NovelToon NovelToon
Rumah Untuk Si Bungsu

Rumah Untuk Si Bungsu

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Kantor / Keluarga / Karir / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Kisah seorang anak perempuan terakhir yang hidupnya selalu di tentukan oleh orang tuanya,dan tidak di beri kesempatan untuk memilih untuk hidupnya.
hingga akhirnya ia pergi dari rumah, dan bertemu dengan seseorang yang mampu untuk ia jadikan rumah dan tempat bersandar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RUSB 17

Keesokan lusanya, Nina, Raynar, Zeyya, Wira beserta keluarganya berangkat ke solo, untuk mengsurvei rumah Nina yang akan di sudah selesai di renovasi dan ingin mengganti perabot.

Anin dan juga Chessy juga ikut ke solo, karena Chessy yang tidak bisa di tinggal, mereka menaiki mobil pribadi.

Raynar dan juga Zeyya di mobil milik Raynar, Haris, Anin dan juga Chessy memakai mobil sendiri, sedangkan Nina ikut Wira beserta keluarga kecilnya.

Setelah menempuh sekitar delapan jam lebih, karena mereka tadi cukup lama berhenti di rest area, akhirnya mereka sampai juga di solo.

Mereka langsung menuju ke rumah Wira yang tidak jauh dari rumah kedua orang tua mereka, hanya memakan waktu lima belas menit naik sepeda motor.

Zeyya dan Raynar tidur kamar tamu yang berada di bawah, sedangkan Anin dan Haris tidur di kamar yang biasa mereka tempati jika menginap di rumah Wira.

Sedangkan Nina tidur di atas di ruang Tv bagian atas, karena memang kamar di sana hanya tiga.

Setelah membersihkan badan Nina tampak sudah ingin pergi ke desa tempat orang tuanya, karena di sana banyak saudara Nina, yang Nina rindu.

Yahh rumah saudara Nina dari Ibunya memang berdekatan,hanya satu desa, bahkan beberapa ada yang satu gang.

"Mau kemana nduk?" tanya Haris yang sedang duduk di teras bersama dengan Raynar.

" Mau ke Grogol dulu, yakkk " jawab Nina.

" enggak capek apa?" tanya Haris.

" Enggak sih, orang dari tadi tidur, pamit dulu yaa.. nanti kalau mau titip sesuatu telfon saja, udah ahhh sebelum ada yang ikut" pamit Nina menyalami Haris.

" Mari pak" sapa Nina kala ingin pergi.

Namun baru saja Nina ingin menaiki sepeda motor milik kakaknya, Kenzie sudah berlari dari dalam.

" Nana aku ikut" teriak Kenzie.

Nina segera turun dari motor dan melepas helm nya berpura- pura tidak jadi pergi.

"enggak jadi" ujar Nina kala kenzie sudah keluar dari rumah.

" Boong ayo, kenzie mau main cama kak zidan" ujar kenzie yang sudah menaiki motor bagian depan.

" Ajak aja sih nduk.. dari pada nangis" ucap Haris,kala melihat keributan antara sang adik dan keponaknnya.

Sedangkan Raynar sedikit menarik ujung bibirnya kala melihat tingkah konyol Nina dan juga Kenzie.

" Ajak gimana, pasti dia nanti susah di ajak pulang " jawab Nina.

" ndak, kenzie endak susah di ajak pulang yaa kan pakdhe" jawab Kenzie dan meminta pembelaan pada Pakdhenya.

" ckk.. awas aja kamu susah di ajak pulang, sana pamit Ayah sama mama dulu" Pinta Nina.

" Jan di tingga yakk.... nanti kalau di tinggal kenzie bilangin Om Nales kalau Nana gamon" ancam Kenzie yang memang kenal dengan mantan Nina yang bernama Nareswara.

" Ye.. kayak tau banget gamon, udah sana ijin nanti Nana tinggal nih" Ujar Nina pada sang ponakan.

Haris yang melihat itu hanya terkekeh, jarang sekali melihat sang adik marah,kesal dan ngomel tidak jelas, walaupun dulu Nina selalu berisik namun Haris suka itu,karena rumahnya menjadi ramai.

" Emang masih gamon nduk?" tanya Haris dari tempat duduknya.

" Diem Bang, gak usah ikut- ikut kenzie" sahut Nina dari garansi yang terlihat sangat kesal.

" Punya pacar bang?" tanya Raynar yang membuka suara.

" Mantan sih lebih tepatnya, putus karena yang cowok udah di suruh Nikah, tapi Nina nya belum mau" jawab Haris.

" Ohhh" jawab Raynar ber oh ria.

Tak lama kenzie keluar dengan Wira dan juga Malihah, dan membawa tentangnya banyak.

" Na.. kasih ke pakdhe na" ujar Wira sembari mengaitkan beberapa plastik yang membuat bagian depan penuh.

" Dek, nanti kalau gak mau pulang tinggal aja, nanti biar di jemput Kak Wira, sama motornya nanti tinggal aja, kamu katanya mau ambil mobil sekalian" ujar Malihah yang mengantarkan Kenzie.

" Lah nanti motornya gimana? kalau budhe kes mau belanja gimana?" tanya Nina, ( budhe kes adalah asisten rumah tangga di tempat Wira)

" Gapapa, nanti biar pakai motor toko dulu" sahut Malihah.

" Ambil mobilnya pas mau pulang ke jakarta aja dech Kak, disini nanti penuh banget rumah nya,orang masih seminggu di sini, kemana- mana bisa naik motor " jawab Nina.

" Ohh ya sudah kalau gitu, nanti itu tau kan buat siapa aja? Kenzie kalau enggak mau pulang tinggal saja, biar di jemput Kak Wira nanti malam" sahut Malihah.

" buluan Naa" teriak Kenzie di atas motor.

" hati- hati Na, abis ini Kakak cek warung, jangan lupa ke tempat pakdhe dulu baru ke yang lain" ujar Wira.

" hmm"

"cepet Nana, lama banget " protes Kenzie yang sudah berada di atas motor.

" Berangkat" pamit Nina kemudian menaiki motor milik sang kakak.

Raynar memandang kepergian wanita pujaan hatinya, sepertinya banyak yang Raynar tidak tahu dari wanita pujaannya, dia di luar ceria, namun tidak tahu di dalam hatinya bagaimana.

" Jangan bengong Ray, kesambet nanti" tegur Wira ketika ingin masuk ke rumah.

" hehehe enggak kok kak, cuma lagi mikir ada yang ketinggalan gak " sahut Raynar.

" Ya sudah aku masuk dulu, Bang Nina katanya pengen bawa motor bukan mobil ke jakarta, takut mobil di sini ke pakek" Ujar Wira yang memberi tahu Haris keinginan Nina.

" Ya nanti biar abang kasih tau, dia aja kemarin keserempet orang, di sana beda macetnya kayak di sini" sahut Haris.

" Okey ,aku kedalam dulu, mau cek ke stok di gudang juga, habis ini" ujar Wira.

" Yuk Ray" Wira menepuk bahu Raynar.

" Iya kak" jawab Raynar.

"Abang sama Kak Wira jarak berapa tahun bang?" tanya Raynar yang memulai obrolan sedikit tentang keluarga.

" Gue sama Wira sih dua tahun" jawab Haris santai sambil menghisap rok** nya.

" Nina?" tanya Raynar kembali.

" Kalau Wira ke Nina tuh sembilan tahun, kalau gue ke Nina sih sebelas " sahut Haris.

" jauh juga yaa bang"

Obrolan mereka semakin dalam, di temani kopi dan juga gorengan yang di sediakan oleh budhe Kes.

Hingga magrib, Haris dan juga Raynar baru masuk, saat itu pemandangan yang ia lihat adalah Chessy yang merengek karena di tinggal oleh Nina.

" Kenapa kak?" Tanya Raynar pada Anin.

" Biasa, di tinggal Nina dia kan emang fomo anaknya" jawab Anin.

" Chessy mau ikut Onty Zeyya aja yuk..." bujuk Zeyya.

 Chessy yang sekarang berada di gendongan Haris semakin menjadi nangisnya, dan menyebut nama Nina.

" Nanaaaaa" rengek Chessy.

" Om sholat dulu, terus kita susul Nana sama adek Ken mau?" bujuk Wira yang memang akan ke toko milik orang tuanya.

Chessy masih menangis,namun ia sedikit mengagukan kepalanya akan setuju dengan ide om nya.

Setelah itu mereka melaksanakan sholat magrib berjamaah, Haris, Raynar dan juga Wira pergi ke masjid, sedangkan yang perempuan sholat berjamaah di rumah.

Setelah sholat berjamaah di masjid Raynar pergi ke kamar,namun di depan kamar ia salah fokus pada foto bingkai kecil yang ada di nakas depan kamar tamu.

Foto Nina bersama dengan seorang lelaki, tinggi , sedikit hitam, berbadan kekar dan senyum Nina begitu tulus, tanpa beban dan terlihat bahagia.

" Itu foto Nina dan pacarnya, lebih tepatnya mantannya sengaja taruh di situ soalnya ibu dan bapak jarang ke bagian sini, Nina dulu pacaran backstreet dari ibu, bapak" jelas Wira kala melihat Raynar mengangkat bingkai foto Nina.

" Nina banyak trust issue tentang pernikahan, makanya saat di ajak menikah dengan mantannya dia menolak dan lebih memilih mundur " ujar Wira.

" aku juga cowok, jadi tau cara kamu lihat Nina, seperti ada yang beda"

1
Nana Ningrum
luar biasa
Elly Maryani
semangat bang Ray rebut hati Nina,,jgn kalah ma bawahan🤭...up tiap hari ya Thor,bagus ceritanya
Makhfuz Zaelanì
lanjut thor
Makhfuz Zaelanì
ini ga ada kelanjutan kah thor
Nana Ningrum: ada dong readers, di tunggu yaa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!