NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Istri Yang Di Benci Suaminya

Masuk Ke Tubuh Istri Yang Di Benci Suaminya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Kara seorang artis cantik yang mengalami kecelakaan dan masuk ke dalam novel kebencian memerankan seorang wanita bernama Aleca seorang istri yang di nikahi suaminya karena sebuah dendam.



Dengan jiwa tangguh dan pengalaman hidupnya sebagai pabrik figur, dia mengubah takdir istri yang teraniaya itu dengan kekuatan baru.


Matanya yang dulu bercahaya kini membara, Dan suaranya yang dulu lembut kini tegas. Dia siap melawan suaminya yang menindasnya, dan mengambil kembali kendali kehidupan yang layak untuk sang istri yang lemah.


"Aku sudah siap bermain!” katanya dengan senyum dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawaran Menjadi Bintang

Aleca berlari ke luar dari apartemen dengan hati berdebar-debar.Dia tidak tahu apa yang akan terjadi jika seandainya Luiz masuk ke dalam kamar dan membaca isi buku catatan itu.

Aleca berdiri di pinggiran jalan berharap menemukan sebuah taxi namun sebuah mobil lain berhenti tepat di hadapannya.

Pintu mobil terbuka, memperlihatkan seorang yang tidak asing turun dari mobil putih tersebut.“Hey bukan kah kamu wanita yang waktu itu ada di restoran kan?”

Aleca mengernyit kan dahi, ketika bertemu kembali dengan seseorang yang mirip Geri.lalu bagaimana pria ini bisa mengetahui lokasinya pikir Aleca di dalam hatinya.

.“Maaf kamu tau dari mana saya ada di sini?"

Pria yang wajahnya mirip dengan Geri itu pun tersenyum."Saya kebetulan lewat sini, dan saya melihat kamu berlari keluar dari apartemen. saya jadi penasaran, makanya saya berhenti”

Aleca sedikit waspada, "Oh, kebetulan sekali...yah"

“Oh perkenalkan saya Gilang,”Pria bernama Gilang itu mengulurkan tangannya.

ALeca menerima uluran tangan Gilang.“Aleca,"

“Wah,Aleca. Nama yang bagus.”Puji Gilang.Kemudian Gilang menelusuri Aleca dari kaki sampai ke atas kepala.

Aleca merasa tak nyaman, sehingga dia hanya berdehem. seperti merasa ada yang aneh.

“Maaf jadi begini Aleca, jujur saya tak sangat tertarik dengan mu semenjak pertama kali kita bertemu. ah tapi kamu jangan salah paham dulu, saya suka saja dengan aura kamu..

Menurut Aleca Gilang terlalu berbelit-belit saat berbicara sehingga ALeca tak mengerti apa yang pria ini inginkan dari nya. Padahal dia harus pergi sekarang juga demi buku kecilnya.

“Gilang maaf saya___”Kalimat Aleca terpotong di saat Gilang menawarkan dirinya untuk menjadi seorang bintang.

“Aleca, saya mempunyai keinginan untuk menjadi kan kamu seorang bintang, artis sekaligus modeling”

Aleca terkejut, "Apa! bintang!?Kembali Aleca tenggelam di dalam pikirannya.

'o my God, kenapa kisah ini sama persis di saat aku menjadi Kara. Dulu Geri juga mengajak aku untuk menjadi artis pada saat aku masih fokus menjahit pakaian dan benar aku sangat terkenal di masa itu sehingga aku memiliki banyak penggemar, namun di saat yang sama butik impian ku telah di resmikan sehingga aku bingung harus sibuk di dunia artis atau pun menjadi seorang desainer'

“Hallo, Aleca kok kamu diam. Bagaimana ini kesempatan emas loh!"

Aleca masih terlihat ragu, "saya tidak tahu, Gilang.saya tidak punya pengalaman, dan saya juga tidak tahu apa-apa tentang dunia artis."Kata ALeca berbohong, padahal Aleca ahlinya dalam dunia perartisan.

“Aleca, ini kartu nama saya kalau kamu tidak percaya.”Gilang menunjukkan kartu namanya pada Aleca, kalau dia bekerja di Gilang menunjukkan kartu namanya, Gilang PT. Starlight Entertainment"

Aleca menerima kartu itu, dia lalu membacanya di dalam hati.

'PT. Starlight Entertainment... 'aku pernah dengar nama itu. Mereka salah satu agensi artis terbesar di kota ini. Tapi aku tidak boleh jatuh di lubang yang sama'

Aleca mengembalikan kartu itu, "Maaf saya menhargai tawaranmu, tapi saya harus menolak. Saya sudah punya rencana lain."

'Ha serius dia menolak tawaran emas ini padahal dia termasuk orang yang beruntung di undang secara langsung oleh seorang manajer seperti aku, tapi wanita ini cukup unik entah kenapa aku merasa kalau namanya akan ber pengaruh pt entartaimen'

Gilang menyodorkan kartu namanya lagi, "Atau begini saja, kamu bisa ambil kartu nama saya. Kalau nanti kamu setuju, kamu tinggal hubungi nomor yang tertera di sana."

Aleca mengambil kartu itu, "Baiklah, terima kasih, Gilang. tapi maaf saya harus buru-buru sekarang.”Aleca melambaikan tangan ke arah taksi yang lewat, "Taksi!"Taksi berhenti di depannya, Aleca membuka pintu dan masuk.

Gilang menatap taksi yang semakin menjauh, lalu dia mengeluarkan ponsel nya dan mengetik sesuatu, mungkin mengirim pesan ke seseorang tentang pertemuan ny dengan Aleca.

...----------------...

Di dalam kamarnya Luiz kembali membuka buku kecil aleca dan mencari nama Tante Sekar.Luiz membuka buku kecil itu dan membalik halaman dengan hati-hati. Dia berhenti di halaman yang sudah diberi tanda, lalu matanya mencari-cari nama "Tante Sekar". Setelah beberapa detik, dia menemukan nama itu, dan nomor Tante Sekar.Perlahan Luiz menyamakan nomor Tante Sekar yang ada di secarik kertas dan nomor Tante Sekar di buku catatan ALeca. ternyata nomor itu sama.

Perlahan Luiz keluar dari kamar nya dan pada saat yang sama ia kembali berpapasan dengan mamanya yang sepertinya akan bersiap-siap pergi berkumpul lagi bersama teman-temannya.

Luiz bertanya, "Mama, kamu mau pergi lagi?"

Mamanya membalas, "Iya, Luiz. seperti biasa Mama mau kumpul sama teman-teman.

Sekalian mama mau tanya sama Tante Sekar kalau sebenarnya dia beli baju yang dia pakai itu di mana”

“Ma, jika seandainya aku tau siapa dan dari mana Tante Sekar membeli baju yang ia pakai, lalu apa mama akan percaya?”

Nyonya Shofia berhenti sejenak, “Kenapa kamu bertanya seperti itu,lalu apakah kamu tau penjual ny? Kalau kamu tau coba beri tahu mama dan Mama pasti akan percaya.”

Luiz hanya tersenyum, ia seperti menimang-nimang apakah ia harus jujur atau tidak.

“kamu membuang Waktu mama saja Luiz, sudahlah mama pergi dulu yah.”

...****************...

Di suatu sisi Aleca telah sampai di halaman rumah Luiz menggunakan taxi yang ia pesan tadi.Aleca membayar taksi dan turun di depan rumah Luiz. Dia menarik napas dalam-dalam, lalu melangkah menuju pintu gerbang.

Aleca menekan bel pintu, dan beberapa detik kemudian, pintu gerbang di buka oleh pak Andi.“Mbak ALeca,”

“Pak Andi bisa minta tolong buka pintu gerbangnya, saya masih ada keperluan di dalam sana!”

Pak Andi tersenyum, "Baik, Mbak Aleca. Silakan masuk." Dia membuka pintu gerbang, dan Aleca masuk ke dalam halaman rumah Luiz.

“Di dalam ada siapa saja pak?"Tanya ALeca sekedar memastikan saja.

“Sepertinya hanya ada tuan Luiz mbak, kalau nyonya Shofia baru saja keluar”

Aleca menghela nafas.“Terimakasih pak, kalau begitu saya ke dalam dulu yah”

Aleca melangkah menuju rumah Luiz dengan sedikit lebih percaya diri, meninggalkan Pak Andi yang kembali ke posisinya.pada saat di depan pintu utama Aleca mengambil ponselnya Lalu mengirimkan pesan pada Catrin mau pun Iren.

(Iren, saya sudah di depan tolong buka pintunya)

Setelah mengirim pesan tiba-tiba saja pintu utama terbuka, dan membuat Aleca tersenyum karena Iren cepat merespon pesannya. Namun semua tak sesuai perkiraan bahkan yang membuka pintu utama ini bukan lah Iren ataupun Catrin melainkan.

“Hay, selamat datang kembali ke rumah saya wahai calon Desainer baru!"

1
Uthie
sukka dengan sikap tegas Kara pada diri Al👍😏
Uthie
Cerita genre transmigrasi yg selalu sukkaaa...
Uthie
Sy selalu berusaha menghargai penulis dengan meninggalkan jejak lohhh yaa Thor 😘🤩
Uthie
👍👍👍👍👍
Uthie
Sukkkkaaa tema genre transmigrasi 👍🤩🤩
Khairunisa Laras
h
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍💪
Herlina Susanty
suka cerita ny thor
smgt nulisnya di tunggu selalu up ny
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!