NovelToon NovelToon
Balas Dendam Meyleen

Balas Dendam Meyleen

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Time Travel / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Manusia Serigala
Popularitas:40.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

"Aku bersumpah akan membalas semua penghinaan dan rasa sakit ini."

Tivany Wismell, seorang penipu ulung dari dunia modern bertransmigrasi ke zaman peradaban China kuno. Mengalami ketidakadilan dan nasib yang tragis, Tivany menolak menyerah dan akan membalas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

menghilang

Wei mengajak Meyleen berendam air hangat, meskipun Meyleen masih bersikap ketus karena kesal. Harusnya malam pertama itu indah, di dalam kamar dan posisi malam hari. Kenapa Wei justru mengajaknya di ruang kerja, masih pagi-pagi pula.

"Sudahlah jangan merajuk, lagipula aku memiliki hak untuk itu." Ucap Wei.

"Yayayayayya." Kesal Meyleen.

"Aku tidak akan menyentuhmu lagi." Ucap Wei.

"Ohh kau mau salingkuh terang-terangan setelah merasakan milikku?." Sinis Meyleen.

"Menyentuhmu salah, tidak menyentuh pun salah. Apa yang harus aku lakukan akan jadi benar?." Heran Wei.

"Kau bertanya?." Sinis Meyleen.

Wei hanya bisa menahan kesalnya, dia tidak tau bagiamana pikiran Meyleen berjalan. Dia benar-benar merasa heran, pertama kali bertemu wanita ribet seperti Meyleen.

Selesai berendam dan berganti pakaian, Meyleen duduk diatas kasur dan ditemani Soos yang tersipu merah. Soso bahkan tidak mau menatap wajah Meyleen, itu karena Kin sudah memberitahu Soso tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Nona nya.

Soso jadi merasa malu sendiri, bagaimana bisa dia ingin menyelamatkan nona nya? padahal ini wajar di lakukan oleh pasangan suami istri, Soso benar-benar merasa sangat bodoh.

Malam harinya, saat Meyleen sudah tertidur tiba-tiba Wei beranjak dari tempat tidur. Dia berjalan dengan senyap dan berganti Hanfu, memakai Hanfu berwarna hitam dan menutup wajahnya rapat.

Dia keluar dari kamar dengan hati-hati, Wei melirik ke belakang sebelum keluar dari pintu. Aura misterius yang menakutkan, entah apa yang akan dirinya lakukan.

"diamlah disini." Batin Wei.

Wei keluar dari kamar, di luar sudah ada Kin yang menunggu. Keduanya bergegas pergi di susul Beberapa pasukan dengan gesit, masuk ke dalam kegelapan dan menghilang dengan cepat.

Pagi harinya saat Meyleen bangun sendirian, dia mengira Wei sudah berkerja jadi dia tidak memusingkan. Dia sibuk makan dan minta di pijat pada Soso, tubuhnya masih sakit semua dan kekesalannya masih sama.

Satu hari, dua hari, tiga, hati, satu minggu, satu bulan berlalu. Meyleen benar-benar tidak menemukan Wei satu kali pun, tidak pernah tidur bersama ataupun berpapasan. Dia berpikir Wei sedang menghindarinya karena takut kelepasan, tapi ini terlalu lama bahkan Kin juga tidak terlihat.

huekk

"Astaga Nona, apa masakan saya tidak cocok bagi anda?." Ujar Soso.

"Entahlah, aku merasa tidak nafsu makan akhir-akhir ini." Gumam Meyleen.

"Maaf, apa anda hamil?." Celetuk Soso.

Deg.

"Apa yang kau katakan Soso." Kaget Meyleen.

"Sepertinya anda sudah terlambat datang bulan, bagaimana jika di periksa tabib saja?." Ucap Soso.

"Tidak mau, Soso apa kau tau kemana perginya Wei dan Kin akhir-akhir ini?." Tanya Meyleen galau.

"Saya memang tidak pernah melihat mereka, para pekerja mengatakan mereka sedang ada urusan pekerjaan di luar." Jawab Soso.

"Wajarkah jika dia tidak berpamitan padaku?." Meyleen mulai murung.

"Nona, mungkin saja Tuan mendapat pekerjaan mendesak. Tidak mau mengganggu waktu tidur Nona, karena itu memilih pergi diam-diam." Soso menenangkan.

"Tapi seharunya dia bisa menulis surat untukku, dia benar-benar pergi menghilang begitu saja setelah mendapatkan apa yang dia mau. Benar-benar pecundang sialan." Meyleen sakit hati.

"Nona, tolong jangan bersedih. Saya akan memasak makanan enak untuk anda." Ucap Soso, berusaha menghibur.

"Tolong berikan buah potong dan aneka beri-berian untukku." Ucap Meyleen.

"Baik nona." Soso bergegas pergi.

Meyleen termenung, dia berusaha menjalani hidup seperti biasa seperti orang bodoh. Apa yang sebenarnya sedang di lakukan Wei? kenapa dia tidak mengirim kabar apapun padanya. Apa pria itu sedang mencampakan nya terang-terangan? atau memang ada urusan penting yang mendesak.

Kehampaan hati Meyleen semakin terombang-ambing saat tabib mengatakan jika Meyleen hamil. Meyleen merasa senang tapi juga sedih, kenapa dia harus hamil sendirian tanpa di dampingi suaminya.

"Persetan dengan apa yang sedang dia lakukan, aku akan membuatmu membayar semuanya nantinya. Dasar pria sialan, berlututlah kau padaku." Batin Meyleen, merasa sangat membenci Wei.

Saking bencinya, Meyleen bahkan menganggap Wei sudah mati. Dia menggunakan semua fasilitas yang ada di paviliun, mulai dari mencari tau apa saja yang sedang di lakukan keluarga Jiang. Dia akan balas dendam sendiri, tanpa menunggu Wei membantunya.

Meyleen bekerja keras meskipun sedang mengandung, dia membuang semua lukisan atau barang-barang milik Wei, sepertinya kebencian nya sudah mendarah daging. Meyleen sudah tidak lagi mengharapakan Wei kembali padanya, masih untung dia mendapatkan tempat tinggal dan harta.

"Satu malam di bayar satu Paviliun mewah, sekaligus pelayan dan pengawal serta harta bedanya. Lumayan juga, oke lah gue maafin dikit." Batin Meyleen.

Saat Meyleen mulai terbiasa dengan ketidak hadiran Wei, Wei sendiri saat ini sedang berada di sebuah hutan gelap. Bersama pasukan miliknya mengintai sesuatu, mereka terlihat sangat fokus dan penuh pertimbangan setiap langkahnya.

"Apa benar disini?." Tanya Wei.

"Benar, Tuan. Tapi sepertinya sudah terlalu lama anda pergi, apa anda tidak mau mengirim pesan?." Tanya Kin.

"Tidak." Jawab Wei.

"Tapi mungkin Nona akan kebingungan jika anda tiba-tiba menghilang tanpa kabar." Ucap Kin, dia lumayan waras.

"Dia membenciku, pasti dia senang karena aku pergi. Ayo kita selesaikan saja urusan kita, baru kita pikirkan masalah kembali. Di paviliun sudah ada semuanya, Meyleen bebas melakukan apapun dan dia berada di tempat aman." Ucap Wei.

"Baiklah Tuan, mari kita lanjutkan perjalanan." Ucap Kin tidak lagi mendesak.

Wei sedang sibuk mencari tau informasi penting dan beresiko tinggi, sedangakan Meyleen sedang sibuk merencanakan balas dendam pada keluarganya yang masih hidup nyaman di rumah mereka.

Semakin di pikirkan Meyleen semakin kesal, apalagi hormon kehamilan yang naik turun. Meyleen benar-benar membenci Wei sampai ke tulang, segala macam sumpah serapah dia lontarkan setiap hari agar hatinya merasa sedikit lebih baik.

Soso terus berada di sisi Meyleen, menjaga pola makan dan kesehatan nona nya. Meskipun Soso sedih karena Nona nya di campakan, tapi dia lebih bersyukur karena di sini Nona nya tetap bisa makan enak. Mendapatkan banyak pelayan dan pengawal, memiliki harta benda dan di panggil Nyonya.

"Jadi, apa informasi yang kalian temukan?." Tanya Meyleen, dia sedang menjadi wanita yang dingin.

"Mentri Jiang sedang di promosikan menjadi penasihat Raja, Tuan muda dari keluarga jendral Mo yang bernama Mo Jun telah mendapatkan gelar Jendral muda, sekaligus menantu dari calon penasihat Raja. Lalu putri kedua Jiang yang bernama Jiang Zu, tengah mengandung anak pertama dari Jendral muda dan cucu pertama dari kedua keluarga. Di kabarkan mereka berencana membuat perayaan kelahiran secara besar-besaran, apalagi di kabarkan anak yang di kandung Jiang Zu adalah laki-laki." Ucap si informan.

"Brengsek sekali karena mereka masih saja hidup nyaman, setelah semua yang mereka lakukan padaku. Apa benar tuhan itu ada? kenapa aku selalu mendapatkan ketidakadilan di sini." Batin Meyleen geram.

"Terimakasih sudah membantuku." Ucap Meyleen.

"Sudah kewajiban kami melayani Nyonya." Ucapnya.

Meyleen berbalik pergi, dia tidak akan melakukan apa-apa. Dia akan membiarkan mereka berbahagia lebih dulu, karena saat ini Meyleen masih lemah dan tidak memiliki apa-apa. Bahkan dia terkurung di sini seperti orang bodoh, dengan kondisi hamil dengan menyedihkan.

"Aku tidak akan menyerah sampai akhir." Batin Meyleen bertekad.

1
zhuyan 🙊🙊
loh² kin datar banget dah
Mellisa Gottardo: hahaha semangat Soso🥹
total 1 replies
mama melonku
Semangat thor🔥
Mellisa Gottardo: siaap 🥰
total 1 replies
Narimah Ahmad
semangatt 💪💪💪
Mellisa Gottardo: terimakasih 🥰
total 1 replies
Chauli Maulidiah
ya jgn mati dl lah Wei. dendammu PD semut rang2 aja blm beres. apalagi si Mey ke zuzu... kudu tuntas semua lah..
Mellisa Gottardo: hehehe🤣
total 1 replies
Alishe
asekkkk skin baru wei yawh🤣🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: /Angry/
total 1 replies
Evi Marena
jiwa baru maksudnya apa thorrr....
apa jadi lupa akan meylin dan lin....
q harap tidak ya thorrr 💪😘
Mellisa Gottardo: nggak kok🥰
total 1 replies
Jas Merah
double up thor😍💪
Mellisa Gottardo: udah kemarin yach🥰
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
jangan mati dong wei inget anak istri dirumah
Mellisa Gottardo: /Sob//Sob/
total 1 replies
Chauli Maulidiah
jgn ada part 2 ya Thor..dan wajib happy ending.
Chauli Maulidiah: ogheeyyyy
total 2 replies
mama melonku
jangan mati dulu masih ada anak sama istri dirumah, menanti tepati janjimu wei. lindungi wei Ya Alloh🤲
Mellisa Gottardo: beda keyakinan kak🤣
total 1 replies
mama melonku
beraninya keroyokan yee
Mellisa Gottardo: namanya juga serigala 🤣
total 1 replies
Uthie
Duhhhh .. jangan di bikin mati donggg Wei nya 😢
Mellisa Gottardo: doain ya kak🥹
total 1 replies
Alishe
ihhh jangan dead dulu bang😭😭😭😭
Mellisa Gottardo: waduh🥹
total 1 replies
Alishe
bye
Mellisa Gottardo: /Proud/
total 1 replies
Alishe
bayangin berubahnya roti sobek gue gmn ini😭😭😭
Mellisa Gottardo: Wei tetep manusia tampan ya🥰
total 1 replies
Alishe
cangkemmu banggg pedes pol🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: Wei : kejujuran memang menyakitkan bung🥰
total 1 replies
Alishe
degdegan anjirrrr perangnya ihh srigala srigalanya kek reman pasar ihhhh
Mellisa Gottardo: emang kroyokan mainnya😭
total 1 replies
Alishe
huwaaaa lg perang ke di streak calon pasangan pe a😭😭😭😭
Mellisa Gottardo: ahahahahhah🤣🤣
total 1 replies
Alishe
roti sobek😆😆😆😆
Mellisa Gottardo: awhhh🤣
total 1 replies
Alishe
cih org gila ketemu org pe a lengkap benerrrrr🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: cocok ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!