NovelToon NovelToon
Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:12.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita.P

Lanjutan dari Novel KETULUSAN CINTA SALWA

Ditya harus hidup dalam dua pilihan, antara memilih perjodohan nya yang sudah dari kecil di rencanakan keluarganya. Atau memilih wanita yang sangat di cintanya dan dinikahi secara diam diam dari keluarganya.

Langsung baca saja 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17

Celin masuk ke dalam kamarnya, setelah pintu tertutup tubuh Celin menyandar di pintu dan merosot dengan air mata yang berjatuhan. Dia memukul dadanya yang semakin tersa sesak.

Selama ini Dia tidak menghiraukan sikap Ditya karna Celin fikir Ditya tidak akan mengatakan perasaan yang sebenarnya. Tapi apalah daya kini Celin harus menelan pil kecewa karna ternyata Ditya benar benar tidak mencintainya.

"Kuatkan aku"

Hanya itu yang mampu Celin ucapkan, tenggorokan nya terasa tercekat. Menangis dalam diam membuat dadanya semakin terasa sesak. Celin meratapi nasibnya, acara pertunangan mungkin akan tetap berjalan. Tapi bagaimana nanti Dia menjelaskan pada keluarga nya.

"Hiks Hiks..."

Untuk apa kau menangisi pria yang tidak mencintaimu. Kau berhak bahagia Celin.

Kalimat itu kembali terngiang di telinga Celin. Dia mengusap air matanya dan berdiri. Berjalan menuju meja rias dan duduk di depan nya.

"Celin kau harus semangat, hidupmu masih panjang. Temuilah kebahagiaan mu sendiri. Ikhlaskan Cinta pertama mu itu. Kau bisa, pasti bisa. Jangan memaksakan cinta seseorang. Ikhlaskan Dia"

Begitulah cara Celin untuk menguatkan hatinya. Hanya dengan ikhlas Dia bisa kembali hidup dengan bahagia. Celin yakin kalau Dia bisa mengikhlaskan Ditya. Celin tidak mau memaksakan perasaan Ditya agar mencintai nya.

...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...

Hari hari berlalu begitu cepat, Tiara sudah siap dengan kebaya putih yang di belikan oleh Ditya. Hanya riasan tipis tapi tetap tetlihat sangat cantik dan imut. Ya memang karna umur Tiara yang masih muda sih jadi terlihat sangat imut dan menggemaskan.

"Benarkah aku akan menikah hari ini? Aku merasa ini hanya mimpi" gumam Tiara sambil pantulan dirinya di cermin

Tok tok tok

"Tia udah siap belum" teriak Bu Ina pemilik kontrakan yang sangat baik pada Tiara

"Iya Bu, masuk aja" teriak Tiara

Bu Ina pun masuk ke dalam kamar dan menghampiri Tiara yang masih duduk di tempat nya.

"Masya Allah Tia, kamu cantik sekali. Ibu sampai pangling melihat kamu " kata Bu Ina menatap kagum pada Tiara

"Ibu bisa aja, inikan juga hasil riasan Mbak Lely" kata Tiara

"Hmmm. Ternyata anak ibu berbakat juga ya dalam merias wajah. Atau memang kamu nya aja yang udah cantik" kata Bu Ina

"Hahaha. Ibu ini bisa saja" kata Tiara

"Ya sudah ayo kita berangkat ke mesjid, penghulunya sudah menunggu mempelai wanita " kata Bu Ina

Tiara mengangguk dan berdiri lalu berjalan menghampiri Bu Ina. Acara ijab qabul akan di selenggarakan di mesjid terdekat.

Ditya terus mondar mandir di temani Alvin. Tidak ada pihak keluarga yang datang. Hanya ada Alvin dari pihak Ditya. Dan Bu Ina, Lely dan juga suaminya dari pihak Tiara. Pak Rt dan Pak Rw sebagai tambahan yang hadir di sana.

Ditya menatap kagum pada wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya. Tiara berjalan ke arahnya dengan di apit oleh Bu Ina dan Lely anak nya Bu Ina.

Tiara duduk di samping Ditya, junjur saja saat ini jantung keduanya berdebar lebih cepat dan rada gugup telah menyelimutu hatinya.

Ditya lebih bisa menguasai rasa gugup di hatinya. Dia mengucapkan ijab qabul dengan lancar sampai para saksi mengucapkan kata "SAH" secara bersamaan.

"Alhamdulillah "

Semuanya mengucap syukur atas pernikahan Tiara dan Ditya yang sangat sederhana ini. Tapi tidak mengurangi rasa bahagia di hati keduanya.

Ditya memasangkan cincin ke jari manis Tiara. Begitupun dengan Tiara yang juga memasangkan cincin pernikahan mereka ke jari manis Ditya. Setelah itu Tiara mencium punggung tangan suaminya dan Ditya pun mencium kening istrinya.

"Alhamdulillah "

Semua orang berucap syukur melihay kebahagiaan sepasang suami istri ini. Tidak ada resepsi seperti pada umumnya pernikahan. Hanya acara ijab qabul saja. Yang terpenting mereka sah di mata hukum dan agama.

"Selamat ya Tia, somoga kalian selalu bahagia dan pernikahan kalian diridhoi Allah" Bu Ina memeluk Tiara membuat tangis Tiara pun pecah.

Tiara tentu saja mengingat almarhum kedua orang tuanya. Mereka tidak bisa melihat Tiara menikah. Ayahnya tidak bisa menjadi wali nikah Tiara. Tapi mau bagaimana lagi Allah lebih sayang pada mereka.

"Sudah, kau harus bahagia. Ayah dan Ibumu pasti ikut bahagia melihat kau bahagia" kata Bu Ina yang sudah tahu apa yang Tiara fikirkan saat ini.

"Iya Tia, kau harus bisa mengikhlaskan mereka. Ayah dan Ibu mu juga akan bahagia melihat mu sudah menjadi seorang istri. Maka jadilah istri yang solehah dan berbakti pada suami mu" kata Lely

"Terimakasih Ibu, mbak Lely dan juga Bapak. Kalian sudah sangat baik pada Tia. Terimakasih banyak" kata Tiara

"Sudahlah Nak, kamu sudah kami anggap seperti anak kami sendiri. Sekarang kau adalah tanggung jawab suamimu. Maka patuhilah suamimu. Dan Nak Ditya, Bapak titip Tia Dia sudah tidak punya siapa siapa lagi. Jadi tolonglah jaga Dia" kata Bapak Somat

Ditya mengangguk "Baik Pak, saya akan menjaga Tia dan membuatnya bahagia. Saya janji"

"Baik, bapak menitip kan Tia pada Nak Ditya. Sayangilah Dia Nak, mungkin Tia akan terlihat sangat kuat dan tegar tapi percayalah hatinya sangat rapuh" kata Pak Somat lagi

"Baik Pak" jawab Ditya

"Dit selamat ya atas pernikahan kalian" kata Alvin

"Terimakasih Mas Alvin" kata Tiara tersenyum manis

"Makasih Al" kata Ditya memeluk sahabatnya

"Iya sama sama" kata Alvin

"Dit, aku ke kantor lagi ada miting penting dan karna kau tidak bisa datang jadi aku yang mewakilkan" bisik Alvin, Ditya hanya mengangguk

Setelah Alvin pergi, Ditya pun mengajak Tiara kembali pulang ke kontrakan Tia untuk sementara waktu Ditya harus tinggal dulu di sana.

Bersambung

1
Marhaban ya Nur17
meta yg punya niat jahat ama tiara wkt itu kan wkwkkw
Marhaban ya Nur17
lg PMS tuh makanya baperan
Marhaban ya Nur17
Lea 😄
Marhaban ya Nur17
rara ama nevan
Marhaban ya Nur17
busyeettt
Marhaban ya Nur17
tp jan ada pelakor y
Marhaban ya Nur17
ngapa se yg cowoknya begitu semua wkkwkwk
Marhaban ya Nur17
ahirnya lega
Marhaban ya Nur17
buang ke laut aja neh ardi wkwkkwkk
Marhaban ya Nur17
ardi saudara nya angga
Marhaban ya Nur17
salah pilih teman
Marhaban ya Nur17
knp lu yg g jujur tia 😠
Marhaban ya Nur17
apa Rafa sama nessa wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
tak kira dea ama viza bakal lama neh dramanya
Marhaban ya Nur17
baim siapa tuh ???
Marhaban ya Nur17
emang udh kodratnya perempuan banyak bicara
Marhaban ya Nur17
itu ditya mulutnya di lakban apa gmn ko g bisa ngomong wkwkkwk
Marhaban ya Nur17
ngomong se knp diem bae wkkeke
Marhaban ya Nur17
jujur makanya lol
Marhaban ya Nur17
sukurin g jujur wkwkwkw emang enak 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!