novel season ketiga tentang Qyu Carellya/Yue Cha Hua setelah menyelesaikan hidupnya di zaman Dinasti.
Seorang laki-laki yang menanti Qyu Carellya menjadi istrinya karena janji dia buat sewaktu kecil bersama seorang bocah lelaki.
Siapakah laki-laki yang telah menanti Qyuh Carellya di dunia ini?!
ada hubungan apakah lelaki ini pada Qyu Carellya?!
Genre: Romantis, Fantasi,Action,Sci-fi
KARYA ORIGINAL !!!!
(dilarang plagiat,jika ada kesamaan nama mohon maaf karena 1 nama bisa dipakai ribuan orang,jika ada kesamaan tokoh author hanya mengambil di pinterest/google, cerita ini murni hasil karya author,mohon dihargai dan tidak memplagiat. 🙏)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amelia Amel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 16 Pernyataan Cinta
Ryo dan Qyu diam di dalam mobil itu kini Ryo menjalankan mobilnya bukan kearah Rumah Qyu,saat Qyu sadar itu bukan jalan kerumah nya,dia sedikit bingung dan bertanya.
"Ryo kita kemana? ini bukan jalan kerumah."
"aku ingin ke suatu tempat dulu." ucap Ryo yang kini Qyu diam saja.
Setelah beberapa Jam perjalanan yang Ryo membawa mobil itu kearah luar kota dan terlihat sudah jauh dari keramaian kota. Ryo menghentikan mobilnya di pinggir tempat parkiran dan terlihat bukit disana yang jauh dari kota itu dan beberapa anak Pramuka yang tak jauh dari sana memasang tenda seperti menginap di tempat alam bersama guru pembimbing.
kini Ryo dan Qyu keluar mobil,Qyu melihat sekeliling yang disana hanya terdapat rumput luas dan tak jauh ada beberapa anak Pramuka yang sedang mengelilingi api unggun seperti bernyanyi bersama dengan guru pembimbing mereka. Qyu mengikuti Ryo yang menuntun tangan nya naik ke bukit yang tak terlalu tinggi dan pemandangan disana sungguh indah karena langit terlihat bintang-bintang berkilauan seakan berlomba siapa diantara bintang itu bersinar paling terang.
"Ryo..apa yang kita lakukan disini? tanya Qyu.
tiba-tiba Ryo bersujud dengan 1 kakinya yang menekuk dan kaki satunya lagi menyentuh rumput kecil di bukit itu dengan mendongakkan kepalanya melihat Qyu yang berdiri di depannya yang masih bingung.
"Qyu Carellya maukah kau jadi kekasih ku? aku tau kau masih belum memiliki perasaan padaku tapi bolehkah kita menjalani hubungan ini dengan status pasti dan secara perlahan?"tanya Ryo.
"Ryo...aku memang belum menyukai mu tapi aku merasa nyaman bersama mu,dan aku sedikit memiliki rasa padamu walau aku masih belum pasti perasaan itu." ucap Qyu yang kini Ryo tersenyum senang mendengarnya.
"jadi maukah kau berpacaran denganku?"
"iya...tentu mau." ucap Qyu yang kini Ryo berdiri dan memeluk Qyu sangat gembira.
(ilustrasi pernyataan Cinta Ryo pada Qyu)
"i love u.. babe." ucap Ryo memeluk Qyu.
"me too darling." balas Qyu pada Ryo yang masih memeluk nya.
Setelah lama mereka berpelukan,Ryo mencium Qyu dan Qyu membalas ciuman Ryo dengan mereka masih berpelukan, karena disana gelap tak ada penerangan sehingga mereka berciuman disana tak ada yang mengetahui nya bahkan tempat itu hanya diterangi cahaya bintang-bintang bersinar yang menghiasi langit malam.
Cuppp ❤️
Angin malam yang dingin itu kini tak terasa lagi saat keduanya berciuman hingga membuat badan keduanya panas karena ciuman yang mereka lakukan dengan saling berbagi kehangatan memeluk tubuh satu sama lain. Ryo melepaskan Ciumannya dari Qyu yang kini keduanya saling mengatur nafas masing-masing kemudian Ryo mencium kening Qyu yang masih berada dalam pelukannya.
cup...
sebuah kecupan kecil dan lembut dirasakan Qyu yang berada di keningnya itu. setelah mencium kening kekasih nya itu Ryo menatap kearah Qyu.
"sayang...apa kita pulang atau menikmati pemandangan disini?"
"pulang saja. disini sangat dingin,aku kedinginan apalagi pakaian ku tak tebal." ucap Qyu.
"ayo kita pulang." ajak Ryo yang kini melepaskan pelukannya dan merangkul pinggang Qyu berjalan kearah mobil mereka dan masuk ke mobil.
Ryo menjalankan mobil itu kembali pulang kearah jalan menuju perkotaan jalan sebelumnya yang dia lewati. di dalam mobil Ryo tak melepaskan salah satu tangannya yang menggenggam tangan Qyu di dalam mobil selama perjalanan pulang.
(ilustrasi tangan Ryo dan Qyu bergandengan.)
Di dalam mobil beberapa kali Ryo selalu mencium punggung tangan Qyu seperti tanda sangat sayang pada Qyu dan bahagia Qyu mau menjadikan dirinya sebagai kekasih. selama ini Ryo selalu mengejar Qyu tapi selalu di tolak apalagi Qyu selalu menyalahkan Ryo atas kematian saudara kembarnya andrean.
Andrean tertabrak mobil karena menyelamatkan Ryo yang hampir tertabrak mobil sehingga Andrean mendorong keras tubuh Ryo saudara kembarnya itu ke samping dan malah Andrean yang meninggal sedangkan Ryo hanya luka lecet di beberapa bagian tubuhnya saja,Qyu yang waktu kecil melihat langsung kejadian nya tentu menangis dan syok melihat tunangan kecilnya tertabrak mobil di depan matanya. saat Andrean di rumah sakit dan hendak operasi tapi tak sempat karena Andrean sudah menghembuskan nafas terakhir nya saat diruangan operasi.
Dan paling Qyu benci saat terakhir andrean, tunangan kecilnya itu malah mencari Ryo bukan dirinya sebagai terakhir kali nya bahkan saat Andrean menghembuskan nafas terakhir nya Qyu mendengar bahwa Andrean masih menanyakan keadaan Ryo. bagi si kembar Ryo adalah Adik sedangkan Andrean adalah kakak, karena Andrean lebih dulu lahir setelah setengah jam kemudian baru Ryo yang lahir.
"Tuhan jika ini mimpi tolong jangan biarkan aku bangun,aku ingin selalu bersama Qyu seperti ini jika waktu bisa berhenti maka hentikan lah saat aku dan Qyu saling menyayangi satu sama lain seperti ini." batin Ryo.
Ryo masih tak percaya Qyu menerima perasaan dirinya yang seperti mimpi itu. Saat sampai di kota dan sebelum pulang kerumah mereka. Ryo menghentikan mobilnya di pinggir jalan tepat di depan orang berjualan martabak manis/terang bulan kesukaan Qyu.
"sayang.. tunggu di dalam sebentar,aku beli cemilan kesukaan mu dulu,jangan keluar. diluar dingin aku tak mau kau sakit."
"iya... iya...sana cepat nanti keburu ngantri banyak." ucap Qyu yang kini Ryo keluar mobil dan langsung memesan martabak manis keju susu kesukaan Qyu itu.
Saat Qyu sibuk membuka video-video sosmed nya tiba-tiba hp Ryo bergetar sehingga menghentikan Qyu bermain dengan hp nya. terlihat yang sedang menelepon itu namanya Ryo. karena Qyu sudah sangat akrab dengan mama nya Ryo sehingga dia menjawab telepon itu.
"Ryo...kapan pulang? umurmu sudah 29tahun kapan kau memberikan mama menantu dan cucu. jangan bilang kalau kau homo seperti temanmu itu... sampai sekarang pun masih beredar gosip kau itu pacaran sama temanmu homo." ucap mama Ryo yang cerewet.
"anu...tante ini Qyu,Ryo lagi beli cemilan,hp nya dia tinggal di mobil." ucap Qyu.
"....." tiba-tiba mama nya Ryo diam sesaat dan berteriak memanggil suaminya.
"*pa...papah...kemari... ini Qyu calon menantu kita." mama Ryo.
"benarkah itu Qyu? apa Ryo sekarang bersama Qyu?" tanya papa Ryo.
"sepertinya anak kita normal. mama tak sabar bertemu calon menantu kita ini." ucap mama Qyu*.
Qyu yang bisa mendengar pembicaraan antara mama dan papa nya Ryo itu kini hanya melongo, bukankah Andrean sudah meninggal kenapa kedua orangtua Ryo masih menyebut Qyu menantu mereka membuat Qyu bertanya-tanya.
"menantu ku sayang...kapan kau ke California menemui mertua mu ini,apa kau tak kangen pada kami?" tanya mama Ryo.
"nanti Qyu akan kesana bersama Ryo jika memiliki waktu luang."
"jangan lama-lama sayang....mama kangen sama kamu." ucap mama Ryo.
"ba-baiklah ma...Qyu akan secepatnya mengunjungi kalian." ucap Qyu terbata-bata karena masih bingung dengan percakapan kedua orangtua Ryo tadi.
"harus yah...mama tunggu kamu,awas kalau gak datang,mama akan ngambek sama kamu." ucap mama Ryo yang sedikit kekanakan memaksa Qyu.
"iya ma...pasti Qyu datang kesana menemui kalian." ucap Qyu
"kalau begitu kalian berdua lanjutkan saja kencannya." ucap mama Ryo yang kini mematikan telepon nya.
...----------------...
keren keren kerennnnn Thor ceritanya....😘😘😘😘😘
lope you puooolll buat author,....❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Itu semua demi dirimu Qyu.... Mengertilah...
......
Semoga Qyu mngerti dan paham dg maksud Ryo berbohong.... Toh jga tdk ada alasan wanita lain kan....