NovelToon NovelToon
Istri Yang Berhenti Mencinta

Istri Yang Berhenti Mencinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Balas Dendam
Popularitas:113.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Sudah dua tahun Senja menikah dengan Adam. Pernikahan mereka memang berawal dari ketidaksengajaan. Saat itu, Adam di tinggalkan oleh calon istrinya bernama Arum satu minggu sebelum pernikahan. Selama pernikhan dua tahun itu kecanggungan sangat terasa di antara mereka. Memang tak ada tuntutan apapun dari keduanya dalam pernikahan itu. Mereka menikah hanya demi menyelamatkan harga diri keluarga Adam.

Pernikahan dingin dan hanya selayaknya seperti orang yang sedang ngkost, karena memang mereka berdua adalah teman kampus. Walau Senja tak pernah mengenal Arum. Namun enam bulan terakhir kedekatan mereka mulai terlihat walau Adam masih memberikan jarak untuk Senja.

Tiga bulan terakhir Adam mulai berubah dan sering pulang larut bahkan sering ada tugas ke luar kota. Hingga akhirnya Senja tahu kalau Adam kembali menjalin hubungan dengan Arum. Dan ternyata Arum juga sudah menikah,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senja 28

"Tapi kita mau fitting baju pengantin, Angkasa..." suara Lyra mencicit, nada manjanya benar-benar hancur lebur menjadi keputusasaan yang nyata.

Angkasa bahkan tidak sedikit pun melunak. Pria itu kembali mendudukkan dirinya di kursi kebesarannya, meraih selembar berkas dan mengabaikan keberadaan Lyra seolah wanita itu hanyalah debu di lantai.

"Fitting baju pengantin dengan siapa?"

Sebuah suara berwibawa yang tiba-tiba menginterupsi dari ambang pintu utama ruangan membuat suasana di dalam seketika berubah tegang. Semua pasong mata menoleh serentak.

Di sana, berdiri tegak sesosok pria paruh baya bersetelan jas eksklusif, Tanuwijaya, ayah Angkasa didampingi oleh istrinya, Mama Fransiska, yang tampil amat elegan dengan perhiasan berlian melingkari lehernya.

Wajah Lyra yang tadinya pucat pasi kini mendadak berseri-seri, seolah mendapat sekoci penyelamat di tengah badai. Ia langsung berbalik, berlari kecil menyambut kedatangan calon orang tua mertuanya dengan wajah penuh air mata yang dibuat-buat.

"Om Tanuwijaya! Tante Fransiska!" seru Lyra histeris, langsung berlindung di samping Mama Fransiska seraya memegang lengan wanita itu erat-erat.

"Syukurlah Om dan Tante datang... Angkasa... Angkasa jahat sekali, Om! Dia membela perempuan mantan staf ini dan mengusirku! Padahal jadwal kita hari ini adalah fitting baju pengantin!"

Mama Fransiska menepuk-nepuk tangan Lyra lembut, lalu mengalihkan tatapan tajamnya yang sarat akan penghinaan langsung ke arah Senja.

"Angkasa! Apa-apaan kamu ini?!" tegur Mama Fransiska dengan nada tinggi dan penuh penekanan.

"Kenapa kamu memperlakukan calon istrimu seperti ini di depan umum?! Apalagi hanya demi membela wanita tidak jelas yang cuma staf biasa di kantor ini!"

Tanuwijaya melangkah masuk dengan wajah mengeras, memandang Angkasa dengan sorot mata penuh intimidasi seorang kepala keluarga.

"Angkasa, Papa tidak pernah mengajarimu untuk tidak sopan pada calon istrimu sendiri. Perjodohan dan pernikahanmu dengan Lyra dua minggu lagi sudah disetujui oleh dua keluarga besar. Jangan bikin malu nama keluarga kita hanya karena terpengaruh oleh wanita murahan di sebelahmu itu!"

Dihadapkan pada kemarahan kedua orang tuanya yang terang-terangan membela Lyra, Angkasa tidak sedikit pun gentar. Pria itu justru menyandarkan punggungnya santai di kursi kebesarannya, menatap ayah dan ibunya dengan ekspresi sedingin es.

"Calon istri?" Angkasa terkekeh pelan, sebuah tawa sinis yang sanggup membekukan ruangan.

"Siapa yang menyetujui pernikahan itu? Papa dan Mama? Karena saya pribadi tidak pernah merasa menandatangani kesepakatan gila itu."

"Angkasa!" bentak Tanuwijaya, wajahnya memerah padam.

"Jaga bicaramu! Perusahaan keluarga Lyra adalah mitra strategis kita! Kamu tidak bisa seenaknya membatalkan rencana besar ini hanya karena tergiur dengan wanita bekas orang lain seperti Senja ini!"

Lyra di balik punggung Mama Fransiska tersenyum tipis penuh kemenangan. Ia menatap Senja dengan binar mata mengejek, yakin bahwa posisi Senja akan hancur lebur di bawah tekanan orang tua Angkasa.

"Angkasa, Papa tidak mau mendengar alasan apa pun lagi!" potong Tanuwijaya dengan nada yang tidak menerima bantahan. Pria paruh baya itu melangkah mendekati meja kerja putranya, menepuk permukaan kayu jati tersebut dengan keras.

"Acara fitting baju pengantin hari ini sudah dijadwalkan oleh desainer ternama pilihan Mami. Klien, media, dan relasi bisnis kita sudah mendengar kabar pernikahan ini!"

Mama Fransiska ikut melangkah maju, menarik lengan Lyra agar berdiri lebih dekat di sisinya.

"Benar, Angkasa! Mau ditaruh di mana muka Mami kalau sampai kamu membatalkan agenda penting ini hanya demi wanita ini?" Mama Fransiska melirik Senja dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan tatapan penuh penghinaan.

"Ayo berangkat sekarang! Lyra sudah menunggu dari tadi."

Angkasa mengepalkan tangannya di balik meja. Binar matanya begitu kelam, memancarkan amarah yang tertahan. Ia melirik map cokelat tebal yang berisi seluruh bukti kejahatan Lyra dan perusahaannya, bukti yang tadinya ingin ia lemparkan saat ini juga. Namun, tatapannya beralih sejenak pada Senja.

Senja yang menyadari situasi tersebut memberikan anggukan sangat tipis. Binar mata Senja memancarkan ketenangan yang luar biasa, memberi isyarat bahwa ia paham, hari ini bukanlah panggung utama mereka. Panggung utama mereka adalah acara makan malam resmi keluarga besar lusa nanti, di mana kehancuran Lyra akan disaksikan oleh seluruh relasi kelas atas secara mutlak.

Angkasa menarik napas panjang, menguasai kembali kontrol emosinya. Pria itu berdiri perlahan, merapikan kancing jas hitamnya dengan gerakan yang dingin dan kaku.

"Baik," sahut Angkasa dengan suara bariton yang teramat datar dan menusuk.

"Saya akan ikut. Tapi ingat satu hal, Papa dan Mami... jangan pernah menyesali keputusan yang kalian paksakan hari ini."

Wajah Mama Fransiska berbinar lega, sementara Tanuwijaya hanya mendengus puas, merasa kekuasaannya sebagai kepala keluarga masih tak tergoyahkan.

"Bagus kalau kamu masih punya otak untuk berpikir jernih," ujar Tanuwijaya kaku seraya memutar tubuhnya menuju pintu keluar.

Lyra yang melihat Angkasa akhirnya menyerah di bawah tekanan orang tuanya mendadak dipenuhi rasa kepuasan liar. Sebelum melangkah menyusul Mama Fransiska dan Tanuwijaya yang sudah berjalan lebih dulu ke luar ruangan, Lyra sengaja memperlambat langkahnya.

Ia berhenti tepat di samping meja Senja, melipat tangan di dada seraya memamerkan senyuman paling culas dan mengejek yang ia miliki.

"Bagaimana rasanya, Senja?" bisik Lyra sangat pelan namun sarat akan racun. Matanya berkilat penuh kemenangan.

"Kamu pikir hanya karena Angkasa membelamu sebentar, kamu bisa menggeser posisiku? Sadar diri! Di mata orang tuanya, kamu itu cuma sampah bekas yang tidak punya nilai apa-apa!"

Senja sama sekali tidak gentar. Ia bahkan tidak memalingkan wajahnya. Dagu Senja tetap terangkat, menatap balik mata Lyra dengan senyuman tipis yang sangat tenang, senyuman yang justru membuat racun kemenangan Lyra terasa hambar seketika.

"Nikmatilah kebahagiaan semumu selagi bisa, Nona Lyra atau harus aku panggil Arum sang pelakor?" balas Senja dengan suara jernih dan berwibawa, hampir berupa bisikan lembut.

"Sebab makin tinggi kamu merasa terbang hari ini, makin hancur tubuhmu saat dihempaskan ke tanah lusa nanti."

Bibir Lyra menyipit tajam, matanya berkilat marah mendengar ketenangan Senja yang tak tergoyahkan.

"Cih! Kita lihat saja siapa yang akan hancur!" desis Lyra sebelum memutar tumit stiletto nya dengan angkuh dan melangkah pergi menyusul Angkasa dan calon mertuanya.

Ruangan kerja sang CEO kini menjadi sunyi. Angkasa sempat menoleh untuk terakhir kalinya ke arah Senja dari ambang pintu. Tatapan mata pria itu mengunci Senja, sebuah janji tak terucap bahwa permainan ini baru saja dimulai.

Senja mengangguk pelan mengantar keberangkatan mereka, merapikan berkas audit di tangannya dengan jemari yang kokoh. Panggung kehancuran keluarga Lyra tinggal menghitung jam.

1
Uthie
Jeng .. jengg.. jengggg... 😏
Uthie
bagusss Senjaaa 👍😡
YuWie
adam yg anehh..ehh apa kabar lyra..sdh gak ada yg jahat2 lagikah?
Yam_zhie: kak biar adem ayem dulu loh... nanti keluarga senja muncul 😭😭😭
total 1 replies
Erna Fkpg
lanjut thor tetap semangat
Yam_zhie: maksih kak😘
total 1 replies
Erna Fkpg
mau dong punya suami kayak senja udah tampan ,kaya plus suaaaayang bangett 😘😘😘
Yam_zhie: othor juga mau kak 😭😭😭
total 1 replies
YuWie
inget2 kejahatanmu dulu..sebelum mengucap masih mencintai muu senjaaa
nely_48
eh adam ngana sehat ❓ minum obat lah dulu kau adam, biar kau sadar skrg senja udh bahagia sm angkasa raya, lah ngapain ngana msh ngarepin senja ,, idiot skali cara pikir ngana adam
nely_48
dih ngapain jg s mmh maya msh ngarepin senja jd mantu nya lg, egois sekali anda sm senja, anak mu s ada. itu udh sekali nyakiti senja masa kau msh ngarepin senja d sakiti lg sm adam anak mu,,, big no ya senja, jgn mau
Fitria Syafei
semangat Adam 😏 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Yam_zhie: mkasih kka 😘😘
total 1 replies
Ilfa Yarni
udah domg manja2 nya aku ngiri nih
Yam_zhie: sama kak 😭😭😭
total 1 replies
Erna Fkpg
emang ni Adam cari perkara udah tau ada suaminya masih bilang cinta 😔💪💪💪
Erna Fkpg
kok ada orang tua tega membuang anak kandungnya demi harta sungguh orang tua yang kejam
nely_48
dunia selebar daun kelor ya senja, tetiba ketemu sm mantang mertua n mantan suami pecundang mu d mall
nely_48
jgn sampe suatu saat tuh ortu senja bangkrut trs tau klau skrg senja istri dr angkasa raya lgsg nyari senja minta bantuan,, jgn d bantu
angkasa raya tugas km untuk menghancurkan kedua ortu senja, balaskan semua rasa sakit senja pd kedua ortu gila harta itu
Fitria Syafei
hadeh Adamsari begitu gamlang nya ngucap masih mencintaimu senja ...ga tau kalii ada macam di samping nya yg mau menerkam kau Adamsari 🤨 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Uthie
rasain 😝
Uthie
Bagussss 👍👍😡
Uthie
Bagussss Senja 👍👍👍👍😡
Uthie
Yesss.. Para pengkhianat akan dihancurkan Angkasa 👍👍😏
Uthie
memang seharusnya begitu, Senja 👍👍😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!