NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Setelah memakan sate Kiara dengan terpaksa pulang dengan mobil suaminya. Belum ada percakapan sejauh ini , sepasang suami istri tersebut seperti lomba diam dan hening tanpa suara .

'tanpa suara, hmm emang ini orang tidak merasa bersalah seperti nya , ya sudah saya juga ngak salah kok . Lebih baik tidur , istirahat kuatkan fisik, masak iya bathin dah sakit fisik pun harus sakit , mana mau aku. Yang sebelah aja santuy ' Kiara pun menyandar kan badan nya ke kursi dan memejamkan matanya yang lumayan penat karena menangis tadi

' saya minta maaf, ahhh kaku loe Bryan . Masak di kantor aja bisa nya garang di samping perempuan ini loe cupu ' suara hati Bryan

' ekhm gimana ya cara mulai nya. Kiara saya minta maaf. Ahh itu terlalu kaku, yang lain deh yang lain " sambung Bryan berbicara sendiri nya

" Saya minta maaf atas ucapan yang saya lontarkan di kantor tadi. Seharusnya saya tidak berlebihan dalam hal tersebut jadi lupakan hal tersebut" ujar Bryan sambil menyetir dengan pandangan tidak luput ke depan tanpa melirik Kiara

" Saya tau kamu masih marah tapi saya benar benar mintak maaf " sambung Bryan karena tidak ada sahutan dari Kiara

" Apa kamu hanya akan diam membisu? Tidak ingin memaafkan saya ? Saya bahkan sudah memintak maaf dengan tulus tapi kenapa kamu malah tetap diam " Bryan yang bingung melirik Kiara sedikit dan ahhh Kiara malah sudah sampai di awan karena mimpinya. Kiara tertidur dengan pulas dan nyenyak

" Ahh sial jadi tadi aku memintak maaf dengan siapa ? Jika dia sudah tertidur nyenyak tersebut " gumam Bryan pelan karena takut mengganggu tidurnya Kiara

***

" Dua Minggu lagi akan ada pameran mobil mewah di kota ini , sekalian memperkenalkan usaha baru kita " ujar Leo kepada Anton

" Iya saya tahu , kau memang hebat Leo. Sebentar lagi orang orang akan mengenal kau sebagai pengusaha otomotif terhebat di negri ini " jawab Anton lemah  ' meskipun saya lebih bangga memiliki seorang teman Leo yang dulu. Yang mau berjuang dari nol, yang bangga dengan apa yang ia miliki, bukan sekarang kau bahkan membanggakan pemberian orang lain' dalam hati Anton

" Dan aku akan mengundang pengusaha pengusaha sukses terutama Bryan dan Kiara . Akan saya buktikan jika saya bisa bersaing dengan Bryan " ucap Leo sinis

" Tapi kau harus ingat Leo , sesuatu yang di Berikan orang lain suatu saat dia menginginkan imbalan nya dan kau harus memenuhi Semua itu " bahkan sudah sejauh ini Anton masih tidak pernah bosan untuk menghangatkan sahabat nya tersebut

" Saya tidak memungkiri hal tersebut Anton , dan imbalan nya adalah kehancuran keluarga Bram hingga keturunan nya hahahah hahahah " Leo tertawa dengan hati yang senang

' kau sudah terlalu jauh melangkah Leo ' anton hanya menggeleng

***

" Bangunlah sudah sampai" namun tidak ada pergerakan apa pun terhadap Kiara hingga Bryan sedikit menggoyangkan bahu Kiara sedikit namun masih tidak ada respon untuk bangun dari kiara

Hingga akhirnya Bryan turun dari mobil memutari mobil nya dengan sigap membuka pintu mobil yang di tempati kiara

" CK tidak ada cara lain selain mengangkat tubuh nya " Bryan menggulung lengan bajunya ke atas dan sedikit mencondongkan badan ke arah Kiara

Dalam sekejap Bryan terpana atas bulu mata Kiara yang melentik sempurna secara alami , alis mata yang tebal . Pandangan mata Bryan jatuh perlahan-lahan ke bawah dan gluk.gluk.gluk Bryan menelan air ludah kasar nya karena melihat bibir tipis yang sexy Kiara

" Kenapa bibinya begitu menggoda " gumam Bryan yang ingin sekali mengecup bibir tersebut

"Tidak fokus lah , ayok cepat angkat dia " di saat bryan akan mengangkat Kiara tiba tiba perempuan yang telah menjadi istri nya tersebut membuka mata dengan perlahan dan kedua nya saling terkejut

" Ma mau apa mas?" Tanya Kiara kaget

" Kamu udah bangun? Tidur kok kayak orang pingsan saja . Kita sudah sampai cepat lah semua orang sudah menunggu " ujar Bryan meninggal kan Kiara yang masih mengumpulkan kesadaran nya

" Bram akhirnya kalian pulang juga " ujar Astrid yang sedang memangku Alana

" Iya mah pah , maaf kami pulang terlambat karena Kiara mau makan sate dulu tadi sebelum pulang " jawab Bryan sedangkan Kiara baru nongol di depan pintu dengan ekspresi terkejut tentang photo nya yang sudah terpajang di dinding rumah ini

" Hai Ki surpriseeee mama udah pajang photo photo kamu hihihi maaf ya Ki, ngak bilang bilang dulu ke kamu hihihi dan photo yang mama pajang juga suka suka mama aja hehehe tapi lain kamu bisa kok ganti dengan photo yang kamu suka " ujar Astrid setelah melihat Kiara

" Ha' mama benar benar majang photo aku tapi photonya mbak....."

" Iya ki, ini kan sekarang rumah kamu, rumah tangga kamu, lagi pula bryan juga ngak mempermasalahkan nya kok . Tapi di kamar Alana masih ada kok Photo nya Kinan, paling ngak Alana tahu jika ibu yang melahirkan nya adalah Kinan" ujar Astrid kepada Kiara dan Bryan sedangkan Roy tidak terlalu ingin ikut campur masalah tersebut, papa Kiara tersebut malah seperti menyibukkan diri dengan benda pintar yang ada di tangan nya

" Baiklah mah , Kiara ikut aja . Kiara pamit ke atas dulu gerah mau mandi " ujar Kiara tanpa melirik atau mengucap suatu kata pun kepada Bryan

" Oke sayang"

" Bryan juga pamit ke atas mah " Astrid menjawab dengan anggukan dan senyuman

Sesampainya di kamar Kiara langsung menuju kamar mandi untuk berendam dan me rileks kan hati pikiran dan fisik .

" Apa maksud nya setuju memajang photo photo aku dan menurunkan photo mbak Kinan, merasa bersalah karena kejadian tadi ? Udah basi kali " Kiara berbicara sendiri di dalam kamar mandi

Lain Kiara lain Bryan

" Bahkan dia tidak mengucapkan rasa terimakasih kepada saya atau menanyakan kenapa , ada apa? Kenapa tiba tiba menurun kan Photo mbak Kinan, kenapa memajang photo saya? Bukan kah para perempuan seperti itu? Kenapa dengan nya berbeda " Bryan yang masih mematung melihat pintu kamar mandi

Beberapa waktu kemudian kamar mandi tersebut terbuka dan Kiara keluar dengan memakai baju lengkap Karana walk in closet bisa masuk dari kamar mandi

Sebelum masuk kamar mandi Bryan melirik ke arah Kiara namun seperti nya orang yang di lirik acuh tak acuh

Bryan masuk kamar mandi namun sedetik kemudian dia keluar lagi dan melihat Kiara dengan santainya menggiring kan rambu nya

' ada apa dengan nya? Apa dia risih aku ada disini?" Gumam Kiara melihat bayangan Bryan di cermin yang berada di depan nya

" Apa tidak ada yang ingin kau bicarakan?" Akhirnya kata kata itu lolos dari bibirnya Bryan

" Tidak " jawab Kiara Cuek yang membuat Bryan melongo

1
Khairunisa Laras
semangat kak, jangan lupa lanjut kak
Yora Yul Martika: oke kk,jngn lupa untuk mampir trus ya kk🙏🙏
total 1 replies
Khalisa Aprilia
ceritanya bagus Thor, lanjut yaaa
Yora Yul Martika: terima kasih kk,jangan bosan2 mampir ya kk 🙏🙏
total 1 replies
Khairunisa Laras
kak semangat ❤️
Yora Yul Martika: oke,makasih kk 🙏🙏
total 1 replies
Khairunisa Laras
lanjut kak
Yora Yul Martika: siap kk🙏🙏
total 1 replies
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
aku kasih bunga mawar. semangat terus untuk karya nya 🌹
Yora Yul Martika: okee,terima kasih kk 🙏🙏
total 1 replies
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
halo kak, aku mampir😍
Yora Yul Martika: hallo jga kk,
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!