NovelToon NovelToon
Kelas Penyihir IX B

Kelas Penyihir IX B

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Penyelamat / Akademi Sihir
Popularitas:130
Nilai: 5
Nama Author: Rifky Hemuto

Sinopsis Novel – Kelas Penyihir IX B

Rifky adalah seorang anak manusia biasa yang tiba-tiba terjebak di dunia sihir dan masuk ke sebuah sekolah misterius bernama Sekolah Sihir IX B. Di sana ia bertemu dengan Wida, seorang penyihir baik hati yang kemudian menjadi sahabatnya. Bersama Zahira, Oliv, Deni, Rais, Gofirr, dan teman-teman lainnya, Rifky mulai menjalani kehidupan baru penuh keajaiban, latihan sihir, dan petualangan yang tak terduga.

Namun kehidupan di sekolah itu tidak selalu aman. Tiga murid berbahaya, Mila, Diva, dan Eva, diam-diam merencanakan sesuatu yang gelap. Ketika Rifky tanpa sengaja menyentuh sebuah kristal sihir kuno, kekuatan misterius bangkit di dalam dirinya. Kekuatan itu membuat banyak orang terkejut, bahkan kepala sekolah sihir, Nenek Misel.

Kini Rifky harus belajar mengendalikan kekuatan yang tidak ia mengerti, sambil menghadapi ujian sihir, rahasia masa lalu, dan ancaman dari musuh yang ingin merebut kekuatannya. Petualangan, persahabatan, dan misteri besar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifky Hemuto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16-Makhluk dari Dunia Bayangan

.Makhluk dari Dunia Bayangan

Malam mulai menyelimuti sekolah sihir. Langit yang tadi berwarna jingga kini berubah menjadi gelap. Bintang-bintang muncul satu per satu, namun suasana sekolah terasa tidak biasa.

Angin berhembus lebih dingin dari biasanya.

Di halaman latihan belakang, Rifky masih berdiri bersama Wida, Zahira, Oliv, dan Kepala Sekolah Misel setelah latihan selesai.

Namun tiba-tiba Rifky merasakan sesuatu yang aneh di dalam tubuhnya.

Ia memegang dadanya.

"Aku merasakan energi... sangat kuat," katanya pelan.

Misel langsung memperhatikan wajah Rifky.

"Apa maksudmu?"

Rifky menatap ke arah gedung sekolah.

"Seperti... ada sesuatu yang bangun."

Beberapa detik kemudian-

Tanah tiba-tiba bergetar.

*GRRRRRR...*

Wida langsung panik.

"Apa itu?!"

Zahira melihat ke arah menara sekolah.

"Getarannya dari sana!"

Tiba-tiba cahaya merah gelap muncul dari salah satu bangunan tua di belakang sekolah.

Langit di atasnya berputar seperti pusaran.

Misel langsung tahu sesuatu yang buruk sedang terjadi.

"Tidak mungkin..."

Ia berbisik pelan.

"Lingkaran sihir gelap."

---

## Ruang Bawah Tanah

Di ruang bawah tanah yang tersembunyi, Mila, Diva, dan Eva berdiri di sekitar lingkaran sihir.

Energi hitam berputar dengan kuat.

Batu sihir hitam di tengah lingkaran mulai retak.

Eva terlihat gugup.

"Energinya terlalu besar..."

Diva juga mulai khawatir.

"Mila, kita harus menghentikannya!"

Namun Mila tetap tersenyum.

"Sudah terlambat."

Tiba-tiba bayangan hitam besar muncul dari lingkaran sihir.

Sebuah tangan besar keluar dari pusaran energi.

*CRAAACK!*

Lantai batu retak.

Makhluk besar perlahan muncul.

Tubuhnya terbuat dari bayangan hitam pekat.

Matanya merah menyala.

Makhluk itu menggeram keras.

"GRRRRRAAAAH!"

Eva mundur ketakutan.

"Ini jauh lebih besar dari yang kita rencanakan!"

Diva mencoba membaca mantra pengendali.

Namun lingkaran sihir sudah tidak stabil.

Makhluk itu menghancurkan sebagian ruangan dengan satu pukulan.

Mila akhirnya menyadari kesalahannya.

"Ini... tidak seharusnya seperti ini."

Makhluk itu melangkah keluar dari lingkaran sihir.

Sekarang ia bebas.

---

## Kepanikan di Sekolah

Di halaman sekolah, murid-murid mulai keluar dari asrama karena getaran yang semakin kuat.

Amira, Elsi, Nirmala, Finel, Erina, Aldi, Brayen, Girel, dan Naufal berkumpul di halaman dengan wajah panik.

"Ada apa ini?!"

"Gempa?"

Namun tiba-tiba-

*BOOOOM!*

Atap salah satu bangunan tua meledak.

Makhluk bayangan raksasa keluar dari dalam gedung.

Tingginya hampir setara dengan menara sekolah.

Semua murid langsung berteriak ketakutan.

"MAKHLUK MONSTER!"

Velop mulai menangis.

"Kita akan mati..."

Candra melihat makhluk itu lalu berkata,

"Oke... yang ini bukan level kita."

Rais langsung berubah menjadi raksasa.

"Semua mundur!"

Ia berlari menuju makhluk itu.

Rais melompat dan memukul kaki makhluk bayangan.

*BOOOM!*

Namun makhluk itu hampir tidak bergerak.

Ia hanya menatap Rais lalu mengayunkan tangannya.

Rais terpental jauh.

"RAIS!" teriak Deni.

---

## Pertarungan Besar Dimulai

Misel segera mengangkat tongkat sihirnya.

"Semua murid mundur!"

Ia mengucapkan mantra kuat.

"**Arcana Barrier!**"

Dinding energi besar muncul di sekitar murid-murid untuk melindungi mereka.

Namun makhluk bayangan itu menghantam tanah dengan keras.

Getarannya membuat pelindung itu bergetar.

Rifky menatap makhluk itu dengan serius.

Energi kristal di tangannya mulai bersinar terang.

"Aku harus menghentikannya."

Wida menatapnya khawatir.

"Itu terlalu berbahaya!"

Namun Rifky menggeleng.

"Kalau kita tidak menghentikannya, sekolah ini bisa hancur."

Zahira juga berkata,

"Kita bantu bersama."

Deni mengangkat tongkatnya.

"IX B tidak pernah bertarung sendirian."

Candra mengangkat tangannya juga.

"Walaupun aku mungkin hanya membantu sedikit."

Semua teman mereka berdiri bersama.

Gofirr berkata,

"Kita harus menyerang bersamaan."

Rifky mengangguk.

Energi angin mulai berputar di sekeliling tubuhnya.

Makhluk bayangan itu menggeram dan mulai berjalan menuju halaman utama sekolah.

Langkahnya membuat tanah bergetar.

Rifky menatap makhluk itu.

Lalu ia berkata dengan suara penuh tekad,

"Kita hentikan monster itu sekarang!"

Namun di kejauhan-

Mila, Diva, dan Eva melihat semua itu dari bayangan bangunan.

Eva berkata dengan panik,

"Kita benar-benar membuat masalah besar..."

Diva menatap makhluk raksasa itu.

"Kalau ini terus berlanjut, sekolah bisa hancur."

Mila hanya tersenyum tipis.

Namun kali ini senyumnya terlihat sedikit tegang.

"Justru itu."

Ia menatap Rifky dari kejauhan.

"Sekarang kita akan melihat... seberapa besar kekuatan kristal miliknya."

---

1
gempi
n
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!