Aku terlibat satu malam panas dengan calon adik iparku, hingga aku harus mengandung benih lelaki itu.
Tentang Kiara, yang di benci oleh semua keluarganya karena di tuduh menggoda calon suami adiknya hingga mengandung.
semenjak malam itu hidup Kiara berubah, kini dia dan anaknya harus menerima kebencian dari seluruh keluarganya. Semua menyalahkan Kiara atas kejadian malam itu. padahal, ada rahasia di balik malam panas Kiara bersama calon adik iparnya.
akankah Kiara mampu menghadapi tekanan yang di berikan oleh keluarganya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kepingan luka
"Tidak apa-apa Heana, tidak apa-apa," ucap Kiara ketika dia sampai di paviliun, wanita itu menenangkan putrinya yang terus menangis. Jangankan Heana yang menerima perlakuan seperti itu dari Felix, dia pun yang melihatnya sangat sakit hati apalagi putrinya.
"Mama kenapa kita dibenci seperti ini?" Heana berbicara sambil menangis sesenggukan, gadis kecil itu tidak bisa menghentikan tangisnya. Apa yang dilakukan Felix benar-benar membuat hati Heana hancur.
Dalam kondisi yang lemas dan kepala yang pusing, Kiara berusaha terus menenangkan putrinya hingga setelah beberapa saat berlalu, ketika Heana sudah mulai tenang, Kiara mengajak Heana untuk berbaring.
Kini, anak dan ibu itu sudah berbaring dengan posisi berhadap-hadapan. Kiara terus mengelus punggung Heana yang sedang melamun, sepertinya apa yang dilakukan Felix memberikan efek yang luar biasa untuk putrinya, karena sekarang Heana seperti orang linglung, menatap sembarang arah dengan tatapan kosong.
"Heana," panggil Kiara hingga gadis kecil itu langsung menoleh pada ibunya.
"Mama, apa selamanya kita akan diperlakukan buruk? Semenjak aku kecil sepertinya tidak ada yang memperlakukan kita dengan baik. Apa kita mempunyai kesalahan sampai orang-orang memperlakukan kita seperti ini?" Pertanyaan itu akhirnya keluar dari mulut Heana.
Harusnya, seumuran Heana tidak memikirkan hal seperti ini. Harusnya, masa kecil Heana dipenuhi dengan canda dan tawa, tapi sayang semua tidak seperti keinginan Kiara. Faktanya, Heana hanya menerima rasa sakit dan kepedihan hingga terkadang ucapan Heana seperti orang dewasa, tentu saja karena apa yang gadis kecil itu.
Kiara menghapus air matanya, kemudian dia mendekat ke arah putrinya.
"Mama tidak tahu kau mengerti atau tidak dengan ucapan Mama sekarang, tapi sepertinya kehidupan kita tidak akan membaik, kita hanya perlu bertahan untuk tetap hidup." Kiara mengatakan itu dengan hati yang hancur, teringat bagaimana anaknya diperlakukan buruk oleh adiknya dan sungguh jika semua terbongkar, Heana benar-benar tidak akan memaafkan keluarganya.
***
"Felix, kenapa kau melakukan itu pada Heana?" tanya Agatha ketika acara makan malam sudah selesai, tadi sebenarnya Agatha melihat apa yang dilakukan putranya pada Heana, hanya saja dia harus menyapa tamu jadi dia tidak sempat menegur putranya.
"Berhenti membela dia, Mama. Dia bukan cucu kandung Mama. Wanita sialan itu juga bukan anak Mama, jadi tolong jangan membela dia di hadapanku. Jika tidak aku akan benar-benar menggila."
Setelah mengatakan itu, Felix langsung pergi meninggalkan ibunya membuat Agatha menghela napas. Agatha tahu bagaimana bencinya Felix pada Kiara, tentu saja karena Felix kembaran Anr, sehingga rasa sakit Anne juga menular pada Felix, apalagi Felix menyaksikan sendiri bagaimana depresinya Ane saat mengetahui yang sebenarnya bahwa Kiara menggoda Hazel.
"Sudahlah Sayang, jangan terus membelanya."Tiba-Tiba, terdengar suara Ken dari arah belakang hingga Agatha menoleh.
"Setidaknya bela cucumu, dia tidak bersalah, ibunya yang bersalah, dia hanya anak kecil," ucap Agatha pada Ken, dia mendadak kesal pada suaminya hingga pada akhirnya wanita itu meninggalkan Ken. Sungguh tidak ada getaran sedikitpun di dalam diri Ken pada Kiara ataupun pada cucunya, rasa sayang itu lenyap, berganti dengan rasa benci padahal Kiara adalah darah dagingnya sendiri.
Mungkin benar kata Kiara. Sekecil apapun dia melakukan kesalahan, ayahnya tidak akan pernah membelanya. Kasih sayang Ken padanya mungkin hanya seperempat, berbeda dengan kasih sayang Ken pada kedua adiknya. Alasannya cukup simple, karena Ane juga Felix terlahir dari rahim wanita yang ayahnya cintai, berbeda dengannya.
jamuran nungguin... terpikir niat gak yach nulis nya... coz gak jelas upnya kapan...
kasih konfirmasi donk Thor....
lm x lah up nya ya 🤦♀️
smg kali ini kiara bahagia