NovelToon NovelToon
MALAIKAT KECIL PAPA DAN MAMA

MALAIKAT KECIL PAPA DAN MAMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Anak Genius / Penyesalan Suami
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: odee_eeeee15

Sepuluh tahun pernikahan, tujuh tahun penantian panjang yang diwarnai doa dan air mata, hingga akhirnya Aira lahir sebagai keajaiban pertama bagi pasangan Nala (30 tahun) dan Arka (33 tahun).

​Arka, seorang Lead Structural Engineer yang tegas, kaku, dan biasa menaklukkan proyek-proyek raksasa di lautan lepas, harus merelakan seluruh gengsinya runtuh tanpa sisa saat melangkah pulang. Kepulangannya ke rumah justru disambut kepolosan Aira (3 tahun) yang cadel dan dengan polosnya memanggil sang ayah "Om asing yang keluar dari HP".

​Di saat Arka sibuk meluluhkan hati putri kecilnya dan memanjakan Nala setelah bertahun-tahun terpisah jarak, kebahagiaan mereka kembali diuji dengan kejutan indah: kehadiran calon bayi kedua mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon odee_eeeee15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kepanikan ,dan istri ketinggalan

Pagi itu, Arka yang baru bangun tidur dikejutkan oleh erangan pelan dari sampingnya. Nala meringkuk seperti bola di bawah selimut tebal, kedua tangannya meremas kuat area perut bagian bawah. Wajahnya pucat pasi dengan keringat dingin membasahi pelipis.

"Nala... kamu kenapa, Sayang?" tanya Arka panik, langsung berlutut di tepi kasur.

"Mas... perutku sakit banget..." ringis Nala lemas, suaranya hampir tak terdengar. "Perut bawahku keram terus... sakit banget, Mas..."

Mendengar kata "sakit banget" dan melihat wajah meringis istrinya, rasa protektif Arka yang ugal-ugalan langsung menyala di tingkat darurat nasional!

Tanpa berpikir panjang, Arka langsung merangkul Nala, memapahnya turun ke lantai dasar sampai depan pintu rumah.

"Nala, kamu tunggu di depan pintu bentar ya, aku ambil kunci mobil sama Aira!" seru Arka panik setengah mati.

Arka berlari cepat menyambar tas Aira, kunci mobil, dan menggendong putri kecilnya yang masih setengah mengantuk. Arka berlari ke luar rumah, membukakan pintu mobil bagian depan, lalu berlari lagi membukakan pintu belakang untuk memasukkan Aira.

Saking cepat dan paniknya gerakan Arka, begitu dia menutup pintu mobil belakang BAM!, otaknya yang kelewat panik langsung memproses: "Oke! Nala sama Aira udah di dalam mobil!"

Padahal... Nala masih berdiri lemas sambil berpegangan di depan pintu rumah !

Nala yang masih memegangi perutnya yang keram cuma bisa melotot tak percaya menatap Arka yang berlari kesetanan masuk ke kursi pengemudi, menancap gas secepat kilat, dan kabur meninggal Nala sendiri di depan rumah!

"M-Mas Arka...?! Mas Arkaaaa! Aku masih di sini, Mas!" jerit Nala lemas sambil melambaikan tangan pasrah, menatap mobil suaminya yang sudah menghilang di ujung jalan.

Nala yang melihat itu cuma bisa bengong melihat suaminya !

Mobil Arka melaju kencang bagai roket menembus jalanan pagi menuju rumah sakit terdekat. Sesampainya di lobi Klinik & Rumah Sakit, Arka melompat keluar, berlari panik ke kasir dan pendaftaran sambil menggendong Aira.

"Suster! Dokter! Tolong istri saya! Perutnya keram parah sampai gak bisa jalan!" teriak Arka heboh hingga beberapa pasien memandanginya bingung.

Dokter piket dan dua suster langsung keluar membawa kursi roda. "Mana pasiennya, Pak?!"

"Ini di mobil!" Arka menunjuk ke arah luar lobi, lalu berlari kencang membukakan pintu depan mobilnya.

Namun, saat pintu depan mobil dibuka... Jok penumpang yang kosong melompong!

Arka membeku di tempat. Matanya terbelalak sempurna. "Lho?! Nala mana?!"

Di tengah kebingungannya, ponsel di kantong celana Arka berdering nyaring. Nama "istriku" tertera di layar.

Arka mengangkatnya dengan tangan gemetar. "sayang ..?! Kamu di mana?! Kamu diculik?!"

Dari seberang telepon, terdengar suara lemas tapi penuh kekesalan.

"Mas Arka... kamu gila ya? Kamu tadi suruh aku tunggu di depan pintu rumah... terus kamu main lari, naik mobil, terus kabur bawa Aira! Aku masih berdiri bengong di depan pintu rumah, Mas Arkaaaa!"

Arka menepuk jidatnya sendiri keras-keras. "ASTAGA !sayang ! MAAF! Aku kira kamu udah naik mobil pas aku buka pintu depan tadi!"

Suster Rumah Sakit Bengong Berat

"Nala! Tahan ya! Aku jalan sekarang jemput kamu!" seru Arka panik setengah mati.

Arka mendadak tersadar kalau ia masih menggendong Aira. Karena otaknya sudah buntu oleh kepanikan, Arka langsung mendudukkan Aira begitu saja di kursi tunggu lobi rumah sakit di samping suster yang memegang kursi roda.

"Mbak Suster! Titip anak saya sebentar! Istri saya ketinggalan di rumah!" jerit Arka panik.

Belum sempat suster itu menjawab, Arka sudah berbalik badan dan berlari kencang bak atlet lari maraton menuju mobilnya di parkiran!

Suster-suster dan petugas lobi rumah sakit cuma bisa berdiri bengong melihat bapak-bapak berotot dan tegap itu main lari kencang meninggalkan anak balitanya begitu saja.

"Pak! Pak! Anak bapak ini gimana Pak?!" teriak salah satu suster nyaring sambil melambaikan tangan dari pintu lobi.

"PAK! ANAKNYA KETINGGALAN PAK!" seru suster lainnya ikut berteriak.

Tapi Arka yang sudah kepanjangan panik dan panik berat sama sekali tidak mendengar teriakan para suster. Suara angin di telinganya menutup segalanya saat ia masuk ke mobil, menancap gas secepat kilat kembali ke rumah demi menyelamatkan sang istri!

Di ruang tunggu lobi rumah sakit, Aira yang mengenakan piyama gambar kelinci duduk santai di kursi tunggu yang terlalu besar untuk tubuh kecilnya. Dua suster yang masih shock akhirnya memandangi Aira dengan rasa kasihan dan memberinya permen lollipop.

Aira mengunyah permennya sambil menyandarkan punggungnya di kursi, menggeleng-gelengkan kepala dengan muka datar tanpa dosa.

"Hadeh... Papa Alka panik nya gak ada obat... Mamanya ditinggal di depan pintu lumah, anak sendiri dititip di lumah sakit..." batin Aira ala reporter cilik.

( Untung Aira anak manis, jadi dapet lollipop gratis dari suster!)

Aira lalu menoleh ke suster di sebelahnya sambil menunjuk ke arah jalanan.

"Suster, Papa Alka emang gitu... Kepalanya kadang suka kosong kalau lagi panik," celoteh Aira polos, membuat para suster di lobi langsung tertawa terbahak-bahak menahan geli.

Secara ilmu medis dan psikologi, aksi kocak Arka tadi dinamakan Déjà Fait—salah satu jenis Memory Error akibat panik ekstrem (Panic-Induced Memory Error).

​Saat Nala mengeluh perut bawahnya keram parah, otak Arka langsung memproduksi hormon adrenalin secara ugal-ugalan. Saat Arka membuka pintu mobil depan, bayangan dan niatnya untuk mendudukkan Nala sudah diproses sangat detail di otaknya. Akibatnya, saat Arka mendengar suara pintu mobil belakang berbunyi BAM! setelah memasukkan Aira, otaknya yang kelewat panik secara keliru menandai bahwa Nala sudah benar-benar ada di dalam mobil! Otak Arka masuk ke mode autopilot, merasa tugasnya sudah tuntas... padahal Nala masih berdiri bengong di depan rumah!

1
Afifah
hahaha lucu kak, aku suka 😭❤️❤️
Irmaputri
😭😭😭lucu banget🤭
Irmaputri
😭😭😭ngaka
Irmaputri
pusing tiap hari ortunya Aira ,hadapin tingkahnya 😭😭
Irmaputri
Aira ceplas ceplos mulutnya 😭😭
Irmaputri
🤣🤣Aira gen alpha ya 😭😭
syora
kuarga yang wow ambyarrrr 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus, lucu dan bikin gemes...😍
Luffytaro
ceritanya lucu 😍😍
Laila Jalil
ceritanya lucu😍😍
Laila Jalil
Aira lucu banget 😭🤣
Laila Jalil
hahahh🤣🤣😭
mau di bilang benar tapi nggak benar juga
Laila Jalil
hahaha lucu🤣
Nur Atika Hendarto
suka sangat ceritanya 😍😍tidak berat jalan alurnya
Nur Atika Hendarto
suka banget cerita nya tak terlalu berat tapi lucu😍😍😍
Brooklyn: terimakasih atas ulasannya 🫶😊
total 1 replies
Irmaputri
ceritanya lucu
Brooklyn: terimakasih atas ulasannya 🫶😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!