NovelToon NovelToon
Di Kejar Mantan Suami

Di Kejar Mantan Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

Duo kembar mengajak bermain ke mall di kota agak jauh dari tempat tingal kami dan tidak segaja malah bertemu papanya padahal aku menyembunyikan keberadaan mereka dari papanya
kami di jodohkan orang tua dia tidak pernah menerima perjodohan ini kerena dia punya kekasih bahkan aku sempat di madu
Saat dia menceraikan aku dia tidak tahu kalau aku hamil dan aku sembunyikan kehamilanku dengan bersembunyi di tempat lain memang tak mudah perjuanganku hamil anak kembar tetapi semua aku jalani dengan dukungan adek almarhum ibu yang selalu mendukung ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 35 kecelakaan

        Setelah melihat rumah mas Adit bermain dengan anak anak mereka pergi ke lapangan untuk main bola Sampai sore mereka pun pulang karena ngajinya libur

" Mas kamu tinggal restoran mu nggak apa apa" tanya ku

" Sudah aku kordinasi tadi jadi nanti tinggal laporan keuangan" kata dia menjelaskan

      Selesai mandi mereka minta camilan aku kasih susu kotak pemberian ayahnya dan aku suguhkan biscuit yang aku taruh toples mereka makan camilan sambil bercanda aku pun bikinkan kopi buat mas Adit

" Bunda siap siap ya kita segera menikah sebentar lagi rumah selesai kata tukangnya" kata dia

" Siap siap apanya kan tinggal nikah di KUA saja terus pulang ke rumah besar kan sudah selesai aku siap siap apanya" jawabku mengejek

" Awas ya kalau sudah jadi istriku tak unboxing setiap hari" kata dia sambil tertawa

" Mana bisa kan tidur berlima" jawabku sambil terkekeh

     Setelah sholat magrib dia pamit pulang ke restoran tempat tinggal dia selama ini mas Adit pamitan sama si kembar dan si kembar minta uang saku teryata aku dan bi endang juga di kasih uang saku lumayan bisa buat belanja besok

       Kembar sudah ngantuk mereka minta bobok setelah siapkan buku pelajaran buat besok kami segera tidur bersama biar besok tidak kesiangan

      Satu bulan teryata renovasi rumah belum selesai setiap hari Minggu anak anak di jemput oleh ayah nya aku nggak pernah ikut dagangan ku sudah habis jadi semua masih dalam bentuk rekening tinggal dua sepeda motor metik mencari barang memang agak sulit sekarang ini saingan nya banyak apalagi pemodal besar

     Pagi seperti biasa aku bikin sarapan buat anak anak kemudian aku antar mereka sekolah aku mengantarkan Sampai pintu gerbang kemudian aku pulang tapi malang aku di tabrak kendaraan bruk aku tidak sadar dan tak ingat apa apa

 Sementara di tempat Adit. POV Adit

       Pagi aku mau memeriksa persiapan restoran Ku tapi ada telephon dan aku angkat ku kira kalau bundanya anak anak teryata suara Barra menangis dengan tidak jelas mengatakan kalau bundanya kecelakaan deg jantung ku ternyata jantung ku bergetar aku linglung sejenak ada apa ini tapi telephon di ganti suara bi endang beliau mengatakan kalau Tiara kecelakaan dan sekarang mau di bawa ke rumah sakit di kota dekat restoranku berada kemudian aku bilang aku tunggu di RS di kota yang lebih lengkap peralatannya aku langsung tancap kerumah sakit umum yang besar disini aku menunggu di UGD dan tak lama ada ambulan puskesmas datang ada bi endang yang menangis juga pakai RT dan bapaknya nuri aku lansung lari memangil perawat agar dapat pertolongan pertama Tiara di tangani oleh dokter kerena ada gegar otak ringan jadi dia di masukan ke ruang ICU aku yang sudah tua bisa menangis apalagi anak anak tak lama mereka yang mengantar pamit tapi tiba tiba si kembar datang mereka memelukku dan menangis mereka di antar bu RT jadi bi endang nggak jadi pulang pak RT dan lainnya yang pulang anak anak menangis di pangkuanku

" kalian belum makan makan dulu ya sama Mbah di kantin" kata ku

" Aku nggak mau makan aku ingin lihat bunda" kata mereka

" Bunda masih di rawat di dalam sayang bunda belum sadar doakan bunda ya semoga lekas sadar" kata ku. Malam mama dan papa datang karena anak anak belum mau makan jadi aku belikan susu dan Sari kacang hijau biar kenyang juga roti begitu juga bi endang

"Gimana dit keadaan Tiara" tanya papa

"kakinya tadi di operasi.gegar otak nya ringan kok semoga cepat sadar cuman tulang kaki nya yang di operasi mungkin agak lama sembuhnya" jawabku papa pun lega

" Kalau gitu biar kamu nikahi besok saja biar pengacara papa yng urus kamu kan sudah mendaftarkan di KUA kan" tanya papa

" Iya pa cuma kirim berkas ke KUA masih lewat email kok karena aku mau datang ke sana minggu depan kami akan nikah di rumah lama Tiara" jawabku

" Ya di percepat saja dit biar kamu bisa merawat mereka" kata papa

" Ma Adit minta tolong belikan seperangkat alat sholat untuk empat orang itu permintaan Tiara dua perempuan dewasa satu anak perempuan dan satu anak laki kata Tiara aku nikah satu dapat empat" kata ku.Mama tersenyum

" Permintaan yang sederhana tapi tanggung jawabnya besar sayang" kata mama

" Biar mama yang belanjakan anak anak mama bawa bi endang juga mama bawa anak anak akan mama ajak menginap di hotel malam ini besok kamu nikah biar pengacara papa yang urus" kata mama

 " kamu di sini sendirian nggak papa ya" tanya papa

" Iya nggak papa Adit yang tunggu sendiri" kata ku

" Kalau nikah besok biar kamu bisa rawat Tiara tanpa ada sekat karena sudah halal sebagian suami istri" kata papa menjelaskan aku pun faham dengan apa yang di katakan papa

" Iya pa" jawabku

" Sekarang biar kamu di temani pak supir di sini biar anak anak sama bi endang kita bawa tidur di hotel" kata papa. Aku menganguk setuju

" Anak anak jangan rewel ikut Oma sama embah ya besok ayah akan nikah sama bunda kalian datang sebagai saksi" kata ku

" Iya ayah" jawab mereka dan mereka ikut mama mau membeli mas kawin yang di minta Tiara

      Aku melihat dan masuk ruang ICU mumpung ada jam besuk aku genggam tangan dia dan aku bisikkan

" bunda ayo kembali anak anak masih kecil jangan tinggalin ayah" kata ku sambil meneteskan air mata dia tidak bereksi dan masih nyaman dengan tidurnya semoga dia mendengar apa yang aku katakan dan bisa merespon nya aku tidak malu meskipun menangis di dekatnya

Waktu berkunjung sudah habis aku keluar nunggu di luar mengelar tikar aku hanya makan roti yang di bawa sama mama tadi sama air mineral kemudian sopir papa membelikan aku kopi jadi sekarang aku minum kopi sama dia mungkin karena capek aku tertidur di lantai beralaskan tikar

Malam aku bangun kau pamit ke pak sopir kalau aku ke musola aku sholat tahajud meminta kepada Alloh jangan ambil dia sekarang dia masih punya tanggung jawab ke anak nya yang masih kecil semoga doa di kabulkan selesai aku kembali tempat ku istirahat di depan ruang ICU aku tidur Sampai subuh aku sholat subuh kemudian minum kopi jam tujuh aku boleh masuk kata dokter jaga ada perkembangan yang signifikan detak jantung terpantau normal dia seperti orang tidur terus mengigau aku genggam tangannnya dan aku ciumi

" Adek cepet sadar mas sudah siap kan mas kawin seperangkat alat sholat untuk empat orang" kata ku ngomong sendiri

Bersambung ......

1
sunaryati jarum
Adit itu sepertinya egois hanya mementingkan diri sendiri tanpa memperdulikan perasaan orang lain
Miftahul Khoiriyah: terima kasih
total 1 replies
sunaryati jarum
Kamu sudah punya istri , dan kamu yang membuang mereka maka jangan seenaknya menuduh mantan istrimu menyembunyikan putra- putrimu.Seharusny kau koreksi diri
Miftahul Khoiriyah: terima kasih komennya
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
nyicil prewed kan GPP tochh
Miftahul Khoiriyah: iya kan Adit cari kesempatan
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
moga jadi keluarga Cemara beneran bukan pinus 🤭🤭🤭
Miftahul Khoiriyah: terima kasih coment nya
total 1 replies
vita
sll d tunggu updatenya
Lestari Ami'ne Zia
loh loh loh keluarga pinus kok wes HBS bab,e hadehhh lnjutvthorrr💪💪💪
Miftahul Khoiriyah: siap lanjutkan
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
sikem berarti tengil koyok Mak,ane🤣
Miftahul Khoiriyah: wajah mirip pak e sifat mirip Mak e
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
moga aja keluarga pinus jadi Cemara 😄😄
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
typo oh typo
Miftahul Khoiriyah: maaf nggak di sengaja
total 1 replies
Ma Em
Tiara mau saja dimadu mana tinggal satu rumah lagi .
Miftahul Khoiriyah: ikuti saja kak apa yang akan di lakukan Tiara 🙏
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
kyany BB Agus ceritanya
Miftahul Khoiriyah: 😍 semoga di sukai
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!