NovelToon NovelToon
Putri Pengganti

Putri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan
Popularitas:306.4k
Nilai: 5
Nama Author: Lunoxs

Aluna adalah seorang gadis yang diangkat oleh keluarga kaya sebagai pengganti anak perempuan mereka yang hilang, Jesselyn. Meski hidupnya tampak bahagia, sebenarnya ia hanya diperlakukan sebagai bayangan dari Jesselyn.

Setelah dewasa Aluna dijodohkan dengan Davion Harold, yang lagi-lagi karena pria itu adalah pria yang dulu Jesselyn sukai. Apapun yang terjadi Aluna harus bertahan dalam pernikahan tersebut, itulah pesan kedua orang tua angkatnya.

Namun pernikahan itu membuat Aluna semakin tersiksa dan merasa tak diinginkan oleh siapapun. Pada akhirnya Aluna mengambil keputusan paling mengerikan di dalam hidupnya, coba keluar dari bayang-bayang Jesselyn dan hidup sebagai dirinya sendiri. Melanggar keinginan orang tua angkatnya untuk pertama kali.

"Dav, aku ingin kita cerai," ucap Aluna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PP Bab 21 - Setelah Semuanya Selesai

Davion menatap Aluna beberapa detik, sebelumnya ia seperti tak bisa memahami bagaimana Aluna sebenarnya. Tapi sekarang Davion tahu pasti, Aluna akan sama liciknya seperti keluarga Myles yang lain.

Kesempurnaan yang selama ini Aluna tunjukkan hanya untuk menutupi jati dirinya yang licik. Davion yakin, sangat yakin bahwa dia hanya butuh waktu untuk melihat betapa busuknya Aluna Myles.

Pada saat itu mommy Ivana dan Daddy Aston akan sangat menyesal dengan keputusan pernikahan ini.

"Ikut aku," ucap Davion dengan suaranya yang dingin. Lalu melangkah meninggalkan ruangan tersebut dan menaiki anak tangga. Davion menuju ruang kerjanya dan Aluna mengikuti di belakang dengan langkah sedikit cepat, karena ia harus mengimbangi langkah Davion yang lebar.

Aluna menggenggam kedua tangannya sendiri untuk menenangkan gugup yang menggerogoti dada. Ia tahu percakapan ini mungkin akan sulit. Tapi jika ia ingin mulai hidup sebagai dirinya sendiri maka ia harus memulainya sekarang. Dan satu-satunya jalan yang terlihat hanyalah Davion.

Bagaimana pun pria itu kini adalah suaminya, dan selain Davion ia pun tak tahu harus meminta bantuan pada siapa lagi.

Davion membuka pintu ruang kerjanya dan masuk lebih dulu. Begitu Aluna ikut masuk, pria itu langsung berjalan ke belakang meja kerjanya, duduk di kursi besar itu dengan menatap Aluna seolah sedang melihat sesuatu yang sudah bisa ia tebak.

“Jadi apa yang ingin kamu katakan?” tanya Davion, tatapannya begitu sinis.

Aluna berdiri di hadapannya dengan anggun dan bahkan lebih cantik dari sebelumnya, namun pemandangan indah itupun tak mampu meredupkan kebencian di dalam hatinya.

Setelah mengumpulkan semua keberaniannya, Aluna pun buka suara. “Dav, saat ini perusahaan keluarga Myles sedang mengalami kesulitan. Bisakah kamu membantu perusahaan keluargaku?”

Davion tertawa kecil.

Bukan tawa bahagia, tapi tawa penuh ejekan yang membuat wajah Aluna langsung memucat.

“Tentu saja,” gumam Davion sambil mengangguk kecil, seolah semua ini sangat lucu baginya. “Aku sudah tahu arahnya akan ke sini.”

Aluna terdiam, dadanya langsung terasa sesak. Namun ia tetap memaksa berdiri untuk tetap terlihat tenang. “Aku serius, Dav.”

“Aku juga serius.” Davion bangkit dari duduknya, berjalan pelan mendekati Aluna dengan tatapan tajam yang menusuk. “Keluarga Myles mengirim mu untuk memohon padaku?

“Tidak,” jawab Aluna cepat, suaranya sedikit meninggi karena panik. “Bukan seperti itu\_”

“Lalu seperti apa?” potong Davion tajam. “Bukankah ini yang kalian semua mau sejak awal? Menjualmu padaku agar keluarga Harold membantu keluarga Myles?”

Kalimat itu menghantam Aluna tepat di dada, bahkan Davion pun tahu tentang transaksi Daddy Aston dan papa Pieter. Wajahnya memucat seketika, dengan napas yang sedikit gemetar Aluna tetap berdiri di tempatnya dan berkata pelan, “Aku mohon Dav, aku tidak tahu harus beektaiapa lagi," jawab Aluna pasrah.

Jawaban itu membuat Davion terdiam sepersekian detik. Namun kemudian ia kembali tertawa kecil, lebih dingin dari sebelumnya.

“Kalau begitu dengarkan baik-baik.” Davion kini berdiri tepat di hadapan Aluna, menatap wanita itu tanpa belas kasihan sedikit pun. “Perusahaan keluargamu tidak bisa diselamatkan lagi.”

Deg! Tubuh Aluna membeku.

“Apa maksudmu?” tanya Aluna.

“Masalahnya bukan pada sumber daya ataupun pekerja,” lanjut Davion dingin. “Masalahnya ada pada pengelolanya sendiri.”

Davion berjalan menjauh beberapa langkah, lalu mengambil sebuah map dari meja kerjanya sebelum melemparkannya ke hadapan Aluna.

Aluna refleks menangkapnya.

“Lihat sendiri," titah Davion.

Dengan tangan yang gemetar samar, Aluna membuka map itu. Di dalamnya ada data, laporan proyek, angka-angka yang tidak terlalu Aluna pahami, tapi ia cukup mengerti bahwa satu tahun terakhir perusahaan keluarga Myles mengalami banyak kerugian.

“Beberapa proyek mereka berhenti di tengah jalan bukan karena masalah di lapangan,” lanjut Davion. “Dana proyek dipangkas diam-diam oleh saudara-saudaramu sendiri dan Investor tahu itu.”

Davion menatapnya tajam. “Jadi katakan padaku, bagaimana perusahaan seperti itu mau diselamatkan?”

Aluna terdiam.

Tangannya semakin gemetar memegang map tersebut. Jika perusahaan tak bisa diselamatkan, kenapa ia masih dipaksa melakukan pernikahan. Ternyata Aluna bukan hanya menjadi pengganti Jesselyn, tapi juga sebagai tameng untuk semua saudaranya yang lain.

Hati Aluna sakit sekali, rasa nelangsa itu tak bisa hilang dari dadanya.

Aluna membaca berulang kali angka-angka itu, berusaha memahami semuanya tapi justru semakin bingung dan kalut. Jumlah kerugian yang tertera banyak sekali, rasanya kini Aluna bahkan tak sanggup untuk meminta bantuan pada Davion.

Mungkin karena itulah mama Sarah dan papa Pieter mendesaknya untuk segera hamil, karena dengan begitu bayinya bisa digunakan sebagai alat. Bayi umah memiliki darrah keturunan keluarga Harold.

“Aku…” suara Aluna mengecil, hampir tak terdengar. “Aku tidak tahu…”

Davion menatapnya tanpa ekspresi.

“Aku tidak tahu jika kondisinya separah ini,” lanjut Aluna, suaranya nyaris pecah. “Aku tidak pernah tahu apa pun tentang perusahaan.”

“Ya, tentu saja kamu tidak tahu. Karena selama ini tugasmu hanya menjadi boneka sempurna keluarga Myles.”

Aluna tergugu, ucapan Davion tak mampu dia bantah.

"Aku tidak akan membantu perusahaan keluarga mu, kecuali..." Davion menjeda ucapannya.

"Kecuali apa?" tanya Aluna lirih.

"Berlututlah dan menggonggong seperti anjing."

Detik itu juga air mata Aluna jatuh tak mampu ia tahan. Davion menempatkannya di tempat yang paling hina. Tapi apakah Aluna memiliki jalan untuk mundur? Jawaban yang terbesit di dalam benaknya adalah Tidak.

'Davion benar-benar tidak menginginkan ku menjadi istri,' batin Aluna, air matanya masih mengalir dan ia menatap Davion dengan tatapan sendu. Tapi segala ketulusannya pun tak mampu menyentuh hati pria itu.

'Tenang saja Dav, setelah semuanya selesai aku juga akan meninggalkanmu,' batin Aluna, lalu secara perlahan ia pun berlutut dan menggonggong seperti anjing.

1
Eka ELissa
sok tau...
klau blom knal blom tau Luna jgn sok tau...kmu...
Nesya
diiihh maksaaa 😂😂😂
Nesya
telaaaat nyesalnya davion 🤣
Nesya
lanjoooot thor
Nesya
good 😄👍🏻👍🏻
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
sabar Davion. jangan maksa
Dini Rachmawati
Belajar menahan diri ya Dav, dari semua keinginan kamu ke Aluna ...
Belajar untuk membiarkan Aluna merasakan hidup sendiri tanpa tekanan dari siapapun dan menjadi dirinya sendiri...
Tetaplah dukung dan terus berada disisinya walaupun kalian terpisah tunjukan bahwa cinta yang tulus itu mulai tumbuh dihatimu ...
Dewi Ariyanti
bgus Aluna kau harus tegas pada Davion jangan mudah luluh dengan ucapan dan perilakunya.....
Agus Indrawati
sudah menjauh untuk sementara,,buat aluna merasa kehilangan mu juga
juwita
klo mau nerima lg si daki. bener" Aluna g pny harga diri udh di hina di rendahkan
Mardiana
davion patah hati 😘😘😘
Ny Rudi Harianto
davion bener² kalah untuk sekarang....benar² gak bisa diungkapkan dengan kata-kata bagaimana saat ini perasaan hati...
call mi
maaf ya Thor..alur untuk saat ini kayak adegan slow motion..kita readers JD bingung tentang kelanjutan hubungan mereka mau di bawa kemana 🙏🙏🙏🙏
Imas Kartini
coba aja kamu dulu g menyakiti Aluna mungkin kamu Skrang bahagia
Alexa Juliana
Mantap tuh..Biar Davion merasakan apa yg dirasakan Aluna saat di suruh menggonggong ky anjing..
Alexa Juliana
Jangan rindu Dav, itu berat biar Dilan aja yg merasakannya..
Alexa Juliana
Seorang asisten kerjaannya selalu paling cape apalagi hrs nurutin kemauan si bos yg kadang diluar nurul🤣🤣
Alexa Juliana
Yaoloohh Dav, saking pengennya melihat penampilan Aluna sampai cosplay jd panitia gadungan...😁😁
Alexa Juliana
Blm di spil nih anak siapa Samuel Wu ini apakah anak si lobster Jackson dan Anne alias adiknya Dokter Shinee atau malah anaknya Shinne dan Laura Carter?
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Aku jadi ingat, kau gak salah namanya Azam dan Bella. Di Season 1 Azam dihujat habis2an, Sampai semuanya ingim Bella bersama dengan yang lain. Tapi dibuku baru Season 2, Azam berjuang habis²an dan reader berbalik arah mendukung mereka balikan.

Nah apakah disini Aluna dan Davion bisa bersama? sedangkan Aluna sdh nyaman hidup seperti ini, Davion setelah bertemu Aluna mungkin sdh tidak bermain wanita lagi. Tapi entahlah dulu sampai tahap mana dia bermain, Yang pasti Aluna sdh tidak peduli lagi. Mungkin akan sedikit tersentuh kalau Davion berhasil membawa Aluna bertemh keluarga kandungnya kembali.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!