NovelToon NovelToon
MEJA BUNDAR

MEJA BUNDAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Rumahhantu
Popularitas:36k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Meja bundar.. apa itu??"

"Meja yang jadi mitos kelam warga sini. Katanya, kalau sampai ada pendatang yang masuk ke sini dan hilang, udah pasti nggak akan balik, mereka semua pasti mati."

"Siapa kakek sebenarnya??"

"Kakek bukan orang biasa, dia.."

Kara, seorang gadis berusia tujuh belas tahun, terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya dan pindah ke desa terpencil bersama ayahnya. Desa itu sunyi, tertutup, dan dipenuhi tatapan curiga dari warga yang enggan berbicara tentang masa lalu. Di rumah peninggalan kakeknya, Kara menemukan sebuah meja bundar tua yang tergeletak di ruang bawah tanah berukuran pas untuk delapan orang, dengan ukiran aneh di setiap sisinya yang seolah menyimpan rahasia terpendam.

Bisakah Kara mengungkap apa sebenar nya meja bundar itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS.27. Hantu, atau bukan?

Kara memeriksa ban mobil nya dan ternyata ban nya tidak ada yang pecah sama sekali seperti yang ayah nya katakan padanya. Itu sudah jelas ayah nya membohongi Kara perihal keberadaan mobil nya, Kara pun jadi ingat dengan gelagat ayah nya yang memang bisa di katakan berubah setelah cerai dengan ibunya. Tapi apa yang ayah nya sembunyikan pikir nya?

Petugas yang melihat Kara sedang memeriksa ban dan terlihat sedang berpikir dengan serius kemudian saling pandang sebelum akhir nya bertanya pada Kara.

"Kamu cari apa, dek?" Tanya petugas, Kara pun kembali berdiri dan kembali dengan jujur dia menjawab.

"Enggak, ayah bilang mobil ini masuk bengkel katanya ban nya pecah." Jawab Kara, petugas kemudian melihat ban mobil itu.. dan semua nya dalam kondisi baik - baik saja.

"Apa ayahmu sama sekali belum pulang?" Tanya petugas perempuan, Kara menggeleng.

Tapi.. karena mobil itu di rasa tidak ada kaitan nya dengan kematian Caca, petugas tidak memfokuskan mobil itu karena mengira mobil itu hanya kebetulan ada di sana. Dan setelah beberapa saat di selidiki.. hasil penyelidikan yang di temukan oleh petugas dan apa yang di katakan oleh Kara dan Usi berbeda.

Meski memang ada kesamaan tapi ada beberapa poin yang tidak sesuai dengan apa yang di katakan oleh Kara tentang ruang bawah tanah itu, seperti ada beberapa yang merupakan rekayasa Kara dan Usi.

"Kalian akan di bawa ke pusat lebih dulu untuk kepentingan pemeriksaan, tapi salah satu dari kami akan tetap berjaga di sini. Pak Sutisna akan berjaga di rumah ini." Ucap salah satu dari petugas.. akhir nya Kara dan yang lain mengangguk.

Sementara Kara.. dia masih memikirkan mengapa ayah nya berbohong padanya tentang mobil sedan hitam itu. Kara tidak bisa menghubungi ayah nya sama sekali karena hp nya dan hp semua orang di rumah itu di sita oleh petugas untuk di selidiki.

'Kenapa ayah bohong..' Batin Kara.

MALAM HARINYA.

Kara yang di bawa ke kantor dan sudah menjalani penyelidikan mau tidak mau harus menginap di sana karena perjalanan yang jauh dan juga penyelidikan masih berlanjut. Kara duduk termenung di kursi bersebelahan dengan Usi yang juga sedang tenggelam dengan pikiran nya sendiri.

"Tidur, Ra.. besok kita udah boleh pulang kok. Gimana kalo kamu ikut sama aku aja dulu.." Ucap Usi, mendengar itu Kata menoleh.

"Nanti ayah nyariin aku, aku mungkin akan ikut sama Putri.. nanti bisa ngabarin ayah." Ucap Kara, wajah Kara sudah pucat.

"Menurut kamu, apa yang sebener nya terjadi si Ra? Aku tau hantu nggak punya fisik.. hantu nggak mungkin bunuh orang, kan?" Ucap Usi, mendengar ucapan itu.. Kara pun menggeleng, dia bahkan tidak pernah melihat hantu sebelum - sebelum nya.

"Aku nggak tau.." Jawab Kara yang seperti nyaris bergumam.

Kara tidak bisa menjawab karena beberapa hal yang terjadi di rumah kakek nya yang dia alami itu rasanya terlalu nyata, terutama Nurma.. Jika hantu tidak memiliki Fisik, lalu Nurma itu apa? Nurma bahkan pernah menyentuh Kara dan Nurma sangat nyata.

Bahkan yang melihat Nurma bukan hanya dia seorang.. Usi dan Caca pun melihat Nurma meski memang Nurma membuat mereka takut dengan senyuman nya yang mengerikan.

"Ayo Ra, kita tidur dulu." Ajak Usi dan Kara mengangguk.

DI TEMPAT LAIN!

Di rumah kakek nya Kara, petugas yang menjaga TKP dari hal - hal yang tidak di inginkan tengah berjaga di dalam mobil, pak Sutisna. Dia duduk berdiam di dalam mobil sambil mendengarkan berita tentang perkembangan Covid 19 sambil merokok.

Mesin mobil memang tidak di nyalakan, jendela mobil nya juga di buka.. Tapi pak Sutisna merasakan ada yang aneh di sana, udara di sana semakin malam bukan semakin dingin.. Malah semakin panas menurut nya.

"Ini kan daerah pegunungan, kok panas." Gumam nya, dia kemudian membuka jaketnya dan hanya mengunakan kaos polos hitam nya saja.

Saat dia sedang mengotak - atik hp nya, dia melihat siluet orang yang berlari melesat di halaman rumah kakek nya Kara, melihat itu pak Sutisna pun bergegas turun dari mobil dan mengejar sambil membawa senter dan senjata di tangan nya.

"Siapa itu!! Tempat ini tidak boleh di datangi!" Teriak pak Sutisna.

Pak Sutisna naik ke teras rumah, dia menyorotkan senter nya kesana kemari dan berjalan menuju ke halaman samping rumah untuk mencari orang yang di lihat nya tadi.

"Siapa!?" Teriak nya lagi, tapi tidak ada siapapun.

Pak Sutisna sampai mengelilingi pekarangan rumah kakek Kara, sampai ke belakang.. Dia merinding sebenar nya tapi karena tugas nya adalah menjaga TKP, dia tidak akan membiarkan siapapun masuk ke dalam apalagi sampai merusak TKP.

Tapi setelah dia menyorot kan senter kesana kemari dan mencari kesana kemari, pak Sutisna tidak melihat siapapun.

"Apa aku salah liat, ya?" Gumam nya, mulai ragu pada pengelihatan nya sendiri.

Setelah memastikan bahwa memang tidak ada apapun di sana, akhir nya pak Sutisna kembali ke mobil. Tapi dia terkejut karena melihat ada ki Brojo yang berdiri di samping mobil nya.

"Aki?? Aki ngapain malam - malam kemari?" Tanya pak Sutisna.

Ki Brojo tampak tersenyum dan kemudian menepuk lengan pak Sutisna ketika sudah ada di depan nya.

"Saya temani bapak." Ucap ki Brojo, pak Sutisna terkekeh.

"Nggak usah ki, aki istirahat aja di rumah. Saya sudah biasa berjaga sendirian begini." Ucap pak Sutisna, tapi ki Brojo malah terkekeh.

"Ya sudah, tapi saya mau berpesan.. Kalau nanti kamu dengar ada suara teriakan perempuan di tengah malam, jangan di cari ya." Ucap ki Brojo, pak sutisna pun heran.

"Teriakan di mana, ki? Teriakan siapa?" Tanya nya, ki Brojo kembali tersenyum.

"Teriakan perempuan penghuni rumah ini." Ucap nya, lalu pergi meninggalkan pak Sutisna.

Pak Sutisna pun kebingungan, dia lebih kebingungan lagi saat melihat ki Brojo yang mula nya tampak berjalan begitu saja, tiba - tiba hilang saat tepat berada di depan gerbang.

"Heh!!" Gumam pak Sutisna, dia tertegun sekaligus kebingungan.

Dan pada saat dia sedang kebingungan itulah, jam ding dong yang ada di dalam rumah kakek nya Kara akhir nya berdentum. Dentuman nya ternyata sampai keluar, dan tepat beberapa saat kemudian apa yang ki Brojo katakan terjadi.

"AAAAARHH!!!"

"AAARGGHHH!!!"

Terdengar suara teriakan perempuan yang sangat melengking berasal dari halaman rumah kakek Kara.

"Siapa itu!!" Teriak pak Sutisna.

Dan karena mengira suara itu adalah suara nyata dari manusia, pak Sutisna yang belum lama di peringati oleh ki Brojo untuk jangan mencari sumber suara perempuan itu malah berlari ke halaman rumah dan mencari sumber dari suara itu.

"Siapa yang di dalam!!?"

BERSAMBUNG!

1
Siti Arbainah
asumsiku ibunya Kara jdi hantu
Siti Arbainah
jangan" ibunya udh di bunuh ayahnya Kara
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
wadidawww... okelah ottan, tak majalah 🥳
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
gak papa kak thor, dan kalau bisa jangan lama-lama ya hehe, nanti bakal kangen sama kara 🥰🥰
Nureliya Yajid
baik thor
Hary Nengsih
pdhl cerita nua bagus
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
siap Thor.. apapun itu tetap semangat ya.. kmi semua menunggu🤗🤗🤗
💜⃞⃟𝓛 S҇ᗩᑎGGITᗩ༄⃞⃟⚡ 𝐀⃝🥀
gmn baik nya aja
pasti ada pertimbangan yg lebih matangg
jeakawa loving❤️
padahal seru ya
Teuing Saha🙃
Siap. Semangat othor, ditunggu kelanjutannya 🤗
Riska Salahudin
semangat ya kak
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
jangan lama -lama thor😭
Fitriyazahra
huuaaa...ku kira update cerita baru,
okelah apapun itu selalu ku tunggu kaka
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
baik author, aq siap menunggu updatenya🫶
☠ SULLY𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ༄⃞⃟⚡🍒⃞⃟🦅
mungkin itu tulang belulang nurma
Hary Nengsih
nurma kayanya
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
wah tengkorak nya nurma.. tapi kenapa di simpan di sna?
Nindiana Anasya
apa mungkin tengkorak teh Nurma y. tp buat apa maksudnya. apa teh Nurma korban pertama yg untuk ilmu kakek kara
Nureliya Yajid
semangat thor
Teuing Saha🙃
Pasti itu tengkoraknya Nurma🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!