NovelToon NovelToon
Taipan Abadi: Kebangkitan Menantu Terbuang

Taipan Abadi: Kebangkitan Menantu Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Arya, seorang pewaris sekte abadi yang dikhianati dan kehilangan kekuatannya, terperangkap dalam tubuh seorang "menantu benalu" yang dihina oleh keluarga istrinya di kota metropolitan modern. Dengan ingatan masa lalu dan sisa kekuatan spiritualnya, ia harus membangun ulang fondasi kekuatannya, menaklukkan dunia bisnis, melindungi wanita yang ia cintai, dan perlahan mengungkap rahasia alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Api Naga dan Kedatangan Tiga Serigala

​Sinar matahari pagi menembus celah gudang bawah tanah rahasia milik Emerald Group. Gudang itu adalah brankas penyimpanan herbal paling langka dan berharga di seluruh negeri, dikumpulkan oleh Han Shixiong selama puluhan tahun.

​Hari ini, pintu besi berbobot dua ton itu terbuka khusus untuk satu orang.

​Arya berjalan menyusuri rak-rak kaca berpendingin khusus, matanya menyapu berbagai jenis akar dan jamur yang bernilai miliaran rupiah. Di belakangnya, Han Shixiong mengikuti dengan langkah tertunduk, membawa nampan berlapis kain sutra.

​"Ginseng Merah berusia tiga ratus tahun dari Pegunungan Changbai. Teratai Salju berdaun sembilan. Dan Inti Kayu Gaharu Hitam," sebut Arya pelan sambil memindahkan bahan-bahan itu dari rak ke atas nampan Han.

​"Guru Besar, apakah bahan-bahan duniawi ini cukup untuk kebutuhan Anda?" tanya Han penuh hormat. "Jika kurang, hamba akan mengerahkan seluruh jaringan untuk mencari ke ujung dunia."

​"Cukup untuk tahap saat ini, Han," jawab Arya santai. "Energi di Bumi sangat tipis. Praktisi bela diri biasa mengonsumsi bahan ini mentah-mentah dan membuang sembilan puluh persen khasiatnya. Tapi di tanganku, bahan-bahan ini akan diubah menjadi Pil Pembentuk Tulang Giok."

​Arya membawa bahan-bahan itu kembali ke ruang tertutup di sudut gudang. Ia mengeluarkan Tungku Alkemia Sembilan Naga dari balik jaketnya. Begitu bersentuhan dengan udara, ukiran sembilan naga di permukaan tungku itu seolah hidup, beriak memancarkan kilau keemasan yang agung.

​Han Shixiong segera mundur ke luar ruangan, tak berani mengganggu proses sakral tersebut.

​Di dalam ruangan, Arya memejamkan mata. Ia menjentikkan jarinya, dan seberkas api spiritual berwarna emas kemerahan melesat dari ujung telunjuknya, menyulut dasar tungku. Suhu ruangan melonjak drastis, namun anehnya tidak membakar apa pun di sekitarnya.

​Arya melemparkan bahan-bahan langka itu ke dalam tungku. Di bawah kendali Sembilan Transformasi Naga Langit, api itu membakar kotoran duniawi dari herbal tersebut, hanya menyisakan esensi murni berbentuk cairan bercahaya. Cairan-cairan itu perlahan menyatu, memadat, dan berputar.

​Dua jam kemudian, aroma wangi yang sangat pekat dan menyegarkan meledak dari dalam tungku, nyaris meretakkan kaca anti-peluru di ruangan itu.

​Cling!

​Tungku terbuka, melontarkan tiga butir pil bundar seukuran kelereng yang berwarna putih bening bagaikan giok sempurna. Pil itu memancarkan pendar cahaya tipis.

​Tanpa ragu, Arya menelan satu butir pil tersebut dan kembali duduk bersila.

​Begitu pil menyentuh perutnya, ledakan energi yang dahsyat menyapu seluruh jaringan nadinya layaknya tsunami. Tulang-tulangnya berderak keras, otot-ototnya menyerap energi murni, membuang sel-sel mati dan menggantinya dengan serat yang jauh lebih kuat dari baja.

​Sring!

​Arya membuka matanya. Sepasang pupilnya memancarkan kilatan cahaya seperti pedang tajam. Ia menghembuskan napas panjang yang membelah udara berdebu di depannya.

​"Tingkat Kelima, Pembangunan Fondasi Awal," gumam Arya puas, mengepalkan tangannya dan merasakan tenaga ribuan kilogram di balik kulitnya yang tampak biasa saja. "Sekarang, peluru penembak runduk pun tak akan bisa menembus kulitku."

​Ia menyimpan dua pil tersisa dan berjalan keluar. Han Shixiong sudah menunggu dengan wajah pucat dan ponsel menempel di telinganya.

​"Ada apa, Han?" tanya Arya, melihat ekspresi panik pria tua itu.

​Han menelan ludah. "Guru Besar... mereka datang lebih cepat dari perkiraan."

​"Siapa?"

​"Utusan Keluarga Li dari Utara. Tiga Serigala Li," suara Han bergetar. "Setengah jam yang lalu, mereka tidak datang mencari Anda atau Keluarga Kusuma. Mereka langsung menyerbu markas keamanan Emerald Group di pelabuhan."

​Arya mengerutkan kening. "Mereka menyerang orang-orangmu?"

​"Tiga ratus penjaga elit kami... dikalahkan hanya dalam waktu lima belas menit oleh tiga orang dengan tangan kosong. Pemimpin mereka, Li Kuang, meninggalkan pesan berdarah di dinding," jelas Han, menahan amarah dan ketakutan.

​"Pesan apa?"

​Han menundukkan pandangannya. "'Bawa kepala pemuda yang menghancurkan Gagak Hitam ke pelabuhan sebelum matahari terbenam. Jika tidak, setiap jam berlalu, sepuluh kepala petinggi Emerald Group akan kami penggal.'"

​Udara di sekitar Arya mendadak turun drastis hingga ke titik beku. Lapisan embun beku seketika terbentuk di atas lantai beton gudang.

​Praktisi bela diri kuno yang sombong. Mereka pikir dengan menguasai sedikit energi internal (Qi), mereka bisa bertingkah layaknya dewa di hadapan manusia biasa.

​Arya melangkah melewati Han, matanya memancarkan niat membunuh yang murni.

​"Siapkan mobil, Han," perintah Arya, nadanya setenang samudra sebelum badai badai topan. "Sepertinya Keluarga Li sudah bosan bernapas. Aku akan mengabulkan keinginan mereka dan mengirim Tiga Serigala itu kembali ke Utara... dalam bentuk abu."

1
Sofian Dzikrul Hidayah
kpn update
Sofian Dzikrul Hidayah
kpn update nya
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Sofian Dzikrul Hidayah
mlh gx update
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut
Sofian Dzikrul Hidayah
up thor
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Sofian Dzikrul Hidayah
up
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Dirman Ha
ih gk
Dirman Ha
hbk
Dirman Ha
hv gb bn
Dirman Ha
jg gb BBM
Dirman Ha
ig di
Dirman Ha
jg CV
Dirman Ha
ih gb np
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!