{Tokoh Utama di ambil dari tokoh figuran Novel LONACA;
Bunga Ariella ~ Robin Chandra}
♡♡♡
"Daratan sudah ku lewati, Lautan sudah ku arungi.
Banyak Bunga telah ku dekati,
hanya ada satu bunga yang harumnya menusuk sampai ke hati.
Takdir membuat aku dan dia hidup bersama hingga kami berpisah. Namun, takdir pula yang mempertemukan kami kembali di lain waktu.
Saat kami bertemu, entah mengapa terselip rasa rindu hingga berubah menjadi cinta yang luar biasa, semua berubah, dadaku terasa bergetar hebat, aku salah tingkah! namun sayang dia tak mencintaiku."
♡♡♡
Dilarang keras Plagiat karya sarahmai.
Jadilah seorang penulis sejati bukan seorang penjiplak!
♡♡♡
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 18
Bunga mulai gelisah, ia lalu bergerak ke kamar pelayan dan mengganti pakain rumahan, mencuci bersih wajahnya.
lalu kembali ke dapur, melihat isi kulkas dan peralatan masak, Bunga belum begitu mahir dalam memasak. Baru berencana akan belajar dengan kakaknya.
Bunga membongkari isi kulkas dan melihat masih banyak bahan mentah, namun ia tidak begitu mengerti mengolahnya untuk menjadi makanan yang enak.
"Haduh! Bagaimana cara memasaknya? mengapa aku jadi pusing yah?" ucapnya mulai menggerutu.
Titik-titik keringat bermunculan di dahi Bunga
Hingga ia melihat kotak spageti di dalam kulkas...
"Wah! Cocok, ini dia yang ku cari!" kata Bunga kesenangan.
Ia mahir memasak menu kesukaannya itu, membuatkan porsi untuk dua piring.
Kemudian membagi dua.
"Ah! Begini terlalu banyak buat si Robin!" Ucapnya sambil memindahkan bagian Robin kepadanya.
"Nah ini baru cocok!"
(Membuat bagian Bunga lebih banyak daripada Robin)
Kemudian menatanya dengan rapi, menarik serta menyimpan bagian khusus untuknya di dalam lemari.
kemudian membuat jus jeruk untuk sang Raden.
....
....
Seorang Pria muncul.
"Woi! Belum masak juga!" Tegur Robin memperhatikan Bunga dari belakang...
"Iyah! Ini sudah siap Raden, tinggal di hidangkan saja!" kata Bunga mempercepat aksinya.
"Kamu masak atau perang!" Tanya Robin geleng-geleng kepala, melihat-lihat kodisi dapur miliknya hancur berantakan dengan gaya sambil melipat tangan.
Pria itu sudah terlihat segar dan mengganti bajunya.
"Maaf Den! Nanti Bunga bersihkan!"
Robin berjalan lalu duduk di meja makan.
Bunga pun menghidangkannya dengan baik.
....
Robin mulai melahap spageti, rasa yang sudah sempurna dengan bumbu olahan instan.
("Haduh laparnya!" Gumam Bunga memperhatikan Robin sambil menelan ludah memandangi lelaki itu melahap spageti yang tersaji, pria itu tidak mengajak Bunga untuk makan bersama)
Setelah makan...
"Baca ini!"
Kata Robin menyodorkan sebuah kertas kepada Bunga.
Adik Anggun itu mulai perlahan mengambil dan membacanya dengan fokus.
∆∆∆∆∆∆∆∆
Surat Perjanjian
Pihak 1 : Robin
Pihak 2 : Bunga
Pertama;
Pihak 2 harus merahasiakan status pernikahan siri bersama pihak 1 kepada siapa saja tanpa terkecuali dan menyadari dirinya hanyalah seorang pelayan di rumah ini.
Kedua;
Pihak 2 adalah seorang pelayan tunggal bernama Robin Chandra, mengurus segala kebersihan rumah di luar maupun di dalam serta semua keperluan pihak 1 termasuk di atas ranjang, dimanapun dan kapanpun. Kecuali pihak 2 sedang datang bulan dengan menunjukkan bukti.
Ketiga;
Sehabis berhubungan intim, pihak kedua wajib meninggalkan kasur ataupun lokasi tempat pihak 1 berada.
Keempat;
Mengerjakan semua apa saja yang di perintahkan pihak 1 tanpa jawaban penolakan.
Kelima;
Pihak 2 Wajib melapor, kemana dengan siapa? Jika pergi meninggalkan rumah. Apabila tidak mendapatkan izin, pihak 2 tetap stay di dalam rumah.
Keenam;
Pihak 1 tidak memberikan upah atau gaji kepada pihak 2, kecuali uang belanja, seperti keperluan rumah dan makan.
Ketujuh;
Pihak 2 wajib menyerahkan ijazah Asli yang terakhir (Sarjana), sebagai jaminan untuk pihak 1.
Kedelapan;
Pihak 2 dilarang keras menyentuh barang-barang milik pribadi pihak 1.
Kesembilan;
Jika pihak 2 berani melarikan diri saat pihak 1 tidak berada di rumah, maka pihak 2 bersiap-siap mengganti kerugian sebesar 10 juta dolar (USD) atau penjara selama-lamanya.
Kesepuluh;
Masa berlaku surat perjanjian hanya sampai pihak 1 menceraikan pihak 2.
∆∆∆∆∆∆∆∆∆
Mata Bunga langsung membesar 😱 melihat Denda serta hukuman, jika berani melarikan diri.
...........
"Bagaimana?" Tanya Robin.
"Huuufft! Baiklah!"
"Jika setuju, langsung tanda tangani" pinta Robin.
Bunga pun menandatangani surat perjanjian itu.
"Masih ada lagi!" ucap Robin
Menyerahkan satu lembar kertas di hadapan Bunga.
Bunga membaca dengan fokus, sebuah surat Pernyataan singkat;
∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆
Surat pernyataan
Saya Robin Chandra resmi menceraikan istri siri saya bernama Bunga Ariella 5 bulan ke depan tepat tanggal 01-Maret-2021.
Bunga Ariella tidak berhak menuntut untuk mendapatkan harta (gono-gini) dari Robin Chandra.
Pernyataan ini di tulis atas kehendak saya dalam keadaan sadar dan tanpa adanya unsur paksaan.
TTD
....
"Aku rasa menikah denganmu tidak perlu lama hanya dalam jangka 5 bulan saja sudah cukup, anggap ini untuk menuntaskan masa kerja kontrak ketiga denganku.
Dan jangan pernah coba-coba terobsesi untuk mendapatkan ku, kesalahan ini cukup terjadi satu kali, jika sampai terjadi lagi, aku tidak segan-segan menghabisi kamu dan ibumu, mengerti (bentak)!" Ancam Robin dengan wajah seramnya.
"I...iyah"! Bunga langsung menandatangani surat pernyataan dari Robin, namun pria itu belum terlihat memberi tekenannya.
"Dan aku harap, tepat di tanggal perceraian kita, secara otomatis kamu segera pergi, karena rumah ini akan segera aku jual, aku akan bertunangan dengan calon istriku yang sesungguhnya!"
"Baiklah, Apa ada lagi yang akan di tandatangani?" Tanya Bunga.
"Cukup!" Ucap Robin bangkit dari meja makan, kemudian meninggalkan istrinya sambil membawa 2 lembar surat penting.
...
Bunga duduk dalam lamunannya...
"Lima Bulan itu tidak lama Bunga! Kau hanya cukup bersabar!" Ucapnya menguatkan diri, lalu bangkit mengambil sepiring spageti di dapur.
Entah mengapa tiba-tiba saja nafsu makannya hilang, Bunga hanya bisa menghabiskan setengah piring dari menu yang di masaknya.
.....
"Oh iyah, telpon kakak dulu, kenapa aku bisa sampai lupa!" Gumamnya.
"Tuuuuut"
"Bunga! Kamu baik-baik saja!" Kata Anggun dengan nada suara lemas.
"Iyah! Ibu hanya di tahan 1 tahun saja kak, Robin datang membantu!"
"Iyah! Kakak sudah tau dari pengacara kita!"
"Aku tidak bisa singgah melihat kakak, karena Robin sekarang sudah berkuasa atas diriku, untuk membayar semua ini, aku harus menjadi pelayan tunggal di rumahnya!"
"Dia sudah menceraikanmu?"
"Sudah, untuk 5 bulan kedepan, selama lima bulan berikutnya aku harus menjadi pelayan untuk melayani semua keperluannya termasuk memuaskan nafsu birahinya.
kak! tolong jangan pernah katakan kepada siapapun, jika aku sudah menikah dengan Robin, bisakah kakak rahasiakan ini!"
"Iyah, baiklah (Anggun terdiam sejenak) Maafkan kakak yah Bunga! Kakak lah orang yang paling bertanggung jawab atas penderitaan ini."
"Sudahlah, semua sudah terlanjur!"
"Maafkan kakak yah Bunga!" Ucap Anggun dengan tangisnya.
Bunga hanya terdiam.
"Trup!" Sambungan ponsel diputuskan oleh Bunga.
....
....
Bunga sudah memindahkan semua barang-barangnya ke kamar tamu, kamar yang lebih bagus daripada kamar seorang pelayan.
Wanita muda itupun merasa kelelahan dan akhirnya tertidur di atas kasur.
Tak lama kemudian...
"Bungaaaa!" panggil Robin.
Mencari Bunga ke kamar pelayan namun tidak ada disana.
Lalu membuka dengan cepat kamar tamu.
Robin langsung memukul keras penyangga kasur.
"Woy! banguuun!" Bentak Robin.
Dengan ekpresi terkejut hebat, Bunga langsung bangkit.
"Maaf Raden!"
"Kamu disini pelayan! Bukan tamu terhormat! Siapa suruh kamu tidur disini, aku sudah menuliskan di surat perjanjian, pihak 2 harus menyadari jika dirinya itu adalah seorang pelayan! Tidur di kamar pelayan dan gunakanlah pakaian pelayan!" Kata Robin dengan wajah marahnya.
Gambar; pinterest.com
"I...Iyah"
Robin pergi melangkah dengan gaya sombongnya, pria itu merasa dirinya lebih kaya dari sebelumnya.
Bunga bergegas ketakutan memindahkan semua barang-barangnya ke kamar pelayan.
.....
.....
Like & Vote...
love beut anggun 🥰😭🤧