NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:270
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

"Arghh ,ayolah Dira jangan menyerah kamu pasti bisa , demi meyla kamu pasti bisa ,jangan biarkan bunga menang dengan kesombongannya " batin Dira menyemangati dirinya sendiri. Bunga tersenyum senang karena Indira sedikit jauh dari posisi bunga ,"Hahaha akhirnya aku akan menjadi the queen" tawa bunga dalam hati.

     Dustin mengepalkan tangannya , Lalu Dustin melihat dua orang yang sangat mencurigakan di pinggir arena balap ,"Mala telphone polisi cepat , dan Zidan ikut aku" ucap Dustin langsung berjalan cepat ke arah dua orang yang mencurigakan itu.

         Saat hampir dekat dengan dua orang mencurigakan itu Dustin menyuruh Zidan berhenti untuk mengamati pergerakan dua orang itu."Dustin ada apa memangnya ?" tanya Zidan penasaran.

    "Kamu lihat dua orang yang memakai baju hitam itu " ucap Dustin."Maksudmu yang ada di pinggir arena balap dekat pohon itu" jawab Zidan.Dustin mengangguk "Lihat gelagat mencurigakan nya " ucap Dustin.zidan melotot kaget ,"Kamu benar mereka sangat mencurigakan ,jangan jangan Dira tadi jatuh gara gara dua orang itu" ucap Zidan.

      "Hmm ,kita dekati dua orang itu jika mereka lari berarti merekalah pelakunya ,ayo siapkan dirimu kita harus menangkapnya sampai bantuan datang" ucap Dustin.Zidan terlihat takut namun melihat keyakinan Dustin Zidan berusaha menekan rasa takutnya.

      Dustin dan Zidan pun mendekati dua orang itu ,"ekhmmm ,yang di bawah pohon ,halo" ucap Zidan . Dua orang itu terperanjat kaget ,lalu saling menatap satu sama lain ,"Sialan kita ketahuan" ucap salah satu orang itu. Dua orang itu langsung berdiri dan mengangkat dua tangan mereka tanda menyerah . Zidan tersenyum senang karena dua orang itu tidak menunjukan perlawanan dan dengan mudah menyerahkan diri.

       Zidan pun mendekat pada dua orang itu dengan wajah bangga . Namun tiba tiba salah satu orang itu mendorong keras tubuh Zidan dan lari sangat kencang meninggalkan Zidan dan Dustin.

      Dustin langsung mengejar dua orang itu dengan sekuat tenaga . "Aduh pungungku dasar manusia kejam ,kalau bukan karena Dira mana mau aku seperti ini arghhh" ucap Zidan langsung berdiri dan langsung berlari mengejar Dustin.

      "Cepat lari jangan sampai kita tertangkap bisa berabe nanti jika tertangkap" ucap salah satu orang itu.Mereka pun berlari dengan sangat kencang."Berhenti kaliann " teriak Dustin . Dua orang itu pun menoleh pada Dustin yang berada di belakangnya .Tiba tiba .Brakkkkkk."Aduhhhh"teriak dua orang itu terjatuh.

      Dustin langsung menarik orang itu dan langsung memukulnya kencang melampiaskan amarahnya . "Ini balasanmu karena membuat calon istriku terluka " bugh bugh bugh. Zidan yang baru sampai pun langsung ikut mengamankan satu orangnya lagi.Wulan dan Mala yang melihat penjahat itu telah ditangkap oleh Zidan dan Dustin pun keluar dari tempat persembunyiannya.

"Akhirnya penjahatnya tertangkap juga ,rasain kamu salah siapa kamu mencelakai Dira kami" ucap Wulan mengebu gebu.

Zidan terperanjat kaget "Loh kok kalian bisa ada di sini ?" tanya Zidan pada Mala dan Wulan . Mala dan Wulan saling menatap ,"Bisalah ,kami tidak akan membiarkan orang yang mencelakai Dira kami kabur dengan begitu saja " ucap Mala. Dustin melihat sebuah tali di bawah kaki salah satu penjahat itu."Ini perbuatan kalian berdua ?" tanya dustin pada Mala dan Wulan.

"Iyalah siapa lagi ,jika menunggu kalian berdua mengejar penjahat ini bisa kelamaan tau,nanti bisa bisa malah penjahatnya kabur lagi. Ini juga salah satu balas dendam kamu pada penjahat ini ,tadi mereka membuat Dira jatuh karena tali ini jadi kami juga membuat penjahat ini jatuh karena tali ini juga" jawab Wulan.

Zidan mengacungkan jempolnya ,"Kalian berdua memang cerdik" ucap Zidan.Tak lama polisi datang untuk mengamankan dua penjahat itu.

"The queen" teriak penonton di pertandingan balap motor . Mala ,Wulan,Zidan,dan Dustin terperanjat kaget . "Dira" teriak Mala dan Wulan bersama.Mereka semua pun berlari ke pertandingan balap motor lagi.

Saat sampai di arena balap Dustin melihat Indira yang telah sampai di garis finish dengan wajah bahagianya.Dustin langsung berlari ke arah Indira.Indira yang melihat Dustin berjalan ke arahnya pun turun dari motornya . Dustin langsung memeluk Indira erat.Indira tersentak kaget ,Indira pun menepuk pundak Dustin dengan tangan kirinya .

"Aku tidak apa apa" ucap Indira menenangkan Dustin.Tak lama teman teman Indira datang,"Diraaaaa" teriak Mala dan Wulan bersama ."Are you ok Dira" tanya Mala yang sudah menitikkan air matanya.Indira pun melepaskan pelukan Dustin , "i'm ok guys ,kalian tidak usah khawatir ,dan aku sudah menepati janjiku aku telah memenangkan pertandingannya" ucap Indira .

Mala dan Wulan mendekat pada Indira ,Mala menjitak dahi Indira,"Harusnya kamu tidak membahayakan nyawamu seperti tadi Dira,itu sangat berbahaya ,kamu semua sangat khawatir padamu" ucap Mala.

Indira tersenyum ,"Terima kasih semuanya telah mengkhawatirkanku tapi aku baik baik saja kalian tidak usah khawatir " ucap Indira.

Zidan tersenyum melihat Indira ,"Dira kami sangat bangga padamu,seperti biasanya kamu pasti tidak akan mengecewakan kelompok kita,kamu tetap menjadi the queen di hati kami semua" ucap Zidan.

Indira tersenyum mengangguk.Zidan ingin memeluk Indira namun tiba tiba tangan Indira ditarik oleh dustin.Dustin memasang wajah datar pada Zidan .

"Indira adalah calon istriku siapa kamu dengan seenaknya mau memeluk calon istriku hah" ucap Dustin tajam.Indira menghembuskan nafasnya kasar sambil mengelengkan kepalanya .

Tim medis datang mendekat pada Indira, "Nona kami akan memeriksa tubuh anda dulu karena tadi nona terbentur dengan cukup keras" ucap salah satu tim medis itu.Indira mengangguk .

"Dira kamu melanggar janjimu " ucap Dustin pada Indira .Indira menunduk sedih ,"Dustin aku mohon jangan beritahu ibuku ,aku mohon,aku hanya keseleo sedikit kok" ucap Indira pada Dustin .

Dustin tersenyum misterius ,"Baiklah aku tidak akan memberitahu ibumu ,tapi besok kita akan menikah " ucap Dustin sambil menatap Indira.

"Apaaa" teriak Mala dan Wulan,sedangkan Zidan menganga tak percaya ."Bagaimana kamu setuju tidak?" tanya dustin.

"Kamu mengambil kesempatan dalam kesempitan Dustin" ucap Indira.

"Tapi itu syarat dariku,kalau kamu tidak mau tidak apa apa sih ,nanti kamu akhirnya menikah denganku juga" ucap Dustin.

Indira menghembuskan nafasnya kasar."Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" kata Indira .

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku,dan aku akan membuat kamu mencintaiku"ucap Dustin .

Mala ,Wulan dan Zidan menutup mulut mereka karena kaget mendengar perkataan Dustin.

Indira melototkan matanya kaget mendengar pengakuan dari Dustin."A a a ap apa kamu mencintaiku?" tanya Indira memastikan.

Dustin mengangguk "aku mencintaimu ,walaupun saat ini kamu belum mencintaiku tapi aku akan membuat kamu mencintaiku" jawab Dustin yakin.

"Tapi sejak kapan ,kita bahkan belum mengenal satu sama lain dengan baik?" tanya Indira lagi.Dustin tersenyum lalu mengengam telapak tangan Indira ."Aku mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu kamu pasti tidak lupa kan kapan kita bertemu" ucap Dustin.

Indira kaget ,"Maksudmu ,kamu mulai mencintaiku saat aku menyelamatkan kamu saat kamu kecelakaan dulu"ucap Indira.

Dustin mengangguk ,"benar aku mulai mencintaimu semenjak saat itu " ucap Dustin."Jangan jangan dalang dari perjodohan ini adalah kamu" ucap Indira menyelidik .

Dustin kaget ,"Perjodohan ini murni dari kakekku dan kakekmu bukan dariku,awalnya aku memang sudah tahu identitasmu karena kakekku memberitahuku " jawab Dustin.

Indira menunduk ,"Aku tidak tahu harus bersikap apa Dustin,sebenarnya aku masih mencintai pacarku yaitu Danial .Tapi di sisi lain aku juga tidak bisa menolak perjodohan ini,namun aku tidak mencintaimu" ucap Indira.

Dustin tersenyum kecut,"Aku tahu jika kamu belum bisa meninggalkan pacarmu itu ,tapi aku yakin saat kebenaran terkuak kamu pasti akan meninggalkan pacarmu itu ,dan di saat itulah aku akan tetap selalu ada di sampingmu dengan rasa cinta ini,aku jamin kamu akan segera mencintaiku " ucap Dustin.

"Kita lihat dulu nanti " jawab Indira lirih .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!