NovelToon NovelToon
Misi Terlarang Sang Mayor

Misi Terlarang Sang Mayor

Status: tamat
Genre:Kehidupan Tentara / Tamat
Popularitas:261
Nilai: 5
Nama Author: Rhiy Navya

Mayor Elara Vanya, seorang agen elit yang terpaksa menggunakan daya tarik dan kecerdasannya sebagai aset, dikirim dalam misi penyusupan ke Unit Komando Khusus yang dipimpin oleh Kolonel Zian Arkana, pria dingin yang dicurigai terlibat dalam jaringan pengkhianatan tingkat tinggi. Elara harus memilih antara menyelesaikan misi dan mengikuti kata hatinya, yang semakin terjerat oleh Kolonel Zian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhiy Navya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Badai di Shadow Reef

​Pesawat angkut C-130 Hercules tanpa tanda pengenal menderu di ketinggian 30.000 kaki di atas Samudra Hindia. Di dalam kabin yang bising dan remang-remang oleh lampu merah, Elara Vanya sedang memeriksa parasutnya. Dia mengenakan setelan tempur amfibi hitam yang ketat, lengkap dengan masker oksigen untuk terjun payung ketinggian tinggi (HALO jump).

​Zian berdiri di depannya, membantu mengencangkan tali bahu Elara. Tatapan mata mereka bertemu di balik goggle taktis. Tidak ada kata-kata yang perlu diucapkan; detak jantung yang sinkron sudah cukup mewakili segalanya.

​"Pulau Shadow Reef ada di bawah kita," suara Kael terdengar melalui radio internal. "Sistem radar mereka sangat canggih. Kita akan terjun dalam mode senyap. Jangan buka parasut sampai kalian mencapai ketinggian 1.000 kaki. Jika tidak, sistem pertahanan otomatis mereka akan menembak kalian di udara seperti bebek."

​Elara mengangguk, lalu memeriksa senapan serbu underwater miliknya. "Zian, jika kita terpisah di pantai, titik temu ada di sektor hutan sebelah timur."

​Zian memegang wajah Elara sejenak dengan sarung tangan taktisnya. "Kita tidak akan terpisah. Aku tidak akan membiarkanmu menghadapi neraka itu sendirian."

​Pintu belakang pesawat terbuka, memperlihatkan kegelapan abadi dan kilatan petir dari badai yang sedang berlangsung di bawah mereka. Angin kencang menerjang masuk ke dalam kabin.

​"Tiga... dua... satu... LONCAT!" teriak Kael.

​Elara dan Zian melompat ke dalam kehampaan.

​Sensasi jatuh bebas di tengah badai sangat mengerikan. Air hujan menghantam tubuh mereka seperti peluru kecil. Elara melihat Zian hanya sebagai bayangan hitam yang meluncur sejajar dengannya. Mereka menembus awan tebal, dan tiba-tiba, sebuah pulau berbentuk bulan sabit dengan cahaya lampu militer yang pucat muncul di bawah.

​Pshaaa!

​Pada ketinggian kritis, mereka membuka parasut. Sentakan keras menghentikan laju jatuh mereka. Mereka mendarat dengan halus di pasir pantai yang putih dan dingin, hanya beberapa meter dari deburan ombak.

​"Zian, masuk!" bisik Elara sambil segera melepaskan parasutnya dan menyembunyikannya di bawah pasir.

​Zian mendarat di sampingnya, senjatanya sudah siaga. "Kael, kami sudah di pantai. Beri kami jalur teraman menuju fasilitas server pusat."

​"Buruk, kawan-kawan," sahut Kael dengan nada tegang. "Pasukan patroli Iron Sight baru saja keluar dari barak. Mereka membawa anjing pelacak elektronik. Kalian harus bergerak ke arah tebing, jalur hutan terlalu berisiko."

​Mereka berlari melintasi pantai menuju tebing karang yang terjal. Di belakang mereka, suara gonggongan robotik mulai terdengar. Elara memanjat tebing dengan kelincahan seorang atlet panjat tebing profesional, sementara Zian memberikan perlindungan dari bawah.

​Saat mencapai puncak tebing, mereka melihat pemandangan yang mengerikan. Di tengah pulau, berdiri sebuah menara komunikasi raksasa yang dikelilingi oleh ribuan antena kecil—pusat transmisi yang akan mengaktifkan sel-sel tidur di seluruh dunia.

​"Itu targetnya," Zian menunjuk ke arah menara. "Tapi lihat di bawah sana."

​Sebuah batalyon tentara bayaran berpakaian zirah lengkap sedang berbaris. Mereka bukan lagi manusia biasa; mereka adalah prajurit yang telah dimodifikasi secara genetik oleh Iron Sight, tanpa rasa takut dan tanpa rasa sakit.

​"Kita butuh pengalihan besar," kata Elara. Dia mengeluarkan dua botol kecil berisi cairan kimia yang dia ambil dari laboratorium Siberia. "Jika aku mencampurkan ini dengan tangki oksigen di pos penjagaan itu, kita bisa menciptakan ledakan gas yang cukup besar untuk menarik perhatian mereka ke arah barat."

​"Lakukan, Elara. Aku akan menyelinap ke ruang kontrol kabel bawah laut untuk memutus sumber energinya," jawab Zian.

​Mereka membagi tugas. Elara bergerak dengan senyap, seperti bayangan di antara bangunan-bangunan beton. Dia berhasil mencapai pos penjagaan utara, menyelinap ke ruang mesin, dan memasang jebakan kimianya.

​KREEEEKKKK!

​Suara rantai berkarat yang tergeser membuat Elara membeku. Sesosok prajurit raksasa berdiri di pintu, memegang kapak getar elektrik. Prajurit itu tidak bicara, dia langsung menerjang Elara dengan kecepatan yang tidak masuk akal.

​Elara menghindar dengan salto ke belakang, mencabut pisaunya, dan melakukan serangan balik yang cepat. Namun, kulit prajurit itu sekeras zirah. Pisau Elara hanya meninggalkan goresan kecil.

​"Sial!" Elara bergumam.

​Dia menggunakan kelincahannya, berlari menaiki dinding dan melakukan tendangan lutut ke arah leher prajurit itu. Saat prajurit itu terhuyung, Elara menembakkan senjatanya ke arah tangki oksigen yang sudah ia pasang jebakan.

​BOOOMM!

​Ledakan dahsyat menghancurkan seluruh pos penjagaan. Elara terlempar keluar dari jendela, berguling di tanah yang keras, sementara api membumbung tinggi ke langit malam.

​Seluruh pulau seketika menjadi kacau. Sirene berbunyi, dan pasukan Iron Sight mulai bergerak menuju lokasi ledakan.

​"Zian, sekarang! Pengalihan berhasil!" teriak Elara melalui komunikator sambil menahan rasa sakit di bahunya.

​"Aku masuk! Aku di ruang kontrol kabel!" suara Zian terdengar di tengah desingan peluru. "Tapi Elara... ada kejutan di sini. Server ini tidak dikendalikan oleh manusia atau AI biasa. Ini terhubung dengan detak jantung seseorang."

​Elara tertegun sambil terus berlari menghindari tembakan musuh. "Apa maksudmu?"

​"Jika orang ini mati, atau jika detak jantungnya berhenti secara mendadak, protokol aktivasi sel tidur akan langsung dieksekusi sebagai perintah terakhir. Ini adalah Dead Man's Switch global!"

​Elara berhenti di balik sebuah kontainer baja. "Siapa orang itu, Zian?"

​"Madame X," jawab Zian dengan suara berat. "Dia tidak ada di Paris lagi. Dia ada di sini, di bunker bawah menara ini. Dan dia baru saja menyandera... Ayahmu."

​Dunia seolah berhenti berputar bagi Elara. "Apa? Bagaimana mungkin? Kael bilang Ayah sudah aman!"

​"Mereka menyerang rumah aman tak lama setelah kita pergi ke Siberia, Elara. Kael dipaksa untuk memberikan laporan palsu karena mereka menyandera keluarganya juga!" Zian menjelaskan dengan nada penuh kemarahan.

​Elara mengepalkan tangannya hingga buku jarinya memutih. "Jadi ini adalah jebakan terakhir."

​"Madame X ingin kau menyerahkan diri, Elara," suara Madame X tiba-tiba masuk ke frekuensi radio mereka. "Datanglah ke bawah menara sendirian. Jika aku melihat Zian atau Kael mencoba melakukan trik apa pun, Ayahmu akan mati, dan dunia akan terbakar bersama detak jantungku yang terakhir."

​Elara menatap ke arah menara yang menjulang tinggi. Dia melihat bayangan ayahnya yang terikat di kursi di balik jendela kaca antipeluru di puncak bunker.

​"Zian," bisik Elara. "Aku harus pergi."

​"Elara, jangan! Ini misi bunuh diri!" Zian memprotes.

​"Ini bukan lagi soal misi, Zian. Ini soal keluarga. Dan jika aku tidak bisa menyelamatkan Ayah, maka tidak ada gunanya kita menyelamatkan dunia," Elara mematikan komunikatornya sebelum Zian bisa membalas.

​Elara melepaskan zirah beratnya, hanya menyisakan pakaian hitam tipis dan sebilah pisau yang disembunyikan. Dia berjalan keluar dari bayang-bayang, menuju pintu masuk bunker yang dijaga ketat, dengan tangan terangkat ke atas.

​Dia bukan lagi Mayor Vanya yang tak terkalahkan. Dia adalah seorang putri yang sedang bertaruh nyawa untuk ayahnya. Namun, di balik tatapan matanya yang tampak menyerah, sebuah rencana gila sedang mulai terbentuk.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!