NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Wanita / Reinkarnasi
Popularitas:16.3k
Nilai: 5
Nama Author: Twis G

Hujan turun tanpa jeda malam itu, di kamar kos sempit berbau lembab, Dian terbaring sendirian, tidak ada keluarga yang menemani Dia hidup sebatang karang, hanya terdengar suara tetesan air dari atap bocor, nafasnya semakin berat. Perutnya kosong sejak kemarin Dian belum makan apapun, Dian sudah terbiasa menahan lapar, sejak kecil Dia hidup tanpa orang tua bekerja serabutan berpindah-pindah tempat tinggal. Menahan hinaan, rasa dingin sendirian, seakan dunia tidak pernah memberinya pilihan.

Namun malam ini terasa berbeda, tubuhnya terlalu lemah untuk bangkit, pandangannya mulai kabur, Dia menatap langit-langit atap yang bocor dan tersenyum tipis, "Apa memang hidupku cuma sampai disini..?"

Malam itu hujan turun semakin deras, angin menyusup dari celah jendela membawa hawa dingin yang menusuk tulang.

Nantikan kelanjutan cerita yaa🌹🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twis G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 17

Harimau kecil itu meregangkan tubuhnya perlahan, bulu putih keemasannya mengembang ketika ia menguap lebar.

"Aaauuuh..."

Yin Chen langsung tertawa kecil, "Lihat! Si kecil baru bangun."

Yin Yin menoleh sebentar, lalu mengusap kepala harimau kecil itu, makhluk kecil itu menutup matanya sejenak menikmati sentuhan itu, tetapi aura di tubuhnya perlahan berdenyut samar, seperti hewan spiritual yang sedang bangun.

Namun perhatian Yin Yin segera kembali pada suatu sistem yang masih mengema di kepalanya.

DING!

[Misi membuka usaha pertama keluarga Yin]

[Syarat misi:

*Menjual minimal satu resep masakan ke restoran kota

*Mendapatkan 5 tael perak sebagai modal usaha pertama keluarga]

[Hadiah:

*Paket resep restoran tingkat dasar

*Teknik memasak tingkat tinggi]

"Lima tael perak, itu sudah lumayan banyak."

Bagi keluarga desa biasa, jumlah itu bukan angka kecil, namun Yin Yin justru merasa bersemangat. Jika misi ini berhasil, kehidupan keluarga mereka bisa berubah jauh lebih cepat.

Yin Yin menarik napas dalam, "Baiklah, kalau begitu kita mulai dari hari ini."

Setelah menghitung uang dan menyiapkan keranjang roti, keluarga Yin bersiap pergi ke pasar desa, pasar desa Shanyin tidak terlalu besar, tetapi selalu ramai setiap pagi.

Yin Guo Shan memanggul dua keranjang besar berisi roti gandum madu, Yin Yin membawa satu keranjang kecil, sementara Yin Chen dan Xiao Lan berjalan di belakang sambil membawa kantong kain kecil untuk uang hasil penjualan, sedangkan Ibunya Lin Mei Hua dan adiknya Meli tinggal di rumah untuk membuat stok roti.

Harimau kecil itu juga ikut berjalan, tetapi bersembunyi di dalam keranjang Yin Yin, sesekali kepalanya muncul keluar. Penduduk desa yang melihat mereka langsung menyapa

"Ah, keluarga Yin datang lagi."

"Roti madu mereka enak sekali!"

Beberapa pelanggan bahkan sudah menunggu, seorang wanita desa langsung membeli tiga bungkus.

"Anakku sangat suka roti ini."

Yang lain juga mulai mendekat, tak butuh waktu lama, keranjang pertama sudah hampir kosong, Yin Chen menghitung koin dengan wajah serius.

"Kakak! Kita sudah dapat dua puluh koin!"

Yin Yin tersenyum kecil, "Bagus, simpan uangnya baik-baik."

Penjualan hari ini bahkan lebih cepat dari kemarin, namun saat mereka sedang sibuk melayani pelanggan, dua pria berpakaian lebih rapi terlihat berjalan melewati pasar desa.

Mereka jelas bukan penduduk desa biasa, salah satu dari mereka mengerutkan hidung menghirup aroma manis.

"Apa kamu mencium aroma itu?"

Pria satunya mengangguk.

"Aroma manis, tapi terasa sangat harum, aku penasaran ini jenis makanan apa."

Mereka menoleh ke arah sumber aroma, tatapan mereka berhenti pada keranjang roti keluarga Yin.

Pria yang lebih tua kemudian berjalan mendekat.

"Anak kecil, roti ini buatanmu?"

Yin Yin menatap pria itu, pakaiannya terlihat seperti pakaian pelayan restoran kota, Dia langsung tersenyum sopan. "Iya, Tuan. Kami membuatnya sendiri."

Pria itu kemudian membeli satu potong roti, sata menggigitnya, matanya langsung berbinar.

"Empuk, dan rasa madunya sangat pas."

Pria kedua juga mencicipi, kali ini eskpresi mereka berubah serius, pria pertama menatap Yin Yin dengan penuh minat.

"Gadis kecil, apakah kamu pernah memasak hidangan lain selain roti ini?"

Belum sempat Yin Yin menjawab pertanyaan itu, dalam pikirannya, suara sistem tiba-tiba muncul lagi.

DING!

[Misi utama mendeteksi peluang]

[Kandidat restoran terdeteksi]

"Akhirnya peluang datang di saat yang tepat, terimakasih sistem."

[Sama-sama Yin Yin, sudah tugas sistem membantu]

Yin Yin menatap kedua pria itu dengan mata berbinar dan berkata dengan tenang, "Tentu saja, bahkan aku punya beberapa resep yang belum pernah ada di restoran kota."

Kedua pria itu saling menatapnya, mereka menyadari sesuatu, anak gadis kecil didepan mereka ini bukan anak desa biasa.

Bersambung....

1
Ai
semangat yin yin
@Mita🥰
lanjut seru banget 😍😍
Ai
crazy Up donk thor
@Mita🥰
bagus ceritanya thor 🥰🥰
Ai
aku suka cerita spt ini ada kehangatan dlm keluarga wlaupun tdk hidup bergelimang harta tp ttp bahagia😍
Twis G
siap, sebentar 2 bab yaa
Dewiendahsetiowati
panen besar
Dewiendahsetiowati
hadir thor,ini MC nya gak ada jari emas kah
DISTYA ANGGRA MELANI
🆙 Doble dnk kak
Ani Ashari
bagus bngt,fiks lanjut Thor jangan berhenti di tengah jalan
yani nys nys
njut thoor.. kereeen...👏👏💪💪
Twis G: siap ditunggu ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!