NovelToon NovelToon
Rahasia Milyuner Amnesia

Rahasia Milyuner Amnesia

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat / CEO / CEO Amnesia
Popularitas:92.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Mikael Wijaya, putra milyuner dari Surabaya Wijaya Agra mengalami kecelakaan di Dubai setelah memergoki calon istrinya berselingkuh. Kecelakaan fatal itu membuatnya hilang ingatan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34 Menggali ingatan Kael

"Kamu jangan anggap enteng bekas jahitan operasi. Kalo infeksi, kamu akan lama sembuhnya." Bisa juga akhirnya Adelia mengomel setelah tadi sempat terpaku mendengar gombalan receh Kael.

Kael tersenyum lagi, hampir melepaskan tawa lagi kalau tidak melihat tatapan penuh peringatan Adelia.

'Jangan ketawa. Kok, ngga kapok, sih," omel Adelia lagi memarahi Kael.

Kael menundukkan kepalanya sambil menahan senyumnya. Kalau saja Adelia tau saat ini diia sudah berusaha sangat keras untuk tidak tertawa.

Tapi denyutannya masih terasa. Selain menahan tawa, Kael juga berusaha agar denyut jantungnya tetap normal. Karena ritme yang cepat juga membuat luka bekas operasinya terasa ngilu.

Hening sesaat.

"Aku tetap akan meminta dokter memeriksanya." Adelia tetap dengan pendapatnya.

"Oke oke. Biar kamu yakin, kamu harus ada waktu dokter ngecek nanti."

"Kenapa harus ada aku?" kaget Adelia.

Kael mengerutkan alisnya.

"Bukannya kamu khawatir?"

"I iya.... Ta tapi maksudnya ngga perlu ada aku juga, kan," bantah Adelia gugup.

"Ooo .... Aku pikir kamu mau tau juga." Kael menampakkan sedikit raut kecewanya.

Adelia merasa tertodong. Kenapa dia agak ngotot minta Kael diperiksa oleh dokter. Bisa panjang urusannya kalo begini.

"Okelah," ucapnya mengalah tanpa mau melihat Kael.

Kael tersenyum tipis, senang mendengarnya.

"Bentar lagi dokter akan datang memeriksa keadaanku."

"Oke.' Terpaksa Adelia harus menunggu, padahal dia sudah mau pamit. Karena lama lama di dekat Kael, ngga aman juga buat hati dan jantungnya.

Hening lagi. Mereka seakan sedang larut dengan pikiran sendiri.

Kael menunduk, mencoba melihat bekas jahitannya. Leher baju rumah sakit yang dia kenakan, agak dia turunkan, agar bisa melihat dengan mudah.

Ternyata perbannya masih bersih dari noda. Kael tersenyum lega.

"Bekas jahitannya ngga apa apa," lapor Kael agar Adelia tidak khawatir.

"Yakin?"

"Mau lihat?" tantang Kael.

Reflek Adelia menggeleng.

Nggak lah, belum boleh lihat, tolaknya dalam hati.

"Biar kamu yakin aja." Kael tersenyum manis.

Adelia tertegun melihatnya.

Dia tampan juga, ya, pujinya dalam hati .

Sadar, Adelia. Sadar. Dia masih lupa ingatan, hatinya mengingatkan.

Adelia melirik Kael, banyak pertanyaan yang ingin dia ungkapkan pada Kael setelah melihat Kael yang tampak baik baik saja.

Sekarang ngga apa apa, kan? Batinnya setelah banyak pertimbangan.

Adelia menarik nafas dalam dalam lebih dahulu.

"Kamu lebih suka bunga krisan dibanding mawar?"

Kael malah bertanya lebih dahulu, padahal dirinya sudah mempersiapkan pertanyaan.

"Aku suka bunga apa aja."

"Oooh...."

"Kamu ngga suka bunga krisan?" Hampir saja Adelia mentertawakan dirinya. Harusnya dia membawa bunga lili atau mawar.

Sudut bibir Kael masih sedikit melengkung.

"Sering lihat, tapi baru tau namanya bunga krisan."

Adelia bisa mengerti alasannya. Pasti Kael lebih familiar dengan bunga mawar. Salahnya juga.

"Tapi tenang saja. Aku suka kok.... Terutama kalo yang ngasih kamu."

Pipi Adelia merona lagi

Skil merayunya sudah dicharge, ya, batin Adelia mengeluarkan decakan perlahan.

"Bukan mantan kamu?"

"Mantan yang mana?" Kael tambah mengerutkan keningnya.

Akhirnya ada celah juga, batin Adelia senang. Sikap Kael juga mulai balik seperti dulu lagi.

"Kael, kamu masih ingat dengan perempuan yang hampir kamu nikahi?" Adelia bertanya hati hati.

Kael terdiam.

Dia sudah tau? Siapa yang mengatakan padanya?

"Kamu tau dari mana?" tanya Kael lembut.

"Setelah mengetahui identitasmu, tidak susah mencari tau siapa dirimu." Adelia agak berbohong. Sebenarnya ketiga sepupu laki lakinya yang memberikannya banyak informasi tentang Kael.

Ternyata laki laki itu sudah akrab dengan minuman beralkohol sejak lama. Kedekatan mereka bermula setelah pertemuan itu.

Kael lebih melebarkan lengkungan sudut bibirnya. Dia menganggukkan kepalanya.

"Jadi kamu sudah tau."

Adelia hanya mengangguk. Dia harus tau dari Kael-kalo ingatan masa lalu laki laki itu sudah kembali.

Apakah perasaan Kael masih berlanjut? Karena perempuan itu sangat ngotot untuk bersama Kael.

"Aku memang belum mengingat dia seluruhnya. Tapi aku merasa kisah kami sudah selesai." Kael menjawab jujur.

Masa?

Di tengah hatinya yang menjadi penuh bunga oleh perkataan Kael, Adelia juga merasa bimbang. Apalagi keluarga besar mereka sudah sangat jelas ingin menjodohkannya dengan Kael.

"Tapi dia tetap ngotot. Aku hanya berpikir, dia pasti punya alasan kuat untuk mempertahankan kamu."

Kael spontan tertawa tanpa suara dengan menahan denyutan nyeri.

"Kamu sendiri..... bagaimana?" Kael menatap Adelia sangat dalam. Dia usahakan agar Adelia tidak melihat sakit yang sedang dia tahan.

Adelia tercekat.

Aku?

DEG DEG

Salah ngomong kayaknya tadi, Del, sesalnya dalam hati.

Perasaannya terbaca Kael? Kalo dia juga menginginkan Kael?

Debaran jantungnya makin cepat.

Sekarang malah dia yang harus menjawab pertanyaan yang jawabannya sangat beresiko.

Dia harus menyangkal.....!

"Ba bagaimana maksudnya apa, ya?" Adelia merutuki kegugupannya

Kael tambah dalam menatap Adelia. Gadis itu kelihatan banget salah tingkahnya. Anehnya itu membuat dia bahagia.

Hampir saja Kael menyemburkan tawanya lagi. Untung saja dia lebih cepat mengingat rasa sakit yang sering muncul akibat perasaan senang yang berlebihan.

DEG DEG DEG

Perasaan Adelia makin ngga nyaman. Tapi dia berusaha tetap on track.

"Kalo perasaan kamu sendiri seperti apa?" todong Adelia yang membalas pertanyaan Kael dengan pertanyaan juga.

Telanjur basah, nyebur sekalian.

Kael melebarkan senyumnya. Membelokkan jawaban.

"Kan, sudah aku katakan tadi. Alu sudah selesai dengannya."

Sekarang sudah sama kamu, lanjut Kael dalam hati.

Adelia terdiam. Bukan itu yang mau dia dengar, batinnya agak kecewa. Padahal tadi sudah memberanikan diri. Adelia menghela nafas panjang. Dia meraih ponselnya.

"Ada yang mau aku perlihatkan sama kamu. Tapi tolong dirahasiakan, ya."

Kael mengangguk. Perasaannya tambah tergelitik karena penasaran.

Adelia sempat ragu, hingga dia mematung, memikirkan apakah tindakannya sudah tepat.

Dia melakukan ini bukan karena cemburu, kan?

"Apa yang ingin kamu perlihatkan?"

Adelia menghela nafas panjang lagi. Kemudian memberikan ponselnya yang sudah dibuka galeri videonya.

Kael serius melihat video di ponsel Adelia. Sementara Adelia merasa was was, takut Kael jadi terguncang.

Mata elang Kael masih tertuju pada video yang mungkin adalah akar dari peristiwa enam bulan yang lalu.

"Kamu dapat video ini dari mana?" Barulah Kael menatap Adelia yang sedang menatapnya.

"Sepupu aku."

Kael menganggukkan kepalanya. Dia berusaha mengingat apa yang sudah terjadi. Tapi malah denyutan menyakitkan yang dia dapatkan.

"Sudah, ngga usah dipaksa untuk diingat lagi," larang Adelia ketika melihat ringisan di wajah Kael.

Kael menganggukkan kepalanya. Tangannya masih memijat pelan keningnya.

Adelia menghembuskan nafas berat.

Ternyata ada yang belum bisa dia ingat, ya.

"Sepertinya aku dikhianati," ucap Kael pelan setelah melihat rangkaian video itu.

Adelia tidak menjawab, walau dalam hati membenarkan.

"Karena ini aku ke Dubai dan kecelakaan di sana?" gumamnya tapi masih bisa Adelia dengar.

"Sampai lupa ingatan," sambung Adelia membuat Kael menatapnya.

"Dan aku ketemu kamu," balas Kael.

Ya, jawab Adelia dalam hati. Kalau dipikir, Kael sangat beruntung karena selalu selamat dari tiga kecelakaan yang dia alami.

1
Lusi Hariyani
semoga aja adelia cs g knp2
allabout_AZ♥️
omegaaaatttt flashback sama di novelnya skyla sama Eldar 🤣🤣🤣🤭🤭
jadiii kngen kisah mereka 😍😍😍
Lia Kiftia Usman
saatnya papi mu membela mu kael, sekian lama mengacuhkan mu
💪
Dewi kunti
alis ya
Zea Rahmat
ahhhh kerennnn kaliannn
Zea Rahmat
ayok dong muncul... kangen sm keturunan artha mahendra🤣
Ernaaaaa
aku baca kek g nafas Thor jantungku kek dangdutan
🔵MENTARY
susana masih tegang Nih
Adelia aman krn ada sepupunya
sleepyhead
aaaaah i have no words tor, ini tegang tp cukup membuat gua terkesima dengan solidnya Klan Artha dan Airlangga , you guys rockkkkk 🥰😎
sleepyhead: otornya keren 😎🥰
total 2 replies
Yana Phung
semoga kak authornya mau triple up hari ini
aku penasaran 😭😭😭
Rahma AR: 🤭🤭🤭....
total 1 replies
Ariany Sudjana
Yongki kamu salah cari lawan
Ariany Sudjana
semoga Adelia dalam keadaan selamat yah
sleepyhead
Ngerii ga tuuuh, 😊 You'd better back off and give up your evil intentions... 😎 dude
🔵MENTARY
Wah seru ada adegan action nya
Ariany Sudjana
aduh kok sampai kecolongan sih? mana Adelia mau ke RS, dan selingkuhan Mak Lampir buat ulah lagi di RS . semoga Adelia dan keluarga baik-baik saja
Rahmawati
seru kl udH baku hantam gini👏
Elizabeth Zulfa
siapa zg nolongin kael Levi... baik jetro kah???
moga aja tuh selingkuhan nenek gayung cepet diringkus biar cepet kondusif RS nya..
Mai_mai
up lagi thor jangan satu aja thor....terasa digantung ini😢
sleepyhead
seeuuuuuuu tor, gaaaas terus 5 bab kalau bisa 🤣
sleepyhead
🤣🤣🤣🤣🤣 masih sempetnya becanda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!