NovelToon NovelToon
Melayani Tuan Impoten

Melayani Tuan Impoten

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reni Juli

Roseline adalah Psk nomor satu di rumah bordil Heaven yang ada di Spanyol. Entah sudah berapa banyak pria yang menggunakan jasanya untuk menyalurkan hasrat, dia tidak peduli karena dia bekerja untuk menyembuhkan penyakit adiknya yang berusia empat tahun. Setiap hari, Roseline harus melayani pria hidung belang tapi suatu hari, dia dibeli oleh seorang milliarder bernama Edgard Demitry yang mengidap penyakit impoten.
Rose merasa jika itu adalah angin segar karena dia tidak perlu lagi melayani pria hidung belang. Dia melayani Tuannya dengan sepenuh hati namun semua di luar rencana karena penghinaan juga perlakuan buruk yang harus dia dapatkan dari Edgard yang ternyata kejam dan tak memiliki hati. Semua itu semakin memburuk saat kedatangan sahabat masa kecilnya yang membuatnya berada di dalam masalah karena Edgard cemburu. Rose disiksa sedemikian rupa, sebuah kejadian naas pun dia alami karena kekejaman Edgard. Dapatkah dia terbebas dari belenggu pria kejam yang telah membeli dirinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harus Menggantinya

Rose membuat sarapan seperti yang Edgard inginkan, Gracia tidak membantu karena dia sibuk membersihkan rumah. Hari ini, tidak ada lagi adegan yang tidak mereka inginkan di mana Rose hanya terbungkus celemek saja. Meski kesulitan menggerakkan satu tangan akibat bahu yang membengkak tapi Rose tetap melakukan pekerjaannya dengan baik. Dia tidak mau mengecewakan tuannya lebih daripada itu karena dia bisa melihat jika mood Edgard sedang tidak baik.

Setelah ini dia harap tuannya cepat pergi karena dia mau menjenguk adiknya di rumah sakit.  dia juga ingin kembali ke asrama untuk mengambil beberapa barang serta menemui Madam Dahlia karena ada beberapa pertanyaan yang hendak dia tanyakan pada sang muncikari. Masalah pembayaran yang dia dapatkan selama bersama dengan Edgard belum pernah dibahas sama sekali. Meski Edgard berkata jika dia akan membayar jasanya tapi biasanya yang membayar adalah Madam Dahlia. Sebab itu dia harus tahu dengan jelas dan dia pun harus tahu kapan dia dibayar karena biaya rumah sakit harus dia bayar satu minggu sekali. Dia harap tidak ada perubahan dalam hal bayar membayar agar biaya rumah sakit adiknya tetap dapat dia bayar tepat waktu.

Segelas kopi hitam tanpa gula sudah berada di atas meja serta dua potong roti bakar. Itu sudah cukup untuk tuannya nikmati sendiri. Roseline segera membawa makanan itu ke kamar. Jangan sampai Edgard marah karena terlalu lama menunggu. Temperamen pria itu sangat buruk mungkin karena penyakitnya atau karena Edgard memang tidak suka dengannya tapi itu tidaklah penting karena keberadaannya di rumah itu adalah membantu Edgard sampai penyakitnya sembuh.

Edgard duduk di depan jendela sambil menikmati cerutunya seperti yang biasa dia lakukan ketika Roseline masuk ke dalam sambil membawa makanan. Tatapan tajamnya tak lepas dari wanita malam yang dia bayar dengan harga tinggi. Dia harap uangnya tidak terbuang sia-sia dan penyakit impoten yang dia derita segera sembuh sebelum dia dan Angelica menikah.

“Sarapanmu, Tuan,” ucap Roseline seraya menghampiri Edgar.

"Bawa kemari dan suapi aku makan!" perintah Edgard.

"Baik," Rose menghampiri tuannya lalu meletakkan makanan ke atas meja yang berada tidak jauh dari Edgard. Pria itu masih memandanginya, dia ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh pelac*r itu. Roseline naik ke atas pangkuan Edgard tanpa ragu sama sekali. Asalkan tuannya tidak marah, dia tidak akan pernah ragu untuk melakukannya dan beruntungnya Edgar tidak marah dan tidak melarang.

"Tuan, merokok tidak baik untuk kesehatanmu," Roseline memberanikan diri untuk mengambil cerutu yang sedang dinikmati oleh tuannya.

"Beraninya mengambil  cerutuku, memangnya siapa kau?" Edgard tampak kesal karena Rose mengambil cerutu yang sedang dia nikmati begitun saja.

"Merokok tidak baik untuk kebaikanmu tuan,  jika kau ingin sembuh kau harus menjaga kesehatanmu," ucap Roseline sambil tersenyum dan hal itu membuat Edgard Gusar.  terus terang saja dia tidak suka dengan senyuman yang ditunjukkan oleh Roseline.

"Dari mana kau tahu? Kau bukan seorang dokter!" ucap Edgard dengan sinis.

"Aku memang bukan dokter, Tuan. Tapi aku pernah membacanya jika tuan harus banyak menjaga kesehatan.  Jangan mengkonsumsi alkohol  secara berlebihan dan tidak boleh terlalu banyak merokok. Tuan harus beristirahat dengan cukup agar penyakit tuan bisa segera sembuh. Jika tuan tidak percaya , tuan bisa membacanya di artikel  tanpa perlu pergi ke rumah sakit."

“Cih,  Aku sudah terbiasa merokok jadi kembalikan!”  Edgard merebut cerutunya kembali namun dengan beraninya Roseline mengangkatnya setinggi mungkin karena jika tuannya tidak menjaga kesehatannya maka penyakit itu tidak akan sembuh dan perannya tidak akan berakhir. Tidak masalah dia berada di rumah itu begitulah lama tapi untuk pria itu, yang telah membayarnya dengan mahal pasti akan menyalahkan dirinya tanpa mau tahu bagaimana cara menangani penyakitnya.

"Maaf, tuan. Aku ingin Tuan segera pulih jadi sebaiknya tidak terlalu banyak merokok. Lagi pula ini untuk kebaikanmu."

"Jangan main-main denganku. Berikan sekarang juga!" teriak Edgard penuh emosi.

"Jangan tuan, dari pada kau menghisap cerutu ini yang bisa memperburuk kesehatanmu lebih baik melakukan hal yang lain.  Kau membayar aku agar penyakitmu sembuh, bukan? Jadi aku akan membantumu asalkan kau tidak merokok lagi dan mengurangi mengkonsumsi alkohol. Percayalah padaku jika kau melakukannya, penyakitmu pasti akan segera sembuh."

"Kau ingin melakukan apa, hah? Apa kau pikir kau bisa menyembuhkan penyakitku dalam sekejap mata? Sebaiknya tidak bermimpi dan sebaiknya jangan melarang aku melakukan apa yang aku mau Karena kau bukanlah siapa-siapa di rumah ini. Sebaiknya ingat dengan posisimu, kau hanya pelacur yang aku beli!"

"Aku tahu dan aku memang pelac*r yang kau beli agar penyakitmu bisa sembuh jadi aku mohon padamu, percayalah padaku dan jika kau memang ini sembuh maka kau harus menjaga kesehatanmu sendiri. Beberapa terapi memang dibutuhkan dan aku tahu itu adalah peranku tapi tanpa adanya kerja sama darimu, bagaimana penyakitmu bisa sembuh? Uang yang kau keluarkan untuk membeli aku jangan sampai terbuang sia-sia. Bukankah sebentar lagi kau akan menikah? Sebaiknya Tuan menjaga kesehatan sendiri agar keinginan Tuan untuk sembuh dapat segera terlaksana sebelum hari pernikahan Tuhan datang."

Edgard menatap Roseline dengan tajam namun dia diam memikirkan perkataan Roseline. Memang dia sudah sangat ingin penyakitnya sembuh apalagi dia tidak mau Angelica curiga dan dia tidak mungkin bisa menghindar terus menerus. Waktu itu dia bisa menghindar saat Angelica menginginkan dirinya tapi nanti, saat malam pernikahan mereka yang sudah dekat di mana Angelica membutuhkan sentuhannya, jangan sampai dia tidak bisa memberikannya sehingga Angelica tahu penyakit memalukan yang dia Derita .

"Tuan, kenapa kau tidak menjawab aku?" Roseline memberanikan diri memainkan tangannya di wajah pria itu karena dia sedang berusaha menggoda tuannya.

Edgard menangkap tangan Roseline lalu menarik bajunya ke atas. Roseline terkejut namun dia tidak membantah atau apa pun apalagi ketika Edgard membenamkan wajahnya ke belahan dadanya. Roseline menggigit bibir saat pria itu menggigit dadanya. Sakit namun dia berusaha menahannya.

"Kau begitu berani merebut cerutu yang sedang aku nikmati jadi kau harus menggantinya!" ucap Edgard.

"Aku tidak keberatan asal tuan berhenti menghisap cerutu. Semua itu untuk kebaikanmu, Tuan. Lagi pula aku sudah kau beli jadi kau bisa melakukan apa pun!" ucap Roseline.

"Lepas! Sepertinya kau lupa jika kau tidak boleh menggunakan apa pun saat bersama denganku!"

Roseline beranjak dari pangkuan Edgard tanpa mengatakan apa pun. Pakaiannya dilepaskan satu persatu dengan sedikit gaya menggoda. Edgard memperhatikannya tanpa berpaling, tubuh mulus yang sangat menggoda. Dia jadi ingin tahu, apa yang membuat Roseline menjadi bintang di rumah bordil Heaven. Wanita itu pasti membuat para tamunya begitu puas dengan pelayannya yang dia berikan.

Setelah tanpa sehelai benang pun, Rose kembali ke pangkuan Edgard. Pria itu langsung memeluknya dan menerkamnya. Sebagai ganti cerutu yang direbut oleh Roseline, Edgard menggigit bagian itu dan memainkannya. Rose menggigit bibir, menahan rasa sakit dan menahan sensasi dari sentuhan Edgard. Roseline bahkan mengeluarkan desa*an pelan dan hal itu membuat Edgard merasa ga*rah yang telah mati, sedikit menyala.

Penasaran akan reaksi tubuhnya, Edgard menyentuh bagian tubuh lain dari Roseline. Benar, dia merasa tubuhnya sedikit bereaksi meski tidak banyak. Dia bisa merasakan sesuatu yang telah lama tidak dia rasakan saat menyentuh wanita, kini dapat dia rasakan lagi.

"Tuan, kenapa kau berhenti? Apa sekarang giliranku?" tanya Roseline karena Edgard diam saja.

"Kita pindah!" ajak Edgard.

Roseline beranjak, dia tidak mengerti namun Edgard sudah menariknya menuju ranjang. Meski sedikit, dia harus bisa membangkitkan ga*rahnya lagi dan cumi-cumi itu, harus kembali menjadi anaconda. Sarapan ditinggalkan begitu saja karena Edgard sibuk dengan Roseline untuk mengubah cumi-cuminya agar kembali menjadi anaconda yang bisa berdiri tegak.

1
Wulan Dari
sungguh miris kk 🥺🥺🥺😭
Alfia Amira
btw supir taksi nya kmn sih , knp GK nolongin kak rose
Alfia Amira
eh yah , di bbrp cerita yg aq baca yg sering ngalamin time travel tuh selalu cewek yah , yg cowok ada GK yah yg ngalamin time travel kyk Edgar gini karna penyesalan trus time travel 😅😅
Alfia Amira
karep mu piye to gar gar /Right Bah!//Right Bah!/
Alfia Amira
kayak nya seru tuh kalo pas edgard sembuh terus si rose sama Andreas , dan punya Edgar letoy lagi , wkwkwkwkwk
Nona_Bell
Kasihan dengan nada sedih
Nona_Bell
Mungkin kematian Rose dipalsukan, agar Andreas bisa membawa pergi tanpa takut Edgar mencarinya lagi
Nona_Bell
Kalau Rose bener meninggal, wes persis film Drakor njengkelno, pemeran utama kalau tidak meninggal pasti kalah, mangkane aku berhenti nonton Drakor
Nona_Bell
Mau komentar, Thor buat Rose berjodoh dengan Andreas dan biarkan Edgar jadi bucin sama Rose biar tahu rasa sakit hati, biarin hidupnya mengenaskan, ne kapok Thor ne ga tuman, tapi ceritanya sudah tamat
Nona_Bell
Pertanyaannya, bagiamana bisa Othor langsung kepikiran kalau mirip cumi-cumi 🤣
Ikoh Jenggung
bikin /Sob//Sob//Sob//Sob/
Ikoh Jenggung
bikin /Sob//Sob//Sob//Sob/
Ikoh Jenggung
pD nya kebangetan
Ikoh Jenggung
cerita nya keren bikin ketagihan
Ikoh Jenggung
Buruk
Las3_@ina
Luar biasa
Zenna Souw
jahat bgt edgar, liat aja ntar jg dia jd cinta sm rose, ky'y tukang kebun itu salah 1 orang yg mempeekosa rose wkt rmh'y d rampok x ya
Barok Letjen
one naigh istage
Nana Niez
bagus rose mending jdi biarawati drpd balik sm edgar
Nana Niez
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!