja di perusahaannya, pertemuan mereka tidak di sengaja dan banyak kesalahpahaman.

Lambat Laun mereka semakin dekat, dan perlahan saling menyembuhkan luka.

Banyak tingkah lucu dan kocak di antara mereka.

penasaran jangan lupa baca, like dan komen.


Update gak nentu..?


Follow Ig: @Hans_Sejin13.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heryy Heryy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30

Di dalam ruangan CEO yang luas dan mewah, David sedang duduk di belakang mejanya yang penuh dengan berkas dokumen penting.

Tiba-tiba saja telepon meja nya berbunyi dengan suara dering yang cukup keras, membuatnya sedikit terkejut dari konsentrasinya yang sedang fokus pada pekerjaannya.

Tanpa berpikir panjang, dia mengambil telepon dan menaruhnya di telinganya. Suara suara kakeknya Lorenzo yang sudah akrab segera terdengar dari ujung lain saluran telepon.

"David! Kapan kamu bawa pacarmu ? Siapa namanya ? Michelle kan? Kapan kamu akan membawanya datang ke rumah kakek untuk berkenalan?" ucap Kakek Lorenzo.

Dengan suara yang gembira dan rasa ingin tahu, jelas sekali bahwa dia sangat menantikan untuk bertemu dengan calon cucu mantunya.

"Kek... Nanti dulu! aku sedang sibuk sekali sekarang ini dengan pekerjaan di perusahaan. Kita bisa bicara tentang hal itu nanti saja?" ucap David dengan suara yang sedikit tergesa-gesa dan juga sedikit kesal.

Dia tidak menyangka bahwa kakeknya akan menghubunginya hanya untuk membicarakan hal yang membuatnya merasa sangat tidak nyaman.

"Kamu ya David... Sampai sekarang kamu belum pernah datang ke rumah kakek bahkan sekali pun sejak kamu jadi CEO perusahaan ini. Kali ini kamu harus datang ! Tidak boleh ada alasan lagi untuk tidak datang!" ucap Kakek Lorenzo.

Kakek dengan suara yang semakin tegas dan tidak bisa ditolak, menunjukkan bahwa dia sudah sangat menetapkan keputusannya tentang hal ini.

"Kek... Tapi sebenarnya aku masih belum siap untuk..." kata David dengan suara yang sangat lembut dan ingin menjelaskan keadaan sebenarnya kepada kakeknya.

Namun sebelum dia bisa menyelesaikan ucapannya, kakeknya sudah langsung membentaknya dengan suara yang cukup keras di ujung lain telepon.

"KAMU! DUA HARI LAGI KAKEK ULANG TAHUN! KAKEK MAU KAMU BAWA PACARMU ITU KE ULANG TAHUN KAKEK! INI PERINTAH DARI KAKEK! JANGAN SAMPAI KAMU MENOLAK !" teriak Kakek Lorenzo.

Belum selesai bicara dan sebelum David bisa memberikan jawaban apapun, Kakek Lorenzo sudah langsung mematikan teleponnya dengan cukup cepat.

David hanya bisa menatap telepon yang sudah diam dengan wajah kesal.

"GILA NIH KAKEK! WHAT THE FU***!!" ucap David dengan marah dan juga sedikit kebingungan.

Dia menjatuhkan telepon ke atas meja dengan cukup kuat membuat beberapa kertas dokumen terbang ke udara.

Dia mulai memikirkan berbagai macam cara untuk menghindari keinginan kakeknya tersebut.

Namun setelah berpikir keras selama beberapa saat, dia menyadari bahwa tidak ada orang lain yang bisa dia ajak sebagai pacar berpura-pura selain Michelle.

Karena hanya dia yang tahu rahasia tentang kondisi kesehatan nya dan juga sudah pernah terlibat dalam kesalahpahaman yang membuat kakeknya mengira bahwa mereka sedang dalam hubungan asmara.

Siang harinya, seluruh karyawan di Switch Company tiba-tiba menerima pesan singkat melalui seluler perusahaan yang mereka gunakan untuk komunikasi kerja sehari-hari.

Pesan tersebut segera menyebar dengan sangat cepat dan menjadi pembicaraan hangat di seluruh bagian perusahaan.

"Pengumuman Penting: Mulai hari ini, Michelle telah resmi menjadi karyawan tetap di Switch Company dengan jabatan sebagai Asisten Administrasi Utama. Selamat bekerja dan semoga sukses selalu!"

Michelle yang sedang makan siang bersama Cindy di kantin perusahaan langsung melihat pesan tersebut di layar ponselnya.

Matanya langsung membesar lebar dan wajahnya menunjukkan ekspresi yang sangat tidak percaya dengan apa yang dia baca.

"Hah?! Si gila itu benar-benar menjadikan aku sebagai karyawan tetap ? Aku kira dia hanya bercanda atau akan mengingkari janjinya saja!" ucap Michelle dengan suara yang penuh kejutan dan juga sedikit kebingungan.

Dia melihat layar ponselnya berulang-ulang kali untuk memastikan bahwa dia tidak salah membaca pesan tersebut.

Cindy yang sedang duduk di sebelahnya langsung memberikan senyum yang sangat lebar dan segera memberikan selamat kepada temannya yang sudah lama menginginkan untuk menjadi karyawan tetap.

"Michelle! Selamat ya akhirnya kamu jadi karyawan tetap! Kamu sudah bekerja keras selama ini jadi pantas saja kamu mendapatkan hal yang baik ini!" ucap Cindy.

Namun berbeda dengan reaksi Cindy yang sangat senang, Michelle merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan semua ini.

Dia merasa bahwa David tidak akan begitu saja memenuhi janjinya tanpa ada imbalan atau permintaan tertentu yang akan dia ajukan padanya nantinya.

"Sialan! Apa lagi nih yang dia mau dari aku sekarang ini? Si gila itu pasti tidak akan begitu saja membuatku jadi karyawan tetap tanpa ada tujuan tertentu! Apa mungkin dia akan kembali memintaku untuk menjadi pacar berpura-pura nya seperti yang dia inginkan beberapa hari yang lalu?" pikir Michelle dengan suara yang sangat lembut dan penuh kekhawatiran.

Michelle merasa bahwa dia akan segera menghadapi masalah baru yang lebih besar dari sebelumnya.

Tidak butuh waktu lama untuk dugaan Michelle tersebut terbukti benar. Tak lama setelah dia kembali ke ruangan kerja nya dari kantin, ponsel kantor nya berbunyi dengan suara dering yang cukup keras.

Dia dengan ragu-ragu mengambil telepon dan mendengar suara David yang sudah sangat akrab baginya.

"Michelle! Kamu segera datang ke ruangan saya sekarang juga! Ada sesuatu yang penting yang harus kita bicarakan!" ucap David dengan suara yang sangat tegas dan penuh perintah.

David tidak memberi kesempatan bagi Michelle untuk bertanya apa yang sebenarnya dia mau dari dirinya.

"Si gila itu lagi ya... Apa lagi nih yang dia mau dari aku sekarang ini? Sudah bikin aku jadi karyawan tetap, sekarang mau apa lagi ya?" ucap Michelle.

Michelle menggerutu sepanjang jalan saat dia berjalan dengan langkah yang pelan dan hati-hati menuju ruangan CEO yang terletak di lantai atas.

Setelah sampai di depan pintu ruangan CEO, Michelle mengambil napas dalam-dalam sebelum mengetuk pintunya dengan lembut tiga kali. Suara David yang menyuruhnya masuk segera terdengar dari dalam ruangan.

"Masuk!" ucap David dengan suara yang jelas dan tegas, membuat Michelle segera membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan yang sangat luas dan mewah tersebut.

"Ada yang bisa saya bantu Bos? Apakah ada sesuatu yang salah dengan pekerjaan saya atau ada tugas baru yang ingin Anda berikan kepada saya?" tanya Michelle.

David kemudian mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Michelle dengan ekspresi wajah yang sangat serius.

Dia kemudian menyuruhnya untuk duduk di sofa besar yang terletak di sudut ruangan dengan gerakan tangan yang singkat dan tegas.

"Kamu duduk dulu ya di sofa itu! Kita perlu membicarakan sesuatu yang sangat penting dan tidak bisa ditunda lagi!" ucap David.

Michelle segera berjalan dan duduk di sofa tersebut dengan posisi yang sangat tegak dan tidak nyaman.

Setelah Michelle duduk dengan benar, David berdiri dari mejanya dan berjalan dengan langkah yang mantap menuju sofa di mana Michelle sedang duduk.

Dia kemudian berdiri tepat di depan wajah Michelle dengan ekspresi wajah yang mulai menunjukkan rasa sombong dan keanggunan yang khas baginya.

"Bagaimana? Sudah kamu dengar beritanya bahwa kamu sudah resmi menjadi karyawan tetap di perusahaan ini?" ucap David dengan suara yang sangat sombong dan penuh dengan kebanggaan diri sendiri.

Seolah-olah dia telah melakukan sesuatu yang sangat besar dan patut dipuji bagi Michelle.

"Sekarang saya mau memberikan kamu kesempatan yang sangat berharga ini untuk menjadi pacar berpura-pura saya !" ucap David dengan suara yang semakin sombong dan penuh dengan perasaan lebih tinggi dari Michelle

Dia melihat wajah Michelle dengan tatapan yang sangat menekan dan membuatnya merasa sangat tidak nyaman.

"Si gila ini kenapa ya terus saja memaksaku ?" ucap Michelle dalam hati.

Bersambung....

1
Dian Imut
ngacai gak ya kira-kira 🤭
Tina
Ga cuma anak kecil, dia juga bs jadi cwek???
wah David, kamu sendirian aja bisa rame gitu ya 🤭
Tina
itu mah lebih ajar 🤭
💕𝓴𝓪𝓼𝔂𝓬𝓱𝓪𝓷🥀
Pura-pura sakit aja
˚₊· ͟͟͞͞➳❥𝐋𝐢𝐥𝐲 𝐕𝐞𝐲༉‧₊⁴.
eh tasya ini yang di bab 1 kan🤭, baru nongol sekarang, kukira dia jahat gituloh😭, atau emang iya🤣.

❤❤
˚₊· ͟͟͞͞➳❥𝐋𝐢𝐥𝐲 𝐕𝐞𝐲༉‧₊⁴.: wkwkwkkw🤭
total 2 replies
Val07
Michelle mending kmu k dukun deh buang sial. Blm menyatu aja david udh ga kehitung dpat petaka, gmana kalo udh nyatu ..🤣
Val07
Penisirin dngan flashback David smpe dia kyak pnya kepribadian ganda kyak penulisnya 🤣
Val07
kmu brtanya hah hah?
Krna dia pemilik tmpat mu bkerja skaligus pemilik dirimu, ginjal mu, jantungmu dan semua tentang mu.
Greta Ela🦋🌺
Lah ini kn kau marah
Greta Ela🦋🌺
Stres
Sishrye
David somplak. penyakit nya parah itu/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sishrye
blonceng kali ya... yang biasa buat sayuran emak emak.
warnanya ijo muda. biasanya di sayur pake kuah santan atau kuah bening.
Sishrye
Dia masii bermimpi indah main mobil mobilan kekny😂
Sishrye
siram air saje laa😂
Sishrye
sesama wanita😭
coba di cek di kamar mandi anunya😭
Sishrye
seketika keluar kalimat sakti nya/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Alyaaa_Lryyy.
owe owe,, itu semacam mirip tagisan bayi bukan😭🤭
black world🥀
ganteng banget sih, eh tapi masih gantengan bang sokjin
Agen One: lanjut
total 7 replies
🦋⃞⃟𝓬🧸𝓴𝓪𝓼𝔂𝓬𝓱𝓪𝓷❀ ⃟⃟ˢᵏ
kek anak Tk aja ni anak
🦋⃞⃟𝓬🧸𝓴𝓪𝓼𝔂𝓬𝓱𝓪𝓷❀ ⃟⃟ˢᵏ
aku juga udah lama ga liburan🥲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!