NovelToon NovelToon
Mutiara Di Balik Lumpur

Mutiara Di Balik Lumpur

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:268.6k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

Season 1

Di sebuah Kota yang dimana banyak para penjudi, pemabuk, bahkan prostitusi bertebaran, hidup seorang gadis bernama Bian Almeta yang harus menjaga dirinya dan juga kehormatannya dengan menutupi seluruh tubuhnya menggunakan arang hitam supaya Pamannya tidak menjadikan wanita bayaran.



Season 2
Mengisahkan sahabatnya Bian yang juga di jadikan jaminan atas kekalahan judi oleh ayahnya dengan menjadikannya wanita pelayan pria hidung belang.

Apakah gadis itu mampu menjaga kehormatannya? atau, dia akan melakukan apapun demi orang yang mereka sayangi?

Yuk, ikuti kisahnya hanya di sini.

Ig : @ai.sah562
FB : Mmah Abidah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Padahal Eliza bilang kalau dirinya akan menunggu di restoran tapi ternyata justru Nathan lah yang menunggu kedatangan Eliza. Sudah 20 menit pria itu menunggu tak sabar ingin bertemu kekasihnya sampai melupakan sosok wanita yang juga menunggunya di kamar hotel.

Jika dahulu, tamu hotel akan dibekali dengan kunci, maka sekarang kunci digantikan oleh kartu (cardlock) berupa kartu mifare, magnetic stripe atau kartu chip. Dan kuncinya tertinggal di atas meja.

"Sayang, maaf menunggu lama." Eliza baru tiba lalu dirinya langsung duduk.

"Tidak masalah, aku sudah pesankan makanan kesukaan kamu." Nathan menggenggam tangan Eliza di atas meja.

"Makasih, kamu memang sangat baik. Aku tidak bisa lama, ada hal yang harus ku sampaikan padamu. Ini penting!" Eliza berkata serius seraya memandang mata Nathan.

Nathan pun mendongak. "Ada apa, sepertinya sangat serius?"

"Aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita lagi. Aku ingin kita putus!"

Deg...

Nathan terpaku di tempat, dia terkejut kenapa kekasihnya memutuskan hubungan? "Apa kau serius?"

"Aku serius, Nathan. Aku merasa hubungan kita sudah tidak bisa di pertahankan lagi." Eliza menarik tangannya dari genggaman Nathan.

"Kenapa? bukankah kau bilang kita akan menikah setelah masa kontrak mu habis? apa kau sudah tidak mencintaiku lagi?"

"Aku memang mencintaimu, tapi aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini!" Eliza memandang sendu wajah pria di hadapannya. Ada rasa bersalah karena telah mengkhianati nya dan ia juga tidak ingin terus menerus membohongi Nathan akan statusnya.

"Tapi kenapa, Eliza? kita pacaran sudah berjalan satu tahun lebih, hubungan kita baik-baik saja, tidak ada pertengkaran ataupun orang ketiga." Nathan tidak mengerti kenapa kekasihnya minta putus.

"Karena kau sudah menikah, aku tidak mau merusak hubunganmu dengan istrimu. Karirku akan tercoreng jika mereka tahu kalau aku menjalin kasih dengan pria beristri," jawab Eliza menatap sedih pria di hadapannya seraya berkaca-kaca menahan tangis. ( Karena ku sudah menikah dua bulan yang lalu dan aku tidak mau membohongimu terus. )

Tanpa mereka sadari sepasang mata memperhatikannya penuh amarah.

(Kau masih menjalin kasih dengan Eliza di saat kau sudah menikahi Bian. Kau brengsekkk, Nathan! Bian? dimana gadis itu?) matanya mengedarkan pandangan mencari sosok gadis yang ia sayangi.

Tangannya terulur mengambil ponsel menelpon seseorang. "Halo Om. Aku ingin tahu hotel yang Om sewa untuk Nathan dan Bian?" ucapnya masih menatap kedua sejoli yang sedang berdebat.

"Ada apa ini Sean? suaramu terdengar sedang marah?"

"Bagaimana aku tidak marah melihat putramu sedang berduaan dengan kekasihnya tanpa memperdulikan adikku. Apa dia tidak berpikir ada istrinya di sini? apakah dia mengkhawatirkan Bian sudah makan atau belum sedangkan dia hanya mementingkan dirinya sendiri." tungkas Sean penuh kesal dan juga marah.

"Ck, anak itu. Mereka menginap di hotel the plaza. Untuk kartunya, kau bisa meminta langsung ke manager hotel, saya sendiri yang akan bicara untuk memberikannya." Ya, setiap hotel memiliki kunci serep.

"Ok, aku tunggu kabarnya segera!" Sean mematikan panggilannya menatap benci pada kedua sosok itu lalu dirinya beranjak menuju tempat dimana Bian berada karena dia yakin jika saat ini adiknya sedang membutuhkan pertolongannya.

Sementara pasangan kekasih itu bersitegang sama-sama tak ingin kalah. Eliza kekeh ingin putus atas desakan suaminya dan Nathan kekeh tidak ingin putus karena masih mencintai Eliza.

"Soal istriku, aku akan menceraikannya setelah kontrak kerja kau selesai. Jangan putus ya Eliza!" pinta Nathan enggan mengakhiri hubungan mereka.

"Aku tidak bisa, kau urus saja istrimu setelah kontrakku selesai kita bisa menjalin kasih lagi." Eliza tak memberitahukan alasan yang sebenarnya. Dia berdiri meninggalkan tempat itu.

"Eliza, kau jangan seperti ini! Jangan seenaknya memutuskan hubungan kita dengan sepihak!" Nathan mengejar Eliza.

"Sorry, aku tidak ingin jadi pelakor di dalam rumah tanggamu." Eliza masuk kedalam taksi melesat pergi.

"Aakkhhh... sialann, ini semua gara-gara Papa dan wanita murahan itu! Andai Papa tidak memaksaku menikah semuanya tidak akan seperti ini." Nathan mengacak-acak rambutnya. Pria itu memutuskan mengejar Eliza.

**********

Di dalam kamar hotel, Bian sedang asik menyantap makanan yang ia pesan dari salah satu restoran yang ada di sana. Untungnya Mama Meta memberikan sebuah kartu Black Card pada malam hari sebelum berangkat sehingga memudahkan Bian membeli sesuatu. Dan kepandaiannya dalam berbahasa Inggris memudahkan dia berkomunikasi dengan yang lainnya.

"Nathan sungguh terlalu, bisa-bisanya dia meninggalkanku sendirian. Untung cardlock (kunci hotel) nya tidak di bawa. Kalau ketemu akan ku cincang dia." Gerutunya mengunyah makanannya. Bian menggit pizza secara kasar sampai mulutnya penuh.

Tong. tong..

"Siapa yang datang? apa itu Nathan? kalau itu Nathan akan sleding dia." Bian menggerutu sambil berjalan mendekati pintu.

Bel di sana berbentuk layar sentuh. Tekan lambang lonceng yang ada di panel bel kemudian kita akan mendengar bunyinya.

Saat mulut Bian siap mengomel, wanita itu terperangah melihat orang yang ia kenal. Secara kasar gadis itu menelan makanannya. "Kak Sean! Kakak tahu aku di sini?" tanya gadis itu. Sean tersenyum.

"Kakak tahu dari Om Abraham kalau kau dan Nathan sedang berada di hotel ini juga. Kakak sedang ada pekerjaan jadi sekalian mampir kesini." Sean memandang arah dalam kamar tersebut. "Dimana Nathan?"

"Dengan kekasihnya," jawab Bian cemberut lesu. Sean menatap iba, dia merasakan sakit hati adiknya di khianati meski tanpa sengaja.

Ya, Sean sudah mengetahui masalalu Daddy-nya dan itulah sebabnya dia memutuskan pindah sekolah ke tempat dimana Bian sekolah semata-mata untuk melindungi adiknya.

"Kau yang sabar, ya. Status mu lebih tinggi di bandingkan dengan kekasihnya. Janganlah menyerah untuk mendapatkan hatinya. Tapi, jika kau lelah dan tak sanggup lagi bertahan hubungi ku!" ucap Sean mengacak rambut Bian.

"Gak di tawari masih, nih?"

"Sorry, Kak. Bukannya tidak mau tapi aku punya suami." Jawab Bian tak enak hati jika harus memasukan pria asing ke dalam kamar. Sean mengangguk mengerti.

"Bagaimana kalau kita ngobrol di restoran saja? aku lapar, mau kau temani?" ajak Sean.

"Boleh, aku merasa bosan. Tunggu sebentar! Aku bersiap dulu." Bian segera masuk ke dalam mengambil tasnya lalu menghampiri Sean lagi dan keduanya berlenggang menuju restoran.

**********

Nathan begitu kecewa atas apa yang ia lihat di depan mata jika Eliza wanita yang ia cintai sedang terciduk saling berciuman di salah satu bar di sana.

"Jadi karena dia kau memutuskan hubungan kita?" ujar Nathan menatap kecewa. Kedua orang itu menoleh, Eliza melotot tak percaya Nathan akan mengikutinya.

"Na-Nathan.. ka-kau.."

"Sekarang ku mengerti alasan kuat kenapa kau mengakhirinya, ternyata kau selingkuh." Nathan melirik pria di samping Eliza yang sedang merengkuh tubuh mantan kekasihnya.

"Kenalin, saya Jonathan Cristiano. Suami sah Elizabeth." Ucap pria itu mengulurkan tangannya.

"What?! suami?!" Nathan syok, terkejut.

"Iya, suami. Kita sudah menikah dua bulan yang lalu."

"What?!"

Bersambung....

1
Devi Novita
kyk dr Indonesia ke Amerika aja 19 jam 😂 kyknya pesawatnya bolak balik berhenti deh mknya 19 jam
juwita
mampir
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
lah daddy sendiri datang k pusat pelacuran... bagaimana ngak memberi contoh... 🤭
Yanti Yanti
Luar biasa
Indah Maya Sari
orang tia serakah .. seperri hartax dia bawa mati saja, 🤭
Putri Minwa
Dibalik kesetiaan Nayla mampir ya thor
Def-rehanQu
lanjut
Daniela Whu
jangan" bapkx kandung x bian ini
Unknown
Nevada itu Amerika Thor hahaha, lu kira Nevada itu Meksiko
Unknown
apa bedanya las Vegas sama Amerika serikat Thor 🥴🥴🤣🤣 soalnya las Vegas juga USA
Ashraf Syafikah
wow banyaknyaaaa
Novianti Ratnasari
harus nya Anggelia jangan.mau melakukan hubungan suami istri klw blum nikah
Novianti Ratnasari
kaya nya kekasih nya Sean lg hamil ank orang
Novianti Ratnasari
cinta belum kelar
Novianti Ratnasari
knp ya laki2 pd takut am kecoa ketimbang tikus.
Novianti Ratnasari
tinggal Sean yg nikah am Mila
Novianti Ratnasari
Billi keren
Novianti Ratnasari
jangan2 Aiden mantan nya Nathan
Novianti Ratnasari
gila si Austin.bukan nya menjaga dn melindungi istri ini malah di jadikan pelacur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!