NovelToon NovelToon
Mertua Galak

Mertua Galak

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:225.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: rezza_handira

Sahara bertemu dengan suaminya yang bernama Bani, di kampusnya, Bani merupakan kakak tingkat Sahara, singkat cerita Bani jatuh hati dengan Sahara, ingin menikahi Sahara saat lulus kuliah nanti.

Namun sang mama, yang saat ini menjadi mertua Sahara begitu keras dan galak, suka berbicara lantang, keras, dan menusuk di hati, mertua Sahara belum rela anaknya menikah dan takut kalau anaknya menikah melupakan jasa sang mama yang telah merawat Bani dari dalam kandungan sampai beranjak dewasa, dia merasa Bani belum bisa membahagiakan mama nya, maka menentang dia untuk menikah dini, dan seperti memusuhi mantu nya dengan kata kata pedasnya, namun yang buat Sahara heran, kenapa kalau di ceplosin selalu membuat drama air mata, mengadu kepada Bani, sehingga membuat Sahara dan Bani bertengkar.

Akan kah sahara kuat menghadapi mertua galaknya?.

Ikuti yuk kisah mertua galak, kisah pasutri bernama Sahara dan Bani, yang rumah tangga nya selalu di kisruhi mama mertua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rezza_handira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana persalinan

Semenjak tahu kalau aku sedang hamil, ku mulai nyicil perlengkapan bayi, mulai dari gurita, baju bayi, karpet bayi, sarung tangan dan kaki, saking gembira nya lihat motif lucu langsung aku beli. Bani selalu mampir rumah mama nya setiap pulang kerja, Dia bilang takut kalau aku kecapean jadi mampir dulu setengah jam baru jalan pulang karena jarak kantor dan rumah mama dekat sekali

\=\=\=\=

"Apa itu yang kamu bawa?" Tanya mama mertua kepada ku

"Oh, ini perlak bayi, sama tempat bedak" Jawabku santai

"Belum 7 bulan jangan belanja perlengkapan bayi dulu, pamali" Kata mertua ku

"Kan nyicil ma, ngga apa apa kok" Jawab ku masih santai

"Bani, ,Belum 7 bulan jangan belanja dulu pamali ban, ya maaf aja, ntar kalau keguguran, ya amit amit deh ya, pamali tau ban" Teriak Mertua ke Bani yang ada di dapur ambil minum

"Sahara, Nyicil perlengkapan ma, ngga apa apa" Jawab Bani

"Anak di bilangin orang tua, Ngeyel terus" Bentak mertua

Aku berdehem memberi isyarat kepada Bani untuk minta pulang, Aku ngga betah lama di rumah mertua, lagi hamil say, , Sensitif bawaannya, Apalagi kalau ngomong merua nada nyolot dan kencang, Emang logat nya begitu sih, Berhubung hamil jadi mending jaga jarak lebih aman.

Kehamilan ku memasuki usia 7 bulan, Pagi masih kerja seperti biasa, Jam makan siang tubuhku terasa lemas sekali. Aku minum air putih yang banyak, Makan cukup, Sebelum izin ke pukesmas Aku mampir ke kamar mandi, Ya tuhan ada ada noda darah di celana dalam ku, Aku panik seketika, Sengaja aku tak mengabari Bani, Aku langsung ijin ke klinik terdekat dan langsung pulang selesai periksa kondisi kehamilanku.

\=\=\=\=

📩"Bani, Aku hari ini ijin pulang habis periksa, Tadi seperti ada darah pas dari toilet, jadi langsung ijin pulang kerja dan perikasa, Aku sudah di rumah." Ku ketik pesan ke Bani

Beberapa menit kemudian Bani menelepon ku dengan suara panik nya,

📱"Kamu kenapa sayang?" Tanya Bani

📱 "Ngga apa apa, Aku sudah periksa dan di suruh bedrest selama 4 hari, nanti periksa lagi hari sabtu." jawab ku

📱"Tadi kata dokter nya apa?." Tanya Bani

📱"Nanti aja cerita di rumah ya, Kamu fokus kerja dulu aja ya." Pintaku pada Bani

📱"Kamu istirahat di rumah aja ya, Nanti aku segera pulang" Kata Bani

\=\=\=

"Hamil jangan malas malasan, Pakai ngepel, jalan kaki, Biar bisa lahir normal." Mertua datang tanpa memberi kabar.

"Mah, Sahara kemarin habis pendarahan sedikit, sudah periksa, Ada masalah di kandungannya. Sama dokter di suruh bedrest." Jawab Bani pelan

"Tuh kan, Apa mama bilang di bilangin jangan beli perlengkapan dulu sebelum 7 bulan, Terus di kuret dong." Mertua nyerocos aja

"Bukan keguguran ma." Jawab Bani

"Terus Apa, Pendarahan kalau bukan keguguran?." Tanya mertua lagi

"Kandungan Sahara lemah, Placenta atau Ari Ari nya letak nya di bawah ma." Jelas Bani

"Itu harus banyak sujud, Ngepel biar letak bayi nya mapan, Ngga sungsang." Kata Mertua lagi

"Kata dokter ngga bisa normal ma, Kalau Placenta di bawah." jawab Bani lagi

"Dokter aja di percaya, Percaya itu sama yang maha kuasa, Nanti kalau sudah 8 bulan pijat, Biar ngga sungsang bayi nya." Jawab Mertua lagi

"Ngga boleh di pijat ma, Nanti pendarahan, Kandungan Sahara lemah dan ada Placenta Previa." Jawab Bani lagi

"Dulu kamu juga sungsang terus di urut bisa mapan bayi nya, Jaman dulu ngga ada cecar pada aman aja lahiran normal" Jawab Mertua lagi

"Iya Jaman dulu ngga ada cecar tapi banyak kematian ibu dan bayi." Jawab ku dengan emosi

"Berdoa saja lah biar ngga di cecar" Jawab mertua

\=\=\=

Sudah sembilan bulan usia kandunganku. Aku masih bimbang mau lahiran di rumah ibu atau di sini bersama Bani dan mertua yang sedikit rese itu. Akhirnya aku konsultasi sama ibu ku dan menceritakan kondisi kandungan ku.

📲 "Ibu, Lagi sibuk ngga, Sahara mau curhat." telpon ku Pada ibu.

📲 "Ada apa Sahara?" Tanya ibu

📲 "Ibu kandunganku lemah, terus ada kasus Placenta Previa, jika kecapean dikit langsung pendarahan gitu Bu, Bidan disini ngga berani lahiran normal." Kata ku

📲 "Lahiran di rumah saja ya, nanti konsultasi ke bidan Mirna, Itu bidan pro normal, Bicara kan sama suami mu dulu kalau mau Lahiran di tempat ibu." Ibu memberikan solusi

📲 "Oke Bu, Terimakasih" Jawab ku dan menutup telpon.

Aku berdiskusi dengan Bani soal rencana persalinan ku, Aku mengatakan ingin lahiran di rumah ibu, Alasan nya adalah agar aku nyaman dan tenang jika di rumah ibu,

Bani setuju dengan rencana itu, Tak lupa juga dia mengabari mama nya, Jika aku akan lahiran di rumah ibu. Jeng . .jeng . .jeng .

Respon nya seperti biasa terlontar kata yang ngga enak di hati.

"Ma, Besok Sahara rencana nya mau lahiran di tempat ibu, Di kampung" Kata Bani mengabari mama nya

"Emang kalau lahiran di sini kenapa?" Tanya Mama Bani

"Disini lahiran siapa yang mau ngurusi ma," Kata ku

"Mama yang ngurusi lah, Emang ibu kamu g mau kalau kesini?." Tanya mertua

"Aku lebih nyaman lahiran di tempat ibu ma, Apalagi kondisi kandungan ku g normal?" Kata ku lagi

"Lahiran di kampung buang buang ongkos" Kata mertua lagi

"Uang aku biaya sendiri kok ma, Ngga minta sama mama" Sahut ku

"Pakai BPJS aja, Nanti uang nya di tabung" Kata mertua lagi.

"Sekarang lahiran kalau normal ngga bisa pakai BPJS ma." Jawab ku

"Orang sini lahiran pada normal pakai BPJS pelayanan bagus juga." Kata mertua ngga mau kalah

"Aturan Baru ngga bisa ma, Teman kemarin lahiran normal habis 20 juta di RSUD kamar nomor satu." Jawab ku

"Mahal Bener, Ngga mungkin lah lahiran normal 20 juta, Mama dulu lahiran cuma 1 juta itu di rumah sakit." katanya setengah kaget

"Emang mama lahiran tahun berapa ma?" Kata ku lagi

"Sudah sudah Jangan ribut lagi, Ya sudah ya ma kami pamit dulu, Ini jatah buat mama bulan ini, Sahara lahiran di kampung besok, hari Sabtu berangkat, doakan semua nya lancar ya ma." Kata Bani sambil menyerahkan uang bulanan untuk mamanya

"Kok Jatah mama di kurangi terus sih Ban," mertua berkata sambil hitung uangnya di depan aku yang sedang hamil tua

"Mana ada sih ma, Dikurangin dari mana?" Jawab Bani agak kesal

Aku cuma ngelus dada, dari pada batin, Nanti jadi kepikiran lebih baik mengode Bani untuk segera angkat kaki dari rumah mertua. Dasar mertua ngga punya otak, Mantu sedang hamil gede mau lahiran bisa bisa nya bilang jatah bulanan di kurangi Mulu. Amit amit jabang bayi lagi hamil. Sepertinya Lahiran di tempat ibu adalah keputusan yang tepat.

~Bersambung~

jangan lupa Vote, like, dan rate, kalian membuat semangat penulis.

Maaf ya jika ceritanya kurang bagus

1
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
winezy
❤️❤️
mutoharoh
seruuu sekali ternyata ceritanya
mutoharoh
mampir untuk membaca,jangan lupa mampir juga kak
Puan Harahap
hadir thor

🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
udah hadir thor

🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
lanjut kk
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
hadir kk

🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
hadir kk thor
Puan Harahap
hadir kk thor

🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
hello
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Lidia Tikla
next author, semangat
Lidia Tikla
wah, masuk penjara
Lidia Tikla
ih, ngeselin banget ni mantan mertua
Lidia Tikla
Bani jadi stress ya
Lidia Tikla
yang kuat mama Nisa
Lidia Tikla
wah, cerai ya
Tika Ardiani
thour lanjutan mertua galak gada yaa?
Afandi
mertua kayak gitu ke laut aja
Windye Indie Prakoso
Like n vote untukmu thor..

Semangat selalu.. Semoga berkenan mampir ya thor 🙏 🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!