NovelToon NovelToon
CEO Yang Terjerat Pesona Sang Model

CEO Yang Terjerat Pesona Sang Model

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Perjodohan / Tamat
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lalalicious

Demi membalas budi kepada orang tua angkat yang membesarkannya, Eros Forger, CEO muda sukses, rela menerima perjodohan meski sudah memiliki kekasih yang dicintainya, Lura.

Ternyata, calon istrinya adalah Zenaya Harper, supermodel internasional yang cantik, mempesona, dan berhati tulus.

Awalnya Eros berusaha setia pada Lura, tetapi kebersamaannya dengan Zenaya perlahan menggoyahkan hatinya. Akankah ia tetap bertahan pada cinta pertamanya, atau justru jatuh cinta pada wanita yang semula tak pernah ia inginkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lalalicious, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BRAND AMBASSADOR CALON ISTRI

Pagi itu, suasana di ruang CEO Forger Group International dipenuhi nuansa profesional.

Cahaya matahari menembus dinding kaca yang menjulang tinggi, menerangi meja kerja Eros yang dipenuhi berkas-berkas penting.

Pintu ruangannya diketuk pelan.

"Silakan masuk."

Desmon melangkah masuk sambil membawa sebuah map hitam dan sebuah kotak berisi desain produk terbaru perusahaan.

"Selamat pagi, Tuan. Saya datang untuk mempresentasikan produk terbaru Forger Group."

Eros mengangguk singkat.

"Tunjukkan."

Desmon membuka kotak tersebut, lalu mengeluarkan sebuah botol parfum dengan desain yang begitu elegan. Botol kaca bening berlapis sentuhan emas itu memancarkan kesan mewah dan eksklusif. Lekukannya sederhana, tetapi memiliki detail artistik yang membuatnya tampak seperti sebuah karya seni.

"Ini adalah desain final untuk parfum terbaru kita. Konsepnya mengusung kesan elegan, mewah, dan berkelas. Divisi desain telah bekerja hampir tiga bulan untuk menyempurnakannya."

Eros mengambil botol itu, memutarnya perlahan di tangannya, mengamati setiap detail dengan saksama.

Beberapa detik kemudian, sudut bibirnya terangkat tipis.

"Bagus."

Ia mengangguk puas.

"Desainnya sesuai dengan yang kuinginkan."

Desmon ikut tersenyum lega.

"Kalau begitu, jika Tuan menyetujuinya, divisi produksi akan segera menyelesaikan tahap akhir."

Eros mengembalikan botol parfum itu ke atas meja.

"Baik. Aku harap lusa seluruh kemasan final sudah berada di ruanganku."

"Baik, Tuan. Saya akan segera menyampaikannya kepada tim produksi."

Suasana kembali hening beberapa saat.

Namun, Desmon belum juga beranjak pergi.

"Maaf, Tuan... masih ada satu hal lagi yang harus kita persiapkan."

Eros mengangkat pandangannya.

"Apa?"

"Kita harus menentukan model sekaligus brand ambassador untuk produk terbaru ini."

Eros mengangguk pelan.

"Benar juga."

Ia menyandarkan tubuhnya ke kursi.

"Kalau begitu, carikan model yang benar-benar cocok. Produk ini sangat istimewa, jadi aku ingin wajah yang mampu merepresentasikan kemewahannya."

Senyum Desmon semakin lebar.

"Sebenarnya... saya sudah memiliki satu nama.

Eros kembali menatapnya.

"Siapa?"

tanyanya datar sambil meraih cangkir kopi di atas meja.

Desmon menarik napas pelan.

"Zenaya Harper."

"Khuk!"

Baru saja seteguk kopi masuk ke mulutnya, Eros langsung tersedak hebat.

"Ukhuk... khuk..."

Desmon yang panik segera mengambil kotak tisu dan menyodorkannya.

"Tuan!"

Eros menerima tisu itu sambil berusaha menenangkan napasnya.

Beberapa saat kemudian ruangan kembali sunyi.

Tatapan Eros berubah tajam.

"Kenapa harus dia?"

Nada suaranya terdengar gusar.

"Aku tidak setuju."

Desmon tampak kebingungan.

"Kenapa, Tuan? Bukankah Miss Zenaya adalah model yang paling tepat? Saat ini beliau sedang berada di puncak popularitas. Cantik, elegan, memiliki citra internasional, dan jutaan penggemar."

Ia melanjutkan dengan penuh semangat.

"Memang honor beliau sangat mahal, tetapi justru itu yang akan menaikkan nilai produk kita. Parfum ini akan terlihat jauh lebih eksklusif jika diiklankan oleh Miss Zenaya Harper. Saya yakin penjualannya juga akan meningkat sangat cepat."

Eros hanya terdiam.

Bagaimana mungkin ia menjelaskan bahwa wanita yang sedang dibicarakan itu adalah calon istri hasil perjodohan keluarganya?

"Tetap saja..."

Ia mengembuskan napas panjang.

"Aku tidak setuju."

Desmon semakin heran.

"Tapi kenapa, Tuan? Apa alasannya?"

Eros menatap lurus ke arah sekretarisnya.

"Karena..."

Ia berhenti sejenak.

"Dia adalah wanita yang akan dijodohkan denganku."

Mata Desmon langsung membelalak lebar.

"Apa?!"

Ia hampir tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

"Jadi... Anda dijodohkan dengan Miss Zenaya Harper?"

Eros memalingkan wajahnya dengan ekspresi datar.

"Iya."

Desmon masih tampak terkejut.

Lalu, tanpa sadar ia berseru,

"Kalau begitu Tuan benar-benar sangat beruntung!"

Eros langsung mengerutkan dahinya.

"Beruntung?"

Baginya, keberuntungan yang sesungguhnya hanyalah jika ia bisa menikah dengan Luna.

Desmon buru-buru melambaikan kedua tangannya.

"Bukan begitu maksud saya."

Ia tersenyum kikuk.

"Maksud saya, Miss Zenaya adalah wanita yang diidam-idamkan banyak pria. Cantik, terkenal, sukses, bahkan banyak orang ingin meminangnya. Tapi beliau justru menjadi calon istri Anda."

Eros menggeleng pelan.

"Mau secantik apa pun dia... mau seterkenal apa pun dia..."

Tatapannya berubah sendu.

"Hatiku hanya untuk Lura."

Desmon mengangguk mengerti.

"Saya paham, Tuan."

Ia kembali mencoba menyampaikan pendapatnya.

"Tapi justru karena beliau calon istri Anda, bukankah akan lebih baik jika menjadi wajah produk perusahaan sendiri?"

Desmon berhenti sejenak, lalu mencondongkan tubuhnya sambil berbisik pelan,

"Siapa tahu... Tuan bisa minta diskon."

Seketika tatapan Eros berubah tajam.

"Kau pikir aku tidak mampu membayarnya?"

Desmon langsung menelan ludah.

"Bukan begitu, Tuan."

Ia tertawa canggung.

"Tentu saya tahu Tuan mampu membayarnya. Anda bahkan salah satu orang terkaya di negara ini."

Eros masih menatapnya tanpa berkedip.

Desmon berdeham pelan untuk mencairkan suasana.

"Jadi... bagaimana, Tuan?"

Ia tersenyum hati-hati.

"Apakah saya boleh menghubungi Miss Zenaya sebagai brand ambassador parfum terbaru Forger Group?"

Eros mengusap pelipisnya yang mulai terasa berdenyut.

"Atur saja."

Ia memalingkan wajahnya.

"Jangan membuat kepalaku semakin pusing."

Senyum Desmon langsung mengembang.

"Baik, Tuan. Serahkan semuanya kepada saya."

Ia membungkukkan badan dengan hormat.

"Kalau begitu saya permisi."

Setelah mengucapkan salam, Desmon keluar dari ruangan CEO, meninggalkan Eros seorang diri.

Ruangan kembali sunyi.

Eros menyandarkan tubuhnya ke kursi sambil menatap desain parfum yang masih berada di atas mejanya.

Dalam hati, ia tidak bisa memungkiri satu hal.

Zenaya memang sosok yang paling cocok menjadi wajah parfum mewah itu. Kecantikan, pesona, dan citra elegannya seolah diciptakan untuk merepresentasikan produk tersebut.

Namun, justru itulah yang membuatnya enggan.

Ia tidak ingin memiliki terlalu banyak hubungan dengan wanita itu.

Baginya, menjaga jarak adalah satu-satunya cara untuk tetap setia pada Lura, wanita yang telah lama mengisi seluruh ruang di hatinya.

1
Red Blossom
Makasih thor
falea sezi
lanjut moga cerai 😒
falea sezi
🤣🤣 Eros Eros lu pelaku tukang selingkuh ehh belagakk korbann
falea sezi
elehh prett ujungnya balikan🤣🤣 gunanya minggat apa 🤣🤣🤣 males skip aja
falea sezi
Eros uda pernh tidur belom ma lura🤣pasti. udah kan
falea sezi
🤣🤣 laki serakah kayak lu g pantes dpet kesempatan kedua
falea sezi
kasian lucian😕 yg tulus lo itu zenaya
falea sezi
males klo. ujungnya balik🤣 g ada beda ma novel lain di sakiti ujungnya balik demi anak katanya alah prettttt😒
falea sezi
pokok harus cerai
falea sezi
gk ada maaf buat penghianat
falea sezi
kapok
Viora Yorticia
keren
Red Blossom
Setuju thor, jangan sampe anaknya keburu lahir kaya cerita2 yg lain.
Eneng Farida
laki2 plin plan kitu jgn kasih kesempatan zenaya
Red Blossom
Thor kok Eros tidak ada tindakan tegas untuk Lura? Padahal Lura sudah memprovokasi Zenaya
Eneng Farida
laki2 seperti eros pantas d cerai kan kmu berhak mendapatkan laki2 baik zenaya yg tulus mencintaimu bukan laki2 yg terlambat menyesal baru cinta
Viora Yorticia: Terima kasih kk sudah membaca😍🫰
total 1 replies
Eneng Farida
makan tuh nanti penyesalan mu eros zenaya sudah kecewa berat jangan mau kembali zenaya makan tuh cinta pertama kmu s lura soalnya penghianat cocok sm penghianat jga
Viora Yorticia
makasii kakak udah baca😍😍
merry
bgus sm Lucian tuu Zen
Viora Yorticia: makasi kakak udah baca😍
total 1 replies
merry
heran msk ceo sekelas Eros gk tau kelakuan lura dan Zen juga model terknl msk gk bs cari tau kelakuan lki ya
Viora Yorticia: karena Eros punya uang jadi bisa nutupin semuanya🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!