Ini adalah cerita tentang seorang pria yang kembali ke masa lalunya.
Petualangannya terus dimulai. Ia kini harus menghadapi pendekar kuat yang datang dari alam lain. Seorang pendekar yang bahkan tidak ia temui di kehidupan pertamanya.
Jalan takdir telah berbeda akibat dirinya yang telah banyak membuat perubahan sejarah.
Apakah kali ini ia akan mampu bertahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boqin Changing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dunia Pengobatan Siap Diguncang
Boqin Changing melanjutkan ucapannya.
"Selain itu, kau juga pernah berhasil memperbaiki dantian seorang petinggi sekte hingga kondisinya pulih sekitar lima puluh persen. Pengalaman itu seharusnya menjadi bekal yang cukup baik bagimu."
Perempuan itu menundukkan pandangan sejenak. Ia memang pernah melakukan hal tersebut. Meskipun hasilnya belum sempurna, keberhasilannya membuktikan bahwa ia mampu memperbaiki dantian yang mengalami kerusakan serius.
Namun, kali ini situasinya berbeda. Huo Jian masih cukup muda. Jika ia melakukan kesalahan, akibatnya bisa sangat besar. Yi Min tidak ingin gegabah hanya karena mendapat kepercayaan dari Boqin Changing.
Setelah terdiam beberapa saat, ia akhirnya bertanya.
"Bagaimana jika aku gagal?"
Boqin Changing kembali tertawa kecil.
"Tetua, aku tahu kau tidak akan gagal."
Yi Min menatapnya dengan sedikit tidak berdaya.
"Tetua Keempat, kau terlalu percaya kepadaku."
Boqin Changing tersenyum, kemudian menambahkan ucapannya.
"Bukankah itu hal yang baik?"
"Lagipula, kau juga bisa meminta Li Quong untuk membantumu."
Mendengar nama cucunya disebut, ekspresi Yi Min sedikit berubah.
"Li Quong?"
Boqin Changing mengangguk.
"Benar. Bocah itu memiliki bakat besar dalam bidang pengobatan. Aku yakin, jika ia terus belajar dengan tekun, kelak ia bisa menggantikanmu sebagai tabib terbaik di alam ini."
Yi Min terdiam sesaat.
Entah mengapa, mendengar cucunya dipuji oleh Boqin Changing membuat hatinya terasa hangat. Apalagi ketika mendengar bahwa Li Quong berpotensi menjadi tabib terbaik di alam ini pada masa depan. Sebagai seorang nenek, tentu saja ia merasa bangga.
Meskipun ia berusaha menjaga ekspresinya agar tetap tenang, senyum di wajahnya sulit disembunyikan.
"Anak itu memang cukup tekun belajar," katanya akhirnya.
Boqin Changing mengangguk.
"Karena itulah aku ingin memberinya kesempatan. Memperbaiki dantian seseorang bukan hanya tentang menerapkan ilmu yang telah dipelajari. Ia juga harus memahami kondisi orang yang diobati, mengendalikan energi dengan tepat, serta mengetahui bagaimana bertindak ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana."
Ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan.
"Pengalaman seperti ini sangat berharga bagi Li Quong. Jika ia ingin menjadi tabib hebat pada masa depan, ia tidak bisa hanya mengandalkan teori."
Yi Min mengangguk perlahan. Kali ini, ia mulai memahami maksud Boqin Changing. Namun, masih ada satu hal yang membuatnya khawatir.
"Tetua Keempat, aku akan berusaha sebaik mungkin. Tetapi, jika kemungkinan terburuk benar-benar terjadi..."
Boqin Changing memotong perkataannya dengan nada tenang.
"Selama aku masih berada di sekte ini, semuanya masih bisa diatasi."
"Jadi, jangan terlalu membebani dirimu sendiri. Lakukan saja yang terbaik. Jika ada masalah yang tidak mampu kau tangani, aku akan turun tangan."
Yi Min menatap Boqin Changing selama beberapa saat. Pada akhirnya, ia tersenyum dan mengangguk.
"Baiklah. Kalau begitu, aku akan mencobanya."
Boqin Changing mengangkat cangkir tehnya dan menyesap isinya.
"Itu baru benar."
Yi Min kemudian mengalihkan pandangan kepada Huo Jian.
"Kau sudah mendengar semuanya. Bersiaplah. Aku akan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk memperbaiki dantianmu."
Huo Jian segera menangkupkan kedua tangan.
"Baik, Tetua Yi Min!"
Yi Min kemudian melanjutkan perkataannya.
"Aku perlu memeriksa kondisimu sekali lagi sebelum memulai pengobatan. Setelah semuanya siap, aku akan menghubungimu. Untuk sementara, jangan melakukan latihan bela diri yang berat. Kau juga tidak boleh sembarangan mengonsumsi pil atau obat tanpa sepengetahuanku."
Huo Jian segera mengangguk.
"Baik! Aku akan mengingat semua perkataan Tetua!"
Huo Jian tampak jauh lebih bersemangat daripada sebelumnya. Ia segera berlutut di hadapan Yi Min dan membungkuk dalam-dalam.
"Terima kasih, Tabib Yi Min! Aku akan mengingat kebaikanmu seumur hidupku!"
Yi Min buru-buru mengangkat tangannya.
"Bangunlah. Aku belum melakukan apa-apa. Jangan berterima kasih terlalu cepat."
Meskipun berkata demikian, ia tetap merasa lega melihat Huo Jian kembali memiliki harapan.
Boqin Changing kemudian meletakkan cangkir tehnya.
"Huo Jian, kau boleh kembali sekarang. Kabari adikmu yang berada di Kota Shui. Katakan bahwa Tetua Yi Min akan membantunya setelah semua persiapan selesai."
Huo Jian segera menoleh kepadanya.
"Baik, Senior!"
Ia berdiri, lalu membungkuk kepada Boqin Changing dan Yi Min secara bergantian.
"Terima kasih atas bantuan kalian. Aku pasti akan membalas kebaikan ini jika kelak memiliki kesempatan."
Boqin Changing hanya melambaikan tangan.
"Tidak perlu memikirkan hal itu sekarang. Urus saja adikmu dengan baik."
Huo Jian mengangguk mantap.
"Baik!"
Setelah sekali lagi mengucapkan terima kasih, ia meninggalkan kediaman Boqin Changing dengan langkah yang jauh lebih ringan daripada ketika datang.
Sebelumnya, ia datang dengan membawa keputusasaan dan ketakutan. Kini, meskipun dantiannya belum pulih, setidaknya ia telah menemukan seseorang yang bersedia membantunya. Bahkan, orang yang akan menangani dirinya adalah Tabib Yi Min, sosok yang selama ini hanya bisa ia dengar namanya. Bagi Huo Jian, itu sudah menjadi harapan yang sangat besar.
Setelah pemuda itu pergi, ruang tamu kembali tenang. Kini hanya tersisa Boqin Changing dan Yi Min yang duduk berhadapan.
Boqin Changing mengangkat cangkir teh, menyesap isinya, lalu menatap perempuan yang sudah dikenalnya selama bertahun-tahun itu dengan senyum santai.
"Nenek, bagaimana kabarmu belakangan ini?"
Yi Min tersenyum lembut mendengar pertanyaan itu.
"Kabarku baik-baik saja, Chang'er."
Nada suaranya terdengar hangat. Dalam situasi seperti ini, ketika tidak ada orang luar yang mendengarkan pembicaraan mereka, Boqin Changing memang bebas memanggilnya dengan panggilan akrab. Begitu juga dengan dirinya.
Dahulu, hubungan mereka tidak seperti sekarang. Yi Min masih mengingat dengan jelas masa ketika ia pertama kali menolong Boqin Changing yang terluka parah. Saat itu, pemuda tersebut belum memiliki reputasi besar seperti sekarang
Yi Min bahkan masih ingat bagaimana cucunya, Li Quong, ikut merawat Boqin Changing selama masa pemulihan. Keduanya kemudian menjalin persahabatan yang cukup dekat. Siapa sangka, bocah yang dahulu mereka rawat kini telah tumbuh menjadi salah satu pendekar paling menakjubkan di alam ini.
Memikirkan hal tersebut membuat Yi Min merasa sedikit emosional. Namun, ia juga memahami kedudukan mereka saat ini.
Boqin Changing bukan lagi pemuda yang dahulu terbaring dengan luka parah. Namanya telah dikenal luas, kekuatannya membuat banyak pendekar segan, bahkan para pendekar kuat pun tidak berani meremehkannya.
Oleh Karena itulah, ketika berada di hadapan orang banyak, Yi Min tidak bisa sembarangan memanggilnya dengan nama kecil atau menunjukkan keakraban seperti dahulu.
Meski demikian, di tempat pribadi seperti ini, ia tetap menganggap pemuda tersebut sebagai Chang'er yang pernah dikenalnya.
"Bagaimana denganmu?" Yi Min balik bertanya. "Kau baru saja kembali setelah pergi sekian lama. Apakah semuanya berjalan lancar?"
Boqin Changing tersenyum sambil meletakkan cangkir tehnya.
"Semuanya berjalan dengan baik. Nenek tidak perlu mengkhawatirkanku."
Yi Min mengangguk. Ia tidak berniat mengorek lebih jauh mengenai Boqin Changing. Dengan kedudukan dan kekuatan pemuda itu sekarang, tentu ada banyak hal yang tidak perlu ia tanyakan.
Beberapa saat kemudian, Boqin Changing kembali membuka mulut.
"Nenek, mengenai pengobatan kedua bersaudara tadi, ada sesuatu yang ingin kusampaikan."
Yi Min segera mengalihkan perhatiannya.
"Apa itu, Chang'er?"
Boqin Changing menyandarkan punggungnya dengan santai. Senyum tipis muncul di bibirnya ketika ia menyampaikan gagasan yang sudah dipikirkannya.
"Ketika kau hendak memperbaiki dantian Huo Jian dan adiknya nanti, panggil semua biro informasi yang ada di Kota Shui. Biarkan mereka menyaksikan proses pengobatanmu secara langsung."
Yi Min sempat mengira dirinya salah mendengar.
"Apa?"
Ia menatap Boqin Changing dengan mata sedikit membesar.
"Chang'er, kau ingin semua biro informasi di Kota Shui menyaksikan pengobatan itu?"
Boqin Changing mengangguk seolah-olah permintaannya tadi merupakan sesuatu yang sangat biasa.
"Benar. Pastikan mereka datang dan melihatnya dengan mata kepala sendiri."
Yi Min mengerutkan kening. Ia mulai memahami maksud Boqin Changing, tetapi justru karena itulah keterkejutannya semakin besar.
Memperbaiki dantian yang rusak bukanlah perkara sederhana. Bagi kebanyakan tabib, kerusakan dantian yang parah adalah vonis bahwa seseorang tidak akan pernah bisa kembali menempuh jalan bela diri.
Keberhasilannya memperbaiki dantian seorang petinggi sekte hingga pulih sekitar lima puluh persen dahulu sudah termasuk pencapaian yang luar biasa. Itupun beritanya tidak tersebar luas dan hanya kalangan tertentu saja yang tahu.
Adapun kali ini, Boqin Changing bukan hanya ingin dirinya mencoba memperbaiki dantian dua bersaudara tersebut. Ia bahkan ingin seluruh biro informasi di Kota Shui menjadi saksi.
"Chang'er, apa kau menyadari apa yang sedang kau rencanakan?" tanya Yi Min dengan nada serius. "Jika aku benar-benar berhasil, kabar ini pasti akan menyebar ke seluruh penjuru dunia. Banyak orang akan datang mencariku, entah untuk meminta pengobatan atau mempelajari caraku melakukannya."
Boqin Changing tertawa kecil.
"Itulah yang kuinginkan."
Ia mengambil cangkir tehnya sekali lagi, lalu menatap Yi Min dengan tatapan tenang.
"Nenek, selama ini kau dikenal sebagai Tabib Yi Min. Reputasimu memang tidak kecil, tetapi masih banyak orang yang menganggap bahwa dantian yang rusak parah tidak mungkin diperbaiki sempurna oleh seorang tabib.”
Ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan.
"Kali ini, tunjukkan kepada mereka bahwa anggapan itu tidak sepenuhnya benar."
Yi Min terdiam.
Boqin Changing kemudian tersenyum semakin lebar.
"Dunia perlu mengetahui hal gila yang akan kau lakukan."
“Hahaha..”
Ucapan itu membuat Yi Min benar-benar kehilangan kata-kata untuk sesaat.
Ia sama sekali tidak menyangka Boqin Changing akan mendorongnya untuk memperlihatkan kemampuan memperbaiki dantian yang rusak kepada dunia. Selama ini, ia mengira pemuda itu hanya ingin memberikan kesempatan kepadanya untuk mengobati Huo Jian dan adiknya.
Ia bahkan tersentuh dengan kebaikan Boqin Changing. Ternyata, ada maksud lain di balik keputusan tersebut. Boqin Changing ingin menjadikan pengobatan itu sebagai bukti nyata bahwa dantian yang rusak masih memiliki harapan untuk dipulihkan.
Yi Min menatap pemuda di hadapannya dengan perasaan campur aduk.
"Chang'er, apakah kau sungguh-sungguh ingin melakukan ini?"
Boqin Changing mengangguk tanpa ragu.
"Tentu saja."
Ia tersenyum santai, seolah-olah tidak merasa bahwa keputusan tersebut akan menimbulkan kegemparan besar.
"Nenek, kau sudah mempelajari teknik yang kuberikan kepadamu. Kau juga memiliki pengalaman dalam menangani dantian yang rusak. Sekarang, yang kau perlukan hanyalah kesempatan untuk membuktikan kemampuanmu."
Boqin Changing meletakkan cangkirnya di atas meja.
"Adapun dua bersaudara itu, mereka akan menjadi awal yang baik."
Yi Min menarik napas perlahan. Ia tahu bahwa jika pengobatan tersebut berhasil, kedudukannya di dunia pengobatan akan berubah drastis. Namanya akan dikenal sebagai tabib yang mampu melakukan sesuatu yang selama ini dianggap mustahil. Namun, semua itu juga berarti tanggung jawab yang jauh lebih besar.
Ia akhirnya menatap Boqin Changing dengan ekspresi serius.
"Baiklah, Chang'er. Aku akan melakukan persiapan sebaik mungkin."
Boqin Changing tersenyum puas.
"Bagus. Aku menantikan kabar baik darimu, Nenek."
Yi Min mengangguk, tetapi pikirannya sudah mulai memikirkan berbagai persiapan yang diperlukan. Ia harus memastikan kondisi kedua bersaudara itu, menyiapkan bahan-bahan pengobatan, serta menentukan cara terbaik untuk menunjukkan proses tersebut kepada para biro informasi.
Satu hal yang pasti, setelah pengobatan itu dimulai, kabar tentang kemampuan memperbaiki dantian yang rusak tidak akan lagi mudah disembunyikan. Atas dorongan Boqin Changing, sebuah peristiwa yang berpotensi mengguncang dunia pengobatan kini perlahan mulai dipersiapkan.